
Myro bergegas kembali menuju kantor walikota, karena belum ada walikota yang Myro tunjuk maka kantor ini sama sekali belum digunakan.
Di kantor tersebut, Ibu Myro bersama Ferbas dan Falka sudah mulai membersihkan kantor tersebut. Bagaimanapun kantor walikota ini sudah terlalu lama tidak dipakai yang membuat kantor perlu dibersihkan sebelum bisa digunakan lagi.
Selain sebagai kantor, tempat ini juga berguna sebagai kediaman walikota sehingga Myro dan yang lainnya bisa tinggal disini sampai Myro memiliki cukup uang untuk membuat villa Baron.
"Myro, kau sudah kembali? Ibu sudah membuatkan makan siang untukmu. Aku juga membuat makan siang untuk semua orang, oleh karena itu ayo kita makan bersama", kata Ibu Myro dengan senyum ramah, ia pergi ke dapur untuk mengambil makanan yang sudah ia siapkan.
"Biarkan aku membantu", kata Ren yang bergegas menuju dapur untuk membantu Ibu Myro menyiapkan makanan.
Melihat 2 orang wanita yang sudah sibuk di dapur, Myro duduk di ruang tamu bersama Feld, Ferbas, dan Falka.
Walaupun baru mengenal Falka dan Feld ini, Ferbas sudah merasa sangat dekat dengan mereka.
__ADS_1
Meskipun sedikit bodoh, Falka memiliki sifat yang baik terhadap rekan-rekannya sedangkan Feld selalu tersenyum ramah. Hal ini membuat Ferbas cepat dekat dengan mereka.
Myro yang sudah duduk langsung berkata "Falka, biarkan Kavaleri Mongol untuk selalu siap bergerak selama beberapa hari ini, aku yakin pesta yang besar akan terjadi sebentar lagi dengan Keluarga Noem sebagai target utamanya. Lalu kirim paling tidak 50 orang Kavaleri Mongol untuk menjaga tempat ini, kita tidak tahu kapan Keluarga Noem akan mencoba menyerang ataupun mengirim pembunuh".
"Baik tuan! Falka pasti membiarkan 50 Kavaleri Mongol terbaik untuk menjaga tuan! Sedangkan masalah menyerang musuh, Kavaleri Mongol akan siap kapanpun baik itu siang ataupun malam, selama tuan memberikan tugasnya maka Kavaleri Mongol pasti segera bergerak", kata Falka tegas.
Myro mengangguk "Saat ini kita hanya perlu menunggu undangan Keluarga Sild, selama mereka tidak mengundangku setelah 5 hari maka kita akan menyerang Keluarga Noem tanpa bantuan mereka. Jika Keluarga Sild sama sekali tidak menghubungiku, maka aku juga tidak perlu memberikan mereka kekuasaan apapun ketika aku sudah mengalahkan Keluarga Noem".
Semua orang setuju terhadap perkataan Myro, lagipula untuk apa memberikan Keluarga Sild hadiah apabila mereka tidak memberikan bantuan apapun.
"Aku memang berencana memberikan makanan, penduduk di Kota Loth, Kota Vendes dan Kota Rorec mengalami kelaparan. Jadi aku berencana menahan kelaparan di antara para penduduk untuk mendapatkan dukungan mereka, sebagai penguasa wilayah ini maka aku pasti membutuhkan dukungan para penduduk di wilayah ini, apakah ada masalah dengan hal tersebut?", tanya Myro, ia yakin Feld bertanya bukan tanpa alasan.
"Tuan, aku memang tidak begitu mengerti masalah politik, tapi untuk masalah pengelolaan kota maka aku masih sangat percaya diri terhadap kemampuanku", kata Feld tegas "Jika tuan memberikan makanan kepada para penduduk secara gratis maka para penduduk akan terlalu bergantung kepada tuan, mereka mulai menganggap bahwa sudah menjadi tugas seorang Baron untuk memberikan mereka makanan agar tidak kelaparan. Di masa depan, apabila mereka tidak mendapatkan makanan gratis lagi dari tuan maka mereka kemungkinan besar menganggap tuan sebagai pemimpin yang pelit, oleh karena itu tuan tidak boleh memberikan mereka makanan gratis yang akan membuat para penduduk terlalu bergantung pada tuan".
