PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 91 : 4 BULAN


__ADS_3

"Tuan Myro, ini sudah pagi", suara seorang wanita yang terdengar sangat lembut.


Myro yang sedang tertidur perlahan-lahan membuka matanya untuk menemukan seorang wanita dengan pakaian pelayan sedang membuka gorden yang menutupi jendela kamar tersebut.


Cahaya matahari pagi langsung menyinari ruangan tersebut, Myro berdiri dari tempat tidurnya sambil berkata "Jam berapa sekarang?".


"Ini sudah jam 8 pagi, Nyonya Risa dan Nona Ren sudah menunggu di ruang makan", kata pelayan wanita itu dengan hormat.


Wanita itu memakai baju pelayan berwarna hitam, selain itu ia memiliki rambut putih panjang serta wajah cantik yang berusia sekitar 25 tahun.


Tetapi apa yang paling menarik perhatian dari pelayan wanita ini bukan rambut putih yang ia miliki ataupun pakaian pelayan yang ia gunakan, melainkan apa yang paling menarik perhatian dari dirinya yaitu telinga serta ekor serigala berwarna putih yang ada pada tubuhnya.


Wanita ini merupakan bagian dari rasa manusia setengah hewan yaitu serigala salju, ras manusia serigala salju seharusnya tidak terletak di wilayah sekitar Myro, wilayah mereka terletak di dekat Kerajaan Orc-Goblin.


Pelayan wanita manusia serigala salju ini bernama Bessira, alasan ia berada disini dan menjadi pelayan Myro tidak lain adalah karena i merupakan budak yang dibeli oleh Limde sebelum ia di tangkap.


Di dunia ini juga terdapat budak, namun tidak ada kontrak yang bisa mengikat mereka, sihir sekalipun tidak bisa membuat seseorang menjadi budak. Para pedagang budak itu sering memberikan tanda budak pada orang yang mereka tangkap, oleh karena itu seseorang yang memiliki tanda budak tanpa tuan pasti akan di tangkap. Selama tanda budak pada diri mereka tidak terlihat orang lain, maka tidak ada yang bisa mengetahui apakah seseorang tersebut merupakan budak atau manusia bebas.


Tanda budak hanya bisa dihapus oleh tuan mereka, sejak Myro yang mendapatkan semua harta milik Keluarga Noem maka tanda budak itu juga jatuh ke tangan Myro.


Pada awalnya Myro berencana membiarkan Bessira bebas, bagaimanapun ia tidak membutuhkan budak atau pelayan.

__ADS_1


Namun Ren segera membujuk Myro dengan mengatakan bahwa jika Myro membebaskan Bessira tanpa alasan, hal ini mungkin menyebabkan masalah di masa depan seperti ada banyak budak yang datang ke Myro untuk berharap agar Myro akan membebaskan mereka juga sebab sebagian besar budak bisa dibebaskan selama mereka membayar harga yang cukup ke tuan mereka.


Setelah itu, memberikan Bessira kebebasan mungkin akan merugikannya juga.


Bessira adalah ras manusia serigala salju yang tidak sering ditemui di Kerajaan Azeroth, belum lagi ia tidak memiliki uang atau kenalan di kerajaan ini, bagaimana ia bisa kembali ke wilayah ras manusia serigala yang harus melewati Kerajaan Orc-Goblin? Apabila ia tinggal di Kerajaan Azeroth, tanpa uang dan status, ada kemungkinan ia ditangkap lagi oleh pedagang budak sebab keberadaan manusia serigala salju hampir tidak ada di kerajaan ini.


Oleh karena itu, daripada mendapatkan tuan yang lebih buruk, lebih baik Bessira mengikuti Myro. Bukan hanya itu, Bessira ikut setuju terhadap saran Ren sehingga Myro membiarkannya menjadi pelayan di rumah ini.


Bessira juga memiliki seorang anak perempuan berusia 5 tahun bernama Hily yang ditangkap bersama dirinya juga, Limde membeli Bessira beserta anaknya yang membuat Hily tinggal disini sebagai pelayan, walaupun Myro ataupun ibunya tidak membiarkan Hily melakukan pekerjaan berat karena dirinya yang masih muda.


