PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 150 : JALAN MELARIKAN DIRI


__ADS_3

Putra mahkota sudah tidak di bawa oleh 5 penjaga lagi, ia berjalan di sebuah gua bersama penasihatnya dan 5 pengawal tersebut.


Gua ini merupakan jalan bawah tanah yang menghubungkan Benteng Rulfes dengan sebuah hutan yang cukup jauh dari sana, selama mereka tiba di hutan tersebut, maka mereka bisa langsung melarikan diri ke ibukota Kerajaan Orc-Goblin tanpa memberikan Myro kesempatan menangkap mereka lagi.


Apalagi jalan rahasia ini masih cukup tersembunyi di Benteng Rulfes, penasihat yakin Myro masih membutuhkan beberapa waktu sebelum bisa menemukan jalan rahasia mereka sekarang.


Selama beberapa waktu Myro belum menemukan jalan rahasia, mereka pasti sudah melarikan diri jauh dari Benteng Rulfes. Oleh karena itu, penasihat yakin Myro tidak bisa menangkap mereka.


Tetapi ketika baru muncul di hutan yang menjadi sisi lain dari jalan rahasia, kepercayaan diri penasihat segera menghilang sebab ia menemukan mereka sudah dikepung sekitar 500 pasukan.


Walaupun di antara 500 pasukan ini, hanya ada 200 pasukan elit tapi mereka sekarang hanya terdiri dari 7 orang, tidak mungkin mencoba melarikan diri dari pengepungan ini.


Penasihat hanya bisa menarik nafas dan mencoba meyakinkan diri bahwa pasukan ini bukan milik Myro, jadi ia mencoba membujuk mereka "Aku adalah anak dari perdana menteri Kerajaan Orc-Goblin, aku tidak tahu siapa kalian dan darimana asal kalian, namun selama kalian melepaskan kami maka kami pasti membalasnya setelah kembali ke ibukota. Bagaimana? Aku pasti tidak akan memperlakukan kalian dengan buruk atas kebaikan kali ini!".


Sosok seorang wanita muncul di antara barisan yang mengepung putra mahkota bersama seorang pria tua yang memakai zirah besi.


Wanita itu tersenyum dan berkata "Ferbas, nampaknya kita tidak salah menangkap seseorang! Ren memang sangat menakutkan, ia bahkan bisa mengetahui dimana jalan melarikan diri musuh terhubung hanya melalui peta".


Pria tua di samping wanita itu mengangguk "Nyonya benar, untungnya kita tidak mengecewakan Tuan Myro. Setelah mengikuti tuan, aku masih belum melakukan hal besar di medan perang sehingga membuatku merasa menjadi tidak berguna. Tapi sekarang setidaknya aku bisa melakukan hal kecil ini untuk tuan, aku akhirnya bisa berguna bagi tuan".


2 orang ini tidak lain adalah Ibu Myro dan Ferbas yang dulunya merupakan pelayan Baron Aras.


Myro membiarkan mereka membawa 200 Legiun Romawi dan 300 pasukan baru Retya untuk menunggu disini secara diam-diam, lebih tepatnya Ren yang merencanakan semua ini.

__ADS_1


Sebenarnya Myro tidak tertarik membiarkan ibunya pergi ke medan perang yang berisiko, tapi ibunya bersikeras bahwa kekuatannya sudah kembali dan ia belum pernah bertarung lagi setelah berlatih sekeras itu. Jadi ibu Myro mengatakan ia harus berperang kali ini, apabila Myro masih tidak setuju, ia akan diam-diam mengikuti pasukan Myro.


Myro sendiri tahu ibunya melakukan semua itu supaya bisa membantu Myro mencapai kemenangan, belum lagi kekuatan ibunya masih tidak lemah walaupun tidak sekuat Retya ataupun Falka. Karena alasan ini, Myro membiarkan ibunya memimpin pasukan kali ini.


