PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 310 : PENYERANGAN MENUJU KOTA BERN


__ADS_3

Ketika melihat Myro yang muncul dari tenda komando dan berjalan mendekati mereka, Ren serta yang lainnya segera turun dari kuda.


Ren berjalan ke depan Myro sebelum sedikit membungkuk "Untungnya rencana yang Ren buat serta kerja keras semua orang tidak mengecewakan tuan, kami berhasil memenangkan perang sesuai dengan rencana".


Myro mengangguk senang, walaupun ia yakin Ren dan yang lainnya kemungkinan besar akan menang, tapi ia tetap khawatir apabila terhadap sesuatu yang tidak direncanakan seperti Sordas menyimpan kekuatan rahasia yang menakutkan atau pasukan bantuan dari Raja Diamant I.


Untungnya tidak ada perubahan penting yang terjadi selama pertarungan, mereka berhasil memenangkan semuanya tanpa masalah.


"Nampaknya kalian membawa kembali banyak tahanan", kata Myro mengamati tahanan di belakang pasukan yang sudah tidak memakai senjata dan baju besi lagi.


Bagaimanapun mereka memilih untuk menyerah yang berarti mereka harus melepaskan baju besi dan senjata mereka, hal ini dilakukan supaya mereka tidak mempunyai kesempatan jika melakukan perlawanan secara tiba-tiba.


Retya berkata sambil tersenyum senang "Kami berhasil membawa kurang lebih 50.000 orang yang menyerah sebagai tahanan, 100.000 pasukan musuh terbunuh sedangkan hanya sebagian kecil yang dapat melarikan diri. Meskipun mereka melarikan diri, jumlah mereka kurang dari 1000 sehingga tidak menjadi ancaman bagi kita. Korban di pihak kita sekitar 5000 orang yang terdiri dari 1000 orang terbunuh, 500 orang mengalami luka berat dan 3500 orang lainnya luka ringan. Mengingat kita berhasil mengalahkan 150.000 pasukan musuh, ini adalah kemenangan besar. Lalu 7 jendral di bawah Raja Diamant I, Jendral Sordas dikalahkan oleh Aclan".


Myro sedikit terkejut mengetahui Aclan adalah orang yang mengalahkan Sordas. Lagipula menurut apa yang diketahui Myro melalui cerita semua orang, Aclan merupakan seorang jendral yang tidak terlalu ahli bertarung 1 lawan 1.


Apabila ia bertarung melawan Falka atau Retya, ia pasti kalah sebab Aclan ahli memimpin pasukan.


Ketika Aclan memimpin 1000 pasukan melawan Falka atau Retya yang memimpin 1000 pasukan juga, kemungkinan besar ia menjadi pemenangnya.


Merasakan tatapan terkejut Myro, Aclan tersenyum malu "Aku hanya sedikit beruntung, kalau musuh mengetahui tentang kelemahan kemampuanku, aku belum tentu menang semudah itu".


Falka berjalan mendekat lalu menepuk pundak Aclan dan tertawa keras "Kenapa kau meremehkan kemampuanmu sendiri? Sekalipun kami mengetahui kelemahan kemampuan Perisai Pembalik milikmu, masih sangat merepotkan untuk melawan kemampuan tersebut! Apalagi musuh tidak mengetahui kemampuanmu, bahkan jika ia mengetahuinya sekalipun, ia belum tentu menang darimu!".

__ADS_1


Sebuah senyuman muncul di wajah Myro, lagipula semuanya berjalan baik.


Pada awalnya mereka berencana paling tidak membunuh setengah pasukan musuh dan Sordas, sedangkan setengah lainnya melarikan diri.


Bagaimanapun mereka harus menghadapi ratusan ribu pasukan, walaupun Myro memakai penyergapan dan jumlah pasukannya lebih banyak, sulit membunuh ratusan ribu pasukan dengan 1 serangan.


Oleh karena itu, mereka sebelumnya berpikir bahwa mereka hanya berhasil mengalahkan setengah dari pasukan musuh.


Siapa yang berpikir semuanya berjalan bagus tanpa masalah hingga Ren dan yang lainnya berhasil mengalahkan hampir semua pasukan Sordas. Dengan ini keadaan Myro yang jumlah pasukannya lebih sedikit daripada musuh, sekarang ia berubah menjadi lebih unggul.


