PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 331 : RAJA ARAS I (END)


__ADS_3

"Apa yang terjadi disini?", kata Myro tegas. Walaupun ada puluhan ribu pasukan di depannya, wajah Myro sama sekali tidak menunjukkan ketakutan sedikitpun.


Myro menatap pasukan yang datang dan mengerti darimana asal mereka, terutama setelah melihat lambang pada baju besi yang mereka gunakan, itu adalah lambang pasukan divisi 1 Kerajaan Azeroth.


Di bawah pengawasan pasukan kemenangan, seorang pria dengan rambut coklat pendek serta wajah yang dipenuhi bekas luka melangkah maju dari puluhan ribu pasukan yang datang, ia berjalan mendekati Myro.


Untuk berjaga-jaga, Retya mengikuti di belakang pria itu agar ia tidak melakukan tindakan yang bodoh seperti mencoba menyerang Myro. Selama ia melakukan tindakan yang mencurigakan sekecil apapun, Retya tidak akan ragu untuk segera bertindak.


Pria itu berlutut di depan Myro tanpa peduli terhadap pengawasan orang-orang di sekitarnya "Sarvo, mantan kapten divisi 1 Kerajaan Azeroth memberi hormat kepada Duke Kemenangan, saya berterima kasih atas kebaikan anda yang telah membawa kembali mayat guru saya lalu memakamkan mayat guru layaknya seorang prajurit, anda bahkan mengambil resiko yang besar melawan Raja Diamant I".


Myro melambaikan tangannya "Kau boleh berdiri, aku melakukan itu sebab kagum terhadap kepahlawanan yang dimiliki oleh Jendral Kelrun, kau tidak perlu berterima kasih. Bukankah kau kerepotan untuk sampai ke wilayah milikku dari Kerajaan Azeroth? Kalau begitu biarkan dirimu bersama pasukan mu istirahat terlebih dahulu disini setelah melalui perjalanan yang panjang, aku akan membiarkan beberapa orang menyiapkan penginapan bagi kalian. Setelah itu, kalian boleh memikirkan apa yang akan kalian lakukan selanjutnya baik itu kembali menuju Kerajaan Azeroth dan menjadi divisi 1 lagi atau mengikuti orang lain. Kalaupun kalian memutuskan bubar, maka keputusan ada di tangan kalian, aku tidak akan ikut campur. Tetapi apabila kalian berencana bergabung denganku, aku akan menerima kalian dengan senang hati".


Ren yang ada di belakang Myro diam-diam tersenyum. Sarvi tidak mungkin lagi kembali menuju Kerajaan Azeroth, lebih tepatnya sejak ia telah tiba di wilayah utara ini apalagi wilayah Myro, Raja Azeroth VI tidak akan menerimanya lagi. Sekalipun masih menerima, perlakuan terhadap mereka pasti berbeda dibandingkan perlakuan masa lalu sebab mereka telah mencoba melawan raja mereka sendiri.


Sarvo sebagai murid Kelrun dan seorang kapten pada divisi 1 pasti bukan orang bodoh, ia tentunya mengerti masalah ini. Setia kepada Raja Diamant I lebih tidak mungkin lagi mengingat pembunuh Kelrun serta menolak memakamkan gurunya seperti seorang prajurit adalah Raja Diamant I.


Jadi kalau Sarvo belum berencana membubarkan pasukannya, ia pasti memilih setia kepada Myro, terutama Myro telah memberikan undangan padanya uang membuat Sarvo semakin sulit untuk menolak.


Kemampuan Sarvo cukup kuat, jika ia lemah maka tidak mungkin menjadi kapten di divisi paling elit Kerajaan Azeroth. Selain itu, pasukan yang ia bawa merupakan pasukan elit terbaik Kerajaan Azeroth. Walaupun jumlahnya hanya 10.000, kekuatan pasukan yang dibawa Sarvo pasti setara atau bahkan di atas pasukan kemenangan. Oleh karena itu, Ren mengerti Sarvo bersama 10.000 pasukan miliknya telah berada digenggaman Myro.


