PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 251 : RATU DARK ELF


__ADS_3

"Aura bangsawan?", gumam Myro penuh keraguan, bagaimanapun ia jarang memanggil pengikut dari Dunia dengan aura bangsawan.


Alasannya sangat mudah, sebagian besar orang berbakat umumnya berasal dari pemerintahan atau seorang jendral perang.


Sedangkan bangsawan, mereka lebih sering mendapatkan gelar bangsawan dari keluarga mereka yaitu gelar turun temurun. Oleh karena itu, kemampuan mereka sering kali tidak terlalu kuat.


Namun Myro tahu wanita Dark Elf di depannya pasti bukan orang sembarangan, jika ia hanya seorang bangsawan yang mengandalkan warisan keluarganya, ia tidak akan dianggap sebagai bakat tingkat emas oleh Dunia.


Mata perak Dark Elf jatuh ke Myro sebelum ia berlutut hormat tanpa peduli gaunnya menyentuh tanah sekalipun "Aku, Talia Kern Hergive memberikan kesetiaannya kepada tuan! Anda bisa memanggilku Talia atau nama apapun yang tuan pilih".


Myro membantu Talia berdiri sambil berkata "Aku, Myro Aras menerima kesetiaan mu! Ayo berdiri!".


Talia yang berdiri lagi sama sekali tidak kehilangan aura bangsawan miliknya, Myro tidak bisa untuk tidak bertanya "Talia, ketika berada di Dunia, apa yang kau lakukan?".


"Tuan, aku adalah Ratu Dark Elf! Lebih tepatnya Ratu Hergive II yang merupakan pemimpin terakhir Dark Elf sebelum dikalahkan oleh Ratu Malam. Sebagai seorang ratu, aku merasa bersalah karena gagal melindungi kerajaan ku sendiri", kata Talia mengingat masa sesuatu "Namun tuan tidak perlu khawatir, posisi ratu hanya jabatan ku di masa lalu, sekarang aku adalah pengikut tuan! Selama itu adalah keputusan tuan, aku bisa menjadi seorang jendral atau bagian dari pemerintahan yang membantu mengelola kota sekalipun".


Myro sangat terkejut, siapa yang berpikir ia memanggil ratu Dark Elf secara langsung. Apakah ini ada hubungannya dengan posisi Myro yang berada di Kota Dark Elf sehingga Myro berhasil memanggil ratu mereka?


"Talia, aku belum memanggil Dark Elf yang lain hingga cukup membangun sebuah kerajaan. Tetapi disini terdapat sebuah Kota Dark Elf dengan sekitar 50.000 penduduk, apakah mereka akan menerimamu sebagai ratu? Bagaimanapun kalian tidak saling mengenal sebelumnya", tanya Myro.


Sebuah senyuman percaya diri muncul di wajah Talia "Tuan, Dark Elf berbeda dari manusia. Mungkin Ratu Dark Elf sama seperti Pohon Dunia di mata para Elf. Tidak peduli apakah Elf mengenal Pohon Dunia itu atau tidak, tapi mereka selalu menghormati Pohon Dunia sebab ada hubungan dekat antara Elf dan Pohon Dunia yaitu Elf yang mendapatkan dukungan Pohon Dunia mempunyai kemampuan pengendalian roh elemen yang lebih baik daripada Elf yang tidak dibantu Pohon Dunia".

__ADS_1


"Sedangkan Ratu Dark Elf, sebagai keluarga Kerajaan Dark Elf, aku memiliki sebuah kemampuan unik yaitu Darah Kerajaan. Kemampuan Darah Kerajaan adalah kemampuan pasif dimana Dark Elf yang setia kepadaku lebih kuat daripada Dark Elf yang tidak setia, mereka mampu menggunakan kekuatan penuh mereka di bawah efek Darah Kerajaan. Jadi tidak peduli siapa yang menjadi ratu atau penguasa, Dark Elf cuma mengakui penguasa sebenarnya adalah mereka yang mempunyai Darah Kerajaan".


Myro sedikit mengangguk, ia baru mendengar tentang informasi ini, ternyata Keluarga Kerajaan Dark Elf mempunyai kemampuan untuk memperkuat penduduk Dark Elf, tidak aneh mereka sangat setia kepada keluarga kerajaan.


Untungnya Myro berhasil memanggil Ratu Dark Elf, apabila ada Keluarga Kerajaan Dark Elf lain di dunia ini yang datang kesini untuk memimpin perlawanan kepada Myro, banyak penduduk Dark Elf kemungkinan besar mendukungnya. Bagaimanapun bagi Dark Elf, keluarga kerajaan sangat penting.


"Kau bisa pergi mencari Ren untuk bertanya masalah keadaan kota Dark Elf, ia akan menjelaskan semuanya kepadamu", kata Myro yang memberitahu lokasi Ren.


