Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
pertemuan tak terduga dengan mbak rina dan kunjungan orang tua


__ADS_3

"Bagaimana pengalaman kerja pertama mu hari ini dek ?" tanya Ditya disela sela waktu maian malam bersama.


" Alhamdhulillah nggak ada maswalah Mas . Terima kasih banyak atas bantuannya ." jawab Tyas lembut .


Kemudian mereka pun melanjutkan makan malam sambil ngobrol santai.


Selesai makan, Tyas membereskan peralatan makan yang baru saja dipakai dan juga merapikan kembali meja makan .


Sedang kan Ditya duduk diruang tv sambil membuka laptop mengecek kembali file file pekerjaannya tadi siang .


"k**ringgggggh kringggggggg kringgg"


hp Tyas yang berada di meja makan sedang bergetar tanda ada panggilan masuk.


Tyas pun bergegas mengelap tangan dan mengangkat panggilan tlp itu yang dilayar tertulis nama kontak mertuanya.


" Assallamuallaikum Pak ,Buk pripun kabaripun panjenengan ( bagaimana kabar anda )." sapa Tyas dengan sopan .


Sedangkan Ditya yang tadinya sibuk menyelesaikan tugas kantornya menghentikan sementara kerjaannya dan memperhatikan Tyas yang sedang menerima panggilan tlp "sungguh sangat sopan tyas ini " batin Ditya


" Allhamdhulillah baik Nduk ,lalu bagaimana kabarmu dan juga Ditya baik baik saja kan ?". tanya ibu Mertua nya .


setelah berbasa basi menanyakan kabar mereka berdua .


Akhirnya bu Ratih dan pak Sugeng mertuanya. Mengatakan bahwa kedua Orang tua Ditya dan kedua Orang tua Tyas akan ke Jakarta besok lusa untuk menjenguk mereka .


Setelah berbincang bincang cukup lama ,bu Ratih dan Tyas pun mengakhiri panggilan tlp itu bersama.


Ya seperti Ditya dan keluarga Tyas ketahui bahwa Bu Ratih dan pak Sugeng sangat menyayangi Tyas seperti anaknya sendiri bahkan melebih rasa sayang mereka terhadap Ditya .


" Mas , bapak dan ibu tlp memberi tahu bahwa Beliau berempat akan ke Jakarta menjenguk Kita ". kata Tyas memberitahu Ditya


" Iya dek kapan Mereka akan sampai disini ?. tanya balik Ditya.


" Lusa mas dan kemungkinan Mereka akan menginap disini trus bagaimana ini Mas ".kata Tyas .


Ditya punmenoleh kaget kearah Tyas.


" Wah mendadak sekali ya . Ya sudah besuk Aku akan ijin pulang lebih awal dan Kita kerja sama menyiapkan penyambutan untuk kedua Orang Tua Kita Juga untuk kamar karena disini hanya ada 2 kamar saja maka sementara kamu tidur dulu dikamarku supaya Mereka tidak curiga kalau selama ini kita pisah kamar .Baru setelah Mereka pulang Kamu bisa kembali kekamarmu dan Kamu jangan kawatir Aku tidak akan berbuat macam macam . Dan kuharap kamu juga bisa kerja sama menjaga rahasia Kita ini ." balas Ditya dengan serius dan diangguki tywas tanda dia memahami maksud Ditya.


Setelah merasa tidak ada yang perlu dibicarakan akhirnya Tyas pun ijin masuk kamar untuk istirahat karena tidak bisa dipungkiri dirinya hari ini sangat lelah karena hari ini hari pertama nya kerja disupermarket yang kebetulan pengunjungnya sangat ramai hingga Ia dan Diah teman barunya harus bergantian menjadi kasir dan ditambah lagi begitu pulang Dia masih harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti biasa dan juga memasak makan malam untuk mereka berdua .Sungguh lelah tetapi Tyas tetap semangat mengerjakan semua itu Dia ingin membuktikan janjinya pada Ditya kemarin sebelum dia mulai bekerja .


