Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
salon kecantikan 1


__ADS_3

Sesampai nya di depan pintu tempat tinggal mereka selepas membeli gaun pesta tadi , Ditya segera mengambil card pintu dan membuka nya kemudian mempersilahkan Tyas masuk terlebih dahulu dan barulah Diri nya masuk sekalian mengunci pintu .


" Dek besuk acara yang akan kita hadiri itu pesta pernikahan kerabat bos tempat ku kerja lo ." Kata Ditya sambil duduk di sofa depan tv.


" Wah berati acara berkelas ya Mas pasti yang hadir kaum sosialita pasti cantik cantik dan juga wanita karir pintar kaya raya pastinya ya Mas lalu bagaimana dengan Aku besok Mas?" Tanya Tyas sambil berjalan menuju dapur hendak mencuci tangan nya terlebih dahulu sebelum mengambil minuman untuk mereka berdua .


" Kamu jangan takut juga jangan minder Dek toh kamu juga cantik wanita karir pinter mengurus rumah tangga dan yang terpenting pinter masak pula ." Balas Ditya sembari menoleh kearah Tyas.


Seketika pipi wajah Tyas pun merah bagai buah tomat matang mendengar pujian dan juga semangat yang Ditya ucapkan barusan .


" Ini Mas silahkan diminum dulu dan terima kasih banyak atas pujian nya tadi heheheheh ." Kata Tyas sambil menyerahkan segelas penuh minuman isotonic ke Ditya.


Ditya pun segera meraih gelas berisi minuman itu Ditya yang tengah kehausan pun segera meminum minuman itu hingga separuh gelas kemudian berkata .


" Terima kasih Dek , O iya Aku mau ngomong sedikit boleh ?" tanya Ditya .


Tyas yang sedang meminum minuman itu pun menghentikan aktifitas nya dan menoleh kearah Ditya terlihat Tyas kebingungan ada hal apa yang hendak dibahas oleh Ditya kok kelihatannnya raut wajah mas Ditya kelihatan tegang banget dan Tyas pun mengangguk tanda setuju .


" Pada waktu menghadiri acara pesta besok Ku harap kita bisa kerja sama untuk menutupi jarak kita selama ini dan menunjukan bahwa kita suami istri pada umum nya dengan kata lain kita mesra selayaknya pasangan oengantin baru pada umum nya dan selesai acara itu kita bisa kembali seperti biasa dan satu lagi besuk Aku akan jemput Kamu lebih awal pulang kerja ." Kata Ditya terlihat serius sambil menatap ke arah Tyas.


Tyas mendengarkan ucapan Ditya dengan seksama


"Oke seperti biasa ya Mas ? TanyaTyas seraya menopang dagu dengan kedua tangan nya .


Ditya mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan Tyas barusan , Ditya menatap wajah Tyas dengan seksama dan berkata dalam hati duh kenapa Tyas tambah cantik dan imut banget sih .


Kemudian mereka pun melanjutkan obrolan santai hingga malam barulah mereka beranjak ke kamar mereka masing masing .


Pagi pun tiba dan rutinitas sudah pasti bisa ditebak seperti biasanya dimulai dari urusan perdapuran perbajuan dan rutinitas pribadi masing masing .


Setelah sarapan selesai seperti biasa nya Ditya berangkat kerja sekalian mengantar Tyas bekerja karena kebetulan mereka searah .


" Dek ingat ya nanti Aku jemput kamu lebih awal dan Kamu nggak usah kawatir tadi malam Aku sudah telepon meminta ijin ke Wildan supaya kamu bisa pulang awal ." Kata Ditya sesaat sebelum Tyas turun dari mobil di depan Supermarket tempat Nya bekerja.


" Iya Mas Aku turun dulu ya Kamu hati hati dijalan dan terima kasih banyak ." Jawab Tyas kemudian turun dari mobil lalu melambaikan tangan kearah Ditya .