Ibu Myro menggelengkan kepalanya "Ferbas, apa yang kau katakan? Ketika semua orang bersikap dingin kepada aku dan anakku, hanya kau yang masih bersikap baik. Bukan hanya itu, kau memilih mengikuti anakku walaupun tahu kemungkinan besarnya adalah mati waktu itu. Hal ini sudah cukup bagi anakku serta diriku menghargai kebaikan dan kesetiaan mu. Belum lagi aku dengar kau sudah banyak membantu Walikota Feld, aku dengar Walikota Feld juga menyarankan mu kepada anakku agar menunjuk mu sebagai walikota. Bagaimana mungkin orang yang bisa dipercayai Walikota Feld sebagai walikota di tempat lain menjadi tidak berguna?".


Ferbas menggelengkan kepalanya "Aku masih harus banyak belajar, semua ilmu itu aku pelajari dari Walikota Feld dan dibandingkan dirinya, aku masih bukan apa-apa".


Ibu Myro menatap ke arah penasihat dan putra mahkota di belakangnya, dari pakaian mereka, identitas 2 orang itu sudah diketahui. Sedangkan 5 prajurit yang lain, Ibu Myro pastinya menyadari mereka hanya pengawal.


"Jadi, apa yang akan kalian lakukan sekarang? Mencoba melarikan diri dari sini sambil melawan kami atau menyerah?", tanya Ibu Myro.


Penasihat tersenyum pahit, ia melihat ke arah putra mahkota yang sudah ketakutan hingga seluruh tubuhnya gemetar dan tidak bisa berbicara lagi.


Dengan itu, putra mahkota bersama penasihat dan 5 pengawal di tangkap tanpa perlawanan apapun.


Bahkan 5 pengawal elit yang kuat serta setia tahu tidak ada gunanya melawan 500 orang dengan kekuatan mereka sekarang, mereka setia tapi tidak bodoh sehingga mereka ikut menyerah serta membuang senjata mereka.


...----------------...


Pada siang hari, putra mahkota dan para tahanan yang lain kembali ke Benteng Rulfes.


Myro membiarkan putra mahkota dan penasihat tinggal di sebuah kamar benteng yang masing-masing dijaga oleh 10 Penjaga Praetorian.

__ADS_1


Bagaimanapun mereka masih berasal dari keluarga yang memiliki posisi hebat di Kerajaan Orc-Goblin, Myro mungkin bisa mengganti hidup mereka dengan beberapa hal baik seperti uang.


Oleh karena itu, jangan perlakukan mereka dengan buruk.


Sedangkan ribuan pasukan Orc Goblin yang ditangkap, biarkan mereka di penjara sampai Ren mengubah pikiran mereka seperti tahanan sebelumnya yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kesetiaan kepada Myro.


Berhasil menangkap Benteng Rulfes, Myro sama sekali tidak sombong.


Ia membiarkan Gladius bersama 1500 Legiun Romawi dan Loir bersama seluruh pasukan yang ia bawa untuk merebut 3 kota yang lain.


Sejak Benteng Rulfes sudah direbut, 3 kota ini bukan lagi lawan, namun Myro harus merebutnya secepat mungkin sebelum keadaan berubah.


Apa yang Myro pikirkan benar, hanya kurang dari 2 hari, 3 kota itu berhasil direbut.


Sekarang rencana Myro kurang lebih sudah selesai, ini waktunya berganti ke rencana berikutnya yaitu mengepung 70.000 pasukan Orc Goblin yang ada di Provinsi Utara.


Di waktu yang sama, Myro juga mendapatkan informasi dari markas bahwa Jendral Herfu sudah memimpin 100.000 pasukan miliknya bersama pasukan gabungan bangsawan dan melawan 70.000 pasukan musuh .


150.000 pasukan melawan 70.000, siapapun yang mendengarnya sudah tahu siapa pemenangnya.


70.000 pasukan Orc Goblin yang sebelumnya sangat sombong dipukul mundur, mereka kembali ke kota-kota yang sudah mereka rebut di Provinsi Utara dan memanfaatkan tembok kota untuk melawan pasukan yang berjumlah lebih banyak dari mereka lebih dari 2 kali lipat.


Tetapi di peperangan sebelumnya, mereka juga mengalami 10.000 pasukan.

__ADS_1


Jika mereka tahu Benteng Rulfes sudah direbut dan mereka dikepung dari semua arah, Myro tidak tahu bagaimana perasaan pemimpin 70.000 pasukan ini saat ia mengetahuinya.


__ADS_2