Keesokan paginya Tyas bangun lebih awal dari hari biasanya setelah menunaikan ibadah sholat shubuh. Pekerjaan rumah tangganya pun di mulai dari mengambil baju baju kotor mereka berdua lalu memasukan ke mesin cuci kemudian dilanjut menyiapkan menu masakan untuk sarapan mereka. Pagi ini Tyas membuat Sandwich roti tawar yang diisi dengan ikan tuna kalengan dengan tambahan selada segar juga salad sayur dan tak ketinggalan jus seledri plus apel untuk menu sarapan mereka pagi ini.


Setelah selesai sarapan. mereka pun berangkat kerja bareng.


Seperti biasa Tyas masuk keruang ganti seragam karyawan setelah absen dia langsung masuk kerja. Kebetulan 2 minggu ini Dia mendapat shif pagi jam 8 sampai jam 16:00 sore .


Hari ini Dia menggantikan Diah kasir utama supermarket yang ijin tidak masuk kerja karena sakit asam lambung .


Seperti biasa rutinitas Tyas melayani pembeli dengan ramah dia dibantu Tuti hari ini.


Disaat mereka tengah melayani pembeli yang akan melakukan transaksi pembayaran tiba tiba ada suara wanita muda yang cantik tengah meminta tolong ke mereka berdua.


" Mbak tolong carikan bahan makanan ini boleh ?". tanya pelanggan kepada Tuti dan Tyas


Tuti pun langsung beranjak mencarikan barang di butuhkan pembeli tadi.


Tyas sedikit terkejut sepertinya dirinya mengenali suara wanita tadi kemudian Tyas berfikir beberapa saat apakah benar suara mbak Rina yang Ia dengar barusan ?." tanya Tyas dalam hati.

__ADS_1


Akhir nya Dia pun memberanikan diri menghampiri wanita yang tengah berdiri didekat Tuti yang tengah mengambilkan barang yang Dia cari tadi.


" Mbak Rina .....". panggil Tyas ragu ragu.


Mbak Rina yang merasa dipanggil namanya pun menoleh kearah Tyas . Kemudian Dia membuka kaca mata hitam nya dan memperhatikan wajah Tyas dengan seksama


" Tyassss , apakah ini benar kamu Tyas adikku ?." tanya mbak Rina dan diangguki oleh Tyas


Tyas pun menangis dan memeluk kakak perempuan nya yang telah berpisah lama dengan nya ,ya mbak Rina pergi dari rumah karena menolak dijodohkan dengan anak temannya Bapak .


Rina ini sifatnya lebih keras dibanding dengan Mas Abi ,mbak Yani ataupun Tyas .makanya dulu waktu hendak dijodohkan dengan lelaki pilihan bapak mbak Rina menolaknya mentah mentah dan memilih kabur ke Jakarta hingga akhirnya menikah dengan Mas Agus kekasihnya dulu dan sampai sekarang Mbak Rina belum pernah pulang kerumah dan mengenalkan Mas Agus suaminya ke ke Dua Orang tuanya mungkin Mbak Rina takut dengan Bapak atau ada alasan lain entah lah Tyas pun tidak mengetahui secara jelas alasan ketidak pulangan mbak rina sampai sekarang.


" Mbak Rina apakabar ,kenapa nggak pernah pulang Mbak ?". tanya Tyas .


" Mbak alhamdhulillah baik baik saja nduk ,Kamu sendiri bagaimana kabarnya ,juga Bapak Ibuk mas Abi Mbak Yuni juga keluarga Mbak Yani ?"Tanya balik Mbak Rina.


" Allhamdhulillah kami baik baik saja mbak ".jawab Tyas . wajah Tyas terlihat sangat bahagia bercampur haru akhirnya kakak yang sudah sangat lama Dia rindukan akhirnya ketemu meski secara tak sengaja.


" Kamu kerja disini to Nduk . Lalu kamu tinggal dimana? tanya Mbak Rina .


Kemudian Tyas pun menjawab secara jujur apa adanya termasuk pernikahannya dengan Ditya .