Ditya melajukan mobilnya ke jalan arah kantor sedangkan Tyas berjalan masuk kearah kantor untuk absen lalu ganti baju dan mulai kerja .


Waktu berlalu dengan cepat hingga tak terasa waktu untuk pulang tiba , Tyas menyerahkan pekerjaan nya ke Diah sahabat sekaligus patner kerja di supermarket itu .

__ADS_1


" Yas kamu mau kemana sih sebenarnya kok hari ini ijin pulang lebih awal ?" Tanya Diah saat melihat Tyas tengah merapikan baju gantinya .


" Ini Aku mau menemani mas Ditya menghadiri pesta pernikahan anggota keluarga bos kantor nya ." Jawab Tyas .


" Oh kamu mau menemani Mas ganteng itu ya , Ya sudah kamu hati hati ya dan jangan lupa sampaikan salam ku untuk mas ganteng hehehehe ." Sahut Diah dengan mata berbinar binar .


" Nama nya Mas Ditya bukan Mas gantenggggg ." Kata Tyas setengah sewot .


Dan seperti biasa sebelum pulang Tyas pamitan dengan Diah sahabatnya itu dan tak lupa cipika cipiki .


Diah adalah sahabat Tyas selama di jakarta ini meski Tyas dan Diah baru kenal beberapa bulan tapi hubungan mereka sangat akrab , Tak jarang mereka curhat bercerita tentang banyak hal pergi jalan jalan waktu libur hunting makanan tetapi ada satu hal yang Tyas sembunyikan rapat rapat dari Diah yakni status pernikahan nya dengan Ditya hal itu sesuai dengan permintaan Ditya untuk menutupi status mereka di depan sahabat mereka masing masing dan Tyas pun setuju menyanggupinya jadi Diah hanya mengetahui kalau Ditya adalah kakak sepupunya Tyas .


Tyas berjalan keluar kantor Supermarket menuju jalan raya untuk menunggu jemputan dari Ditya.


Ternyata Ditya sudah menunggui Tyas di sebrang jalan . Ditya membuka kaca mobilnya lalu memanggil Tyas untuk masuk ke mobil .


" Lo Mas Ditya sudah lama nunggu ?" Tanya Tyas


" Belum kok sekitar lima menitan lah ." Jawab Ditya sambil mrnolrh kearah Tyas yang sudah duduk di bangku samping nya .


"Maaf Mas nanti kita mau kasih kado apa ?" Tanya Tyas di sela sela perjalanan mereka menuju apartemen .


" Hemm apa ya kira kira yang pas buat mereka Aku juga bingung ." Jawab Ditya dengan senyum manis nya .


Mungkin kah ada hati yang tengah mas Ditya jaga dan andai kan hati yang tengah di jaga itu adalah hati ku dan andai kan kami bisa menjalani menikamati dan merasakan indahnya sebuah ikatan suci pernikahan sebagai pasangan suami istri sepenuhnya ah betapa indahnya hingga andai andai yang lain pun bermunculan di benak Tyas hingga lamunan itu dibuyarkan oleh kata kata Ditya .


" Sudah dong pandanginnya Aku iya iya Aku tampan hehehe ."


Sontak Tyas kaget bercampur malu refleks Dia memalingkan wajahnya kearah kaca mobil


" Looo kenapa berpaling dan itu kenapa mukamu merah hehehehe , O iya nanti kita pulang dulu mandi trus sekalian kita bawa baju pesta yang sudah disiapkan kemarin itu lalu aku ajak kamu ke suatu tempat juga sekalian beli kado ya ."Kata Ditya .


Tyas yang tengah menahan malu pun hanya mampu mengangguk tanda mengiyakan kata kata Ditya dalam hati Dia mengutuki dirinya sendiri kenapa begitu ceroboh dengan melamunkan Ditya hingga tanpa sadar Ditya melihatnya .