Myro berjalan turun dari tempat tidurnya lalu mengganti pakaiannya setelah Bessira pergi dari ruangan ini, sekarang ia tinggal di villa Keluarga Noem. Lebih tepatnya, villa ini sudah menjadi Villa Baron Myro.


Ia berjalan ke ruangan makan untuk menemukan bahwa ibunya, Ren, Bessira dan Hily sudah duduk di meja makan menunggu dirinya.


Myro duduk di meja makan lalu semua orang langsung mulai makan tanpa membuang waktu lebih banyak lagi.


Ketika mereka sudah selesai makan, Bessira menyiapkan teh sebelum membawa semua piring yang sudah kosong untuk dicuci bersama Hily.


Bessira tahu bahwa Myro dan Ren pasti berencana untuk membahas pekerjaan mengelola kota lagi, oleh karena itu ia membawa Hily pergi agar tidak menganggu.


Melihat Bessira yang siap membersihkan piring, Ibu Myro ikut pergi untuk membantunya.

__ADS_1


Meskipun anaknya sudah menjadi Baron, hal ini tidak membuat Ibu Myro menjadi sombong. Bahkan ia masih senang membantu orang-orang seperti yang ia lakukan saat masih tinggal di Kota Aras.


Saat semua orang sudah pergi, Myro bertanya "Ren, bagaimana hari ini? Apakah ada hal penting yang terjadi?".


Ren menggelengkan kepalanya "Baik itu Aclan ataupun Falka belum memberikan laporan apapun sejak seminggu yang lalu, sepertinya semua berjalan dengan baik. Sedangkan untuk masalah pengelolaan kota, menurut Feld semuanya sudah berjalan semakin baik dan tanda-tanda pertumbuhan ekonomi juga sudah mulai terlihat sehingga pekerjaan walikota menjadi lebih ringan, tuan tidak perlu repot-repot lagi membantunya".


"Apakah aku tidak memiliki pekerjaan hari ini?", tanya Myro sedikit terkejut.


Ini sudah 4 bulan sejak ia mengalahkan Keluarga Noem, setiap hari selalu ada banyak pekerjaan yang menunggu Myro, jadi ia merasa sedikit aneh ketika Myro tidak memiliki pekerjaan apapun untuk dilakukan hari ini.


"Tuan tidak memiliki pekerjaan apapun hari ini, tapi aku rasa tuan memiliki sebuah kegiatan penting yang harus dilakukan", kata Ren tersenyum senang.


"Kegiatan penting?", kata Myro sambil berpikir, tiba-tiba ia mengingat sesuatu "Apakah mungkin ladang hari ini--".


Sebelum Myro bisa menyelesaikan perkataannya, Ren mengangguk "Tuan benar, sudah 4 bulan berlalu sejak para penduduk mulai melakukan pembukaan ladang besar-besaran, hari ini adalah waktunya untuk panen! Feld datang tadi pagi untuk pergi bersama tuan, tapi karena tahu bahwa tuan masih tidur maka Feld memutuskan untuk pergi lebih dulu memeriksa keadaan panen hari ini. Lagipula panen kali ini sangat penting bagi perkembangan wilayah, apabila mengalami kegagalan, wilayah tuan pasti akan mengalami pukulan berat".


Mendengar penjelasan Ren, Myro segera berdiri "Kalau begitu ayo pergi untuk memeriksa ladang! Kita harus memastikannya secepat mungkin".


Tanpa menunggu jawaban dari Ren, Myro melangkah pergi dari tempat ini, ia tidak bisa menunggu lagi untuk mengetahui bagaimana hasil ladang yang sudah dikembangkan oleh penduduknya selama beberapa bulan ini.


Ren berdiri sambil sedikit menggelengkan kepalanya terhadap Myro yang sudah pergi "Seharusnya tidak ada masalah dengan panen, jika ada masalah, Feld pasti sudah kembali untuk melaporkan. Tapi karena tuan sudah pergi, tidak ada salahnya bagi tuan untuk memeriksa panen itu secara langsung".

__ADS_1


Ren mengikuti Myro setelah ia memberitahu Ibu Myro.


__ADS_2