PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 311 : PESAN RAJA DIAMANT I


__ADS_3

2 hari kemudian, pasukan Myro terus mencoba menyerang Kota Bern. Bahkan Retya dan Aclan memimpin pasukan secara langsung menuju tembok Kota Bern, tapi mereka selalu kembali dengan kegagalan.


Walaupun Myro berhasil meraih kemenangan besar, namun kemenangan tersebut belum cukup untuk membuat Myro langsung mengalahkan Ferta.


Setidaknya dengan bantuan 150.000 pasukan yang berada di bawahnya, Ferta mampu menahan serangan pasukan Myro selama 2 hari ini.


Meskipun selalu berakhir gagal, Myro sama sekali tidak panik melainkan ia terus mengamati tembok Kota Bern melalui tenda komando miliknya.


Musuh memang berhasil menahan serangan Myro selama beberapa hari ini, tapi Myro tahu setiap serangan yang ia lakukan bukan tanpa keuntungan.


Setiap kali Myro menyerang, pertahanan di pihak musuh menjadi semakin berkurang.


Bahkan Myro terus menyerang hingga tidak memberi waktu bagi pasukan Ferta untuk beristirahat, bahkan di malam hari, Myro membiarkan pasukannya melakukan serangan tipuan agar pasukan Ferta terbangun dari tidur mereka.


Oleh karena itu, pasukan Ferta terlihat semakin lelah akibat kurang tidur, apalagi kekalahan Sordas membuat semangat mereka semakin berkurang.


Jadi Myro memang gagal merebut Kota Bern selama 2 hari, tapi ia yakin kemenangan hanya tinggal masalah waktu. Sebelum bantuan dari Raja Diamant I tiba, Myro yakin bisa merebut Kota Bern tanpa masalah.


Ren yang ada di samping Myro tidak bisa untuk tidak bergumam ketika melihat kemampuan panah Ferta yang bisa membuat Retya kerepotan "Aku harus mengakui, kemampuan memanah jendral musuh sangat tajam. Setidaknya dari 10 panah yang ia tembakkan ke arah Retya, 9 panah kemungkinan besar mengenai Retya sedangkan 1 panah lainnya berhasil dihindari. Untungnya Retya mampu bergerak tepat waktu menebas panah yang mencoba membunuhnya, kalau target panah Ferta bukan Retya melainkan pasukan lainnya, mereka pasti mati!".


Myro ikut mengamati Ferta yang ada di atas tembok kota dan terus menembak panah menuju Retya, harus diakui panah Ferta merupakan alasan paling utama kenapa Retya belum berhasil merebut tembok Kota Bern.

__ADS_1


Bagaimanapun Aclan adalah jendral yang ahli di peperangan bertahan, ia kurang cocok merebut kota secara cepat sedangkan Retya merupakan jendral penyerangan. Jadi Retya yang terganggu oleh panah Ferta membuat seluruh penyerangan pasukan terganggu.


"Tuan, apakah sudah waktunya mengirim Falka, Yuki atau Jendral Herfu untuk membantu? Jika kita menambah 1 orang di antara mereka menuju medan perang, kita mungkin dapat merebut Kota Bern sekarang", saran Ren yang merasa sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk merebut Kota Bern.


Pasukan musuh kelelahan akibat bertarung tanpa henti selama 2 hari, mereka hampir tidak pernah tidur karena takut pasukan Myro menyerang secara tiba-tiba ketika mereka lengah.


Sedangkan pasukan Myro, mereka tidur tanpa masalah setiap hari sebab Myro berada di posisi menyerang, ia tidak takut terhadap serangan kejutan musuh.


Karena alasan tersebut, Myro membagi pasukannya menjadi 10 bagian sehingga ketika 5 bagian pasukan menyerang, 5 bahkan pasukan yang lain bisa beristirahat.


Dengan cara ini, pasukan Myro bisa terus beristirahat dan di sisi lain ia tidak memberi musuh waktu untuk tidur.


