PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 285 : APAKAH KAU MENGINGATNYA?


__ADS_3

Ibukota Kerajaan Orc-Goblin dipilih kembali sebagai Ibukota Provinsi Tanrou akibat lokasinya yang strategis, terletak di antara pegunungan utara dan Kerajaan Orc-Goblin masa lalu sehingga lokasinya yang berada di tengah-tengah 2 daerah menjadikan Ibukota Kerajaan Orc-Goblin menjadi Ibukota Provinsi Tanrou juga.


Bukan hanya itu, karena dulunya merupakan ibukota kerajaan, kota ini mempunyai ukuran yang sangat luas serta wilayah makmur sehingga sesuai untuk tetap dipilih sebagai Ibukota Provinsi Tanrou. Setidaknya di seluruh Provinsi Tanrou, tidak ada kota yang lebih makmur daripada Ibukota Kerajaan Orc-Goblin.


Di Ibukota Provinsi Tanrou terdapat sebuah penjara berukuran besar serta penjagaan yang kuat, sebelum Kerajaan Orc-Goblin direbut oleh Myro, penjara ini digunakan sebagai tempat penahanan para penjahat yang telah dijatuhi hukuman mati.


Oleh karena itu, seluruh penduduk kerajaan menyebut setiap orang yang dikirim ke penjara ibukota tidak akan pernah kembali lagi, mereka pasti mati.


Myro yang baru bertemu Yuki di istana memutuskan untuk pergi ke sana sekarang sebab Raja Gilbert berada di penjara tersebut, Myro menahannya disana.


Raja Gilbert bukan penjahat besar hingga harus dijatuhi hukuman mati, tapi ia merupakan pemimpin kerajaan yang melawan Myro sampai akhir.


Walaupun Myro membebaskannya sekalipun, Raja Gilbert tidak akan menyerah untuk terus mencoba melawan Myro.


Karena alasan tersebut, setiap kali terjadi peperangan, pemimpin dari pihak yang kalah akan dijatuhi hukuman mati.


Melihat Myro berencana menemui Raja Albert, Yuki segera berkata "Tuan, bagaimana dengan mereka? Apakah kita harus membawa mereka juga bertemu Raja Albert?".


Yuki menunjuk ke arah belakangnya dimana terdapat 2000 samurai bergegas mendekat. Myro mengamati bahwa pasukan samurai sedang membawa beberapa orang berpakaian mewah bersama mereka, orang-orang yang dibawa samurai tidak lain adalah pangeran, putri dan perdana menteri Kerajaan Orc-Goblin yang mencoba melarikan diri.


Benar, sejak awal Myro tidak membawa Yuki dan samurai pergi menyerang Kerajaan Orc-Goblin melainkan Myro membiarkan mereka menangkap orang-orang yang mencoba melarikan diri dari istana.


Myro sudah melalui banyak sekali peperangan sebelum melawan Kerajaan Orc-Goblin, jadi ia mengetahui hampir setiap orang mempunyai jalan rahasia melarikan diri pada istana mereka.


Bahkan di villa atau tempat kerja Myro pada Kota Loth, ia sudah menyiapkan jalan melarikan diri juga. Meskipun Myro memiliki kepercayaan diri untuk memenangkan semua peperangan sehingga jalan rahasia melarikan diri sama sekali tidak dibutuhkan, tapi tidak ada salahnya berjaga-jaga untuk kemungkinan terburuk.

__ADS_1


Myro tidak tertarik berbicara kepada pangeran ataupun putri Raja Albert, bagaimanapun mereka pasti hanya akan memarahi Myro yang menghancurkan kerajaan mereka.


"Bawa perdana menteri Kerajaan Orc-Goblin kepadaku, aku akan menanyakan beberapa hal kepadanya", kata Myro.


"Baik tuan!", jawab Yuki yang memberitahu samurai untuk membawa perdana menteri.


4 orang samurai bergegas maju mendekati Myro, mereka memberi hormat sebelum melepaskan ikatan pada mulut perdana menteri agar ia dapat berbicara.


"Perdana menteri Kerajaan Orc-Goblin, senang bertemu anda! Walaupun kita tidak pernah bertemu secara langsung, tapi aku pernah menangkap anakmu, apakah kau mengingatnya?", kata Myro tersenyum ramah.