Saat semua orang berpikir Sarvo akan langsung menerima tawaran Myro, sesuatu yang mengejutkan terjadi.


Sarvo sama sekali tidak berdiri dari posisi berlutut, bahkan ia lebih menundukkan kepalanya pada Myro "Tuan Duke, saya tahu bahwa ini adalah sesuatu yang lancang mengingat kita baru pertama kali bertemu, tapi izinkan saya mengatakan 1 hal kepada anda!".


"Katakan!", kata Myro tegas, ia penasaran apa yang akan dikatakan Sarvo, padahal mereka baru bertemu.


Saat ini mata semua orang mengarah kepada Sarvo, ia menarik nafasnya sebelum berkata "Duke kemenangan-- Tidak, Tuan Myro! Kerajaan Azeroth telah berubah dan terpecah-pecah! Raja Azeroth VI adalah orang yang baik hati namun tidak mempunyai keberanian layaknya seorang raja, ia duduk diam membiarkan para pengikutnya dihukum secara mengerikan oleh musuh. Raja Diamant I merupakan orang yang cerdas dan cakap, ia juga ahli bertarung namun ia orang yang kejam. Tanpa ragu, ia akan membunuh semua orang yang menghalanginya mencapai tujuan miliknya sekalipun itu adalah keluarganya sendiri! Kerajaan Azeroth sedang berada di masa matahari terbenam nya! Sebagai seorang prajurit, aku mungkin tidak seharusnya mengatakan ini, tapi bagiku Raja Azeroth VI maupun Raja Diamant I bukanlah orang yang cocok menjadi seorang raja".

__ADS_1


"Sedangkan anda Tuan Myro, anda mungkin tidak mempunyai daerah kerajaan milik Raja Azeroth, tapi anda adalah seorang pemimpin yang kuat, anda juga berani menyerang musuh yang kuat agar mengakhiri ketidakadilan yang dialami guruku, lalu anda juga baik terhadap penduduk anda dan membuat kota mati menjadi makmur yang tidak kalah sedikitpun dari ibukota Kerajaan Azeroth. Bahkan masyarakat menghormati sosok anda, tempat yang dulunya dikenal sebagai tanah kematian ini dimana banyak orang yang mati kelaparan, anda membawa kemakmuran kepada seluruh penduduk tanpa memperdulikan kekayaan anda sendiri".


"Tuan Myro, Kerajaan Azeroth telah berakhir! Saya harap anda mengambil tahta dan membentuk kerajaan yang baru, mengakhiri masa terbenam Kerajaan Azeroth serta membawa matahari baru ke tanah yang hampir mati ini, Tuan Myro-- Yang mulia, saya harap anda mengakhiri masa kegelapan di tanah ini".


Banyak orang kaget akibat perkataan Sarvo, bahkan Ren sedikit terkejut terhadap keberanian Sarvo.


Membuat seseorang menjadi raja sama sekali tidak mudah, apalagi Myro bukan keluarga Kerajaan Azeroth. Meskipun penduduk wilayah Duke Kemenangan menghormati serta mengakui Myro sebagai pemimpin mereka, tapi dipikiran banyak penduduk, Raja Azeroth tetap raja mereka. Sedangkan mereka, mereka adalah penduduk Kerajaan Azeroth.


Oleh karena itu, apabila Myro mengakui dirinya sendiri sebagai raja secara tiba-tiba dan ternyata mendapatkan penolakan yang besar dari masyarakat. Maka kekuatan serta kepercayaan yang Myro terima selama ini dari penduduk wilayah Duke Kemenangan akan runtuh. Myro memang dapat menekan mereka memakai kekuatan militer, tapi hal tersebut akan membuat kerajaan yang baru Myro bangun menjadi lemah.


