Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Pelanggan setia


__ADS_3

Pagi pun tiba Tyas dan Diah juga sudah siap untuk aktifitas memulai jualan menu sarapan hari ini dan pelanggan pun mulai ramai berdatangan untuk sarapan .


Dari kejauhan nampak sebuah mobil mewah tengah terparkir di sebrang jalan , terlihat kaca bagian belakang kemudi terbuka hingga nampak jelas seseorang tengah memperhatikan semua aktifitas Tyas pagi itu .


" Ning Tyas nama Nona itu Tuan ." Kata Seketaris Anton memberitahu Sang Majikan yang tengah asik mengamati Tyas itu


Naka menoleh kearah Seketaris Anton dan menatap nya dengan tatapan penuh tanda tanya dan belum sempat Naka bertanya lagi Seketaris Anton pun melanjutkan kata katanya


" Tahun ini usianya genap sembilan belas tahun Tuan dan nampaknya Tuan akan sesikit kecewa karena Dia sudah bukan seorang gadis lagi tapi sebentar lagi akan menjadi janda ." Lanjut Seketaris Anton .


" Apa maksudMu Seketaris Anton , Dan sari mana Kamu tau semuanya ?" Tanya Naka kaget


" Tidak.ada maksud apa apa Tuan hanya saja Saya memberitahu siapa gadis itu dan tolong maafkan Saya Tuan karena telah lancang menyuruh anak buah Saya untuk menyelidiki siapa Nona itu ." Jawab Seketaris Anton tegas


"Untuk apa Kamu menyelidinya Seketaris Anton , Apakah Kamu kurang kerja atau gimana ?" Tanya Naka


" Sekali lagi maafkan kelancangan Saya Tuan , Karena Saya yakin Tuan menyukai Nona Tyas ." Jawab Seketaris Anton


" Dari mana Kamu tau kalau Aku menyukai Dia , Dan asal Kamu tau dugaan Mu itu kelihatannnya salah ?" Tanya Naka mencoba menutupi perasaannya itu .


" Tuan Saya ikut Anda sudah cukup lama jadi Saya sesikit banyak sudah tau tentang Tuan , Setiap Kita lewat sini Tuan selalu menoleh ke arah Ruko tempat Nona Tyas bahka meminta berhenti sebentar hanya untuk memandangi ruko itu sudah cukup memberi bukti bahwa Tuan menyukai Nona Tyas ." Jawab Seketaris Anton panjang lebar


" Ya Kamu memang benar , Aku menyukainya sejak pertama kali bertemu di mall dulu , Dia gadis yang cantik sopan dan baik ." Balas Naka


" Tapi Tuan ." Kata Seketaris Anton


" Tapi apa , Kamu mau menanyakan mengenai status janda nya Kah langsung Ku jawab saja Aku tidak memperdulikan status nya asal Dia bukan istri Orang saja dan mulai sekarang Kamu perintahkan semua karyawan Kita untuk sarapan di toko sarapan milik Tyas juga mulai sekarang Kamu juga pesankan sarapan untuk Ku disana dan disetiap kegiatan rapat dengan dewan direksi maupun meetkng dengan klien Kamu pesankan Kopi dan cake di sana untuk di sajikan di Kantor , Paham Kamu Seketaris Anton ?" Perintah Naka pada Sang Asisten


" Baik Tuan semua akan berjalan sesuai permintaan Tuan Naka ." Balas Seketaris Anton


Kemudian Mereka berudua pun berlalu meninggalkan tempat tersebut dan segera kembali ke kantor untuk melanjutkan aktifitas lainnya .


Dan sesuai permintaan Naka tadi , Seketaris Anton segera memerintahkan ke bagian personalia untuk membuat pengumuman meminta kepada seluruh karyawan untuk sarapan di toko sarapan milik Tyas yang berada tepat di samping gedung dengan alasan tempatnya dekat dengan gedung perkantoran hingga tidak akan menyebabkan Mereka terlambat masuk kerja dan juga memberitahu jika ada acara di kantor tersebut baik acara temu klien maupun acara meeting dengan dewan direksi untuk memesan kopi dan cake di tempat tersebut dengan dalih kopi dan cake di sana cocok untuk acara penting di kantor tersebut .

