
Pagi itu dirumah pak samsul sedikit berbeda dengan aktitas biasanya karena hari ini rencana nya keluarga Ditya akan datang untuk melamar juga membicarakan hari pernikahan antara Ditya dan Tyas.
Repot ya tentu saja mereka hari ini sangat repot bahkan sejak kemarin bu Rukmi dengan dibantu Budhe sudah membuat kue tradisional khas desa seperti Mendut ,Lemper , Roti bolu panggang dan juga Pisang goreng .
dan pagi sebelum menjelang Shubuh ibuk dan mbak Yuni sudah terlihat sibuk didapur memasak Soto ,Urap sayur hasil dari kebun juga tak ketinggalan Nasi Ampok lengkap Ikan asin goreng ,Tahu Tempe Bacem juga Kerupuk
" Buk kok masak segini banyak to ,memangnya berapa orang tamunya nanti ?" tanya mbak Yuni.
" Sekitar 15 orang nduk ada bapak ibuknya Ditya , Pa kdhe Budhenya ,Keponakan dan juga Smbahnya Ditya ". jawab ibuk.
Setelah menunaikan Sholat Shubuh Tyas bergegas kedapur untuk membantu ibuk dan mbak Yuni.
" looooo sudah bangun Yas?" tanya mbak Yuni saat melihat Tyas datang . sudah sholat subuh belum ." lanjutnya
" Semuanya sudah mbak hehehehe ,apa yang bisa Tyas bantu buk mbak ?" tanya Tyas .
" Semua nya sudah siap kok nduk , kamu sana cepat pergi mandi nanti biar didandani oleh mbakmu ini " kata ibuk sambil menepuk pundak mbak Yuni
Tyas bergegas kekamar mandi sedang mbak yuni kembali kekamar mengambil baju yang kemarin ia belikan untuk dipakai tyas hari ini lengkap dengan make up nya.
Sedang di ruang tamu bapak dan mas Abi sedang menata ruangan mereka terlihat sedang menggelar karpet dan juga menyusun asbak
disela sela kegiatan mereka mas Abi bertanya ke bapak
" Pak apa ini ngga kecepeten to , kasian nduk Tyas nya pak dia masih muda pak.
dia berhak mengejar masadepan indah nya jangan sampai kejadian mbak Rina yang kabur dulu terulang kembali ."
" nggak Bi , bapak sudah memikirkan semua ini Tyas sudah remaja bapak takut kalau keluarga kita mengingkari janji dengan keluarga mereka ". jawab bapak ,dan mengenai rina kamu jangan sama kan antara tyas dengan rina". lanjutnya
flash back
ngga pak rina pokoknya ngga mau ,kenapa bapak tega menjodohkan rina dengan anak teman bapak itu kenapa pak ini sudah jaman moderen bukan jaman siti nurbaya lagi bukan jaman perjodohan pak kami sebagai anak berhak memilih jodoh kami ". ucap rina kala itu menolak untuk dijodohkan dengan agung anak sahabat bapak
bapak tentu marah mendengar bantahan rina dan tanpa sadar menampar Rina
Rina yang merasa terpukul pun pergi meninggalkan rumah dan memilih merantau ke Jakarta hingga kemudian dia menikah dengan kekasihnya yang seorang karyawan kantor bumn dan menetap dijakarta . dan hingga sekarang pun belum pernah kembali kerumah.
flash off
" Bapak kenapa Bapak egois ke mbak dan adik ku dulu ke mbak Yani juga ,trus mbak Rina la sekarang ke Tyas beruntung mbak Rina kabur . Bapak tau ngga bapak itu salah sekarang jaman sudah moderen pak laki laki dan perempuan sama hak nya kami bebas memilih pekerjaan dan lain lainnya termasuk bebas memilih jodoh Abi tidak mau kejadian mbak Rina terulang kembali pak ." kata mas Abi panjang lebar berusaha menghentikan niatan bapak tentang perjodohan ini.
" Sudah A bi ,niat bapak sudah bulat apa yang bapak pilih inshaallah baik untuk Tyas . bapak tidak mau melanggar janji antara bapak dan keluarga pak Sugeng mereka sudah sangat banyak membantu kita terutama hal ekonomi dan kamu juga ikut merasakannya bahkan kamu bisa kerja dipabrik itu juga atas rekomendasi dari pak Sugeng kan .juga bapak sudah tua Bi bapak ndak mau membebankan Tyas ke kamu juga ibumu bapak mau nanti saat bapak dijemput Yang Maha Kuasa Tyas dan ibu ada yang jaga lagi pula Ditya anak yang baik secara agama juga secara materi dan kamu tolong jangan bantah bapak lagi ." balas bapak.
" Bapak ini ngomong apa to kok bawa bawa dijemput segala ,ya sudah pak terserah bapak saja dan nanti tolong jangan lupa bahas tentang keinginan tyas untuk melanjutkan sekolah kejar paket nya kasian dia hanya lulusan smp ". sahut mas abi lalu beranjak kekamar untuk ganti baju dan siap siap menyambut tamu nantinya.