"Kerja bagus semuanya, tanpa bantuan dan kerja keras kalian semua, kita pasti tidak menang semudah ini", kata Myro menatap semua orang dengan tegas "Tapi perang belum selesai, kita tidak boleh melupakan tujuan utama kita yaitu membawa kembali mayat pahlawan! Semua pasukan bersiap, kita akan berangkat menuju Kota Bern dan mengalahkan musuh!".


"Baik, tuan!", teriak semua orang penuh semangat, mereka belum melupakan tujuan mereka sejak awal datang ke Kerajaan Diamant.


Pada hari ke 2 setelah kematian Sordas, Myro memimpin pasukannya secepat mungkin mengepung Kota Bern.


Di sisi lain, kabar mengenai kemenangan Myro melawan Sordas dan membunuh 150.000 pasukan Kerajaan Diamant dengan korban 5000 pasukan menyebar cepat menuju berbagai kekuatan di wilayah Kerajaan Azeroth serta Kerajaan Diamant.


Sebagian besar dari mereka mengetahui berita tersebut melalui burung pembawa pesan yang dikirim mata-mata mereka.


Ketika mengetahui berita tersebut, sebagian besar orang tidak percaya atau menganggap mata-matanya berusaha menipu.


Tetapi setelah menemukan berita yang ia terima benar, semua orang kaget.

__ADS_1


Apa artinya mengalahkan 150.000 pasukan dengan korban 5000 orang? Itu berarti sebuah kemenangan besar yang hampir tidak pernah terjadi sebelumnya, banyak ahli sejarah mulai mencatat kemenangan Myro tersebut.


Tidak berhenti sampai disitu, lawan yang Myro lawan bukan pasukan pemula melainkan pasukan elit milik Raja Diamant I, tapi ia berhasil menang tanpa banyak korban yang membuat banyak orang kembali menilai Myro hati-hati.


Pada awalnya mereka berpikir Myro menerima gelar Duke Kemenangan dari raja sebelumnya karena keberuntungan, tapi sekarang mereka tidak berani berpikir seperti itu sebab gelar Kemenangan memang sesuai terhadap Myro.


Sekarang semua orang tidak menganggap Myro akan kalah, melainkan mereka semua mengawasi Kerajaan Diamant penuh rasa tertarik. Mereka penasaran siapa yang akan menjadi pemenang antara Raja Diamant I melawan Duke Kemenangan, 2 kekuatan besar di Kerajaan Azeroth.


Ferta berdiri di atas tembok Kota Bern sambil menatap 200.000 pasukan Myro yang mengepung Kota Bern dengan hati-hati, selain itu Myro membawa 100.000 pasukan palsu sebelumnya.


Bagaimanapun peperangan belum selesai, membutuhkan waktu paling sebentar 4 hari untuk membawa pasukan pemula dari para bangsawan ini kembali menuju wilayah mereka masing-masing.


Jadi daripada menghabiskan waktu membawa mereka menuju wilayah masing-masing, Myro memutuskan ikut menarik mereka menuju medan perang.


Meskipun sebagian besar dari mereka adalah prajurit baru yang tidak tahu cara bertarung, tapi jumlah mereka yang banyak menjadi keuntungan besar. Selama Myro menggunakan strategi yang tepat, 100.000 pasukan gabungan bangsawan ini mungkin dapat berperan penting memenangkan medan perang.


Ferta telah mengirim surat melalui burung pembawa pesan menuju Raja Diamant I, seharusnya surat tersebut sudah sampai di tangan raja.


Masalahnya ia harus menunggu paling tidak selama 5 hari hingga bantuan raja tiba, Ferta tidak tahu apakah ia mampu bertahan selama itu melawan sosok menakutkan seperti Duke Kemenangan.


Sebelumnya Ferta sangat meremehkan Myro, ia menganggap dirinya pasti menang melawan Myro.


Namun sejak kekalahan Sordas, Ferta tidak berani bertindak meremehkan lagi melainkan ia sedikit takut terhadap Myro. Bagi Ferta, Duke Kemenangan tidak jauh berbeda dari monster. Selama Raja Diamant I terlambat mengirim bantuan, Duke Kemenangan mungkin sudah membunuhnya.

__ADS_1


Saat Ferta masih khawatir mengenai kapan bantuan dari Raja Diamant I datang, Myro yang berdiri di antara para prajuritnya berteriak keras sambil mengangkat pedangnya "Seluruh pasukan, serang! Kita akan merebut kembali mayat pahlawan menuju ke Provinsi Kemenangan!".


__ADS_2