
"Kerja sama? Apa yang kau maksudkan?", tanya Limo dengan bingung, ia melihat ke arah Ren secara diam-diam.
Bagaimanapun menurut Limo, Myro ini hanya seorang tuan boneka yang diletakkan Ren di depan agar ia bisa bertindak secara diam-diam. Selama waktu ini, Limo sudah mengamati Myro dan sama sekali tidak menemukan sesuatu yang hebat darinya. Oleh karena itu, orang cerdas seperti Ren dan kuat seperti Falka tidak mungkin menjadi pengikut Myro.
Hal ini membuat Limo yakin bahwa Myro hanya pemimpin boneka, pemimpin sebenarnya yaitu Ren yang bergerak lebih hati-hati serta cerdas. Jadi Limo melihat ke arah Ren untuk memastikan kenapa pemimpin boneka ini berani berbicara seakan-akan ia adalah pemimpin sebenarnya.
Ren tahu bahwa Limo sekarang kebingungan terhadap apa yang terjadi, aura yang kuat muncul dari tubuh Ren "Jendral Limo, harap tetap menghormati tuanku! Biarkan aku memberitahumu bahwa yang menentukan nasib masa depan dirimu bukan aku melainkan tuanku, selama tuan memutuskan untuk menghukum mati dirimu maka aku pasti membunuhmu, jika tuan berkata untuk melaporkanmu ke pangeran ke 4 maka aku akan melakukannya, dan apabila tuan memutuskan untuk bekerja sama denganmu maka itu berarti bekerja sama. Namun, seandainya kau terus menganggap remeh tuanku, aku pasti tidak akan membiarkanmu pergi dari sini hidup-hidup".
Berdasarkan aura kuat yang diberikan Ren kepadanya, Limo tahu bahwa Ren sama sekali tidak berbohong, jika ia berani meremehkan Myro lagi maka Ren pasti bergerak tanpa ragu.
Walaupun tidak tahu alasan kenapa Ren benar-benar setia kepada orang tanpa latar belakang seperti Myro, Limo hanya bisa bertanya dengan hati-hati "Kalau begitu Tuan Myro, apa yang kau maksud dengan kerja sama?".
Sejak mengetahui bahwa Ren setia kepada Myro itu bukan kebohongan, Limo memutuskan untuk lebih hormat terhadap Myro dan memanggilnya tuan. Meskipun usia Myro merupakan anak berusia 10 tahun sekalipun, dengan dukungan Ren ataupun Falka maka tidak ada yang berani meremehkannya.
Myro tidak peduli terhadap sikap Limo yang berubah, ia langsung berkata "Jendral Limo, aku tahu bahwa kau setia kepada Raja Azeroth V, tapi selama raja mengetahui bahwa rencana pengkhianatan terungkap maka ia pasti setuju membunuhmu agar kau tutup mulut. Bagaimanapun kau mungkin memiliki bukti bahwa raja adalah orang dibalik semua rencana ini, oleh karena itu kau harus dihukum mati agar tidak ada lagi orang lain yang tahu rencana raja".
__ADS_1
"Kau pikir aku takut?", kata Limo dengan keras kepala "Sejak aku menerima tugas ini maka aku sudah siap mati, lebih baik kau menyerah untuk membujukku sebab aku tidak akan pernah mengkhianati raja!".
Myro menggelengkan kepalanya "Dengar dulu aku berbicara sampai selesai sebelum kau menjawabnya. Kerja sama kita yaitu aku tidak akan mengungkapkan rencana pembunuhan pangeran ke 4, sebagai gantinya maka kau harus berhenti mencoba membunuh pangeran ke 4 juga. Selain itu, aku juga membutuhkan 1 hal lain yang harus kau lakukan sebagai ganti menyembunyikan rencana pemberontakan mu. Aku bisa meyakinkan bahwa rencana ini tidak berhubungan dengan pengkhianatan terhadap Raja Azeroth V, jadi kau tidak perlu khawatir. Bukankah lebih baik bahwa kau tetap hidup namun tida perlu mengkhianati Raja Azeroth V?".
Limo ragu-ragu sebentar, apabila ia bisa tidak mati dan tidak berkhianat, maka Limo pasti tidak keberatan walaupun harus memberikan banyak uang.