Mendengar saran Ren, Myro berpikir sebentar "Tidak, hari ini memang waktu yang tepat menyerang Kota Bern karena kalau kita terlalu lama, bantuan dari Raja Diamant I akan tiba kesini! Masalahnya sekarang belum waktunya merebut Kota Bern memakai seluruh kekuatan, aku rasa malam hari merupakan waktu yang paling tepat merebut Kota Bern. Ketika sebagian besar pasukan musuh lelah akibat kurang tidur, mereka pasti menurunkan penjagaan serta perhatian mereka pada malam hari yang memberi kesempatan bagi kita. Dengan menyerang pada malam hari, korban di pasukan kita akan ikut berkurang".


Sewaktu hari mulai mendekati malam, Myro membuat keputusan "Biarkan pasukan berhenti menyerang Kota Bern, lalu siapkan makanan bagi seluruh pasukan, mereka tidak boleh kelaparan agar dapat bertarung sebaik mungkin pada malam hari!".


"Baik, tuan!", teriak semua orang di sekitar.


Tidak lama kemudian, suara terompet dan drum bergema di kamp Myro.


Semua pasukan Myro segera mengerti, suara terompet dan drum tersebut memberitahu mereka supaya mundur.

__ADS_1


Oleh karena itu, semua pasukan Myro berhenti menyerang Kota Bern dan menuju kamp mereka.


...----------------...


Ferta menghela nafas ketika menemukan pasukan Myro mundur, ia harus mengakui tekanan yang dirinya terima selama beberapa hari ini benar-benar besar. Ferta merasa ia tidak boleh melakukan kesalahan apapun atau seluruh Kota Bern akan direbut musuh, jadi ia harus terus membuat rencana dan ikut berperang sampai lupa tidur.


Jadi, Ferta merasa sangat senang setiap kali pasukan Myro mundur yang berarti ia berhasil lagi mempertahankan Kota Bern.


Beberapa saat kemudian, Ferta menerima laporan dari pasukannya "Jendral, kita kehilangan 10.000 pasukan di perang tadi siang, musuh paling banyak hanya mengalami kerugian 1000 prajurit".


Ferta merasa sakit kepala menerima laporan tersebut, jumlah korban mereka 10 kali lipat dari korban musuh.


2 hari telah berlalu sejak Myro menyerang Kota Bern, Ferta kehilangan 40.000 pasukan sedangkan Myro paling banyak hanya kehilangan 3000 yang berbeda jauh.


Belum lagi jumlah korban di pasukan Myro sebagian besar berasal dari pasukan Myro, lebih tepatnya 100.000 pasukan palsu yang ia gunakan untuk menipu Ferta sebelumnya.


Alasan Myro mengirim pasukan baru yaitu melatih mereka, lagipula medan perang asli merupakan tempat terbaik melatih pasukan.


Tidak peduli seberapa banyak prajurit berlatih, mereka tidak akan pernah menjadi prajurit elit kecuali telah melewati medan perang asli. Oleh karena itu, di mata Myro perang ini merupakan kesempatan bagi 100.000 pasukan pemula agar menjadi pasukan elit.


Ketika mereka sudah menjadi pasukan elit, Myro yakin pasukan ini pasti tidak kembali menuju wilayah mereka masing-masing melainkan mengikuti Myro karena mereka sudah berteman dekat dengan pasukan Myro selama beberapa hari serta mendengar Myro yang memperlakukan pasukannya secara baik seperti memberi mereka makan, gaji dan uang pensiun yang banyak. Setelah mengetahui semua itu, Myro tidak yakin mereka berencana kembali menuju tuan mereka yang dulu.

__ADS_1


Sebelum Ferta berencana membiarkan pasukannya beristirahat sebentar sedangkan sebagian kecil pasukan terus berjalan agar siap jika pasukan Myro tiba-tiba menyerang, seorang prajurit berlari mendekati Ferta dengan panik "Jendral, kami telah menerim surat dari yang mulia! Kita akhirnya tidak perlu khawatir lagi!".


Mendengar surat dari Raja Diamant I sudah tiba, Ferta bingung sebab seharusnya pasukan Raja Diamant I membutuhkan waktu 5 hari sebelum tiba kesini "Cepat berikan kepadaku surat dari yang mulia!".


__ADS_2