PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 271 : MENGEPUNG IBUKOTA KERAJAAN ORC-GOBLIN


__ADS_3

"Kakak Muteki, semua pasukan telah tiba disini,apakah kita akan menyerang Ibukota Kerajaan Orc-Goblin sekarang?", kata seorang wanita dengan zirah merah samurai dan sebuah katana di pinggangnya.


Meskipun memakai helm dan zirah yang hampir menutupi seluruh tubuh, ekor serta telinga dari harimau putih sedikit terlihat dari wanita tersebut.


Pria yang merupakan kakak wanita itu dan bernama Muteki menatap tembok kota besar dari batu di depan matanya "Yuki, sepertinya kau sangat bersemangat! Padahal ketika kita merebut seluruh desa di pegunungan utara sekalipun, kau terlihat tidak senang sedikitpun".


2 orang ini tidak lain adalah kakak adik Tanrou, sosok aneh yang muncul di pegunungan utara beberapa tahun lalu.


Mereka muncul pada Desa Serigala Salju dan memimpin desa tingkat rendah menjadi desa terkuat di seluruh pegunungan utara.


Lebih tepatnya selama kurang lebih 5 tahun, mereka menaklukan ratusan desa yang ada di pegunungan utara secepat mungkin.


Tidak peduli bagaimana musuh mencoba melawan, mereka memakai berbagai strategi dan cara unik yang mengejutkan seluruh pegunungan utara.


Mereka yang menolak akan dibunuh, mereka yang menerima penggabungan tetap dibiarkan hidup.


Cara kerja 2 kakak adik Tanrou cukup efektif, mereka membuat desa-desa di pegunungan utara yang terkenal sebagai wilayah yang selalu berperang akhirnya bergabung.


Tetapi setelah seluruh pegunungan utara bergabung, mereka tidak membuat kerajaan baru, melainkan 2 kakak adik Tanrou selalu menyebutkan mereka adalah orang-orang Count Kemenangan, Myro Aras.

__ADS_1


Benar, 2 kakak adik Tanrou merupakan 2 pemimpin pasukan samurai yang Myro panggil beberapa waktu lalu. Mereka adalah bakat tingkat emas serta membawa 2000 pasukan samurai yang mejadi senjata utama merebut seluruh pegunungan utara.


Di bawah dukungan dari desa serigala salju yang telah memberikan kesetiaannya kepada Myro, mereka benar-benar berhasil merebut seluruh pegunungan utara.


"Kakak, apakah kau bercanda? Merebut pegunungan utara cuma rencana kecil dari tuan, bagaimana mungkin aku merasa senang dengan keberhasilan kecil?", kata Yuki menatap tembok kota raksasa di depannya penuh semangat "Ketika kita berhasil merebut kota yang tepat berada di depan mata kita sekarang, saat itu aku baru merasa sedikit senang! Apalagi kita akhirnya memiliki kesempatan bertemu tuan lagi, sudah berapa tahun sejak kita bertemu tuan? Oleh karena itu, kakak! Ayo serang ibukota Kerajaan Orc-Goblin secepat mungkin! Semakin cepat kita merebut ibukota, semakin cepat juga kita bertemu tuan".


Mendengarkan bujukan adiknya, Muteki sama sekali tidak terpengaruh melainkan berwajah tegas "Yuki, kau kuat! Apabila kau belajar dan berlatih beberapa tahun lagi, kau pasti melampaui kakak! Namun kau yang sekarang belum cukup, kau terlalu panik untuk bertemu tuan! Aku tahu kau berusaha membantu tuan sebaik mungkin, tapi tindakan sembarangan tidak akan membantu tuan melainkan memberi tuan lebih banyak masalah".


"Meskipun Kerajaan Orc-Goblin melemah akibat perang terus-menerus melawan tuan, mereka berbeda dari desa-desa yang kita rebut di pegunungan utara. Terdapat puluhan ribu pasukan elit dibalik tembok kota, sekalipun mereka merupakan pasukan kavaleri elit, namun elit tetap elit. Selama kita menyerang mereka secara sembarangan, korban di pihak kita pasti tidak sedikit. Kalau korban terlalu banyak, apakah kau pikir tindakan tersebut akan membantu tuan atau merugikannya?".