Sesampanya di apartemen mereka sesuai kata Ditya tadi mereka pun segera mandi lalu ganti baju dan berangkat menuju tempat yang Ditya katakan tadi tak lupa mereka juga membawa baju dan perlengkapan nya untuk pesta .


Di sela sela perjalan merekaTyas bertanya .


" Mas sebenarnya kita mau kemana kok sekalian bawa baju kenpa tidak sekalian ganti baju dirumah trus aku juga belum make up an kan acara nya malam ?" Tanya Tyas panjang lebar .

__ADS_1


Ditya yang tengah mengemudikan mobil menoleh kearah Tyas


" Sudah kamu tenang saja sebentar lagi kita sampai kok ." Jawab Ditya singkat .


Meski masih bergejolak bermacam pertanyaan hendak kemana tapi Tyas tetap mengangguk tanda paham .


Benar saja kurang dari sepuluh menit mereka telah sampai di parkiran trmpat tujuan mereka yang ternyata adalah Mall .


Tyas sedikit kebingungan kenapa Ditya mengajak nya ke mall bukan kah mereka akan menghadiri pesta pernikahan di Ballroom hotel atau kah pindah tempat acara .


" Kita sudah sampai Dek ayo kita turun dulu dan jangan lupa bawa baju gantimu juga ." Kata Ditya membuyarkan lamunan Tyas .


Tyas menuruti perkataan Ditya untuk turun dan mengambil baju nya di kursi belakang dan berjalan beriiringan menuju lift untuk naik kelantai atas .


Setelah sampai di lantai dua mall itu Ditya mengajak Tyas berjalan berjalan menuju sebuah stand salon kecantikan , Tyas bingung kenapa mas Ditya mengajak nya ke salon .


Setelah sampai di pintu masuk salon make up profesional kenamaan tersebut Ditya mengajak Tyas masuk .


Mereka di sambut oleh pelayan dan menanyai apa yang bisa mereka bantu dan kebetulan Ditya kenal dengan pemilik tempat kecantikan tersebut .


" Hay Miss apakabar ?" Tanya Ditya saat pemilik salon itu menyapanya .


" Hay juga ganteng akyu baik baik saja , yeii sendiri bagaimanong kabarnya ?" Tanya miss pemilik salon itu dengan gaya kemayu khas tulang lunak .


Lalu mereka pun berbasa basi sebentar dan Ditya mengungkapkan maksud kedatangaan mereka tersebut .


" Okeyyyy yeii jangan kawatir ganteng , Akyu akan mendandani nona ini dengan paripurna ." Sahut miss pemilik salon tersebut dengan tangan lemah gemulainya hendak meraih dagu Ditya tapi segera Ditya tepis.


" Dek kamu disini dulu nanti miss Yani alias Yanto ini akan membantu make up in kamu nah aku akan ke toko sebelah untuk membeli kado dulu ." Kata Ditya sembari menepuk pundak Tyas .


Tyas mengangguk tanda paham


" Ayo nona cantik eike bantuin ." Kata miss yani setengah sewot saat mendengar kata Yanto di sebut oleh Ditya.


Sementara Tyas mulai di make up in oleh miss Yani, Ditya keluar salon dan menuju ke gerai penjual jam tangan mewah untuk diberikan ke pasangan pengantin sebagai kado dari mereka berdua .


" Yeiii ini paket komplit ya nek sudah cantik body bagus rambut bagus sopan pula jadi yeii ngga perlu make up tebal cukup tipis saja ." Puji Miss Yani saat sedang mulai menyapukan make up di wajah Tyas.


Tyas yang mendengar dirinya tengah di puji pun merasa malu pipinya pun merah merona .

__ADS_1


" Ah Miss bisa aja masih cantikan Miss kemana mana lah Aku mah kalah Miss ." Sahut Tyas


Kata kata Tyas sukses membuat miss Yani sumringah bahagia .


__ADS_2