
Kurang lebih 4 tahun telah berlalu sejak hancurnya divisi 4 dan divisi 5, tidak ada lagi berita yang mengejutkan Kerajaan Azeroth daripada kehancuran 2 divisi secara langsung tersebut.
Hampir di semua wilayah bagian utara Kerajaan Azeroth sedang mengalami musim salju, bahkan beberapa wilayah terjadi badai salju kuat yang membuat banyak kota mengalami kesulitan.
Bagaimanapun dengan keberadaan salju, penduduk tidak bisa bekerja di lahan lagi sebab pertanian tidak akan tumbuh di tengah salju. Belum lagi badai saljunya sangat menakutkan, banyak orang yang tidak berani pergi dari rumah mereka akibat badai salju.
Provinsi Kemenangan yang terkenal sebagai tanah unik di wilayah utara sekalipun karena salju jarang turun di sana, namun pada tahun ini salju ikut turun. Meskipun tidak sekuat badai salju di wilayah lain, Provinsi Kemenangan tidak mengalami badai salju selama bertahun-tahun yang menunjukkan seberapa dingin wilayah utara tahun ini.
Menurut beberapa ahli, selama beberapa tahun ke depan Kerajaan Azeroth mengalami waktu paling sulit.
Di utara terjadi badai salju yang kuat hingga mengakibatkan kehidupan banyak orang terganggu dan ekonomi tidak bergerak. Tanpa adanya bantuan dari pemerintah atau bangsawan, banyak orang di utara pasti mati kelaparan dan kedinginan.
Di sisi lain, cuaca pada Kerajaan Azeroth bagian selatan mengalami panas yang sangat tinggi. Bukan hanya itu, hampir semua danau dan sungai disana mengalami kekeringan akibat cuaca panas.
Karena mengeringnya air sungai dan danau, para penduduk di wilayah selatan mengalami kekurangan air. Jangankan untuk membersihkan diri, sebagian penduduk tidak dapat minum selama berhari-hari.
Jika pemerintah disana tidak bergerak tepat waktu, banyak penduduk telah mati kekurangan air.
Masalah terbesarnya adalah seberapa lama pemerintah disana mampu bertahan memberi air kepada penduduknya? Akibat krisis air, banyak pedagang yang memanfaatkannya dan menjual air secara mahal disana. Selama musim panas terus berlanjut, para pemerintah di selatan kerajaan pasti mengalmi kehabisan uang.
Untungnya wilayah barat, timur dan tengah Kerajaan Azeroth tidak mengalami masalah apapun sebab wilayah utara dan selatan yang mengalami bencana telah sangat merepotkan kerajaan, apalagi jika ada wilayah lain yang terkena bencana juga.
Di Kota Loth, penduduk masih ramai di jalan-jalan karena tidak terjadi badai salju disana. Walaupun salju terus berjatuhan, tapi jumlahnya tidak terlalu banyak yang menyebabkan penduduk dapat terus beraktivitas dengan syarat memakai baju hangat supaya tidak kedinginan, masalahnya sebagian lahan tidak bisa digunakan akibat cuaca dingin kecuali beberapa tanaman yang mampu bertahan di cuaca dingin.
__ADS_1
Count Kemenangan tidak duduk diam setelah mengetahui masalah di wilayahnya, ia membuka keuangan miliknya agar memberi dukungan kepada penduduk, paling tidak sampai cuaca salju berlalu.
Berdasarkan penelitian ahli, badai salju dan kekeringan panjang akan bertahan sampai akhir tahun. Setelah akhir tahun lewat, semuanya pasti kembali normal.
Di jalan-jalan Kota Loth, terdapat 7 orang yang sedang berjalan-jalan mengamati keramaian disana.
Di bagian depan barisan orang tersebut, terdapat seorang pria berusia sekitar 20 tahun dengan rambut hitam pendek dan mata hitam.
Ia memiliki wajah yang tampan serta mata tajam, namun semua tubuhnya ditutupi oleh pakaian, bahkan kepalanya ikut ditutupi kecuali bagian mata.
Meskipun pakaian pria tersebut cukup aneh, orang-orang disekitar sama sekali tidak terkejut sebab sekarang sedang musim salju dan cuacanya dingin, tidak aneh seseorang memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya supaya udara dingin tidak berhasil lewat.
Di belakang pria muda itu terdapat seorang wanita dan 5 orang pria, sosok wanita mempunyai wajah yang cantik dan memegang sebuah kipas lipat di tangannya yang tidak cocok dengan cuaca bersalju.