Perdana menteri menatap Myro sambil berkata penuh kebencian "Bagaimana aku dapat melupakan musuh terbesar kerajaan kami? Count Kemenangan, aku tidak tahu apa yang akan kau bicarakan denganku? Apakah kau berencana mengejek kami, Kerajaan Orc-Goblin yang kalah melawan mu?".


Myro menggelengkan kepalanya "Perdana menteri, nampaknya kau salah paham disini. Kenapa aku harus repot-repot mengejek kalian yang tidak memberikan keuntungan apapun bagiku? Belum lagi aku harus mengakui, Kerajaan Orc-Goblin merupakan lawan yang layak! Baik Jendral Guliger yang tidak menyerah sampai akhir kematiannya, Raja Albert yang tetap bertarung untuk kerajaannya, dan semua pasukan Kerajaan Orc-Goblin yang telah mengorbankan hidup mereka, aku menghormati kalian sebagai musuh! Aku memanggilmu kesini berencana memberitahumu 1 hal, Raja Albert akan dihukum mati!".


"Aku tahu", kata perdana menteri menghela nafas berat "Tuan Count, aku tidak keberatan jika harus dihukum mati seperti Raja Albert, namun aku berharap anda akan memberikan sedikit kebaikan dan biarkan pangeran serta putri Raja Albert tetap hidup! Selama tuan melepas semua status dan kekayaan mereka lalu membuang mereka menuju wilayah yang jauh dari Kerajaan Orc-Goblin, mereka pasti tidak akan memberontak terhadap tuan lagi!".


Tanpa ragu sedikitpun, perdana menteri menundukkan kepalanya.


"Orang yang menentukan hidup dan mati pangeran ataupun putri Kerajaan Orc-Goblin bukan dirimu", kata Myro "Melainkan Raja Albert, hidup dan mati kalian tergantung jawaban yang diberikan Raja Albert nanti".


Perdana menteri dan Myro saling menatap selama beberapa saat sebelum perdana menteri menghela nafas "Tuan Count, aku mengerti! Terima kasih atas kesempatan yang anda berikan".


Myro tidak membuang waktu lebih lama lagi, ia telah selesai memberitahu perdana menteri tentang Raja Albert.


Menatap anak-anak Raja Albert yang sangat marah di belakang perdana menteri, Myro berbalik pergi menuju ke penjara Ibukota Provinsi Tanrou.

__ADS_1


Ren dan Yorou segera mengikuti Myro sedangkan Yuki memberitahu para samurai untuk tetap menjaga tahanan sebelum mengikuti Myro juga.


...----------------...


Di penjara Provinsi Tanrou, Raja Albert sedang duduk di balik sel besi dan menatap ke arah langit-langit penjara dengan mata kosong.


Tidak ada rantai apapun yang mengikat kaki atau tangannya, hanya ada 2 penjaga yang berjaga di depan penjara.


Meskipun penjagaannya cukup lemah, Raja Albert sama sekali tidak memiliki sedikitpun pikiran melarikan diri.


Ia tidak membawa senjata apapun, bagaimana mungkin ia mampu menghancurkan sel penjara yang terbuat dari besi.


Jangan lihat hanya ada 2 orang yang menjaga dirinya, tapi 2 penjaga ini merupakan elit dari ksatria yang merupakan pasukan elit Myro.


Sekalipun harus berhadapan secara langsung melawan 10 hingga 20 orang, mereka masih mampu melawannya.


Oleh karena itu, Raja Albert yang tidak memiliki senjata serta bukan prajurit sama sekali tidak menjadi lawan dari 2 penjaga.


Ketika Raja Albert sibuk menatap langit dengan mata kosong, menunggu kematiannya. 2 orang yang berdiri di depan selnya tiba-tiba berteriak sambil membungkuk "Tuan!".


Raja Albert langsung mengetahui tentang siapa yang datang, sebab sosok yang dapat dipanggil tuan oleh pasukan ksatria cuma Myro. Ia telah mendengar kabar Luca yang mencoba membuat ksatria berkhianat, tapi semuanya berakhir gagal yang menunjukkan kesetiaan para ksatria.


Selain Myro, mereka tidak mengikuti atau setia kepada orang lain.


Sosok Myro muncul di depan mata Raja Albert, ia melambaikan tangannya kepada 2 penjaga "Kalian boleh pergi, aku memiliki sesuatu yang harus dibicarakan dengan Raja Albert".

__ADS_1


__ADS_2