Talia mengangguk, ia berjalan pergi menuju ruangan Ren setelah memberi hormat kepada Myro.


Setelah Talia pergi, Myro berbaring di atas tempat tidurnya dengan senyuman. Beberapa waktu yang lalu, ia masih khawatir mengenai pemberontakan Dark Elf. Tetapi kemunculan Talia menyelesaikan masalah ini, walaupun Myro sebenarnya telah merencanakan mengubah wakil Kerzan menjadi mata-mata yang mereka tanam di Kota Dark Elf.


Lagipula tidak ada salahnya mengubah wakil Kerzan menuju pihak Myro, ia pasti bisa memberi bantuan kepada Talia agar semakin mudah menguasai Kota Dark Elf.


Sedangkan Kerzan sendiri, Myro tetap cukup berhati-hati kepadanya. Ada kemungkinan Kerzan menolak setia kepada Talia sebab keberadaan Ratu Dark Elf dapat menganggu kekuasaannya di kota ini, karena hal tersebut Kerzan kemungkinan besar tidak akan begitu mudah setia.


...----------------...


Keesokan harinya, Myro baru pergi dari kamarnya untuk menemukan Talia yang sedang berbicara bersama Torn.


Walaupun Torn selalu bersikap dingin seperti tidak peduli, Talia terus bertanya kepadanya mengenai banyak hal.

__ADS_1


"Torn, kenapa kau berada disini? Aku mengerti, apakah kau sibuk menambang semua besi yang ada disini? Kalau benar begitu, sepertinya kita akan sering bertemu. Di Dunia, kita juga menjadi tetangga sebagai musuh. Nampaknya di Dunia ini sekalipun, kita tetap menjadi tetangga, kenapa aku harus selalu bersebelahan dengan orang sepertimu?", kata Talia seakan-akan tidak senang, tapi Myro menemukan senyuman tersembunyi di wajahnya.


Torn masih tidak peduli "Kau pikir aku senang berada di sampingmu?".


Talia tidak peduli terhadap sikap dingin Torn, melainkan ia terus berbicara dengan suara tidak ramah padahal ia sebenarnya sangat senang "Torn, apakah kau akan sering pergi ke Kota Dark Elf? Bagaimanapun kita mengikuti tuan yang sama sekarang, kau boleh pergi kesini untuk beristirahat setelah menambang".


"Tidak, aku lebih senang berada di tambang setiap hari", kata Torn.


Wajah Talia sedikit kecewa, namun ia tidak menyerah "Apabila seperti itu, maka aku akan sering berkunjung ke tambang".


"Kenapa?", tanya Torn bingung.


Talia sadar ia terlalu panik sehingga hampir mengungkapkan perasaan miliknya, ia segera berkata untuk mengalihkan perhatian Torn "Tentunya aku harus mengawasi kalian, meskipun kita mengikuti tuan yang sama dan dianggap sebagai rekan, ada kemungkinan kalian para Dwarf memiliki beberapa dendam kepada Dark Elf dan berusaha membalas dendam. Oleh karena itu, aku harus terus mengawasi gerakan kalian".


Ren yang baru muncul di ruangan ini berjalan ke samping Myro sambil tersenyum "Tuan, bukankah cukup lucu? 1 orang tidak dapat jujur terhadap perasaannya sendiri dan selalu bersikap layaknya mereka merupakan musuh, sedangkan 1 orangnya lagi tidak sadar pihak lain mempunyai perasaan kepadanya melainkan ia menganggap pihak lain benar-benar menganggapnya sebagai musuh".


Myro tersenyum pahit "Jangan bilang mereka selalu seperti ini sewaktu berada di Dunia?".


Ren mengangguk terhadap pertanyaan Myro "Dwarf dan Dark Elf mempunyai hidup lebih panjang dari manusia, jadi Torn dan Talia selalu seperti ini selama hampir 100 tahun. Padahal semua orang mengetahui rahasia ini hingga menganggapnya sebagai rahasia umum yang diketahui semua orang, bahkan Raja Dwarf mencoba mendekatkan mereka berkali-kali yang selalu berakhir gagal akibat Torn yang tidak pernah sadar dan Talia yang selalu tidak jujur terhadap perasaannya. Alasan Dark Elf dan Dwarf tidak pernah saling mengalahkan bukan karena kekuatan mereka setara seperti yang dikatakan Torn, melainkan semua orang tahu mengenai hubungan aneh antara Torn dan Talia. Banyak Dark Elf dan Dwarf berharap hubungan 2 orang itu mampu membawa kedamaian pada Dwarf dan Dark Elf, tapi sampai akhir sekalipun, Torn ataupun Talia belum sadar terhadap perasaan masing-masing".


Myro tersenyum pahit, kenapa ada pasangan bodoh lagi yang berasal dari Dunia?

__ADS_1


__ADS_2