
Pagi pun telah tiba dengan damai nya dengan ditandai sinar mentari yang cantik dan menghangatkan bumi seisinya, suasana di kediaman Eyang Putri pun sudah mulai ramai aktifitas penghuninya dengan rutinitasnya masing masing.
Tak ubahnya Tyas yang sudah siap siap untuk diantarkan Naka ke rumah sakit guna mengecek kan kondisi tubuhnya pasca kecelakaan yang menimpanya itu.
" Eyang, Tyas mau ke rumah sakit dulu nanti selesai cek up Tyas mau ikut Mas Naka ke kantor sekalian mengunjungi ruko sudah lama Tyas nggak ke sana jadi kangen ." Pamit Tyas pada Eyang Putri
" Iya Sayang, tapi Kamu harus janjinya Kamu nggak boleh kecapean dan harus selalu dibawah pengawasan nya Naka." Balas Eyang Putri seraya mencium kening Tyas
" Iya Eyang, Tyas janji." Sahut Tyas
" Ya sudah Kami berangkat dulu Eyang, ayo sayang Kita berangkat keburu macet nanti." Ucap Naka seraya berpamitan pada Eyang Putri
Kemudian Naka dan Tyas pun segera masuk ke dalam mobil dan langsung berangkat menuju rumah sakit, sementara Eyang Putri terlihat mengamati Naka dan Tyas yang tengah berangkat itu dengan tatapan nanar hingga tak terasa air matanya pun jatuh menetesi pipi.
" Ibuk kenapa kok malah menangis? " Tanya Mbok Rah yang tengah berdiri di samping nya itu
" Melihat kemesraan Mereka, Aku jadi ingat almarhum anak dan menantu Ku dulu Mbok semoga saja Mereka ikut bahagia melihat kini sudah dewasa dan sudah menemukan pasangan hidupnya ." Jawab Eyang Putri seraya mengusap air matanya itu
" Aamiin Buk, pasti Mereka ikut bahagia diatas sana Buk melihat Den Naka dan Non Tyas Mereka itu pasangan yang sangat serasi Buk satunya ganteng dan satu nya lagi cantik Mereka saling melengkapi Simbok juga yakin kalau Non Tyas itu adalah gadis yang baik dan juga cantik buktinya Den Naka saja memilihnya untuk di jadikan istri." Sahut Mbok Rah
" Ya Kamu benar Mbok, Tyas adalah sosok gadis yang baik meskipun Dia punya masalalu yang kelam di kehidupan rumah tangganya dahulu namun Aku percaya itu semua bukan salah nya Tyas dan semoga saja kehidupan rumah tangga Mereka sekarang dan seterusnya akan selalu diliputi rahmat dan keberkahan yang maha kuasa sehingga bisa Sakinah mawaddah war Rahma till janah." Kata Eyang Putri
Mbok Rah pun meng aamiin kan doa Eyang Putri barusan dan mengajak Beliau untuk masuk kedalam.
Sementara itu Naka dan Tyas kini telah sampai si rumah sakit yang menjadi tujuan Mereka dan langsung menuju ke ruang poli kandungan lalu mengantri untuk pemeriksaan dokter spesialis kandungan.
Ya meskipun Naka adalah salah satu pemegang saham di rumah sakit tersebut dan bisa saja Dia meminta kepada Suster untuk mendahulukan istri nya untuk masuk kedalam dan langsung diperiksa oleh dokter tanpa harus mengantri ,namun Dia tidak mau melakukan itu sebab Naka beranggapan Dia harus menghormati Orang yang datang lebih dulu dan selalu membudayakan antri dengan tertib sebab Kita semua mempunyai gak yang sama.
Mereka mengantri cukup lama deretan pasien yang mengantri itu cukup panjang ya wajar saja sebab dokter yang akan menangani Tyas ini adalah salah satu Dokter kandungan senior terbaik di kota tersebut dengan segudang pengalaman dalam menangani masalah yang berhubungan dengan kandungan tentunya.
Setelah mengantri cukup lama kini giliran Tyas yang dipersilahkan masuk kedalam ruang periksa Dokter dengan di temani Naka tentunya.
__ADS_1
" Selamat pagi Tuan Naka dan Nyonya selamat datang . " Sapa Dokter tersebut sopan.
" Selamat pagi juga Dokter Ratna." Balas Naka sopan sementara Tyas tersenyum manis
" Hari ini adalah jadwal pemeriksaan kondisi kesehatan sekaligus kondisi rahim Nyonya Naka pasca musibah kemarin Tuan Nyonya ." Ucap Dokter Ratna
" Iya Dokter ." Balas Tyas sopan
" Apakah ada keluhan Nyonya? " Tanya Dokter Ratna
" Tidak Dokter, Saya samasekali tidak merasakan keluhan apapun." Jawab Tyas
" Baiklah kalau begitu silahkan Anda berbaring di ranjang dan Saya akan memeriksa kondisi rahim Anda Nyonya." Sahut Dokter Ratna.
Kemudian Ryas pun segera berbaring di ranjang pemeriksaan itu dan Dokter Ratna pun segera mengerjakan tugasnya yakni memeriksa kondisi rahim milik Tyas dan memastikan apakah pulih normal kembali dan kelihatanya sudah membaik meski belum sepenuhnya.
