
Pasukan dari markas melangkah ke arah peta yang di atas meja sebelum menjelaskan "Tuan, menurut pengamatan yang telah kami lakukan, gua ini mempunyai ukuran sangat besar. Lebih tepatnya di bagian bawah tambang, terdapat sebuah jalan yang cukup tersembunyi untuk bergerak semakin jauh menuju gua, kami menemukan sebuah kota yang sebagian besar bangunannya terbuat dari tanah atau besi tambang".
"Kami tidak mengetahui jumlah pasti orang disana, tapi kemungkinan besar ada lebih dari 50.000 penduduk yang sebagian besar merupakan Dark Elf. Sedangkan untuk jumlah pasukannya, kami belum mendapatkan hasil".
"Bahkan kalian dari markas kesulitan mengetahui jumlah pasukan musuh?" tanya Tron hati-hati.
Menurut apa yang ia ketahui, kemampuan markas tidak boleh diremehkan baik dari segi membunuh ataupun mengawasi. Lagipula mereka adalah orang-orang Lana dan dilatih olehnya sendiri, mereka telah menemani Lana menguasai Dunia. Jadi Tron yakin, kemampuan pembunuhan dan mata-mata terbaik di Dunia pasti berasal dari markas.
Pria yang memberikan laporan menggelengkan kepalanya "Bukan kami yang tidak mampu bersembunyi di barak prajurit musuh, melainkan kami takut keberadaan kami diketahui pasukan musuh yang berjaga sehingga mengganggu rencana tuan. Walaupun hanya ada beberapa prajurit yang berjaga disana, tapi aku merasakan ratusan pembunuh yang bersembunyi di sekitar. Selama kami bergerak maju menuju barak musuh, mereka pasti menyadarinya kecuali kalau aku pergi sendirian, ada 70% kemungkinan berhasil. Masalahnya sekalipun aku berhasil menyerbu barak musuh, tapi belum tentu aku bisa pergi dari sana hidup-hidup yang terlalu berisiko. Selama tuan mengizinkan, aku bisa pergi memeriksa barak musuh meskipun harus mengorbankan hidupku".
Myro tidak langsung memberi jawaban melainkan menutup matanya sambil berpikir "Berdasarkan apa yang kau amati, apakah kau mempunyai kemungkinan mengenai jumlah pasukan musuh".
"Seharusnya tidak lebih dari 5000!", kata anggota markas percaya diri "Ukuran barak prajurit mereka tidak terlalu besar hingga sanggup menjadi tempat pelatihan 5000 prajurit, belum lagi mereka merawat monster laba-laba juga disana. Kalau pendapatku, jumlah mereka paling banyak adalah 3000 pasukan yang sekitar 1000 nya merupakan kavaleri laba-laba".
Ketika mendengar laporan tersebut, wajah semua orang menjadi tegas. Retya datang kesini hanya dengan membawa 1000 pasukan, tidak peduli seberapa hebat kemampuan Retya, kekuatan Dark Elf di gua tidak boleh diremehkan. Apalagi jumlah musuh 3 kali lipat dari pasukan Retya, mereka pasti mengalami kerugian besar.
__ADS_1
Saat Myro sudah memutuskan untuk memanggil lebih banyak bantuan dari Kota Loth, bagaimanapun mereka hampir tidak mungkin menang hanya menggunakan 1000 Pasukan Kemenangan dan Retya.
Tetapi Ren yang diam sambil berpikir tiba-tiba angkat bicara "Apakah ada jalan lain untuk pergi dari gua ini selain pintu tambang yang kita kuasai? Seperti jalan melarikan diri dari gua milik Dark Elf".
Pria dari markas berpikir sebentar sebelum menggelengkan kepalanya "Tidak ada, kami telah memeriksa hampir seluruh bagian gua. Walaupun ada banyak sekali jalan, tapi semuanya berjalan ke dasar gua dimana hanya ada ruang kosong yang memiliki besi. Aku harus mengakui, tambang ini berukuran besar sekali. Seperti yang dikatakan Tuan Torn, selama tambang ini terus digunakan, maka bisa bertahan selama 20 tahun paling cepat. Ada kemungkinan besi jauh lebih banyak di tambang ini, jadi 20 tahun merupakan perhitungan paling cepat".
