
Hari ini sungguh sangat melelahkan bagi Tyas juga Mbak Rina dan Mas Gunawan tentunya ,bagaimana tidak sejak pagi tadi Mereka disibukkan dengan mengatur ruangan lengkap dengan meja kursi untuk tamu yang membeli sarapan besok lalu lanjut menata peralatan masak memasak di dapur dan juga menata bahan bahan yang akan dimasak
Setelah semua tertata rapi sesuai dengan harapan Tyas barulah Mereka bertiga pun melepas lelah sejenak dengan menikmati makan malam bersama dengan menu yang sederhana .
" Yas Kamu semangat kan untuk besok hari peetama jualan Mu ?" Tanya Mbak Rina disela sela kegiatan makannya itu .
" Inshaallah sudah siap Mbak Mas mohon doa restunya ya dan tak lupa Tyas sangat berterima lasih pada Mbak Rina dan Mas Gunawan atas bantuan juga dukungannya semoga ALLAH senantiasa membalasnya aamiin ." Jawab Tyas dengan senyum menisnya .
Kata dan Doa Tyas barusan juga diaamini oleh Mbak Rina dan suaminya bareng kemudian Mereka bertiga pun melanjutkan acara makan malamnya hingga selesai kemudian beranjak masuk kamar masing masing untuk mandi lalu istirahat guna memulihkan tenaga untuk esok hari .
Jika Mbak Rina dan Suaminya tengah istirahat di kamar nya hal berbeda di kamar Tyas , Dia terlihat sudah mandi dan sudah berbaring dikasurnya rasa capek dan lelah karena kesibukan hari ini menghilang bersamaan dengan guyuran air mandi barusan
Tyas terlihat sedang memegangi hp nya yang beberapa hari ini sengaja Dia matikan itu , Ada rasa kangen yang mendalam pada Diah sahabatnya itu hingga akhirnya Dia pun memutuskan untuk menghidupkan hpnya itu
Dan seperti biasa baru dibuka beberapa detik saja sudah menumpuk panggilan tak terjawab dari Ditya ,Wati ,Wiland ,Diah dan juga kesua Mertuanya itu juga beratus ratus pesan yang masuk dan diantara ratusan pesan yang masuk itu tidak ada satu pun yang menarik nya untuk dibuka lalu dibaca juga dengan ratusan panggilan yang tak terjawab itu .
Meski masih depresi akibat perselingkuhan Ditya dengan Wati yang notabene adalah sahabat karibnya itu namun di hati Tyas tidak ada sedikitpun terbesit dendam justru Dia merasa bersyukur karena belim terlampau jauh kisah rumah tangga dan cintanya bersama Ditya juga mengajari Tyas untuk dapat bersikap dewasa .
Tyas yang sedang rindu pada sahabatnya itu pun mencoba menghubunginya lewat video call
tutttttt
Tuttttt
Satu kali panggilan belum diangkat oleh Diah dan Tyas pun mencoba mengulangi panggilannya itu dan berhasil Diah mengangkat panggilan telepon dari Tyas itu .
" Hay bestiee Kangen nih ." Sapa Tyas sesaat setelah Diah mengangkat telepon itu .
" Hay juga bestie Aku juga kangen kok gimana kabarMu dan dimana sekarang Kamu berada ?" Tanya Diah dengan wajah berbinar binar .
" KabarKu baik baik saja dan Aku harap kabarMu disana juga cukup baik ,Aku ada dikotah sebelah bestie ." Jawab Tyas .
"Oya Kamu jadi jualan cake Yas ?" Tanya Diah dengan penuh penasaran .
" Jadi dong Kamu masih disupermarket milik Pak Wiland kan Di , Oya doain Aku ya besok itu hari pertama Aku jualan semkga lancar dan tambah laris biar Aku bisa ngajak Kamu jalan jalan heheheh ." Balas Tyas
" Pasti dong bestie tanpa Kamu minta pun Aku sudah doain Kamu juga usahamu dan ya Aku masih tetap di tempat yang sama hanya saja hatiku rapuh Yas ." Jawab Diah dengan wajah sedihnya .
" La kenapa Di ada masalah apa cobsa Kamu cerita ?" Tanya Tyas iba melihat sahabatnya bersedih itu .
