
Tyas telah sampai di depan ruko tempat tinggalnya dan karena sudah sudah larut malam Naka pun langsung pulang saja .
Tyas segera berjalan masuk kedalam ruko, dan seperti yang sudah sudah disaat semua pekerja yang lainnya sudah beranjak tidur, kedua sahabat nya yaitu Diah dan Yesi masih duduk di lantai bawah setia menunggui kepulangan Tyas malam itu
" Hay Yas." Sapa Yesi Seraya menyambut kedatangan Tyas di depan pintu utama itu
" Hay juga bestie, loh Kalian belum pada tidur? " Balas Tyas seraya berjalan menuju meja makan di dapur lantai bawah itu
" Belum Kita berdua lagi nungguin Kamu pulang." Jawab Diah seraya berjalan kearah kulkas Dia hendak mengambil minuman dingin untuk dirinya juga Tyas dan Yesi tentunya.
" Iya Yas, kok Kamu malam banget sih pulang nya kan Kami jadi khawatir apalagi ini pertama kalinya Kamu keluar malam bersama laki laki." Kata Yesi menimpali pertanyaan Diah barusan.
" Maafin Aku ya karena nungguin Aku pulang, Kalian jadi nggak bisa tidur." Balas Tyas
" Memangnya Kalian dari mana aja kok sampai larut malam begini baru pulang coba Kamu cerita ke Kami tapi sebelum cerita nih minum dulu." Ujar Diah seraya meletakkan dua gelas minuman dingin untuk Tyas dan Yesi masing masing satu gelas.
" Terima kasih bestie." Kata Tyas seraya meraih gelas yang berisi minuman dingin itu yang kemudian Dia minum hingga habis setengah gelas.
" Sekarang tolong cerita ke Kami, Kamu dari mana aja masa acara reuni kok sampai larut malam begini? " Tanya Yesi penasaran
" Sebenarnya acara nya sudah selesai dari jam sembilan tadi." Jawab Tyas seraya meletakkan gelas di meja depan nya itu
__ADS_1
" Terus Kalian kemana kok sampai tengah malam begini baru pulang? " Tanya Diah dengan nada penuh selidik
" Selesai acara itu, Kami langsung pulang kok namun ditengah tengah perjalanan Mas Naka ngajak Aku mampir di sebuah taman besar di pusat kota yang kebetulan sedang ada pasar malam nya." Jawab Tyas seraya memandang kedua sahabat nya itu secara bergantian.
" Oh jadi Kalian nge date gitu kah? " Tanya Diah semakin penasaran.
" Nggak lah Kami hanya mampir aja kok, eh Kalian tau nggak tadi sewaktu mau pulang dari acara reuni itu ada kejadian yang tak terduga lo." Jawab Tyas
" Kejadian apa itu Yas? " kini giliran Yesi dengan jiwa keponya bertanya pada Tyas.
" Sewaktu Kami hendak berjalan menuju mobil milik Mas Naka, tiba tiba ada seorang gadis cantik dan seksi muncul dari belakang dan Dia memanggil manggil Mas Naka." Jawab Tyas
" ternyata Dia itu mantan nya Mas Naka , Maritha namanya." Jawab Tyas
" Terus Kamu sempat ketemu dan kenalan dong dengan Dia? " Tanya Diah
" Nggak sebab Mas Naka meminta segera masuk kedalam mobil dan menunggui jya di mobil sementara Dia mau berbicara sebentar dengan Maritha ."Jawab Tyas polos
" Terus Kamu nggak tau apa yang Mereka bicarakan? " Tanya Diah semakin penasaran
" Aku nggak tau apa yang tengah Mereka bicarakan tapi samar samar dari dalam mobil wanita itu memanggil Mas Naka dengan sebutan Sayang tetapi anehnya tak berselang lama Mas Naka menyusul Aku di mobil dengan muka cemberut masam." Jawab Tyas yang dengan antusias menceritakan kejadian tadi.
__ADS_1
" Lalu? " Tanya Diah singkat
" Mas Naka ngajak Aku pulang, dan di tengah jalan Mas Naka ngasih tau Aku kalau Maritha itu mantannya yang dulu meninggalkan Dirinya sewaktu hidupnya susah dan usaha nya diambang kehancuran.
" Terus Kamu percaya Yas? " Tanya Diah dengan ekspresi yang terlihat kurang suka
" Ya Aku percaya aja toh Aku tidak punya hak untuk tidak percaya." Jawab Tyas
Dan Mereka pun melanjutkan obrolan santai itu hingga akhirnya Mereka oun membubarkan diri berangkat tidur dikamar nya masing masing.
Sementara itu di kamar pribadi milik Naka terlihat dirinya tengah berbaring di kasur empuknya itu, matanya sulit diajak kompromi untuk segera tidur hingga akhirnya banyak hayalan yang terus bermunculan di benaknya
Terutama tentang hayalan nya untuk bisa mempersunting Tuas nantinya, kenapa bayang bayang wajah cantik nanti elegant nya Tyas selalu menari nari di angan dan benaknya Tyas apakah dirinya kini sedang mengagumi Tyas yang secara pribadi cantik sangat cantik dan secara sikap baik suka menolong dan sangat sopan itu.
Hingga akhirnya Naka pun tertidur pulas, Sementara dirumah milik keluarga nya Wiland , terlihat Dia tengah duduk melamun dibalkin kamarnya sedang asik memandangi kerlap kerlip bintang di langit yang biru bersih itu.
Tiba tiba pikirannya melayang mengingat jawaban Tyas tentang ungkapan rasa cintanya yang bertepuk sebelah tangan itu namun kini Tyas akhir akhir ini lebih banyak memilih bersama Wiland dan lebih banyak menghindari nya.
Mungkin Naka adalah pilihannya Tyas dan Aku hanya sebatas teman saja." Gimana Wiland
Hingga malam pun semakin larut dan Wiland bpun memilih untuk tidur saja sebab besok ada acara di supermarket miliknya.
__ADS_1