"Jika memang tidak ada jalan lain lagi daripada pintu tambang untuk pergi dari gua, aku mempunyai sebuah rencana", kata Ren yang membuka kipas lipatnya dan menutup setengah dari bagian wajahnya "Tetapi rencana yang aku katakan memerlukan persetujuan tuan sebab rencana yang aku lakukan akan membuat Dark Elf yang tidak bersalah ikut menjadi korban. Meskipun seharusnya tidak ada dari mereka yang mati, jika pasukan Dark Elf bergerak lambat, beberapa penduduk mungkin mati keracunan akibat rencana yang aku sarankan".
Mendengar perkataan Ren, wajah Myro tidak mempunyai keraguan sedikitpun. Myro yang sekarang bukan lagi dirinya 4 sampai 5 tahun yang lalu, selama rencana tersebut mampu mengurangi korban di pihaknya, Myro akan setuju.
Kecuali rencana yang diberikan terlalu kejam dan harus membunuh banyak sekali orang yang tidak bersalah, Myro pasti menolaknya.
"Katakan! Jika rencana mu tepat, kita akan menggunakannya, Ren!", kata Myro.
Semua orang menatap ke arah Ren, mereka menunggunya untuk menjelaskan.
__ADS_1
Ren tersenyum dibalik kipas lipatnya, ia berkata "Rencana ini membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari sebab kita memerlukan banyak sekali benda untuk dipersiapkan sebelum rencana di mulai. Untuk sekarang, kita akan menyebutnya sebagai rencana menarik musuh pergi dari wilayah mereka sendiri!".
...----------------...
1 hari telah berlalu sejak kedatangan Myro di tambang. Dark Elf yang memanfaatkan laba-laba raksasa sebagai mata-mata mereka supaya mengawasi gerakan Myro dan yang lainnya terkejut, mereka kaget karena Myro tidak mencoba menyerang mereka.
Padahal Myro sudah membawa 1000 pasukan ke tambang, semua Dark Elf yakin Myro berencana memulai perang yang membuat semua pasukan Dark Elf bersiap setiap hari.
Tetapi jendral di pihak Dark Elf terkejut menemukan laporan yang diberikan pengikutnya hari ini.
"Apa? Maksudmu sejak kemarin, pasukan musuh bersama 1000 pasukannya dan semua penambang pergi dari gua?", kata jendral Dark Elf sedikit tidak percaya, ia melempar dokumen di tangannya ke meja "Tidak mungkin! Kemarin musuh menyiapkan 1000 pasukan ke tambang, bagaimana mereka dapat menyerah begitu mudah tanpa bertarung? Apalagi mereka pasti mengetahui seberapa berharga tambang ini".
Jendral yang berbicara adalah Jendral Kerzan, ia merupakan jendral dari 1000 kavaleri laba-laba yang merupakan pasukan paling elit dari para Dark Elf di tambang.
Pada kota kecil Dark Elf ini, sama sekali tidak ada keberadaan Ratu Dark Elf ataupun daerah kerajaan lainnya, oleh karena itu ia yang dianggap sebagai jendral terkuat dipilih menjadi pemimpin.
__ADS_1
Melihat kemarahan jenderalnya, prajurit yang melapor berkeringat dingin "Jendral, semua informasi yang kami dapatkan benar! Pada awalnya kami tidak percaya dan berpikir semua ini adalah jebakan musuh, tapi tidak ada lagi seorangpun musuh di daerah penambangan. Bukan hanya itu, mereka membawa semua alat tambang dan pandai besi mereka pergi. Karena semua alasan barusan, kami yakin musuh meninggalkan tempat ini. Kemungkinan besar musuh mengetahui seberapa menakutkannya kekuatan kita, setidaknya mereka tidak bisa mengalahkan kita di bawah tanah sehingga mereka memutuskan melarikan diri!".
"Apakah benar begitu?", kata Kerzan penuh keraguan. Meskipun semua bukti menunjukkan musuh telah melarikan diri, Kerzan merasakan ada sesuatu yang salah disini.