PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 135 : MEYAKINKAN


__ADS_3

Setelah mendengar pendapat semua orang, Ren pergi bersama Falka untuk meyakinkan para prajurit Orc Goblin yang sudah di tangkap ini. Bagaimanapun mereka harus melawan kerajaan mereka sendiri, oleh karena itu Ren harus mendorong mereka memakai kata-katanya agar ada banyak pasukan Orc Goblin yang di tangkap setuju bekerja sama dengan Myro.


Retya kembali ke barak agar bisa mengamati para pasukan, mereka baru selesai melakukan peperangan yang cukup panjang sehingga para pasukan ini harus diamati dengan hati-hati, terutama mereka yang terluka.


Sekarang hanya ada Lopen di ruangan ini bersama Myro, ia berjalan ke belakang Myro sambil bertanya penuh rasa hormat "Tuan, apa yang akan anda lakukan sekarang? Apakah tuan akan beristirahat? Selama beberapa hari ini, tuan terus berada di medan perang sehingga tidak ada salahnya untuk beristirahat sekarang. Apalagi tuan masih harus menunggu pasukan dari cucu Jendral Herfu. Selama waktu ini, tuan bisa beristirahat sambil menunggunya".


Myro merasa apa yang dikatakan Lopen sangat tepat. Tidak peduli seberapa banyak Myro belajar selama 5 tahun ini baik mengenai strategi perang ataupun kecerdasan lainnya, Myro masih manusia yang membutuhkan istirahat.


Belum lagi disini terdapat Falka, Ren dan Retya yang bisa mengatasi masalah kecil apabila musuh menyerang ataupun hal buruk lainnya terjadi, karena hal ini Myro memiliki banyak waktu kosong.


Myro berdiri dari kursinya sebelum berjalan menuju jendela, ia menemukan bahwa langit sudah menjadi semakin gelap meskipun sangat sulit mengetahui apakah sekarang sudah malam atau belum.


Sejak Myro datang ke Kota Folk sampai sekarang, salju masih belum berhenti jatuh yang menyebabkan langit selalu gelap tanpa adanya cahaya matahari.


Menatap seluruh Kota Folk yang ditutupi salju, Myro berkata "Aku dengar rumah walikota merupakan rumah terbaik di kota ini? Kalau begitu ayo pergi ke sana supaya aku bisa beristirahat. Selain itu, jangan lupa membawa Penjaga Praetorian untuk berjaga-jaga jika masih ada musuh yang belum di tangkap. Lagipula aku adalah pemimpin pasukan yang menyerang kota mereka, selama ada prajurit musuh yang belum di tangkap maka mereka pasti berusaha membunuhku lebih dulu".


"Tuan tidak perlu khawatir, dengan adanya Penjaga Praetorian, tidak akan ada masalah dengan perlindungan tuan!", kata Lopen penuh rasa percaya diri.


Myro mengangguk, mereka pergi dari ruangan ini dan bergegas menuju tempat tinggal walikota sebelumnya bersama para Penjaga Praetorian yang ada.


...----------------...

__ADS_1


Para prajurit Orc dan Goblin yang ditahan pada penjaga Kota Folk segera terkejut ketika mengetahui bahwa mereka harus berkumpul di lapangan penjara.


Pada awalnya beberapa orang berpikir mereka dikumpulkan agar lebih mudah dibunuh, tapi mereka sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk melawan pasukan Myro yang menjaga penjara sehingga mereka hanya bisa berkumpul di lapangan penjara.


Untungnya lapangan penjaga cukup besar, jadi sekitar 1000 tahanan bisa berkumpul di lapangan itu tanpa masalah.


Beberapa tahanan yang lebih licik mulai berpikir mencoba melarikan diri dari tempat ini, bagaimanapun hampir semua tahanan berpikir mereka dikumpulkan disini agar bisa dibunuh. Karena alasan tersebut, beberapa tahanan berpikir lebih baik mencoba melarikan diri dari sini hidup-hidup daripada menunggu kematian yang akan terjadi.


Tetapi saat menemukan ratusan penjaga di seluruh sudut lapangan, para tahanan hanya bisa tersenyum pahit. Dengan penjaga sebanyak ini di sekitar mereka serta dipersenjatai sangat lengkap, tidak ada kesempatan bagi para tahanan untuk melarikan diri.


Para tahanan yang bingung langsung menemukan sosok 2 orang yang berjalan menuju panggung di depan mereka.


Mereka mengangkat kepala mereka dan menemukan bahwa orang yang naik ke atas panggung yaitu seorang wanita serta pria yang terlihat kuat, mereka tidak lain adalah Ren serta Falka.