Setelah berbincang bincang sekitar 10 menit akhirnya Mbak Rina pun pulang dan sebelum keluar supermarket itu Mbak Rina sempat memberikan nomer tlp dan juga alamat tempat tinggalnya ke Tyas ,begitupun sebaliknya .


Waktu pun berlalu cepat sore pun datang dan waktu nya Tyas pulang.


Ya sesuai janji Ditya tadi malam . Dia hari ini ijin pulang lebih awal untuk membantu Tyas menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menyambut kedua orang tua mereka mulai dari kamar tidur ,bahan makanan ,sayur mayur dan lain lainnya.


Tak lupa Tyas dengan dibantu Ditya memindahkan semua barang barang nya kekamar Ditya . karena sementara ini Tyas akan tidur dikamar Ditya .


Mereka bekerja dengan sangat cepat dan juga rapi hingga menjelang waktu Sholat Isya semuanya sudah siap untuk menyambut kedua orag tua mereka besok . Karena kemalaman akhirnya Ditya melarang Tyas memasak dan sebagai gantinya Ditya memesan makanan lewat online.


Setelah makanan mereka datang , Ditya dan Tyas langsung memakan nya hingga habis lalu Tyas pamit untuk masuk kamar dulu Dia mau mandi dan menunaikan ibadah sholat Isya.


Ditya pun menuruti apa yang diperintahkan Tyas tadi


selesai mandi ganti baju dan juga sholat Ditya keluar kamar dan meminta Tyas untuk istirahat dulu dikamarnya.


Sedangkan dirinya akan mengerjakan file laporan yang besok harus segera dikumpulkan .


Tyas pun menuruti perintah Ditya


Malam semakin larut karena kecapekan Tyas tertidur lelap dikasur Ditya.


Sedangkan Ditya yang memang dikejar deadline laporan kantor akhirnya harus lembur dan tanpa sengaja dia tertidur disofa .


Hingga pagi pun tiba


Tyas dan Ditya hari ijin libur kerja karena harus menjemput kedua orang tua mereka di stasiun kereta.


Setelah sarapan dan juga sudah selesai merapikan peralatan makan yang digunakan tadi Ditya dan Tyas pun beranjak ke lantai bawah tempat parkir mobil .


Lalu Ditya pun mengemudikan mobilnya melaju menuju stasiun untuk menjemput Ayah Bunda juga mertuanya.


Di sepanjang jalan menuju stasiun Ditya bertanya pada Tyas.


" Bagaimana kerjamu di supermarket dek apakah baik baik saja , apakah ada masalah yang bisa ku bantu ?. " tanya Ditya penuh perhatian .


"Selama ini ngga ada masalah Mas semuanya baik baik saja dan terima kasih banyak Mas atas semua bantuanmu ." balas Tyas dengan senyum manisnya .

__ADS_1


Setelah itu mereka pun bercanda membahas hal hal konyol lainnya seperti membahas tetangga apartemen mereka yang hobi sekali menggoda Tyas .


Hingga tak terasa mereka pun sampai di stasiun.


" Ayo dek kita masuk kesana untuk menunggu Ayah Ibu Kita kemungkinan kereta mereka akan sampai 20 menit lagi ." ajak Ditya dan diangguki oleh Tyas


Dan benar saja setelah 20 menit berlalu terlihat Ayah Ibu nya Tyas juga Ayah ibunya Ditya terlihat berjalan keluar dari pintu kereta api yang barusan membawa mereka ke Jakarta


" Ibukkkkk bapak " teriak Tyas memanggil kedua orang tuanya


pak Samsul ,Bu Samsul juga Pak Sugeng dan Bu Sugeng pun kompak menoleh kearah Tyas yang berteriak memanggil mereka.


Setelah saliman dengan kedua orang tua nya dan juga dengan mertuanya Tyas dan Ditya pun membantu membawa semua oleh oleh untuk dimasukkan ke bagasi mobil kemudian Ditya membuka pintu mobil lalu mempersilahkan keempat orang tuanya untuk naik kemobil .


