
Myro berbalik untuk menemukan seorang pria yang memakai sebuah jubah hitam dan topi bambu berbentuk lingkaran yang menutupi wajahnya.
Melihat pria tersebut, Myro segera merasa ia sedang bertemu dengan seorang pendekar pedang yang selalu berkeliling dunia sendirian tanpa terikat kekuatan ataupun kerajaan manapun.
Alasan Myro berpendapat seperti itu adalah pria ini memiliki sebuah pedang yang terlihat di balik jubahnya, lalu ia sepertinya tidak memakai zirah besi apapun yang menunjukkan kepercayaan diri terhadap kemampuan pedang miliknya, lalu topi bambu yang berbentuk lingkaran di atas kepalanya menambah kesan pendekar pedang.
Berdasarkan film yang sudah Myro tonton di bumi, beberapa pendekat pedang sering melepas topi bambu di atas kepalanya sambil menyebutkan identitas dirinya sebelum mulai bertarung.
Tanpa menunggu Myro berbicara, Ren yang ada di samping Myro tersenyum pahit "Ternyata itu kau, Pendekar Darah 1 Lengan, Yorou".
Pria itu melepaskan topi bambu di atas kepalanya lalu berlutut di depan Myro "Tuan, Yorou memberikan kesetiaannya kepada tuan! Selama itu merupakan keputusan tuan, Yorou akan menarik pedangnya tanpa ragu dan membunuh semua musuh tuan".
Myro menatap antara Yorou dan Ren sebelum berkata "Aku menerima kesetiaan mu, tapi aku penasaran mengenai hubunganmu dengan Ren, nampaknya kalian saling mengenal".
Yorou yang sudah berdiri tersenyum "Bagaimana mungkin aku bisa melupakan Nona Ren? Tidak peduli seberapa pelupa diriku, aku tidak akan pernah melupakan orang yang sudah berhasil membunuhku yang dijuluki sebagai pendekar pedang berdarah ini".
Ren membuka kipas lipatnya sebelum menggelengkan kepalanya "Kau pasti bercanda, aku sama sekali tidak membunuhmu, itu adalah kerja keras seluruh pasukan sehingga berhasil mengalahkan dirimu. Selain itu, aku pasti tidak akan mencoba membunuhmu apabila kau tidak tiba-tiba berpihak kepada ratu malam! Seperti yang kau tahu, aku dan ratu malam adalah musuh. Sejak kau sudah berada di pihak ratu malam, berarti kau sudah menjadi musuhku".
__ADS_1
"Aku tidak memiliki pilihan lain", kata Yorou menggelengkan kepalanya "Kau sendiri tahu aku bukanlah orang yang tertarik kepada kekuasaan. Bahkan aku hanya membuat sebuah rumah bela diri pedang untuk mengajari murid-murid berlatih pedang, aku tidak tertarik ikut di peperangan. Tetapi aku memiliki hutang kepada ratu malam, aku harus membayarnya. Siapa yang berpikir saat aku mencoba membalas hutangku, pada akhirnya aku mati di bawah tanganmu".
"Jadi, apakah Yorou memimpin para muridnya melawan Ren?", tanya Myro.
Ren menatap Myro lalu mulai menjelaskan "Tuan, di masa lalu Yorou terkenal sebagai pendekar pedang berdarah akibat kemampuan pedang yang ia miliki. Setiap kali pedangnya ditarik, maka darah pasti akan terlihat, Yorou juga tidak pernah kalah dari musuhnya. Jadi ia terkenal dengan julukan tersebut, sedangkan 1 lengan itu berasal dari dirinya yang kehilangan tangan kiri tanpa pernah diketahui alasannya".
"Apa yang paling membuat Yorou terkenal adalah ia memimpin 10 murid terbaiknya dan membunuh 1000 pasukan. Walaupun pasukan yang ia kalahkan bukan pasukan elit terkenal, tapi siapa yang bisa memimpin 10 orang untuk mengalahkan 1000 orang? Selain Yorou, aku rasa tidak ada orang ke 2 yang bisa melakukannya".
"Pada usia 70 tahun, ia masih belum melemah dan masih sangat ditakuti. Tapi ia harus bekerja sama dengan ratu malam melawanku, aku membuat jebakan hingga menjatuhkan Yorou di bawah pengepungan 50.000 pasukan. Pada waktu itu Yorou hanya membawa 100 muridnya, jadi aku bisa membunuh ia disana. Masalahnya meskipun aku berhasil membunuh Yorou, aku masih kehilangan 5000 pasukan di tangannya dan murid-muridnya. Aku masih tidak bisa melupakan hari itu, kami bisa membunuhnya setelah Yorou ditusuk pedang sebanyak 5 kali, 7 tusukan tombak dan ada 4 anak panah yang ikut menusuknya. Waktu aku melawannya, Yorou sudah terlalu tua yang membuat ia tidak berada di kekuatan terbaiknua. Jika Yorou berusia 40 tahun waktu itu, aku rasa ia mungkin bisa melarikan diri dari pengepungan yang aku buat Ia mati sambil berdiri dan tubuh dipenuhi darah, tidak salahnya menyebutnya sebagai pendekar pedang terkuat".