Paling tidak Ren harus meyakinkan setengah tahanan disini supaya bersedia membantu Myro, masalahnya meyakinkan para tahanan di depan mereka sama sekali tidak mudah. Mereka dulunya merupakan prajurit dari Kerajaan Orc-Goblin, pasti tidak mudah membuat mereka melawan kerajaan mereka sendiri walaupun mencoba menarik mereka memakai makanan.


Namun sebelum datang kesini, Ren sudah berkata penuh rasa percaya diri bahwa dirinya bisa meyakinkan para tahanan ini, apa yang perlu dilakukan Falka hanya berdiri di belakangnya.


Karena Falka sudah mengetahui kemampuan Ren, ia memutuskan percaya padanya juga.


Ren yang sudah berdiri di atas panggung menatap semua tahanan di sekitarnya lalu berteriak keras "Kalian semua pasti sangat bingung mengenai alasan kenapa kalian semua dikumpulkan disini, aku akan memberitahu kalian semua alasannya! Tuan Myro berbaik hati memberikan kesempatan bagi kalian, para tahanan agar bisa bebas dari kesalahan yang kalian buat di masa lalu! Selama kalian setuju membantu Tuan Myro menyerang Benteng Rulfes tanpa mencoba melarikan diri, tuan Myro akan memberi kalian kebebasan setelah perang selesai".

__ADS_1


Seluruh tahanan segera menjadi diam, mereka sangat terkejut terhadap perkataan Ren.


Tidak lama kemudian, para tahanan ini meledak "Apa? Apakah wanita ini sudah gila? Ia berpikir kita akan mengkhianati kerajaan!".


"Wanita bodoh, beritahu tuan mu itu, kami adalah prajurit yang setia kepada kerajaan! Daripada bebas dari penjara tapi harus mengkhianati kerajaan sendiri, kami lebih memilih tetap menjadi tahanan".


"Wanita muda, lupakan ide bodoh itu dan bawa aku kembali ke penjara! Meskipun kau membunuhku sekalipun, aku tidak akan mengkhianati kerajaan".


Ren tidak marah terhadap para tahanan yang mengejek dirinya, dari awal ia sudah berpikir mengenai para tahanan yang akan menolak ini.


"Aku belum selesai berbicara", kata Ren tersenyum percaya diri "Siapapun yang ikut membantu menyerang Benteng Rulfes, kalian akan mendapatkan makanan 3 kali sehari! Bukan hanya itu, anak serta anggota keluarga yang lain ikut mendapatkan makanan 3 kali sehari, paling tidak mereka mendapatkan daging setiap sekali sehari! Bukankah kalian para Orc dan Goblin selalu mengalami kelaparan setiap 10 tahun sekali? Sekarang kalian tidak perlu khawatir, siapapun yang membantu menyerang Benteng Rulfes, keluarga mereka tidak perlu khawatir mati kelaparan lagi!".


Suara mengejek Ren langsung menjadi diam, sebagian besar dari para prajurit tertarik dengan tawaran Ren.


Apabila itu hanya makanan bagi diri mereka, para tahanan pasti menolak. Tetapi mereka sekarang berbicara mengenai keluarga mereka sendiri, para tahanan tidak keberatan untuk mati sebab sejak mereka menjadi prajurit, mereka sudah siap mati.


Namun bukan berarti mereka tidak keberatan juga melihat keluarga mati. Bahkan sebagian besar tahanan disini tidak keberatan mati, tapi keluarga mereka harus tetap hidup.


Walaupun sudah merasa ragu, belum ada 1 orangpun yang setuju terhadap ajakan Ren. Sebagian besar tahanan disini dulunya adalah prajurit yang memiliki kesetiaan kepada Kerajaan Orc-Goblin, mereka ragu untuk berkhianat.


Beberapa tahanan yang lebih setia mulai membujuk "Kenapa kalian ragu? Ingat baik-baik, setiap pengkhianat akan di hukum mati oleh Kerajaan Orc-Goblin, begitu juga keluarga mereka!".

__ADS_1


"Kerajaan Orc-Goblin sudah memperlakukan kalian dengan baik. Apakah kalian lupa darimana gaji kalian sebagai seorang prajurit berasal? Kalian semua, para prajurit mendapatkan gaji dari Kerajaan Orc-Goblin agar bisa bertahan hidup. Setelah mendapatkan uang dari kerajaan, kalian sekarang berpikir mengkhianati kerajaan? Apakah kalian tidak malu? Dimana kehormatan serta kesetiaan kalian sebagai seorang prajurit?".


__ADS_2