PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 158 : BERITA TERBARU DARI BENTENG RULFES


__ADS_3

2 hari berlalu sejak Jendral Herfu menyerang Kota Aras, sekarang para prajurit musuh di kota tersebut sudah berkurang lebih dari setengahnya, hanya masalah waktu sebelum Kota Aras jatuh kembali ke tangan Kerajaan Azeroth.


"Apa? Jendral Guliger sudah di tangkap dan sekarang di tahan pada Benteng Rulfes? Apakah Baron Myro benar-benar berhasil menangkap Jendral Guliger yang kejam dan licik tersebut?", kata Herfu sedikit tidak percaya.


Sebagai Jendral Perbatasan Utara, Herfu sudah berhadapan melawan Guliger beberapa kali sehingga ia tahu seberapa kuat dan licik strategi milik Guliger.


Oleh karena itu, ia masih tidak percaya Myro bisa menangkap Guliger, belum lagi ada 10.000 Kavaleri Serigala yang selalu menjaganya.


Beberapa waktu yang lalu, Herfu sedang berkumpul bersama para pemimpin militernya untuk membahas cara merebut Kota Aras secepat mungkin.


Tetapi tiba-tiba seorang prajurit datang ke ruang pertemuan dan melaporkan tentang ditangkapnya Jendral Guliger, laporan tersebut membuat pertemuan yang sedang berlangsung menjadi berhenti.


Prajurit tersebut berteriak "Jendral Herfu, menurut laporan yang kami terima, Baron Myro memakai cara cerdas agar bisa menangkap Jendral Guliger. Ia memakai putra mahkota sebagai sandera yang membuat Guliger tidak bisa menyerang Benteng Rulfes. Selain itu, mereka juga saling bertanding dengan hadiah Jendral Guliger menjadi tahanan selama Baron Myro adalah pemenangnya sedangkan Baron Myro akan melepaskan sandera jika Jendral Guliger menang. Pada akhirnya Baron Myro berhasil memenangkan pertandingan tersebut dan membuat Jendral Guliger menjadi tahanan juga".


Herfu menepuk meja penuh semangat "Baron Myro benar-benar cerdas, ia tahu Guliger adalah orang yang kuat dan licik sehingga ia memakai kelemahan Guliger yaitu kesetiaannya kepada Kerajaan Orc-Goblin untuk menang! Segera beritahu pasukan di barisan depan untuk merebut Kota Aras secepat mungkin, Baron Myro sudah menunjukkan kehebatannya berkali-kali, bagaimana mungkin aku membiarkan diriku kalah dari anak muda? Kali ini, aku akan turun ke medan perang sendiri".


Seluruh pemimpin militer di ruangan itu terkejut, lagipula sejak sudah menjadi tua, Herfu hampir tidak pernah pergi ke medan perang secara langsung.


Ia hanya diam di barisan belakang sambil membuat strategi, tapi legenda Pedang Besi Bersalju Kerajaan Azeroth akan kembali hari ini.


Para pemimpin militer di ruangan tersebut berdiri sambil berteriak "Jendral Herfu, biarkan kami ikut bersamamu ke medan perang".

__ADS_1


Melihat semangat para prajuritnya, Herfu tersenyum "Kalau begitu ayo pergi, kita tunjukkan kembali legenda kita".


Herfu melangkah maju bersama para pemimpin militernya, hari ini Kota Aras ditakdirkan jatuh.


Bagaimanapun sosok yang bisa menjadi Jendral Perbatasan Kerajaan Azeroth pasti tidak mudah, di antara jutaan prajurit di Kerajaan Azeroth, hanya 4 orang yang bisa mendapatkan posisi jendral perbatasan di seluruh kerajaan yang menunjukkan seberapa sulit mendapatkan posisi tersebut mengingat Kerajaan Azeroth merupakan kerajaan terbesar di Benua Utara.


...----------------...


Di sisi lain, wajah Raja Kerajaan Orc-Goblin menjadi suram.


Para menteri dan jendral militer di sekitarnya menjadi diam tanpa berani berbicara sedikit, mereka hanya menunggu perkataan Raja Kerajaan Orc-Goblin yang ada di tahta.


