
Myro naik kembali menuju kereta kudanya dan pergi dari istana di bawah tatapan penasaran serta tertarik pada pejabat lain.
Bahkan beberapa orang bertanya-tanya apakah Myro sudah menikah atau belum, selama Myro tidak keberatan maka mereka akan mengirim putri mereka kepada Myro.
Bukan hanya itu, beberapa pejabat yang lebih rendah tidak ragu menawarkan putrinya kepada Myro walaupun tidak menjadi istri utama.
Bagaimanapun semua orang tahu Myro kemungkinan besar akan naik di posisi yang tinggi pada Kerajaan Azeroth. Pada usia 15 tahun, Myro berhasil mencapai gelar Earl tanpa dukungan latar belakang apapun.
Jika Myro mewariskan gelar Earl dari ayahnya maka para pejabat ini tidak akan begitu semangat, tapi Myro berhasil naik memakai kekuatannya sendiri yang membuat mereka tahu bahwa Myro adalah orang yang berbakat.
Menghadapi tawaran banyak orang, Myro hanya bisa menolak dengan sopan. Lagipula mereka semua masih merupakan pejabat Kerajaan Azeroth, jika Myro bermusuhan dengan mereka semua maka Myro pasti terkena masalah. Jadi Myro menolak dengan sopan, tanpa menyakiti perasaan siapapun.
Tetapi para pejabat ini sangat keras kepala, mereka tidak membiarkan Myro naik ke atas kereta kudanya.
Herfu dan Loir sama sekali tidak membantu Myro, lebih tepatnya Herfu masih berada di istana dan berbicara dengan beberapa teman lamanya serta raja sedangkan Loir pergi lebih dulu bersama teman-teman dekatnya.
Berdasarkan pengamatan Myro, kemungkinan besar ada wanita yang disukai Loir pada kelompok teman-temannya itu yang membuat ia selalu pergi bersama mereka penuh semangat.
Melihat tuannya yang terjebak di antara para pejabat, Yorou berencana untuk bergerak. Meskipun ia tidak boleh membunuh orang-orang penting dari Kerajaan Azeroth ini, tidak ada masalah bagi Yorou mendorong mereka menjauh dari tuannya.
Tetapi sebelum Yorou dapat bergerak, sebuah suara menghentikan gerakan para pejabat di sekitar "Semuanya, Earl Myro berencana kembali ke rumahnya tapi tindakan kalian menghalangi Earl! Ia baru tiba di ibukota beberapa hari yang lalu, jadi biarkan Earl Myro beristirahat sebentar".
Semua orang menatap ke arah asal suara tersebut sebelum berlutut hormat "Menteri Piryo".
__ADS_1
Myro ikut melihat ke arah Piryo yang merupakan Menteri Pendidikan Kerajaan Azeroth, sosok di bawah perdana menteri dan merupakan bagian dari 10 menteri setara dengan Lapter.
Piryo melambaikan tangannya tidak peduli "Semuanya, jangan terlalu sopan, meskipun aku seorang menteri, tapi aku adalah menteri pendidikan yang tidak mempunyai pengaruh besar apapun bagi kerajaan. Pada akhirnya kekuasaan yang ada di tanganku belum tentu sebaik kalian".
Semua orang di sekitar tersenyum pahit, walaupun menteri pendidikan mempunyai kekuasaan terlemah di 10 menteri, namun ia masih seorang menteri yang berpengaruh di Kerajaan Azeroth. Dibandingkan Piryo, mereka hanya anak-anak di depan orang dewasa.
"Earl Myro, apabila anda tidak keberatan, bisakah anda membawaku kembali ke rumah? Sepertinya kuda yang ada membawa keretaku sedikit sakit, oleh karena itu aku takut sesuatu yang buruk terjadi di jalan nanti sehingga aku hanya bisa ikut kereta kuda orang lain untuk kembali ke rumah", kata Piryo menghela nafas.
Myro memutar matanya, hanya orang bodoh yang percaya perkataan Piryo.
Tidak peduli apa yang terjadi pada kereta kudanya, Piryo merupakan menteri. Selama ia berbicara, ribuan orang pasti menyiapkan kereta kuda untuknya dengan waktu kurang dari semenit.
Tetapi Myro juga mengerti sebuah hal yaitu Piryo mencoba berbicara dengannya, karena alasan tersebut ia mencari izin Myro agar dapat naik ke kereta kuda yang sama.