Myro benar-benar kagum, siapa yang berpikir benar-benar ada orang sekuat itu yang bisa memimpin sekitar 100 murid untuk membunuh 5000 pasukan musuh di bawah pengepungan 50.000 pasukan.
"Nona Ren terlalu melebih-lebihkan, Yorou tidak sehebat itu", kata Yorou tidak menunjukkan kesombongan apapun.
Ren segera memberikan saran kepada Myro "Tuan, aku rasa Yorou tidak terlalu cocok bergerak di medan perang secara langsung. Oleh karena itu, aku memiliki 2 saran bagi tuan mengenai cara menggunakan Yorou seefektif mungkin. Cara 1 adalah membiarkan Yorou menjadi pemimpin pasukan pengawal tuan lalu biarkan ia membentuk barisan pasukan pengawal, Penjaga Praetorian bisa terus menjadi pengawal tuan juga namun tugas utama mereka adalah menjaga ketertiban di kota-kota milik tuan".
"Cara ke 2 adalah membiarkan Yorou membuka rumah bela diri pedang dan melatih murid-murid kuat bagi tuan. Selama ia terus menjadi guru pedang, ia bisa membantu tuan dengan cara memberikan ratusan murid berbakat yang sudah ia latih setiap tahunnya. Dengan cara itu, tuan bisa mendapatkan ratusan pasukan pendekar pedang kuat tambahan setiap tahunnya".
__ADS_1
Myro mengangguk, saran Ren memang yang paling tepat "Yorou, bagaimana menurutmu! Aku akan membiarkan kau memutuskan sendiri mengenai apa yang membuatmu tertarik untuk dilakukan".
Menurut Myro, biarkan Yorou menentukan jalannya sendiri supaya ia bisa mendapatkan pekerjaan yang paling sesuai dengannya.
Yorou tersenyum lembut terhadap Myro, ia sangat senang tuannya sangat memperdulikan dirinya. Yorou yang sekarang belum berusia 70 tahun seperti waktu dimana ia mati, melainkan Yorou berusia sekitar 30 tahun serta memiliki rambut hitam pendek, sekarang ia sedang berada di waktu-waktu terkuat miliknya.
"Tuan, Yorou senang sebab tuan memperdulikan pendapatku. Tapi aku harap tuan bisa membuat keputusan bagi Yorou, aku akan mengikuti keputusan tuan", kata Yorou membungkuk ke arah Myro.
"Kalau begitu aku menunjuk mu sebagai kepala pengawal ku hari ini, kau bisa membentuk pasukan pengawal mu sendiri dari orang-orang yang menurutmu cocok. Aku tidak peduli latar belakang mereka, yang penting adalah kesetiaan. Apakah kau bisa melakukannya?", tanya Myro.
"Yorou pasti melakukan yang terbaik agar tidak mengecewakan tuan", kata Yorou.
Myro mengangguk "Selain itu beritahu Lopen bahwa aku masih membutuhkan Penjaga Praetorian sebagai pengawal ku, tapi tugas utama yang ia lakukan sudah berubah. Mulai hari ini aku menunjuk Lopen sebagai kepala penegak hukum di wilayah ku, ia bisa mulai merekrut orang-orang sebagai bagian dari penegak hukum dan ketertiban, bagaimanpun 1000 pasukan Penjaga Praetorian masih terlalu sedikit supaya bisa menjaga ketertiban di semua kota yang aku miliki. Penegak hukum sama sekali tidak perlu mengikuti perkataan orang lain kecuali aku, bahkan jika itu perkataan dari orang-orang yang aku percaya seperti Ren, Falka, Lana dan yang lainnya. Ia hanya perlu memberikan laporan kepadaku, lalu siapapun yang melanggar hukum serta ketertiban yang ada akan dihukum tanpa peduli latar belakang mereka".
"Baik, tuan!", jawab semua orang di halaman belakang tegas.
Walaupun Lopen tidak menjadi bagian dari pengawal Myro lagi, tapi semua orang tahu Lopen sudah naik jabatan.
__ADS_1
Sekarang Lopen bisa memiliki kekuatan besar di wilayah Myro serta ia bisa menegakkan ketertiban dan keadilan bagi penduduk di wilayah Myro tanpa harus khawatir terhadap orang-orang berjabatan di tempat tersebut, kecuali Myro membuat keputusan baru.