
Guliger mengamati Falka yang baru mengalahkan wakilnya dengan hati-hati.
Berbeda dari Lopen yang langsung kembali ke atas tembok benteng setelah mengalahkan musuh, Falka hanya berdiri diam di tempat seakan-akan mengatakan dirinya siap melawan Guliger selama ia maju.
Tetapi Guliger tahu, dibandingkan Lopen yang juga sangat kuat, kekuatan milik Falka tidak kalah menakutkan bahkan lebih kuat daripada Lopen.
Guliger tahu sangat jelas mengenai kekuatan wakilnya, ia sendiri tidak bisa mengalahkan wakilnya hanya dengan sekali tebasan. Paling cepat, Guliger bisa mengalahkan wakilnya ketika ia sudah terluka berat juga.
Oleh karena itu, Falka yang bisa mengalahkan wakilnya hanya memakai 1 tebasan sudah membuktikan seberapa menakutkannya kekuatan Falka, itu bukan sesuatu yang Guliger bisa lawan.
Di bawah perhatian semua orang, Guliger menutup matanya sebentar untuk berpikir sebelum membukanya lagi, mata Guliger dipenuhi ketegasan "Dari awal aku sudah setuju dengan pertandingan ini, aku kalah sehingga aku juga harus melakukan apa yang sudah kita setujui barusan. Aku tidak keberatan menjadi tahanan kalian".
"Jendral!", seluruh prajurit di sekitar Guliger berteriak penuh rasa terkejut, menurut mereka Guliger sama sekali tidak perlu menjadi tahanan seperti itu.
Putra mahkota mungkin mati, tapi masih ada para pangeran yang lain sehingga tidak ada masalah kehilangan putra mahkota. Sedangkan apabila Guliger mati, tidak ada seorangpun di Kerajaan Orc-Goblin sekarang yang bisa menggantikan dirinya.
"Cukup!", teriak Guliger yang mengangkat tangannya agar menghentikan para prajuritnya "Aku sudah setuju dari awal mengenai pertandingan ini, bagaimana mungkin aku Guliger menarik kembali apa yang sudah aku katakan? Belum lagi sebagai prajurit yang setia kepada Kerajaan Orc-Goblin, hidup putra mahkota sangat penting!".
Tanpa menunggu perkataan para prajuritnya lagi, Guliger berjalan menuju Falka sambil membuang senjata miliknya "Bukankah kau belum kembali ke tembok benteng karena menunggu untuk menangkap ku? Lalu apa yang kau tunggu lagi, sekarang adalah waktunya menangkap ku".
__ADS_1
Falka melihat Guliger dan segera menahannya "Aku harus menghargai tekad mu sebagai prajurit yang setia kepada Kerajaan Orc-Goblin, tapi pada akhirnya kita berada di sisi yang berlawanan, jadi aku masih harus menangkap mu".
"Tidak perlu merasa bersalah, ini adalah medan perang! Tidak peduli seberapa hebat musuh yang kita lawan, tujuan kita sebagai prajurit hanya memenangkan perang bagi tuan yang kita ikuti", kata Guliger yang sudah ditahan Falka.
Falka membawa Guliger menuju tembok kota, mereka naik ke atas tangga yang sudah disiapkan.
Para prajurit Guliger siap memulai serangan, bagaimana mungkin mereka bisa duduk diam melihat jendral yang mereka kagumi ditahan oleh musuh seperti itu.
Tetapi ribuan busur yang ada di atas tembok benteng sudah mengarah kepada mereka, hal tersebut membuat para prajurit Guliger tidak berani bertindak sembarangan. Belum lagi mereka sudah kehilangan jendral, wakil jendral dan kapten terkuat di pasukan mereka, bisa dikatakan pasukan Guliger sudah kehilangan pemimpin.
Guliger naik ke atas tembok Benteng Rulfes, para prajurit Myro di sekitar langsung mengikat Guliger memakai tali sekuat mungkin lalu memastikan ia tidak menyembunyikan senjata lagi sebelum membiarkan Guliger bertemu Myro secara langsung.
Para prajurit bersama Falka membiarkan Guliger berlutut di depan Myro, Guliger adalah musuh sehingga tidak perlu bersikap sopan kepadanya.
Myro melihat Orc yang memiliki tinggi sekitar 3,5 meter di depannya dengan hati-hati. Guliger memiliki tubuh yang besar serta dipenuhi otot, kulitnya berwarna coklat yang membuat ototnya terlihat seperti perunggu.
