PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA
BAB 279 : SIKAP ORC DAN GOBLIN


__ADS_3

Mendengar perkataan Ren, Muteki tidak bisa untuk tidak bertanya "Nona Ren, kenapa kau berpikir Goblin akan membuka gerbang ibukota besok malam? Meskipun hubungan Orc dan Goblin sangat buruk, bagaimanapun mereka telah saling bekerja sama mempertahankan kerajaan selama ratusan tahun, mungkin cukup sulit memecah mereka sepenuhnya".


Berbeda dari pengikut lain yang telah bersama Myro sejak lama sehingga mereka mengetahui seberapa menakutkannya kemampuan Ren membuat rencana, Muteki dan Yuki selama ini berada di pegunungan utara yang membuat mereka tidak terlalu mengenal kemampuan Ren.


Oleh karena itu, Muteki penasaran kenapa Ren mampu begitu percaya diri mengatakan Goblin akan membuka gerbang ibukota besok malam, ia sama sekali tidak mempunyai maksud apapun seperti menyulitkan Ren melainkan Muteki hanya penasaran.


Ren juga tidak marah ataupun benci akibat pertanyaan Muteki, melainkan ia tersenyum secara diam-diam dibalik kipas lipatnya "Kau benar, Orc dan Goblin telah berada di Kerajaan Orc-Goblin selama ratusan tahun, mereka selalu bekerja sama mempertahankan kerajaan ini. Jadi, sulit untuk membuat mereka saling bermusuhan hingga Goblin berkhianat. Tetapi aku mempunyai alasan kenapa Goblin akan memberontak secepat itu, alasannya adalah keberadaan tuan!".


"Perkataan tuan tadi siang mungkin terlihat tidak berpengaruh sebab Raja Albert mencoba menekan permusuhan Goblin, tetapi sebenarnya perkataan tuan merupakan bahan bakar, sebuah bahan bakar bagi api yang bernama pemberontakan Goblin! Ketika Goblin menyadari para Orc masih berusaha menyulitkan mereka, Goblin pasti mengingat semua perkataan tuan tadi siang dan memulai pemberontakan! Bagaimanapun, semua orang tertarik mencapai kebebasan mereka sendiri, begitu juga Goblin yang selama ini ditekan Orc".


"Walaupun aku tidak memiliki bukti apapun mengenai pemberontakan Goblin besok, kita semua hanya perlu menunggu apakah semua perkataan ku tadi akan benar-benar terjadi besok atau tidak!".


Setelah Ren selesai berbicara, Myro ikut berkata "Seperti yang Ren katakan, meskipun tidak ada bukti mengenai pemberontakan Goblin besok, tidak salah untuk bersiap-siap! Besok siang, aku akan mencoba berteriak lagi supaya Goblin memberontak! Sedangkan kalian semua, pastikan seluruh pasukan selalu bersiap agar kita dapat langsung menyerang sewaktu Goblin membuka gerbang ibukota!".


"Baik, tuan!", jawab semua orang di ruangan tersebut penuh ketegasan.


...----------------...


Raja Albert bangun pagi-pagi sekali dan mengadakan pertemuan sebentar bersama para petinggi kerajaan sebelum memutuskan pergi menuju tembok kota.


Berbeda dari kemarin dimana Wajah Raja Albert cuma terlihat suram dan khawatir, hari ini Raja Albert terlihat lelah serta kurang tidur.


Sebenarnya Raja Albert memang kurang tidur kemarin malam, alasannya prajurit terus berdatangan untuk melaporkan keadaan.


Seperti yang dijelaskan Ren, kesetaraan antara Goblin dan Orc yang dibuat Raja Albert kemarin membuat banyak Orc tidak senang.

__ADS_1


Walaupun mereka tidak berani melawan raja secara langsung, sebagai gantinya mereka menyerang Goblin dan mengambil semua makanan mereka.


Pada awalnya Raja Albert tidak berpikir terlalu banyak, ia membiarkan beberapa prajurit menekan perlawanan Orc itu.


Namun semakin lama, perlawanan Orc menjadi semakin berlebihan.


Bahkan kemarin malam, mereka membunuh serta membakar rumah puluhan Goblin yang tertidur dengan alasan Goblin terlalu sombong.


Raja Albert sedikit tidak bisa berkata-kata, kenapa Orc yang ia pimpin sangat bodoh?


Kalau mereka terus menyerang Goblin seperti ini, kemungkin Goblin akan memberontak menjadi semakin besar. Apakah sulit berbuat baik dan menerima kesetaraan bersama Goblin paling tidak sampai Myro bersama pasukannya pergi?