__ADS_1


Banyak diantara karyawan tersebut bertanya tanya dengan pemberitahuan tersebut namun sebagian dari Mereka malah menambahkan pemberitahuan bahwa menu makanan di toko sarapan milik Tyas itu memang enak bersih higienis dan mengenai kopi juga cake nya rata rata Mereka komen enak hingga para Karyawan pun tak mempermasalahkan mengenai anjuran untuk sarapan di toko sarapan milik Tyas .


Siang pun tiba Eyang Putri dengan diantar sopir pribadinya pun telah tiba di kantor milik Bagaskara corp dan langsung di sambut oleh resepsionis lantai bawah .


Selamat siang Nyonya selamat datang di kantor ." Sapa resepsionis tersebut sembari membungkukkan badan tanda hormat kepada Eyang Putri .


" Selamat siang juga ,Apakah Naka ada di ruang kerjanya ?" Tanya Eyang Putri kepada dua resepsionis tersebut


" Maaf Nyonya , Tuan Naka sedang keluar bersama dengan Seketaris Anton meninjau kantor cabang Nyonya ." Jawab Resepsionis tersebut dengan hormat .


" O kapan kira kira Dia akan kembali ?" Tanya Eyang Putri .


" Maaf nya kemungkinan nanti sore Beliau akan kembali Nyonya , Apakah Anda ingin menunggunya di ruang kerja Beliau biar Saya antarkan ." Jawab Resepsionis yang mencoba menawarkan kepada Eyang Putri .


" Oh tidak perlu Aku hanya ingin melihat lihat kantor saja ya sudah Aku pulang dulu ." Balas Eyang Putri seraya beejalan keluar kantor


Pak Prapto sopir pribadi Eyang Putri beejalan terlebih dahulu , Beliau hendak mengambil mobil pribadi milim Eyang Putri yang terparkir khusus di depan gesung peekantoran tersebut , Namun Eyang Putri melarang nya Beliau berujar ingin jalan jalan sebentar di sekitaran gesung leekantoran tersebut .


" Pak Prapto apakah itu toko baru , Bukankah dua bulan lalu saat Kita kesini ruko tetsebut masih tutup ?" Tanya Eyang Putri seraya menunjuk kearah ruko milik Tyas


" Kalau begitu Kita kesana , Aku mau beli minuman sembari menunggu Naka kembali ." Balas Eyang Putri


Seampainya di depan toko , Eyang Putri segera masuk dan langsung disambut oleh Tyas


" Selamat siang Nyonya selamat datang ." Sapa Tyas sopan dengan suara lembut dan senyum manis nya


Eyang Putri terpana melihat Tyas terutama senyuman dan sikapnya yang sopan dan lembut itu Beliau membatin gadis yang cantik sopan pula .


" Selamat siang juga Nona , Makanan atau minuman apa yang Kamu jual ?" Tanya Eyang Putri seraya menatap wajah Tyas dengan seksama penuh kekaguman itu


" Iya Nyonya maaf kalau pagi Kami jualan menu sarapan dan kalau jam istirahat siang sampai sore ini Kami hanya menjual kopi dan aneka cake saja ." Jawab Tyas lembut


" Cake apa yang di jual disini ?" Tanya Eyang Putri penasaran .

__ADS_1


" Maaf Nyonya , Anda bisa melihatnya langsung di etalase Kami menatanya disana Anda bisa memesannya sesuai dengan keinginan Anda sendiri mari silahkan Saya antar ." Jawab Tyas seraya berjalan menuju etalase tempat cake di tata


Eyang Putri segera memesan dua cangkir kopi untuk Beliau sendiri dan Pak Prapto dan Eyang Putri juga memesan dua potong cake durian yang menjadi primadona disitu .