Wajah Yuki berubah saat mendengar nasihat kakaknya, ia membungkuk "Kakak, terima kasih atas sarannya! Yuki pasti mengingat saran kakak baik-baik dan berusaha menjadi lebih baik di masa depan".


Myro telah membuat rencana ini sejak beberapa tahun yang lalu, sewaktu Muteki dan Yuki baru dipanggil.


Ia mengirim Muteki dan Yuki bersama para samurai secara rahasia ke pegunungan utara memakai bantuan desa serigala salju yang telah menyerah, tujuan utama Myro mengirim mereka ke sana buka untuk menguasai pegunungan utara melainkan memberi kejutan kepada Kerajaan Orc-Goblin dengan melakukan serangan dari belakang.


Tujuan mereka bukan mengalahkan Kerajaan Orc-Goblin dan membunuh Raja Albert, melainkan membuat seluruh Kerajaan Orc-Goblin panik sehingga Myro bisa membawa pasukannya lebih mudah menyerang Kerajaan Orc-Goblin.


Tetapi, bagaimana mungkin Muteki dan Yuki merasa cukup hanya dengan menganggu Kerajaan Orc-Goblin? Mereka harus membantu Myro sebanyak mungkin, kalau perlu mereka akan berusaha merebut seluruh kerajaan sehingga Myro tidak perlu repot-repot lagi bertarung. Masalahnya kekuatan mereka belum cukup, seluruh pasukan yang mereka kumpulkan dan latih dari pegunungan utara belum cukup kuat melawan seluruh Kerajaan Orc-Goblin.

__ADS_1


Oleh karena itu, mereka harus memikirkan cara lain untuk membantu Myro tanpa membuat banyak korban supaya Myro tidak mengalami kerugian.


Ketika Muteki dan Yuki sibuk berpikir, seorang prajurit serigala salju mendekati mereka "Kapten Muteki, aku memiliki laporan penting dari mata-mata di sekitar!".


"Laporan penting? Ada apa? Apakah Raja Albert di ibukota memutuskan bergerak melawan kita dan membuka gerbang ibukota?", tanya Muteki penasaran. Selama Raja Albert berani membuka gerbang ibukota, Muteki yakin mereka pasti menang.


Walaupun Muteki berpikir kemungkinan itu hampir tidak mungkin, Raja Albert tidak akan begitu bodoh untuk membuka gerbang kota yang memberikan kesempatan bagi pasukan musuh menyerang mereka namun tidak ada salahnya sedikit berharap.


"Bukan kapten, laporan berasal dari bagian depan ibukota", kata prajurit tersebut melanjutkan laporannya "Pasukan mata-mata yang tersebar memberikan laporan bahwa mereka menemukan kurang lebih 70.000 pasukan yang mendekati ibukota! Sebagian besar dari pasukan yang datang adalah Goblin, hanya terdapat 5000 pasukan Orc, sepertinya mereka merupakan bantuan dari ibukota!".


"Bantuan dari ibukota? Siapa? Apakah Guliger? Raja Albert mungkin berpikir melawan kita jauh lebih penting daripada tuan. Bagaimanapun Kerajaan Orc-Goblin akan hancur selama mereka kehilangan ibukota, sedangkan pasukan tuan merebut 5 kota sekalipun, Kerajaan Orc-Goblin masih bisa bangkit apabila ibukota belum jatuh, apakah itu yang dipikirkan Raja Albert?", gumam Muteki sambil berpikir "Tunggu, bukankah Guliger merupakan jendral terkuat Kerajaan Orc-Goblin? Berarti selama kita berhasil membunuhnya, tuan pasti akan senang bukan?".


"Kakak, kau sangat cerdas! Ayo kita bunuh Guliger!", kata Yuki penuh semangat.


2 kakak adik saling menatap dan tertawa aneh yang membuat prajurit serigala salju di samping sedikit ketakutan.


Namun untungnya ia sering mendengar 2 kakak adik ini tertawa aneh seperti ini sehingga ia tidak terlalu terkejut lagi, mereka akan selalu tertawa ketika merencanakan sesuatu yang buruk pada musuh mereka.


Lebih tepatnya setiap kali kakak adik Tanrou telah tertawa, musuh mereka pasti tidak berakhir baik. Setidaknya, itu adalah yang dipelajari pembawa pesan sejak beberapa tahun mengikuti Muteki dan Yuki.

__ADS_1


__ADS_2