Dikamar Tyas sedang didandani mbak Yuni
"hufffffff dasar anak cantik dipoles sedikit begini pun sudah cantik ". puji mbak Yuni sembari mengulas bibir Tyas dengan lipstik warna pink samar samar.
" mbak Yuni aku sangat grogi apalagi aku belum pernah ketemu dengan mas Ditya ". cicit Tyas.
" Sudah sudah jangan grogi sayang ingat yang kemarin mas dan mbak ucapkan kekamu ya ."
selang hampir 2 jam rombongan tamu keluarga Ditya pun datang.
" Assallamuallaikum mas Samsul , bagaimana kabarnya sekeluarga mas ?" tanya pak Sugeng sembari merangkul punggung sahabatnya itu
" Waallaikumsallam mas Sugeng alhamdhulillah keluarga kami sehat wallafiat semua .dan semoga keluarga mas Sugeng juga begitu adanya " balas pak samsul membalas pelukan sahabat karibnya itu
__ADS_1
setelah berjabat tangan dan saling memperkenalkan nama anggota keluarga lainnya kini tibalah saatnya pak Sugeng memperkenalkan Ditya dan membicarakan maksud kedatangan mereka untuk melamar dan membicarakan tanggal pernikahan Tyas dan Ditya.
" Mana Tyas nya mas samsul mbak rukmi ?" tanya bundanya ditya
"Sebentar ya mbakyu ,biar dipanggilkan nduk Yuni dulu ." jawab bu rukmi
Selang sepuluh menit mbak Yuni keluar dengan menggandeng Tyas
Mellihat kedatangan Tyas semua tamu yang hadir terpana ya Tyas hari itu memakai baju kebaya warna cokelat dengan padu padan rok sepan warna senada sangat kontras dengan warna kulutnya yang putih bersih juga dengan make up yang tipis tidak menor dan rambut yang disanggul sederhana menambah kecantikan dan keanggunan Tyas hari itu
setelah menyalami semua tamu dengan mencium tangan mereka secara takzim lalu mereka duduk disamping ibu dan bapak
" Lo ini nduk Tyasls to ?" tanya pak Sugeng wah sudah besar ya juga sangat cantik juga sopan ." lanjutnya
" Iya yo pak ngga nyangka calon menantu kita ini cantik sekali ."sahut bu Ratih bundanya Ditya
sembari menyikut lengan Ditya.
Ditya yang sejak tadi hanya diam kaget saat lengannya disikut ibuknya
" Ayo kenalan dulu ,nak Ditya ini anak bapak namanya Ning Tyas kamu bisa memanggilnya Tyas " . ucap pak samsul memperkenalkan Tyas ke Ditya
kemudian Ditya mengulurkan tangan ke arah Tyas sembari memperkenalkan diri
" Hay tyas nama ku Ditya Winata , kamu bisa memanggilnya Mas Adit ". kata Ditya
"nggih terima kasih mas ". balas Tyas
tak bisa dipungkiri Ditya terkesima melihat penampilan Tyas yang cantik dan anggun. Sebagai pria normal tentunya dia juga tertarik dengan Tyas tetapi dia tidak bisa berpaling dari Wati kekasih hatinya meskipun Wati menolak pinangan Ditya dan lebih memilih tetap kerja di rumah makan budhenya.
Setelah perkenalan kedua calon mempelai itu
" Mas samsul kelihatannya anak anak kita sudah cocok satu ganteng satunya lagi sangat cantik dan juga sudah dewasa keluarga kita juga sudah saling kenal lama lalu kapan pernikahan mereka bisa digelar ?" kata pak Sugeng
" Iya mas Sugeng kami manut saja ".jawab bapak
" Bagaimana kalau minggu depan saja nak samsul ,imam ". sahut simbah kangkung nya Ditya ,Kebetulan tanggal baik pernikahan menurut kalender Jawa ada pada hari Jumat minggu depan itu ." lanjutnya
Kemudian diangguki oleh kedua orang tua mereka Ditya dan Tyas kaget apakah harus secepat itu apalagi Ditya dia sangat shock dia memikirkan bagaimana perasaan Wati begitu mengetahui semua ini tetapi satu sisi dia tidak mampu melawan kehendak kedua orang tuanya
" bagaimana nak Ditya apakah setuju?" tanya pak Samsul .
Ditya terlihat masih melamun memikirkan Wati dan kelanjuta hubungan mereka nanti .
Melihat anaknya sedang bengong melamun bu Ratih kembali menyikut lengan Ditya
Ditya yang kaget secara refleks dia memandang kearah ibunya dan bu Ratih mengulangi pertanyaan pak Samsul tadi kemudian ia menjawab
" nggih pak saya manut saja dan kalau bisa pernikahan kami hanya ijab qabul saja mengingat pekerjaan saya diJakarta tidak bisa ditinggal lama biasanya pihak kantor hanya mengijinkan 2 hari cuti saja ". jawab Ditya sopan.
