
5000 pasukan yang di bawa Loir mungkin tidak sekuat Infanteri Salju, tapi masih tidak bisa diremehkan. Di seluruh Kerajaan Azeroth, pasti tidak banyak pasukan yang bisa sekuat 5000 prajurit Jendral Herfu.
"Baron Myro tidak perlu bersikap sopan, aku adalah orang yang tiba-tiba datang kesini sehingga anda pasti kerepotan. Bahkan aku datang kesini dengan harapan bisa belajar dari Baron Myro, aku harap anda tidak akan keberatan", kata Loir tersenyum ramah.
"Bagaimana mungkin aku bisa keberatan?", kata Myro mengangguk "Tapi aku rasa Tuan Loir mungkin akan kecewa sebab aku tidak sekuat yang anda pikirkan. Bahkan Tuan Loir pasti lebih kuat dariku, tidak ada yang bisa anda pelajari dariku. Walaupun begitu, selama aku bisa membantu maka aku tidak keberatan untuk mencobanya. Tunggu, kenapa kita berbicara di depan gerbang kota seperti ini? Ayo! Ayo pergi ke rumahku disini, aku akan menyiapkan kalian minuman hangat! Kalian pasti sudah pergi jauh-jauh dari Provinsi Utara kesini di bawah cuaca bersalju, segelas minuman hangat bisa membuat kalian semua merasa lebih baik".
Loir tidak menolak ajakan Myro, bagaimanapun pasukannya memang sudah kelelahan dan sedikit kedinginan akibat perjalanan panjang di tengah salju. Tidak peduli seberapa elit serta kuat pasukan yang ia miliki, pada akhirnya mereka masih manusia sehingga beristirahat sangat panik.
"Karena Baron Myro sudah mengajak, aku akan menerima kebaikan anda", kata Loir mengangguk senang.
"Gladius, bawa 6000 tamu kita ke barak dan berikan mereka makanan serta minuman yang tepat. Lagipula mereka pasti sudah lelah dari perjalanan yang jauh, biarkan mereka beristirahat sebentar beberapa hari ini", kata Myro.
"Baik, tuan!", jawab Gladius yang memberitahu Legiun Romawi di sekitarnya untuk membawa 6000 pasukan Loir.
Sebagai petinggi pasukan Myro, Gladius tentunya mengetahui rencana Myro untuk menyerang kota sekitar dan Benteng Rulfes mulai beberapa hari ke depan.
Jadi Gladius juga setuju terhadap ide Myro untuk membiarkan pasukan Loir beristirahat, jika mereka bertarung sambil kelelahan maka kekuatan mereka pasti menurun yang sangat merugikan.
Ketika Gladius sudah pergi bersama pasukan Loir, Myro juga membawa Loir bersama seorang jendral nya yang kemungkinan besar adalah pengawal Loir menuju bangunan walikota.
Myro tidak mungkin membawa 6000 pasukan dan makan bersama di bangunan walikota, oleh karena itu Myro hanya membawa sosok penting dari pasukan mereka yaitu Loir bersama pengawalnya sedangkan pasukan yang lain bisa bersama Kavaleri Mongol dan Legiun Romawi di barak.
Loir tentunya juga mengerti semua itu sehingga ia tidak menolak, Loir hanya mengikuti Myro sambil terus mengamati Kota Folk beserta kegiatan para penduduk di sekitarnya.
...----------------...
Bukan hanya Myro yang menyambut kedatangan bantuan, melainkan pasukan Benteng Rulfes berdiri di depan gerbang mereka sambil menunggu.
__ADS_1
Hampir 5000 pasukan di Benteng Rulfes berbaris di depan gerbang mereka, semua ini dilakukan sebab mereka mendapatkan surat dari kerajaan beberapa waktu yang lalu bahwa putra mahkota akan datang ke tempat ini bersama bantuan supaya bisa mempertahankan Benteng Rulfes dari serangan musuh.
Siapa sosok putra mahkota? Itu adalah orang yang akan menjadi raja di masa depan, para pasukan pasti akan setia kepada raja sehingga ada kemungkinan besar putra mahkota menjadi tuan mereka di masa depan.
Oleh karena itu, semua pasukan di Benteng Rulfes sudah berdiri disini selama berjam-jam tanpa peduli terhadap salju yang terus jatuh ke arah mereka.
Sebenarnya putra mahkota juga sudah sangat dekat dari Benteng Rulfes, ia membawa 1000 Kavaleri Serigala dan 1000 goblin bersama dirinya.
Tetapi wajah putra mahkota sekarang sangat suram, bahkan ia bergumam dengan marah "Sebenarnya apa yang orang tua itu pikirkan? Ia mengirim ku ke wilayah perang hanya bersama 2000 pasukan tambahan, apakah ia berusaha mengirim ku untuk mati? Aku seharusnya tidak pergi kesini!".
Putra mahkota adalah seorang Orc yang memiliki tinggi 3 meter, namun ia tidak seperti Orc lainnya. Apabila Orc lain memiliki tubuh besar akibat otot, putra mahkota bertubuh besar karena ia memiliki tubuh yang gemuk.