Tyas segera membuatkan kopi pesanan Eyang Putri juga segera mengambilkan cake pesanan Beliau dan langsung menyajikannya untuk Eyang Putri .


Eyang Putri terlihat tengah duduk sendiri sedangkan Pak Prapto tengah duduk di kursi luar ruko karena Beliau mau merokok .


Setelah menyajikan kopi untuk Eyang Putri , Tyas segera beranjak berjalan mengambil beberapa potong cake dan membungkusnya dan terlihat Tyas berjalan keluar ruko dengan tergesa gesa .


Semula Eyang Putri hanya melihatnya sekilas saja tanpa curiga sama sekali hingga akhirnya Beliau melihat sendir saat Tyas memberikan kantong plastik yang berisi cake tersebut kepada.petugas pengangkut sampah dan hal itu membuat Eyang Putri trenyuh juga terharu .


" Nona bisakah Kamu kesini sebentar ." Kata Eyang Putri saat melihat Tyas sudah masuk kedalam ruko .


Tyas menggangguk kemudian berjalan mendekat kearah Eyang Putri .


" Iya Nyonya ada yang bisa Saya bantu ?" Tanya Tyas saat sudah berdiri di depan Eyang Putri.


"Aku lihat tadi Kamu memberikan bungkusan cake untuk petugas kebersihan itu secara cuma cuma , Apakah Kamu tidak takut kalau majikan Kamu tau dan marah besar hingga memintaMu untuk ganti rugi ?" Tanya Eyang Putri


" Tidak nyonya ,Karena kebetulan ini tempat usaha Saya sendiri lagipula apa yang Saya berikan barusan tidak apa apanya dibanding dengan kebaikan Mereka yang telah membantu Saya membuang sampah ."Jawab Tyas sopan


Lalu Eyang Putri meminta Tyas untuk duduk sebentar menemaninya minum kopi , Tyas pun menuruti permintaan Eyang Putri untuk duduk menemaninya sebentar dan tak lupa Dia meminta Diah untuk melayani pengunjung yang memesan kopi lainnya itu .


" Tadi Kamu bilang ini tempat usahaMu sendiri ,Lalu siapa yang memasak disini termasuk siapa yang membaut cake ini dan Aku rasa usiamu masih sangat belia apakah mingkin ini benar usahaMu sendiri atau Kamu tengah pura pura saja ?" Tanya Eyang Putri sengan wajah seriua nya


" Iya Nyonya memang benar ini tempat usaha yang saya rintis pelan pelan , Mas Gunawan dan Mbak Rina menyewakan ruko ini untuk Saya gunakan usaha dan mengenai siapa yang masak sini juga siapa pembuat cake ini adalah Saya sendiri ." Jawab Tyas


" Lalu dimana kedua Orang TuaMu ?" Tanya Eyang Putri mulai penasaran .


" Mereka ada didesa tiga hari yang lalu Mereka pulang Nyonya ,dan kebetulan hari ini Saya dibantu teman Saya Diah namanya ." Kata Tyas menjawab kekepoan Eyang Putri .


Eyang Putri mengangguk angguk tanda paham ,Sia bangga sama Tyas si usianya yang masih belia , Sia sudah mandiri mencoba menciptakan usahanya sendiri .

__ADS_1


" Kalau benar begitu adanya , Maka mulai sekarang Aku akan menjadi pelanggan setiaMu dan Kita akan menjadi sahabatKu Kamu jangan lagi memanggil Aku dengan sebutan Nyonya tapi panggil Aku dengan sebutan Eyang Putri Kamu mau kan d,an satu lagi siapa namaMu ?" Ucap Eyang Putri seraya tersenyum manis kearah Tyas


" wah sengan senang hati Nyonya eh kliru Eyang Putri nama Saya Ning Tyas tapi Eyang Putri panggil saya Tyas saja san mulai hari ini Kita sudah jadi sahabat .


__ADS_2