" Lalu bagaimana dengan mu nduk Tyas , apakah setuju dan ada permintaan khusus ?" kini giliran pak Sugeng yang menanyai Tyas
" nggih Pak saya manut saja , tetapi kalau boleh ada satu permintaan yang harus saya sampaikan sebelum kami menikah ". jawab Tyas
" Apa itu nduk , apakah rumah atau mobil nduk selama kami bisa memenuhi maka kami akan penuhinya ". sahut bu Ratih
"Sanes buk ( bukan buk ) tetapi kalau diijinkan saya mau setelah menikah saya bisa kerja dan bisa melanjutkan sekolah Kejar Paket C agar saya bisa punya ijasah SMA ". jawab Tyas .
Dirasa tidak memberatkan kedua belah pihak maka permintaan Ditya dan juga permintakan Tyas pun mereka kabulkan.
__ADS_1
Setelah pembicaan inti selesai maka tibalah saat nya mereka makan hidangan yang tersedia sambil bercengkrama lalu setelah itu mereka pamit pulang untuk mempersiapkan surat surat yang dibutuhkan nanti dan Ditya pun kembali keJakarta karena kantor tempatnya bekerja tidak mengijinkan karyawannnya libur lama
sedangkan Tyas tetap tinggal dirumah ibu dan mas Abi sekeluarga pamit pulang ke kota untuk kembali bekerja .
Waktu berlalu dengan cepat hingga hari yang ditunggu pun datang.
Pagi itu kesibukan sudah terlihat dirumah keluarga pak Samsul ada yang menata ruang Ijab Qabul
Ada yang menata peralatan makan dan didapur pun juga tak kalah riuh para ibu ibu dalam hal menyiapkan makanan juga minuman
di dalam kamar calon pengantin Tyas sedang mengenakan baju akad dengan bantuan mbak Yuni selesai memakai baju mbak Yuni membantu memoles tipis wajah Tyas dengan make up dan juga lipstik dia terlihat sangat cantik dan anggun.
Sementara dirumah ditya , keluarga terutama bapak ibuk sudah repot menyiapkan seserahan juga makanan hantaran nanti .
Sementara Ditya dikamar sudah siap mengenakan stelan jas hitam lengkap dengan kopyah warna senada tak lupa Ditya menyemprotkan parfum maskulin nya dia terlihat tampan tapi sedikit murung
ya bayang bayang dosa kepada Watilah yang menyebabkan dirinya murung tak sesumringah pengantin pada umumnya.
" Ditya sayang ayo berangkat ". teriak ibu membuyakkan lamunannya
" nggih buk ".
Kurang dari satu jam rombongan pengantin pria
itu pun datang di sambut oleh pak Samsul mas Abi dan luarga lainnya.
Mereka memasuki ruang ijab qabul
Ditya duduk di hadapan meja kecil tentu dengan bapak ibu disamping nya menghadap penghulu yang akan menikahkannya pagi ini
sungguh seperti mimpi dirinya pagi ini harus menikah dengan wanita lain jika pernikahan ini dengan Wati mungkin dia akan sangat bahagia ". lamun Ditya
selang 20 menit pengantin Wanita pun keluar dari kamar .Tyas datang diapit oleh mbak Yuni dia sangat cantik mengenakan baju kebaya pernikahan warna putih dengan padu padan kain jarit warna kuning emas sungguh riasannya juga tidak terlalu tebal dan rambut sanggul sederhana menambah kecantikan Tyas pagi itu
jam 9:30 ijab qabul pun dilaksanakan dengan sekali tarikan nafas Ditya mengucapkan Ijab Qabul terhadap diri Tyas.
" Bagaimana para Saksi sah ?" tanya Penghulu kepada para saksi yang hadir
" Sahhhhhh ." mereka serempak menjawab
" Alhamdhulillah "
kemudian Ditya memasangkan cincin pernikahan mereka dijari manis Tyas
dan bergantian Tyas memasangkan cincin yang sama dijari manis Ditya lalu menyalimi tangan Ditya dan mencium punggung tangan Ditya dengan takzhim .Ditya pun mencium kening Tyas dengan lembut meski sangat grogi berbeda dengan Wati Tyas ini sangat pemalu
Setelah acara Ijab Qabul selesai kini tiba saat nya makan bersama ya hari ini memang hari pernikahan mereka meski tanpa resepsi yang mewah tetapi tetap khidmat
(bersambung )
hay readyers tercintaku
maaf kan mamak ya karena sudah libur update 3 hari lamanya
itu swmua karena mamak sakit dan sibayik juga rewel karena batuk
doakan mamak cepat sehat kembali ya supaya bisa seperti kemarin bisa aploud 2x sehari
mohon doanya ya readyer 😘😘😘😘😘
__ADS_1