Masalahnya Raja Albert berusaha menekan keadaan dan membicarakan masalah ini dengan para Orc, ia bekerja keras membuat Orc menerima kesetaraan serta berbuat baik terhadap Goblin.


Tetapi Orc menolak, mereka telah menganggap Goblin sebagai budak sejak puluhan tahun yang lalu, bagaimana mereka menerimanya jika Goblin yang mereka anggap sebagai budak tiba-tiba menjadi setara seperti mereka? Apakah mereka dianggap sama dengan budak juga?


Oleh karena itu, Raja Albert memikirkan rencana dari tadi malam hingga tidak dapat tidur. Paling banyak, ia hanya tidur selama sejam.


Ia tidak boleh menekan Orc terlalu banyak agar menerima persamaan dengan Goblin, tapi di sisi lain ia harus menekan pemberontakan serta kebencian Goblin terhadap Orc.


Tidak peduli seberapa keras Raja Albert berpikir, ia tidak bisa menyelesaikan masalah ini kecuali Myro sudah pergi nanti.


Masalah permusuhan antara Orc dan Goblin bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dengan waktu semalam, jadi untuk sementara Raja Albert hanya mencoba yang terbaik supaya hubungan Orc serta Goblin tidak hancur sepenuhnya.


Ketika sampai di atas tembok ibukota, Raja Albert sedikit terkejut menemukan tatapan bermusuhan Goblin semakin kuat.

__ADS_1


Senyum pahit muncul di wajahnya, ia mengerti hanya masalah waktu sebelum kemarahan dan pemberontakan Goblin meledak melalui tatapan bermusuhan mereka.


Sekarang Goblin layaknya bom waktu di ibukota yang dapat meledak kapanpun, sekali bom waktu meledak maka musuh pasti akan merebut seluruh ibukota.


Oleh karena itu, Raja Albert hanya dapat berharap Raja Azeroth mati lebih dulu sebelum pemberontakan di mulai.


Kali ini bukan Myro yang berteriak di atas panggung melainkan Taredo bersama pasukan Orc dan Goblin, bujukan Taredo dengan pasukannya pasti jauh lebih efektif dibandingkan bujukan Myro.


Taredo memimpin seluruh pasukannya dan diikuti pasukan Myro untuk berteriak "Angkat senjata kalian! Kebebasan ada di tangan kalian sendiri!".


Teriakan itu terus bergema di seluruh Ibukota Kerajaan Orc-Goblin yang membuat mata Goblin semakin terbakar api tekad.


Melihat sikap Goblin dan tatapan tajam mereka kepada raja, pasukan Orc mulai memukuli Goblin serta memberitahu mereka supaya tidak melawan raja ataupun mendengar bujukan Taredo bersama pasukan Myro.


Bahkan mereka membunuh beberapa orang yang membuat Goblin ragu-ragu, bagaimanapun Orc telah menekan mereka memakai kekuatan selama bertahun-tahun yang menjadi rasa takut dipikiran setiap Goblin.


Raja Albert menghela nafas terhadap keadaan tersebut, tapi ia tidak menghentikannya.


Apabila ia mencoba menghentikan tindakan pasukan Orc, kemungkinan besar banyak Orc akan meragukan kepemimpinannya.


Ia kehilangan dukungan Goblin, oleh karena itu ia tidak boleh kehilangan dukungan Orc juga. Selama Orc melawan dirinya, Raja Albert mengerti waktu itu akan menjadi saat-saat terakhir Kerajaan Orc-Goblin. Tanpa dukungan Orc, Raja Albert tidak mampu mempertahankan ibukota.


Karena semua alasan tersebut, ia hanya dapat bersikap tidak memperhatikan tindakan kejam Orc tersebut.


Myro yang mengamati dari belakang panggung tempat dimana Taredo berdiri segera tersenyum "Sepertinya apa yang Ren katakan benar, sikap Orc terhadap Goblin tidak akan berubah hanya dengan waktu semalam! Kemungkinan besar malam ini, pemberontak besar akan meledak yang menghancurkan seluruh Ibukota Kerajaan Orc-Goblin".

__ADS_1


Setelah mengetahui sikap Raja Albert, Myro berbalik menuju tendanya yang menjadi pusat komando.


Meskipun Goblin akan memberontak, mereka tetap harus memikirkan strategi terbaik merebut ibukota supaya korban di pihak mereka berkurang.


__ADS_2