Raja menatap prajurit yang berlutut di depannya dengan dingin "Maksudmu bukan hanya putra dan anak perdana menteri yang di tangkap, tapi Jendral Guliger yang merupakan jendral terkuat milikku ikut tertangkap oleh Baron baru tersebut ketika sedang berusaha merebut kembali Benteng Rulfes?".


"Lalu, apa pesan dari Myro itu? Ia menangkap Guliger tapi tidak membunuh kalian semua, aku yakin ia pasti memiliki tujuan melakukan semua ini bukan?", kata raja Kerajaan Orc-Goblin.


Ia bisa duduk di posisi raja dan mengalahkan pangeran lain di masa lalu bukan tanpa alasan, paling tidak ia memiliki kecerdasan yang cukup untuk bisa mengalahkan kakak dan adiknya yang lain di masa lalu hingga bisa duduk di posisi raja.


"Yang mulia, Myro menitipkan sebuah pesan bahwa 3 tahanan tidak akan dilepaskan kecuali yang mulia pergi sendiri secara langsung menemuinya, bukan mengirim seorang menteri", teriak prajurit itu menyampaikan pesan yang ia dengar dari Myro sebelum tiba kesini.


"Apakah begitu? Segera siapkan kereta kuda dan 5000 Kavaleri Serigala pengawal kerajaan, aku akan menemui anak bernama Myro ini, siapa yang berpikir seorang anak berusia 15 tahun bahkan bisa menyudutkan ku hingga hampir kalah? Aku tertarik melihatnya memakai mataku sendiri, anak seperti apa yang bisa menyudutkan raja ini!*, kata Raja Kerajaan Orc-Goblin sambil tersenyum, aura seorang raja muncul dari tubuhnya.

__ADS_1


"Yang mulia, anda tidak bisa melakukan hal tersebut!", teriak perdana menteri yang berlutut di depan raja "Ada kemungkinan Myro berencana menjebak anda memakai pertemuan, ketika anda pergi menemuinya maka Myro mungkin berusaha menangkap dan membunuh anda. Oleh karena itu, biarkan aku pergi!".


Raja Kerajaan Orc-Goblin mengangkat tangannya yang menghentikan perkataan perdana menteri "Myro pasti tidak akan menerima apabila bukan aku yang datang, selain itu ia pasti tidak berencana membunuhku. Jika Myro bertujuan membunuhku, kenapa repot-repot memakai strategi seperti ini? Jendral Guliger sudah tidak ada, hampir semua pasukan ku juga sudah terbunuh di medan perang, selama ia bekerja sama dengan Jendral Perbatasan Herfu maka mereka bisa membunuhku. Namun anak itu berusaha bertemu langsung denganku, ini berarti ia memiliki tujuan lain! Jadi aku memutuskan, aku akan pergi menemuinya secara langsung, aku tidak menerima penolakan".


Mengetahui raja sudah memutuskan, para menteri dan jendral hanya bisa membungkuk "Baik, yang mulia!".


...----------------...


Tanpa diketahui banyak orang, Myro diam-diam pergi dari Benteng Rulfes pada hari ke 10 setelah Guliger ditangkap.


Pada awalnya Herfu berencana datang ke Benteng Rulfes membantu Myro, tapi Myro mengatakan musuh sudah dikalahkan sehingga. tidak perlu bantuan Herfu secepat mungkin.


Karena alasan ini, Herfu memutuskan datang ke Benteng Rulfes 2 minggu setelah ia merebut Kota Aras.


Sekarang Herfu sedang sibuk membersihkan pasukan-pasukan Orc dan Goblin yang masih ada di Provinsi Utara.


Myro dan Ren berada di kereta kuda sambil dikawal oleh Lopen bersama 20 Penjaga Praetorian dan Falka yang membawa 10 Kavaleri Mongol.


Kali ini ia tidak membawa terlalu banyak pengawal sebab tujuan Myro pergi dari Benteng Rulfes adalah sebuah rahasia besar yang tidak boleh diketahui Kerajaan Azeroth.


Selama Kerajaan Azeroth tahu tujuan Myro hari ini, ia pasti dijatuhi hukuman mati akibat pengkhianat.

__ADS_1


Bahkan Myro tidak memberitahu tujuannya kepada Loir ataupun Herfu, hanya pengikut setia Myro seperti Ren dan yang lainnya mengetahui masalah ini.


__ADS_2