__ADS_1
"Lalu apa yang harus aku lakukan?", tanya Myro bingung "Aku tidak bisa membuat mereka membayar dengan uang untuk mendapatkan makanan, bagaimanapun para penduduk ini sangat miskin hingga mereka tidak memiliki makanan untuk mengatasi kelaparan mereka, apalagi memiliki uang. Aku tidak mungkin membuat mereka membayar memakai rumah mereka atau barang berharga mereka untuk makanan tersebut, hal itu hanya membuatku terlihat sebagai seorang Baron yang memanfaatkan keadaan untuk mengambil harta para penduduk memakai makanan".
"Tuan tidak perlu khawatir, aku sudah memiliki rencana untuk ini", kata Feld tersenyum "Tuan tidak harus membuat mereka membayar memakai uang, rumah ataupun harta berharga lainnya, tuan bisa membuat mereka bekerja untuk makanan. Semua anak di bawah usia 10 tahun bisa mendapatkan makanan secara gratis sedangkan mereka yang sudah di atas 10 tahun harus melakukan pekerjaan yang sesuai untuk mendapatkan makanan seperti mengolah ladang, membuka lahan pertanian baru, melakukan peternakan hewan, menjadi guru yang mengajari anak-anak serta hal lainnya".
"Dengan cara ini maka tuan bisa memberikan mereka makanan, namun di sisi lain para penduduk juga bisa mengatasi sendiri krisis makanan mereka. Semakin banyak lahan pertanian dan peternakan baru maka jumlah makanan akan semakin besar yang mengurangi krisis pangan itu sendiri. Lalu setiap bulannya, pendapatan pajak kita dari para penduduk ini juga bisa menjadi semakin banyak dengan jumlah lahan pertanian yang semakin besar".
Mata Myro bersinar mendengar hal tersebut, jika seperti yang Feld katakan maka mereka benar-benar bisa mengatasi masalah krisis makanan ini secara langsung dengan cara membiarkan para penduduk memproduksi semakin banyak makanan hasil dari pertanian serta peternakan. Bahkan tidak menutup kemungkinan di masa depan bahwa mereka bisa melakukan perdagangan makanan tersebut yang merupakan pajak dari para penduduk ke kota lain atau karavan pedagang.
"Tunggu dulu, masih ada kelemahan pada rencana yang kau buat", kata Myro dengan hati-hati "Apabila kita berencana mengembangkan kota di masa depan, bagaimana jika pengembangan itu terganggu akibat lahan para penduduk? Selain itu, para penduduk tidak mungkin memiliki uang untuk membeli tanah tersebut, kita juga tidak mungkin memberikan tanah secara gratis yang terlalu merugikan".
"Apa yang tuan katakan memang benar, jadi aku sudah menyiapkan cara mengatasi masalah ini sebelum menyarankannya kepada tuan", kata Feld yang sudah siap terhadap pertanyaan Myro "Untuk masalah pengembangan kota maka tuan hanya perlu membuat peraturan seperti lahan pertanian hanya boleh dibuat 10 kilometer dari kota, hal ini tentunya tidak akan menganggu perluasan kota di masa depan. Sedangkan untuk masalah biaya pembelian tanah, maka tuan tidak perlu menjualnya melainkan membiarkan para penduduk menyewa lahan pertanian. Sebagai ganti mereka memakai lahan pertanian tersebut maka mereka harus membayar sewa berupa pajak yang lebih banyak".
"Sedangkan tuan juga bisa menjual beberapa tanah untuk para penduduk yang memiliki lebih banyak uang, tanah yang dibeli hanya perlu membayar pajak yang lebih sedikit daripada tanah yang di sewa penduduk. Misalnya tanah yang dibeli hanya perlu membayar 10% pajak dari hasil ladang mereka setiap bulan sedangkan tanah yang menyewa maka mereka harus memberikan 20% dari pajak penghasilan ladang mereka setiap bulan".
__ADS_1
"Selain itu tuan juga harus membatasi pembelian tanah seperti setiap orang paling banyak hanya bisa membeli 20 hektar tanah. Hal ini dilakukan agar tidak ada orang yang memiliki tanah terlalu banyak, tuan juga harus menyiapkan lahan pemerintah yang tidak akan dijual dan selalu menjadi milik pemerintah. Lahan pada pemerintah utamanya digunakan sebagai makanan militer apabila terjadi keadaan buruk, sedangkan yang merawat lahan militer yaitu para pegawai yang tuan pilih dan gaji setiap bulannya, biarkan mereka merawat lahan pertanian militer juga".
Myro sedikit terkejut, nampaknya Feld sudah memikirkan semua masalah ini hingga penyelesaian masalah yang mungkin akan ada di masa depan nanti.