"Jendral Guliger, akhirnya kita bisa berhadapan secara langsung seperti ini. Setelah dilihat dari dekat, kau memang terlihat sangat kuat. Apakah kau tertarik mengkhianati Kerajaan Orc-Goblin dan setia kepadaku? Di masa depan, aku bisa membiarkan kau menjadi penguasa di wilayah Kerajaan Orc-Goblin yang sudah direbut", kata Myro.
Guliger menggelengkan kepalanya "Baron Myro bercanda, aku selalu setia kepada yang mulia sehingga tidak mungkin membiarkanku mengkhianatinya. Bukan hanya itu, Kerajaan Orc-Goblin tidak akan kalah dari siapapun, kau tidak bisa membuatku menjadi penguasa Kerajaan Orc-Goblin sebab kau tidak akan pernah mendapatkannya. Selain itu, nampaknya Baron Myro tidak kekurangan jendral yang lebih hebat dariku di sampingnya, apakah kau masih membutuhkanku?".
__ADS_1
"Selama kau memiliki bakat dan kekuatan, aku pasti tidak menolak kesetiaan mu", kata Myro tanpa ragu "Namun karena kau menolak, aku juga tidak akan keras kepala. Lopen, bawa 3 orang ini kembali ke benteng, jangan biarkan mereka melarikan diri! Terutama Jendral Guliger, pastikan kalian selalu menjaganya dengan hati-hati".
"Baik tuan!", jawab Lopen yang membawa 10 Penjaga Praetorian untuk membantunya.
Saat Guliger dan yang lainnya akan di bawa, Guliger berkata "Baron Myro, aku rasa aku tidak cocok mengatakan hal ini sebagai seorang tahanan, tapi aku harap kau bisa membantuku. Aku tidak keberatan menjadi tahanan atau dibunuh sekalipun, paling tidak biarkan pasukan milikku kembali ke Kerajaan Orc-Goblin. Tanpa diriku, 30.000 pasukan itu sama sekali bukan ancaman bagimu ataupun Kerajaan Orc-Goblin. Jika kau masih ragu, kau hanya perlu mengambil 10.000 serigala dari Kavaleri Serigala. Tanpa serigala, Kavaleri Serigala bukan lagi pasukan elit yang kuat".
"Kau mungkin memiliki kesalahpahaman disini, dari awal aku tidak berencana membunuh semua pasukan mu", kata Myro sambil melambaikan tangannya "Lopen, bawa 3 orang itu pergi".
"Baik, tuan!", Lopen langsung bergerak lagi membawa putra mahkota, Rolf dan Guliger yang masih berpikir maksud perkataan Myro barusan.
Ketika 3 tahanan tersebut sudah dibawa pergi, Myro berkata ke 30.000 pasukan milik Guliger "Kalian! Apakah kalian berencana terus berdiri di situ hingga pasukan Jendral Herfu tiba? Aku memberi kalian kesempatan, kalian bisa melewati sisi kanan dan kiri dari Benteng Rulfes. Selama kalian tidak menyerang benteng, aku akan membiarkan kalian kembali ke kerajaan kalian. Lalu beritahu raja kalian, anaknya bersama anak perdana menteri serta jendral terkuat di Kerajaan Orc-Goblin ada di tanganku. Jika raja kalian masih memperdulikan hidup mereka, tidak perlu mengirim menteri kesini, biarkan raja kalian datang sendiri! Aku tidak keberatan melepaskan 3 orang tersebut, tapi mereka tentunya harus membayar harga yang tepat".
Para prajurit Guliger yang tadinya bingung akibat kehilangan jendral mereka saling menatap, seorang pemimpin militer Guliger melangkah maju lalu berkata tidak percaya "Baron Myro, apakah kau berusaha menipu kami?".
"Untuk apa aku menipu kalian? Apabila aku berencana membunuh kalian semua, aku hanya perlu menahan kalian disini sampai Jendral Herfu datang. Tanpa Jendral Guliger, apakah kalian bisa menang dari kami?", kata Myro memutar matanya "Pergilah sekarang, apabila Jendral Herfu sudah tiba maka tidak ada lagi kesempatan melarikan diri bagi kalian".
Para prajurit Guliger saling menatap lagi dan mengangguk, mereka merasa Myro memang tidak perlu menipu mereka.
Jadi beberapa menit setelah melakukan persiapan, para prajurit Guliger mulai pergi ke Kerajaan Orc-Goblin melewati Benteng Rulfes dari samping sesuai seperti apa yang Myro katakan barusan.
__ADS_1