Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
nasehat ibu sebelum kepulangan mereka


__ADS_3

Sore itu Ditya pulang lebih awal dan mengajak kedua orang tuanya dan kedua mertuanya juga Tyas untuk ke Mal.


Jalan jalan sekalian belanja oleh oleh untuk Sanak Saudara juga tetangga kanan kiri di desa.


Pak Samsul dan Pak Sugeng ditemani Ditya sedang memilih milih baju hem.


Sedang bu Ratih dan Bu Samsul ditemani Tyas sedang memilih milih baju gamis dan jilbab.


Setelah semua barang yang dibutuhkan sudah dibayar mereka pun melanjutkan jalan jalan dan mampir direstoran untuk makan malam.


Selesai makan mereka mampir sebentar ke toko oleh oleh dan toko makanan ringan.


Bu Ratih dan Bu Samsul terlihat antusias belanja lebih Banyak makanan ringan untuk dibagikan ke tetangga kanan kiri mereka nanti .


Setelah puas belanja dan juga sudah makan mereka pun kembali pulang keapartemen.


Bu Ratih dan Bu Samsul sedang mengemasi barang barang mereka .


Sedangkan Pak Samsul dan Pak Sugeng sedang duduk di ruang tamu sambil mengobrol sungguh kedua sahabat ini sangat menikmati waktu kebersamaan yang sangat jarang sekali bisa mereka nikmati.


Mereka mengobrol membahas hal hal kecil misalnya membahas masa masa kecil hingga remaja mereka dulu mulai masalah sekolah hingga tentang gadis incaran mereka dulu.


Karena keasikan ngobrol bercanda Pak Samsul dan Pak Sugeng tidak menyadari keberadaan Bu Ratih yang baru saja keluar kamar dan berdiri tepat dibelakang mereka.


" O jadi Ibu ini sebenarnya bukan gadis incaran mu to Pak ." sahut bu Ratih pura pura sewot .


Kedua bapak bapak yang sedang asik membahas masa lalu itu pun tersentak kaget.

__ADS_1


" Eh anu buk em itu lo anu ." Jawab Pak Sugeng kebingungan .


" Anu apa Pak anu mu sakit apa ?" Tanya bu Ratih pura pura marah padahal dirinya tengah menahan tawa melihat kepanikan suami dan besannya itu .


Pak Sugeng hanya menggeleng sambil nyengir kuda sedang kan Pak Samsul berusaha membantu menjawab pertanyaan bu Ratih tadi.


Belum sempat beliau menjawab keluarlah Bu Samsul


" Wooooo bapak dulu seorang playboy tooo ."Kata Bu Samsul terlihat beliau duduk disamping Pak Samsul.


Wqjah pak Samsul pun tiba tiba pucat pasi.


Mati akuu ." Batin Pak Samsul.


Gemetar dan gugup itulah yang dirasakan mereka berdua saat itu.


" Haduhhh ini gara gara kamu Mas Kita jadi kena masalah dan berurusan dengan Ibu Negara ." Kata Pak Samsul sembari menyikut lengan Pak Sugeng.


Setelah itu mereka pun ngobrol bersama.


Bu Samsul memanggil Tyas dan mengajak nya kekamar


Setelah menutup pintu Ibu menyuruh Tyas duduk di samping Beliau lalu ibu menasehati Tyas.


" Nduk besuk Ibu dan bapak juga kedua mertua mu akan pulang kedesa ibu mau berpesan padamu nduk belajarlah jadi istri yang baik meski sangat sulit bagimu tapi ibu yakin kamu bisa meski cinta itu belum hadir tapi belajarlah mencintai suamimu nduk .Jika ada masalah jangan lah gegabah memutuskan segala sesuatu dalam keadaan marah nduk .mengalah lah karena mengalah bukan berati kamu kalah .Jikalau suamimu mengajari hal hal baik dan melarang mu melakukan sesuatu yang menurutnya kurang baik maka ikuti lah dan selama itu baik tidak melawan hukum Negara juga melanggar aturan Agama maka turuti lah jaga dirimu baik baik ya nduk juga rumah tangga mu ." kata ibu sembari mengusap pundak Tyas.


Tyas menangis dan mengangguk.

__ADS_1


" Buk doakan Tyas dan mas Ditya nggih Buk. supaya rumah tangga Kami sakinah mawadah warohmah selalu dijalan Allah juga ibu dan bapak harus jaga diri Tyas pasti akan sangat merindukan bapak dan ibuk ." kata Tyas dengan suara terbata bata menahan tangis .


Kemudian ibu pun memeluk Tyas


" Ada apa to ini kok malah menangis ?" Kata bu Ratih yang baru saja masuk kekamar.


" Nggak ada apa apa mbakyu . Aku hanya menasehati Tyas saja " Jawab bu Samsul.


" Oalah iya mbak yu ." Sahut Bu Ratih kemudian beliau pun turut menasehati Tyas yang kurang lebih hampir sama dengan nasehat Bu Samsul tadi.


hay


hay


hay


hay


para pembaca tercinta nya mamak


mamak mohon dukungan nya ya


beri like ,komen dan juga kritikannya ya


karena kritikan pembaca adalah pemecut semangat mamak untuk lebih giat belajar lagi


semoga keberkahan selalu membersamai para pembaca yang tercinta 😘

__ADS_1


__ADS_2