Di samping wanita itu, ada seorang pria yang memegang sebuah pedang pada pinggangnya.
Di belakang mereka, ada 4 orang yang membawa pedang juga, mereka terus mengikuti dari belakang layaknya pengawal.
Pria muda yang berada di barisan paling depan tidak lain adalah Myro. 4 tahun telah berlalu sejak kalahnya divisi 4 dan 5 serta perginya Lana, Myro yang saat ini berusia 20 tahun.
Sedangkan wanita muda yang mengikuti Myro dari belakang bersama seorang pria yang membawa pedang yaitu Ren dan Yorou, 4 orang di bagian terakhir merupakan murid paling elit Yorou.
Myro sedang jalan-jalan di sekitar Kota Loth, lebih tepatnya ia bertujuan mengamati perubahan apa yang terjadi di kota.
__ADS_1
Bagaimanapun kejadian sekolah pada Kota Rumerk dan yang lainnya sudah lebih dari cukup bagi Myro, ia harus rajin memeriksa secara langsung ke lapangan agar hal yang sama tidak terjadi lagi. Untuk hari ini, Myro berencana memeriksa Keadaan Kota Loth.
Dibandingkan 4 tahun yang lalu, Kota Loth menjadi semakin makmur dan banyak orang dari berbagai wilayah yang memutuskan tinggal disini.
Ibukota Provinsi Kavaleri yang dulu tidak menjadi lawan Kota Loth lagi, dari segi ekonomi, jumlah penduduk dan yang lainnya maka Kota Loth jauh lebih baik daripada Ibukota Provinsi Kavaleri yang dulu.
Selain itu, Myro akhirnya berhasil menyelesaikan perangkat pemerintahan di semua wilayahnya bersama Feld.
Mereka berhasil melatih ratusan hingga ribuan orang yang berbakat dan memberi mereka jabatan sebagai pegawai pemerintahan tertentu sewaktu mereka berhasil lulus dari tes yang diberikan.
Semua wilayah dan kota Myro mampu berjalan secara normal, ia tidak perlu khawatir lagi tentang masalah mengenai kekurangan tenaga kerja pemerintahan di wilayahnya.
Mereka berjalan-jalan di kota sebentar sebelum memutuskan berhenti di sebuah rumah makan agar bisa beristirahat sambil makan siang.
Karena identitas Myro mungkin diketahui sewaktu ia makan yang mengharuskannya membuka penutup wajahnya, mereka memilih makan di sebuah ruangan khusus pada rumah makan tersebut.
Setiap rumah makan pasti memiliki ruang khusus, terutama bagi para tamu yang menolak makan di tempat ramai karena dapat menggangu pembicaraan mereka.
Masalahnya untuk makan di ruang khusus membutuhkan tambahan biaya, oleh karena itu sebagian besar orang yang makan disini adalah mereka yang mempunyai uang.
Ketika selesai makan selama setengah jam, Ren berkata "Tuan, kerja keras anda sesama Baron Feld berhasil, tidak ada masalah lagi pada pengelolaan Kota Loth melalui pengamatan kita barusan. Selain itu Lopen dan Chi Sang Li berhasil membentuk penegak hukum yang lengkap, setidaknya mereka tidak akan kekurangan anggota lagi untuk menjaga ketertiban di semua kota".
"Semuanya belum berhasil, perjuangan kita baru di mulai!", kata Myro menggelengkan kepalanya sedikit tidak setuju "Masih ada banyak hal yang harus dikembangkan, terutama pasukan! Sebentar lagi, waktu kita akan habis dan perang besar pasti terjadi, kita tidak boleh lengah".
__ADS_1
"Apa yang tuan katakan benar, tidak menjadi lengah merupakan sebuah ide yang bagus, apalagi tuan memiliki 2 musuh kuat yang menunggu", kata Ren tersenyum "Tetapi tuan berusaha terlalu keras selama 4 tahun belakangan! Tuan bekerja tanpa henti mengelola kota bersama Feld, membantu Lopen dan Chi Sang Li menyelesaikan pembentukan pasukan penegak hukum, bekerja sama dengan Retya serta Falka agar terus menambah pasukan baru, bahkan tuan tetap belajar mengenai pengetahuan ataupun cara bertarung melalui ku atau yang lainnya. Tidak ada salahnya untuk jalan-jalan di sekitar kota selama sehari setelah tuan selesai bekerja keras".
"Aku mengerti", kata Myro mengangguk, ia menerima saran yang diberikan Ren barusan.