Sebagai putra mahkota, semua orang memperlakukannya dengan hormat.
Tidak peduli bangsawan atau menteri mana, selama mereka dari Kerajaan Orc-Goblin maka mereka pasti mengirimkan hadiah ke putra mahkota setia hari atau minggunya.
Masalahnya, ketika raja sibuk hingga tidak bisa melatih anaknya, maka sudah menjadi tugas ratu untuk menjadi tegas agar anaknya bisa menjadi raja yang hebat di masa depan.
Tetapi ratu disini memperlakukan putra mahkota seperti hartanya, setiap hari putra mahkota hanya makan atau bermain tanpa pernah belajar maupun berlatih.
Saat para menteri atau jendral berusaha melatihnya, ratu pasti memarahi mereka dan mendukung anaknya.
Menghadapi hal tersebut, menteri dan jendral menyerah. Walaupun ratu tidak memiliki kekuasaan sebab hanya raja yang berkuasa, namun mereka yang merupakan pejabat tinggi sama sekali bukan lawan ratu yang selalu di samping raja.
Oleh karena itu, putra mahkota menjadi semakin jauh dari sosok raja yang hebat.
Ketika raja menyadari hal tersebut, semuanya sudah terlambat.
__ADS_1
Mengetahui putra mahkota yang gagal serta wilayahnya di serang kerajaan lain dan 70.000 pasukan yang menyerang musuh juga belum menang, raja mengirim putra mahkota untuk berperang di bawah kemarahannya.
Ratu sudah mencoba membujuk raja bahwa putra mahkota masih anak mereka, bagaimana mungkin membiarkan anak mereka pergi ke medan perang yang penuh resiko?
Tapi raja menolak, apabila putra mahkota bisa menang maka raja tidak perlu khawatir lagi menyerahkan tahta ke putra mahkota di masa depan. Namun selama putra mahkota gagal atau bahkan mati, itu hanya bisa disalahkan bahwa putra mahkota sama sekali tidak cocok menjadi raja.
Melihat putra mahkota yang marah dikirim ke medan perang, penasihat orc di belakangnya segera berkata "Putra mahkota tidak perlu khawatir, ini adalah rencana yang mulia untuk anda. Sekarang Kerajaan Orc-Goblin sudah tidak memiliki banyak pasukan lagi, 10.000 pasukan mati di Provinsi Kavaleri, 70.000 pasukan masih berada di Provinsi Utara, paling tidak 10.000 pasukan harus tetap menjaga Ibukota Kerajaan Orc-Goblin. Jadi, yang mulia hanya bisa memberi pangeran pasukan yang sedikit, yang mulia melakukan ini bukan untuk membunuh anda".
"Selain itu, aku yakin semua ini merupakan tes dari yang mulia bagi putra mahkota. Apabila anda bisa melewati tes ini dan menang, yang mulia pasti memberikan tahtanya kepada anda".
"Benarkan? Tapi--", putra mahkota ragu-ragu sebentar lalu berkata "Kita hanya memiliki 2000 pasukan, bagaimana kita bisa menang?".
"Putra mahkota tidak perlu khawatir, Benteng Rulfes masih memiliki 5000 pasukan yang berarti anda bisa memakai 7000 pasukan. Belum lagi anda memiliki ahli strategi paling cerdas yaitu aku, kemenangan pasti berada di tangan anda", kata penasihat itu penuh percaya diri.
Putra mahkota melihat penasihatnya sebelum mengangguk, akhirnya ia kembali percaya diri.
Penasihatnya ini merupakan anak dari perdana menteri, sosok paling cerdas yang membantu raja.
Bukan hanya itu, anak perdana menteri juga terkenal sebagai pemuda paling cerdas di seluruh Kerajaan Orc-Goblin. Dengan keberadaan penasihat ini, putra mahkota kembali percaya diri untuk menang.
Putra perdana menteri memang cukup cerdas, ia tahu bahwa semua ini adalah tes dari raja untuk putra mahkota supaya bisa duduk di atas tahta. Selain itu, Kerajaan Orc-Goblin memang sudah kehabisan pasukan yang membuat raja hanya bisa mengirim 2000 pasukan bersama anaknya sebagai bantuan. Apabila Kerajaan Orc-Goblin memiliki lebih banyak pasukan lagi, mereka pasti tidak ragu mengirimkan semuanya ke Benteng Rulfes sebab mempertahankan benteng itu adalah bagian penting dari rencana mengalahkan Provinsi Utara.
Selama Benteng Rulfes jatuh, pasukan di Provinsi Utara pasti ikut jatuh. Jadi, raja tidak mungkin bermain-main terhadap pertahanan benteng ini, masalahnya ia sudah tidak memiliki pasukan lain yang bisa dikirim membantu Benteng Rulfes selain 2000 pasukan ini.
Walaupun semua pikiran putra perdana menteri barusan benar, tapi ia memiliki sebuah kesalahan yaitu mengenai kekuatan musuhnya.
Terutama, ia salah menganggap dirinya sendiri sebagai ahli strategi paling cerdas.
__ADS_1