2 orang itu naik menuju kereta kuda di bawah tatapan para pejabat lain.
Ren juga orang cerdas, ia duduk di bagian depan yang merupakan posisi kusir kuda bersama Yorou supaya tidak menganggu pembicaraan Myro.
Sedangkan kemungkinan Piryo datang membunuh Myro di kereta kuda, Ren yakin ia tidak akan melakukan itu.
Bagaimanapun Piryo merupakan menteri, kecuali Myro benar-benar memberikan ancaman hidup dan mati kepada dirinya, Piryo tidak akan begitu bodoh untuk mencoba membunuh Myro dengan tangannya sendiri sebab walaupun ia berhasil sekalipun, membunuh seorang bangsawan di ibukota tanpa alasan akan dihukum mati.
Kereta kuda Myro perlahan-lahan bergerak jauh dari istana, Piryo memberitahu posisi rumahnya kepada Yorou sebelum mulai berbicara bersama Myro lagi.
__ADS_1
Myro sedang mengamati Piryo hati-hati sekarang ini. Piryo berusia sekitar 40 tahun dengan wajah tampan serta senyuman lembut yang masih dapat menarik perhatian para wanita.
Matanya bersinar terang yang menunjukkan ia orang berpengetahuan, tapi tidak ada otot pada tubuhnya serta tanda luka di tangannya akibat sering berlatih pedang atau senjata lain, oleh karena itu Myro percaya Piryo bukan seorang yang ahli bertarung.
Piryo tentunya merasakan Myro sedang mengamati dirinya, namun Piryo sama sekali tidak marah sebab mereka baru mengenal, tidak aneh Myro mencoba mengenalnya.
Piryo menatap ke Myro sebelum berbicara "Earl Myro, apakah anda tahu keadaan Kerajaan Azeroth sekarang?".
Myro tentunya tahu keadaan Kerajaan Azeroth sekarang dimana banyak pejabat dan bangsawan saling terpecah mendukung pangeran yang berbeda.
Tetapi ada 2 kelompok kuat di antara pejabat serta bangsawan yaitu kelompok pendukung pangeran ke 7 yang sebagian besar terdiri dari pejabat dan bangsawan yang jauh dari ibukota, lalu kelompok yang lain adalah mereka yang tetap setia kepada Raja Azeroth V. Tidak peduli siapa yang Raja Azeroth V pilih di masa depan sebagai raja, kelompok orang setia ini tidak akan ragu mendukung pangeran pilihan Raja Azeroth V.
Myro tahu namun ia tidak boleh mengatakan masalah ini secara sembarangan "Menteri Piryo, aku tahu keadaan Kerajaan Azeroth sekarang dipimpin oleh Raja Azeroth V yang cerdas dan bijaksana! Selama Raja Azeroth V memimpin, kerajaan pasti akan tetap makmur".
Piryo menatap tajam ke arah Myro, ia tahu Myro bersikap seakan-akan ia tidak tahu sehingga Piryo lanjut berkata ke inti tujuannya "Earl Myro, apakah anda tahu siapa yang paling dirugikan ketika para pangeran saling bertarung?".
"Siapa?", tanya Myro tidak peduli.
"Itu adalah mereka yang netral!", kata Piryo hati-hati "Aku tahu Earl Myro merupakan orang cerdas, jadi aku tidak akan menjelaskan terlalu banyak. Tetapi jangan menganggap kelompok netral yang tidak mendukung siapapun adalah yang paling tidak berisiko sebab ketika ada pihak yang menang, mereka hanya perlu mendukungnya. Tanpa mereka ketahui, sewaktu ada pihak yang menang maka kelompok netral pasti dibuang secara perlahan-lahan. Tidak peduli siapapun pemimpin yang menang, mereka pasti tidak menyukai kelompok netral yang sebelumnya tidak berani mendukung mereka melawan saingan lain".
"Apakah maksud Menteri Piryo, aku harus memilih pihak yang harus aku dukung supaya tidak terjebak di kelompok netral yang pasti dirugikan?", tanya Myro yang sudah melihat tujuan Piryo menemuinya.
"Benar, selama pihak yang kita dukung kalah maka kita pasti dihukum mati. Tetapi ketika pihak yang kita dukung menang, jabatan kita pasti meningkat, bahkan Earl Myro dapat menjadi Grand Duke sebagai hadiah! Ini adalah keuntungan mendukung pihak yang berhasil menang!", kata Piryo mencoba membujuk Myro.
__ADS_1