Kurang dari lima belas menit pemeriksaan itu pun telah selesai, Dokter Ratna segera mencuci tangannya sementara Tyas segera membersihkan kulit perutnya bekas diolesi gel untuk pemeriksaan USG barusan
" Bagaimana Dokter hasilnya? " Tanya Naka penasaran.
" Iya Tuan, berdasarkan hasil pemeriksaan USG barusan dapat Saya simpulkan kalau kondisi rahim Istri Anda ini sudah membaik kondisi nya ya meskipun begitu masih dalam tahap pemulihan ini bekas luka di rahim juga sudah sembuh." Jawab Dokter Ratna sembari menunjukan hasil pemeriksaan barusan
" Alhamdulillah." Sahut Tyas lega
" Alhamdulillah Saya merasa lega mendengarkan nya penjelasan Anda Dokter lalu dengan kondisi demikian baik apakah aman untuk Kami melakukan hubungan suami istri? " Tanya Naka dengan nada cukup serius
" Mas." Kata Tyas seraya mencubit lengan Naka
" Nggak papa Nyonya , ini pertanyaan yang wajar kok dan Saya jawab saja aman Tuan tetapi Anda harus melakukan nya dengan sangat hati hati agar tidak menimbulkan rasa sakit kembali tetapi Saya juga berpesan dengan kondisi rahim Nyonya Anda masih dalam tahap pemulihan maka saran Saya tolong ditunda dulu keinginan Anda untuk punya anak dalam waktu dekat ini." Sahut Dokter Ratna
" Maksud Dokter? " Tanya Tyas heran
__ADS_1
" Begini Nyonya dengan kondisi rahim Nyonya yang masih belum sembuh total ini akan sangat berbahaya untuk hamil lagi jadi lebih baik Anda menunggu dulu ssmentara waktu sampai rahim Anda kuat dan sehat seperti dulu lagi ." Jawab Dokter Ratna
" Terima kasih banyak Dokter atas penjelasan nya, lalu bagaimana cara Kami untuk menunda kehamilan itu? " Tanya Naka penasaran
" Kami akan merekomendasikan beberapa jenis kontrasepsi penunda kehamilan dan silahkan Anda berdua memilih nya." Jawab Dokter Ratna
Kemudian Dokter Ratna pun menjelaskan jenis jenis kontrasepsi penunda kehamilan berikut dengan resiko resiko nya, awalnya Naka dan Tyas sedikit ragu dengan resikonya namun mengingat ini semua demi kebaikan kondisi rahim Tyas maka Mereka pun memutuskan untuk memilih kontrasepsi yang dianjurkan Dokter Ratna itu
Selesai mendengar kan penjelasan Dokter Ratna itu juga sudah selesai dengan pemeriksaan sekaligus bab per KB itu, Naka mengajak Tyas untuk keluar dari ruangan tersebut dan langsung masuk kedalam mobil
Kini Mereka dalam perjalanan menuju kantor Bagaskara grub dan di dalam mobil Mereka terlihat tengah bercanda bersama membahas hasil pemeriksaan tadi
Hingga tak terasa Mereka telah tiba di gedung perusahaan Bagaskara Grub dan langsung masuk kedalam ruang kerjanya Naka dan seperti biasa Naka di sambut oleh Seketaris Anton dengan segudang berkas yang harus di tanda tangani
Tyas melihat suami tercintanya itu tengah sibuk membaca baca laporan dari anak cabang perusahan itu satu persatu sebelum akhirnya di tanda tangani dengan seksama dan dalam hati timbul rasa kasihan hingga akhirnya Dia pun berinisiatif berjalan menyusul Naka dan langsung memijat pundak suaminya itu
Awalnya Naka menolah pijatan Tyas itu sebab Dia tidak mau istrinya kecapean memijat nya namun Tyas terus saja memaksakan diri untuk memijat pundak Naka hingga akhirnya Naka pun menikmati pijatan itu.
Sore pun tiba kini waktunya Mereka dan semua karyawan kantor itu untuk pulang, sebelum pulang kerumah Naka dan Tyas terlebih dahulu mampir ke ruko sebentar untuk melihat lihat kondisi ruko lalu Mereka pun melanjutkan perjalanan nya untuk mencari makan malam di restoran mewah pusat kota itu
Dan Mereka pun menikmati makan malam itu dengan santai dengan diselingi obrolan hangat.
Selesai makan Naka mengajak Tyas untuk pulang dan anehnya Naka tidak mengajak Tyas untuk pulang ke rumah Eyang Putri namun Dia mengajak Tyas pulang ke apartemen pribadinya.
" Lo Mas, Kita nginap di sini kah? " Tanya Tyas heran
" Iya ayo Kita naik keatas." Jawab Naka dengan senyum manisnya mengajak Tyas untuk naik lift menuju ke lantai paling atas
Sesampainya di unit paling atas gedung apartemen itu, Naka segera membuka pintu utamanya dan langsung mengajak Tyas masuk kedalam ruang unit apartemen pribadinya yang hampir sebulan lebih tidak di tempati itu.
Dan pertanyaan nya sekarang kenapa Naka tiba tiba mengajak Tyas menginap di apartemen itu?
__ADS_1
Teman teman ada yang tau jawabannya silahkan tulis di komen ya 😘😘😘😘😘