__ADS_1
" Panjang ceritanya Yas kapan kapan Aku noleh ketempatMu kah Aku mau cerita ." Jawab Diah dengan mata berkaca kaca .
" Baiklah baik lah Kita ganti topik saja ." Balas Tyas
Kemudian keduanya nya pun melanjutkan obrolan dengan tema lain nya hingga malam pun tiba dan Mereka sepakat untuk mengakhiri obrolan telepon itu dan istirahat .
Hingga pagipun tiba Tyas bangun lebih awal dari biasanya Dia sangat berhati hati memulai menyiapkan menu sarapan yang akan Dia jual pagi ini dan berharap tidak menimbulkan suara gaduh agar tidak sampai membangunkan tidurnya Mbak Rina dan Mas Gunawan yang masih belum bangun itu .
Tyas terlihat sangat gesit mencuci dan memotong selada sayur juga tomat segar lalu mulai menggoreng daging ayam fillet juga telur mata sapi untuk isian sandwich nanti .
Selesai menyiapkan kemudian Tyas pun membungkusi roti sandwich menggunakan plastik., Dia mengemas cukup cantik menarik bermaksud untuk menarik perhatian pembeli
Setelah urusan sandwich selesai Tyas pun berlanjut mengurusi susu kedelai lalu berlanjut kemenu berikutnya .
Karena saking seriusnya membuat menu sarapan lainnya ,Tyas tidak menyadari kalau Mbak Rina sudah berdiri di sampingnnya .
"Wah sedang sibuk ya Bu ." Kata Mbak Rina sembari menepuk pundak Sang Adik.
Tyas pun sontak kaget dan langsung menoleh kearah Mbak Rina .
"Hay Mbak selamat pagi ." Sapa Tyas
"Pagi ." Sapa Mas Gunawan
Mbak Rina dan Tyas pun kompak menoleh kearah Mas Gunawan .
" Pagi juga Mas ." Balas Mbak Rina
" Mbak itu sarapan untuk Mas Gun sudah Aku siapkan barusan ." Sahut Tyas sembari menunjuk kearah meja
" Terima kasih Yas ." Balas Mbak Rina
Tyas pun mengangguk dan melanjutkan kegiatan masak memasaknya itu sedangkan Mbak Rina dan Mas Gun pun menikmati menu sarapan yang baru saja dibuat oleh Tyas
Selesai masak memasak Tyas bergegas menata hasil masakannya itu di etalase depan ruko mulai dari aneka roti tawar panggang lengkap dengan aneka isian , sandwich isi daging ayam goreng dan aneka sayur , salad sayur dan spagetti sedangkan untuk minumannya Tyas menyiapkan kopi ,teh ,susu kedelai ,susu segar dan aneka jus .
Mas Gun pun berangkat ke kantor dan tak lupa sebelum berangkat kerja Dia memberikan selembar uang sebagai ganti sarapan yang telah Dia makan bersama Mbak Rina barusan , Sebenarnya Tyas menolaknya namun Mbak Rina dan Mas Gun tetap memakdanya dan berucap kalau uang itu adalah haknya juga sebagai simbol pendapatan perdananya berjualan .
Setelah itu Mas Gun pun berangkat ke kantor sedangkan Tyas dengan dibantu Mbak Rina pun sudah siap membuka warung sarapan pagi itu
__ADS_1
Karena hari ini hari perdana Tyas berjualan di tempat yang nota bene belum pernah Tyas kenali sebelumnya maka sangat wajar jika dirinya merasa gugup dan kurang percaya diri dan beruntungnya Dia mempunyai Kakak sebaik dan secekatan Mbak Rina .
" Kamu jangan grogi dan harus tetap percaya diri ayo Kita mulai mewujudkan mimpimu itu ." Ucap Mbak Rina mencoba memberi semangat baru pada Tyas
" Ok Mbak ayo Kita mulai jualan ." Balas Tyas penuh semangat .
Tyas terlihat melangkah dengan penuh percaya diri , Dia membuka pintu utama ruko itu lalu meletakkan spanduk yang bertuliskan jualan menu sarapan itu tepat di depan ruko dan Mereka berdua pun harap harap cemas menunggui pembeli yang datang .