Jadi rencana Ren yaitu Myro tidak boleh mengakui dirinya sendiri sebagai raja, melainkan biarkan penduduk sendiri yang mengakui Myro sebagai raja mereka.


Pada awalnya Ren berpikir masih membutuhkan waktu yang lama hingga penduduk mengakui Myro sebagai raja, bagaimanapun masih ada banyak orang yang belum menyadari kekacauan di Kerajaan Azeroth. Seperti yang dikatakan Sarvo, kondisi Kerajaan Azeroth sekarang mirip matahari terbenam yang hampir mati.


Seiring waktu, penduduk pasti menyadari Kerajaan Azeroth membutuhkan cahaya baru agar tetap bertahan yaitu membuat Myro menjadi matahari terbit baru pada tanah Kerajaan Azeroth yaitu maksudnya mengakhiri Kerajaan Azeroth lalu memulai kerajaan baru.


Siapa yang berpikir kedatangan Sarvo secara tiba-tiba membuat semua rencana yang mereka buat perlu berubah. Jika perkataan Sarvo gagal dan penduduk menolak Myro menjadi raja, penduduk tidak akan menyalahkan Myro melainkan Sarvo yang tiba-tiba menyampaikan saran tersebut dan Myro perlu memakai rencana lama mereka untuk menjadi raja. Tetapi apabila saran Sarvo diterima baik oleh masyarakat, maka Myro bersama Ren harus mengubah rencana mereka.


Sebelum semua orang kembali sadar, prajurit divisi 1 yang dibawa Sarvo berlutut secara serempak "Yang mulia, kami harap anda akan mengakhir masa kegelapan di Kerajaan Azeroth serta membawa cahaya baru yang menerangi tanah ini!".


Penduduk Kota Loth masih diam, mereka bingung terhadap apa yang terjadi serta apa yang seharusnya mereka lakukan.


Melihat reaksi penduduk Kota Loth, Ren tahu saran Sarvo gagal jika tetap seperti ini.


Menutup matanya sebentar, Ren yang telah berpikir membuka matanya lagi dan berpikir ia perlu mengambil resiko agar Myro menerima posisi raja lebih cepat. Bagaimanapun posisi raja terlalu penting bagi Myro, terutama apabila ia berencana menguasai seluruh Benua Utara, maka ia membutuhkan posisi raja untuk bersaing melawan Raja Diamant I dan Raja Azeroth VI.


Ren berlutut lebih dulu "Yang mulia, saya harap anda akan mengakhir masa kegelapan di Kerajaan Azeroth serta membawa cahaya baru yang menerangi tanah ini! Ren harap yang mulia akan mengambil tahta dan menjadi matahari terbit bagi seluruh Benua Utara bahkan seluruh dunia".

__ADS_1


Melihat tanggapan Ren, Falka berlutut tampan ragu juga "Yang mulia, saya harap anda akan mengakhir masa kegelapan di Kerajaan Azeroth serta membawa cahaya baru yang menerangi tanah ini!".


Meskipun ia bingung terhadap tindakan Ren yang tiba-tiba, tapi Falka mengerti Ren bukanlah orang yang bertindak secara gegabah, pasti ia telah memikirkan sesuatu bagi kepentingan Myro.


Gelombang mengakui Myro sebagai raja terjadi secara berturut-turut, setelah Falka maka diikuti oleh Feld, Lopen, Yorou, Retya, pasukan kemenangan, bahkan para penduduk Kota Loth yang tadinya ragu mulai mengakui Myro sebab sebagai penduduk pertama di bawah Myro maka mereka mengetahui seberapa layak Myro menjadi raja.


Jika bukan karena Myro tidak mempunyai darah kerajaan, mereka mungkin telah lama mendukung Myro menjadi raja.


Seluruh orang di Kota Loth yang berkumpul di depan rumah Myro serta alun-alun kota telah berlutut, tidak ada seorangpun dari mereka yang berdiri atau menolak pengangkatan Myro.