Mereka berempat duduk dikursi belakang


sedangkan Tyas duduk didepan disamping Ditya .


Setelah semua penumpang naik ,barulah Ditya menjalankan mesin mobilnya melaju menuju apartemen nya. Disepanjang jalan bu Ratih ibu mertua Tyas berkata


" Duh kamu kok tambah cantik to nduk tapi kok sedikit kurus ya kan mbakyu , pak mantu kesayangan kita tambah cantik ya ". kata bu Ratih memuji Tyas dan diangguki oleh pak Sugeng juga ayah ibu kandung Tyas .


" terima kasih Buk , enggak kok Buk tetap gemuk kok ini hehehehe". balas Tyas sopan .


Tyas terlihat malu atas pujian ibu mertuanya itu.


Sedang kan Ditya terlihat tengah mencuri pandang kearah Tyas memang tidak dipungkiri Tyas semakin tambah cantik saja .


hHngga tak terasa mereka sudah sampai dilantai bawah apartemen setelah memarkirkan mobil dan membawa semua oleh oleh juga barang bawaan bapak ibu tadi mereka berenam pun naik ke unit apartemen Ditya dan Tyas .


Begitu sampai dilantai sepuluh depan apartemen mereka .Ditya bergegas membuka pintu dan mempersilahkan masuk para Orang Tuanya kemudian Tyas menyimpan koper baju bapak ibu juga kedua mertuanya dikamar yang selama ini ditempati Tyas Dan kembali kedapur untuk menyajikan minuman teh hangat lengkap dengan cemilan kue lapis juga puding yang tadi pagi dibuat sendiri .


" Wah bersih dan rapi sekali dit , apartemen mu siapa yang membersihkan ?." tanya bu Ratih .


" Dek Tyas buk ." jawab Ditya


" Wah hebat sekali istrimu Dit ". kini giliran pak Sugeng menyahuti mereka.


" Iya pak buk alhamdhulillah , Selain pintar membersihkan rumah dek Tyas juga pintar memasak lo contohnya Kue kue ini Tyas sendiri yang buat ." balas Ditya memuji istrinya di depan kedua orang tua mereka .


Tyas yang mendengar Ditya memujinya seketika pipinya merah merona karena menahan malu.


" Lo memang e Kamu bisa masak to nduk ". tanya bu Samsul keheranan karena selama ini beliau belum pernah melihat Tyas memasak .


" Sedikit sedikit bisa Buk tapi ngga tau enak atau nggak nya ". jawab Tyas malu malu.


" Enak kok buk ini lihat badanku sekarang gendut .O iya dek Tyas sekarang kerja lo ." sahut Ditya


lagi lagi Tyas tersipu malu atas pujian dan pembelaan Ditya .


" E iya lapis nya ini enak lo Mas Samsul tadi tak pikir mereka sengaja beli ". kata pak Sugeng sambil menyodorkan kue lapis itu ke pak Samsul bapaknya tyas dan pak samsul pun memakan lapis dia pun terlihat tersenyum puas.


" O iya ,kok kamu ngijini Tyas kerja to le apa kamu ngga takut Tyas di ambil orang ?" Kini giliran pak Sugeng bertanya .


Ditya tidak menjawab Dia hanya tersenyum saja meski dalam hati dia juga merasa takut Tyas diambil orang seperti yang dibilang bapak tadi.


" Ngggak kok Pak Inshaallah Tyas bisa jaga diri ,lagipula Tyas merasa bosan kalau hanya dirumah saja ". balas Tyas sopan.


Kemudian mereka pun mengobrol hingga waktu makan siang pun tiba.

__ADS_1


Tadi bu Ratih mengatakan bahwa mereka membawakan lauk pauk dari rumah jadi siang ini Tyas tak perlu memasak hanya perlu memanaskan saja lauk pauk tadi.


Setelah selesai memanaskan lauk pauk mereka pun makan siang bersama sambil mengobrol membahas pekerjaan juga membahas banyak hal lainnya .


__ADS_2