Selang setengah jam berlalu pembeli belum juga ada yang datang dan itu wajar mengingat ini adalah hari pertama Tyas jualan di depan ruko itu juga tanpa promosi sebelumnya .
Dan hal itu sukses membuat semangat Tyas menurun daan lagi lagi Mbak Rina menguaatkannya , Hingga hampir satu jam berlalu barulah ada seorang pembeli yang datang yang ternyata adalah karyawan wanita yang bekerja di gedung perkantoran megah samping ruko tempat tinggal Tyas itu .
Tyas melayani pembeli itu dengan cukup ramah seperti saat Dia masih kerja jadi kasir di supermarket milik Wiland dulu dan pembeli itu pun senang Dia juga berkata akan mengajak teman temannya untuk mampir di toko sarapan milik Tyas itu
Pembeli pertama pun berlalu meninggalkan toko sarapan milik Tyas , lalu kembali ada pembeli dua orang yang daatang membeli menu sarapan dan disusul pembeli pembeli lainnya .
Tyas dan Mbak Rina pun terlihat penuh semangat melayani pembeli yang mulai berdatangan itu dengan cukup ramah dan pelayan cepat dan tak lupa Tyas juga memberikan bonus promo segelas susu kedelai sebagai tanda pembukaan toko dan memberitahu pelanggan bahwa promo itu akan berlanjut sampai besok , Hal itu Tyas lakukan sebagai cara menarik minat pembeli untuk datang ke toko sarapan milik Tyas tersebut .
Melihat pelayanan ramah dari Tyas dan Mbak Rina itu juga menu yang enak dan sehat juga ditambah tempat yang bersih dan nyaman membuat pembeli pembeli yang datang itu memujinya dan berjanji akan datang lagi besok .
Hingga waktu sarapan pun telah usai itu tandanya Tyas juga Mbak Rina bisa santai sejenak istirahat sebelum beralih yakni coffe shop ya benar Tyas membuka dua usaha sekaligus yakni menu sarapan untuk pagi hati dan coffe shop untuk siang sampai malam hari .
Hingga waktu pun berlalu sudah tiba waktu jam makan siang banyak karyawan yang terlihat keluar area perkantoran mungkin saja Mereka tengah mencari makan atau hanya sekedar jalan jalan melepas penat dan kesempatan itu tidak dilewatkan oleh Tyas
Terlihat dia meletakkan spanduk yang kemarin di cetak oleh Mas Gun itu di depan ruko , spanduk itu bertuliskan daftar menu cake yang menemani waktu ngopi itu
Dan kelihatannya hari pertama Tyas jualan ini dipenuhi dengan keberkahan nyatanya banyak pembeli yang datang untuk membeli kopi panas atau pun jus buah segar di tempat Tyas, dan Mereka rata rata menyukai memu yang Tyas jual dan berujar akan datang lagi besok dan tak lupa mereka memberi saran Tyas untuk membuat banner besar dan meletakannya di depan ruko agar semakin banyak orang tau dan semakin banyak pembeli yang datang .
Tyas pun mengangguk dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Mereka Mereka yang telah datang dan telah memberi saran untuk nya itu .
Sore pun tiba Mbak Rina dan Tyas pun menutup toko itu dengan penuh senyuman sumringah dan tak lupa senantiasa bersyukur dihari pertama jualannya itu Mereka diberi kelancaran juga rejeki .
Tyas terlihat mengajak Mbak Rina masuk kedalam kamar dan menghitung pendapatan Mereka hari ini dan hasilnya pun cukup lumayan mengingat hari pertama jualan .
Hari ini benar benar spesial bagi Tyas karena hari ini hari pertama Dia jualan hari yang banyak memberinya pengalaman bertemu dengan orang orang baru ya meskipun Tyas sudah memilik pengalaman melayani pembeli sewaktu bekerja di supermarket dulu
Nyatanya Tyas masih gugup sewaktu melayani pembeli yang datang di toko miliknya , dan beruntung Tyas karena Mbak Rina selalu membantunya juga selalu memberinya semangat juga dukungan kepadaTyas .
Sungguh hari yang mendebarkan jantung Tyas juga hari yang menyenang kan baginya , Dia juga berjanji bahwa esok akan lebih semangat dan lebih baik dari hari ini .
__ADS_1