Oleh karena itu, Limo mulai menyimpan pedangnya dan berkata "Katakan 1 hal lagi yang harus aku lakukan, seandainya aku bisa melakukan hal tersebut maka aku pasti setuju untuk bekerja sama. Sedangkan untuk tidak membunuh pangeran ke 4, aku bisa melakukanya sebab yang mulia pasti senang bahwa pangeran ke 4 bisa menambahkan wilayah baru untuk Kerajaan Azeroth yaitu wilayah Kerajaan Kavaleri meskipun harus memakai bantuan orang lain".
Myro mengangguk "Tugas yang aku butuhkan untuk kau lakukan yaitu membujuk raja agar memberiku gelar yang cukup tinggi setelah menangis dari Kerajaan Kavaleri, paling tidak Baron dengan wilayahnya sendiri. Kau pasti cukup dekat dengan raja sebab bisa mendapatkan tugas membunuh pangeran ke 4 darinya, paling tidak raja menganggap mu sebagai orang yang bisa dipercaya, apakah aku benar?".
Myro memutar matanya "Apakah kau pikir seorang pangeran yang hampir dikirim oleh raja untuk mati bisa meyakinkan raja untuk memberikanku gelar bangsawan yang tinggi? Paling banyak aku hanya bisa mendapatkan gelar Baron tanpa wilayah, bangsawan tanpa wilayah sama sekali tidak dianggap sebagai bangsawan oleh bangsawan lainnya, kau pasti mengerti itu bukan? Oleh karena itu, jika kau yang merupakan jendral terpercaya raja serta pangeran mencoba membujuk raja, aku yakin ia pasti setuju. Tindakan ini bukan mengkhianati Raja Azeroth V, kau juga bisa tetap hidup karena aku merahasiakan pemberontakan yang sudah kau lakukan. Bagiamana? Bukankah dengan cara ini maka semua orang bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan?".
Limo menatap Myro lagi dari atas ke bawah, ia menyadari bahwa sepertinya ia terlalu menganggap remeh Myro ini sebelumnya.
Walaupun tidak secerdas dan licik Ren untuk membuat rencana, setidaknya ia berhasil membuat keadaan menguntungkan bagi semua pihak.
__ADS_1
Limo tahu dari awal bahwa pangeran ke 4 menang sekalipun, tidak mungkin menunjuk anak bangsawan tidak dikenal sebagai bangsawan baru dengan wilayah, kecuali anak Earl Arno yang masih memiliki pengaruh terhadap ibukota. Earl Arno pasti bisa membujuk para petinggi di Ibukota Kerajaan Azeroth untuk membiarkan anaknya menjadi bangsawan seperti ksatria atau Baron yang memiliki wilayah, tanpa kekuatan maka gelar bangsawan itu hanya sesuatu yang tidak terlalu berharga.
Namun dengan dukungan Limo maka semuanya berbeda, Raja Azeroth V pasti memiliki kemungkinan sangat besar setuju terhadap bujukannya jika tidak terlalu berlebihan. Lagipula, posisi Limo sebagai jendral jauh lebih penting daripada pangeran milik pangeran ke 4 bagi Raja Azeroth V.
Masalahnya hal ini sama sekali tidak merugikan dirinya, ia bahkan bisa tetap hidup tanpa harus mengkhianati Raja Azeroth V.
Limo menutup matanya sebentar sebelum berkata "Aku setuju, tapi kau tidak boleh mengungkapkan surat yang kau dapatkan ini kepada siapapun. Lalu ketika kau sudah menjadi Baron nanti, maka kau harus mengembalikan semua bukti aku yang berkhianat, bagaimana!".
Sebuah senyuman muncul di wajah Myro, ia mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Limo "Mulai hari ini, kita menjadi rekan".
Melihat tangan Myro yang mengulur ke arahnya, Limo tersenyum pahit lalu berjabat tangan bersama Myro "Nampaknya setelah hari ini, maka kita bisa menjadi rekan yang sangat dekat".
...----------------...
Setelah itu pangeran ke 4 kembali memeriksa semua petinggi lagi, dengan kerja sama Myro, Ren dan Limo maka mereka bisa membujuk pangeran ke 4 untuk menghentikan pemeriksaan ini lebih dulu, apa yang paling penting sekarang yaitu mengahadapi serangan Kerajaan Kavaleri yang akan datang.
__ADS_1