
Hingga pagi pun tiba suasana di rumah keluarga Pak Samsul terlihat sangat sibuk, terlihat Mas Gunawan mulai memanasi mobilnya sementara Tyas dan Mbak Rina terlihat memasukkan koper kecil yang berisi baju juga perlengkapan pribadi Mereka kedalam bagasi mobil itu.
" Bagaimana apakah semua sudah siap? " Tanya Mas Gunawan kepada Istrinya
" Sudah Mas ayo Kita pamitan dulu ayo Yas Kita pamitan dulu." Jawab Mbak Rina seraya mengajak Suami dan Adiknya itu untuk berpamitan pada Bapak Ibuk dan Mas Mbak nya itu
" Nduk, Le Kami nitip Tyas ya tolong jaga Dia dan kalau nakal suka ngambekan sentil saja telinganya heheheh." Pesan Bapak pada Mbak Rina dan Mas Gunawan saat Mereka tengah berpamitan
" Nggih Pak Kami akan menjaga Tyas jadi Tolong Bapak dan Ibuk juga Mas Dan Mbak tidak perlu mencemaskan Tyas." Jawab Mas Gunawan tegas
Bapak Ibuk Mas Abi dan Mbak Yuni pun mengangguk dan tersenyum mendengar jawaban dari Mas Gunawan barusan, Sementara Tyas yang sebenarnya masih berat meninggal kan Bapak dan Ibuk itu pun terlihat masih memeluk Sang Bunda.
" Ayo Yas Kita berangkat." Kata Mbak Rina mengajak Tyas untuk berangkat
__ADS_1
Tyas pun mengangguk dan meskipun sangat berat hatinya untuk berpisah Dia pun melangkahkan kakinya untuk ikut Mbak Rina dan Mas Gunawan untuk berangkat kembali ke Jakarta.
Di sepanjang perjalanan Tyas yang duduk di bangku belakang itu pun terlihat menatap kearah luar kaca mobil dan seperti nya Dia tengah melamunkan sesuatu hal.
" Kamu sedang mikirin apa Yas? " Tanya Mbak Rina seraya menoleh kearah Tyas itu.
" Eh Nggak ada kok Mbak , Tyas lagi mikirin menu baru apa yang akan Tyas tampilkan minggu ini." Jawab Tyas yang tersadar dari lamunan nya itu
" Oh kirain Kamu lagi mikirin Naka hehehe." Sahut Mas Gunawan mencoba meledek Tyas
Tyas berdoa semoga saja Naka adalah jodoh terbaik untuknya yang bisa membimbing kejalan yang diridhoi Allah, menjaga hati dan jiwa raganya dan yang terpenting adalah bisa mengobati rasa trauma dihatinya itu.
"Mbak lihat Naka itu orang baik dan penuh tanggung jawab Yas." Kata Mbak Rina yang seakan paham kalau Tyas tengah ragu dengan keputusan nya tempo hari.
__ADS_1
"Iya Yas, Mas Gun setuju dengan penilaiannya Mbak Mu tentang Naka itu, Mas kenal Naka sudah cukup lama Dia seorang pengusaha muda yang baik penuh tanggung jawab cerdas dan yang terpenting Dia itu sangat peduli dengan semua para karyawan dikantor nya." Sahut Mas Gunawan.
"Dan Aku yakin Dia adalah sosok suami yang baik untuk mu jadi Kamu jangan ragu dan bimbang lagi ya dan mengenai Si Maritha itu Dia hanya masalalu nya Naka Yas sedang kan Kamu adalah masa depannya." Balas Mbak Rina
Tyas yang sedari tadi hanya Diam dan mendengar kan kata kata nasehat dari Mbak Rina dan Suaminya dengan seksama.
" Terima kasih banyak Mbak Mas atas nasehat nya untuk Tyas dan Tyas janji akan menghilangkan rasa ragu juga rasa minder di hati ini karena tidak bisa dipungkiri Tyas juga mencintai Mas Naka." Ucap Tyas jujur
" Nah gitu dong, Ya udah Kamu istirahat dulu mungkin dia jam lagi Kita sudah sampai Jakarta dan Kami akan mengantarkan Kamu dulu ke ruko baru Kami pulang ke rumah." Balas Mas Gunawan.
Tyas pun mengangguk dan menurut hingga tak lama setelah itu terlihat Dia pun tertidur pulas di bangku belakang.
Hay readyers maafin mamak ya malam ini update nya seuprit karena mamak tidak bisa konsentrasi penuh sebab anak bayik mamak lagi demam habis imunisasi ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
__ADS_1
mohon doa nya ya semoga besok anak bayik sudah sehat dan bisa update normal kembali
Terima kasih