Ren tersenyum, tindakan berisiko yang ia lakukan berhasil. Sebenarnya tindakan Sarvo bersama pasukan yang ia bawa telah mendorong hati penduduk mengakui Myro sebagai raja, mereka tinggal membutuhkan lebih banyak dorongan lagi yang menjadi peran dari Ren dan yang lainnya hingga para penduduk ikut mengakui Myro.


Setelah memastikan semua orang berlutut, Ren berteriak agar tidak membuang kesempatan yang ada "Yang mulia, tentukan keputusan anda! Ren harap, yang mulia akan mendengarkan suara rakyat kerajaan ini! Tindakan yang mulia bukanlah memberontak, melainkan yang mulia naik ke atas tahta melalui dukungan penduduk untuk mengakhiri masa kegelapan Kerajaan Azeroth".


Myro menarik nafas dan menyadari waktunya telah tiba, kalau ia memilih mundur sekarang maka banyak orang yang mendukungnya akan kecewa pada Myro.


Melangkah maju, Myro berteriak keras hingga agar seluruh orang bisa mendengar suaranya "Aku, Myro Aras adalah seorang Duke Kemenangan dari Kerajaan Azeroth yang bertujuan membawa kemakmuran bagi seluruh penduduk kerajaan! Tetapi, sejak Raja Azeroth V yang bijaksana wafat, Kerajaan Azeroth jatuh menuju kekacauan. Kerajaan terpecah oleh para pangeran yang haus akan kekuasaan, para prajurit yang setia kepada kerajaan dibunuh layaknya pemberontak, pejabat serta sebagian besar bangsawan kerajaan terus memperkaya diri mereka sendiri tanpa peduli terhadap tangisan penduduk mereka, banyak orang yang tidak bersalah mati akibat kelaparan yang muncul sebab dampak dari peperangan".


"Bagaimana mungkin sebagai Duke Kemenangan, aku duduk diam mendengar suara tangisan penduduk yang membutuhkan pertolongan? Kerajaan Azeroth telah berada di pinggir jurang, kegelapan menutupi seluruh kerajaan ini. Oleh karena itu, aku akan memenuhi suara yang diteriakkan penduduk kerajaan ini. Dengan ini, Aku, Myro Aras akan mengakhiri masa kegelapan Kerajaan Azeroth dan membawa cahaya ke tanah ini, aku menyatakan diriku sebagai Raja Aras I serta mendirikan Kerajaan Aras! Aku tidak bisa membawa cahaya bagi kerajaan ini sendirian, aku membutuhkan dukungan kalian semua. Apakah kalian keberatan memberikan bantuan kepadaku untuk membuat Kerajaan Aras sebagai matahari terbit yang menyinari wilayah kegelapan ini? ".


"Izinkan kami membantu anda membawa cahaya ke wilayah ini, yang mulia!", teriak seluruh orang dengan penuh semangat, terutama para pengikut setia Myro yang memang telah menunggu waktu seperti ini.


"Kalau begitu persiapkan diri kalian, baik Raja Azeroth VI maupun Raja Diamant I, aku akan mengakhiri perpecahan yang ada dan membawa kedamaian di Benua Utara sebagai Raja Aras I", kata Myro tersenyum percaya diri.


Sejak hari itu, Kerajaan Azeroth yang dikenal sebagai kerajaan terkuat di Benua Utara terbagi menjadi 3 kerajaan dengan kerajaan yang tidak pernah dipikirkan semua orang yaitu Kerajaan Aras yang didirikan oleh Raja Aras I.


Walaupun Raja Aras I tidak mempunyai darah Kerajaan Azeroth, ia menerima dukungan yang kuat dari penduduk wilayahnya yang menunjukan seberapa besar penduduknya mengakui kemampuan Myro sebagai seorang pemimpin.

__ADS_1


Mulai hari itu, perang yang dikira sebagai perang 2 sisi oleh seluruh kerajaan di Benua Utara berubah menjadi perang 3 sisi.


__ADS_2