
" Sayang hey sayang kenapa? " Tanya Naka yang kaget saat melihat istrinya menangis histeris itu
" Mas Aku masih ingat betul bagaimana keras nya pria itu menendang perut ku hingga Aku tersungkur ke tanah lalu tak sadarkan diri." Jawab Tyas dengan sesenggukan
Naka paham kalau sang istri trauma dengan kejadian tempo hari itu pun segera beringsut memeluk erat tubuh Tyas, berusaha menenangkan guncangan emosi pada diri Tyas
" Mereka akan membayar mahal atas tetesan air mata yang membasahi pipi mu ini sayang, sekarang tenangkan hatimu Kamu aman sayang ada Aku yang akan selalu menjaga Mu." Kata Naka seraya mengusap lembut pundak Tyas
Tangisan Tyas sedikit mereda suasana hatinya pun juga sudah mulai tenang, Dia menatap wajah sang suami dengan seksama seakan tengah mencari makna dari ucapan Naka barusan.
" Apa yang akan Kamu lakukan terhadap Maritha Mas? " Tanya Tyas penasaran
" Aku sendiri tidak tau sayang karena itu sudah ada pengacara yang akan mengurusnya, juga asal Kamu tau tadi hampir saja Aku masuk jebakan nya Maritha ." Jawab Naka
" Jebakan apa maksud Mu Mas? ' Tanya Tyas bingung
" Ya Maritha berniat menjebak ku dengan memberi minuman yang telah di campur obat yang Aku sendiri tidak tau dan untung nya para anak buah nya Anton sigap menukar minuman itu." Jawab Naka
Tyas semakin bingung dengan maksud ucapan Naka mengenai jebakan, mungkin kah Maritha berusaha meracuni minuman nya Naka atau Maritha sengaja mencampur minuman itu dengan obat berbahaya lainnya dan masih banyak monolog monolog lainnya di hati Tyas.
" Tapi Kamu nggak kenapa kenapa kan Mas, Kamu tidak termakan jebakan Mereka kan? " Tanya Tyas yang terlihat panik itu.
__ADS_1
Naka tersenyum melihat kekhawatiran yang tergambar jelas di wajah nya Tyas itu, sungguh Naka merasa dirinya di cintai dan di hargai oleh Tyas dengan perhatian juga kekhawatiran nya itu.
" Tenang sayang Aku nggak kenapa kenapa kok, Aku aman dari jebakan sialan itu dan sekarang Anton beserta anak buahnya sedang mengurusi masalah ini." Jawab Naka
Mendengar jawaban Naka barusan membuat hati Tyas tenang kembali dan Dia pun kembali menatap wajah Sang Suami itu dengan tatapan yang sulit di artikan yang jelas antara rasa cinta dan rasa kagum menjadi satu pada Pria yang kini bergelar sebagai suaminya itu.
" Alhamdulillah Mas Kamu tidak kenapa kenapa, sungguh Aku tidak sanggup membayangkan bagaimana jadinya jika Kamu masuk dalam perangkap Maritha itu." Ucap Tyas
" Tenang sayang Aku akan selalu waspada akan kemungkinan seperti itu." Sahut Naka
" Maafkan Aku ya Mas yang terlalu mengkhawatirkan dirimu, semua ini semata mata karena Kau sangat mencintaiMu dan Aku tidak ingin berpisah maupun kehilangan Kamu Mas."Kata Tyas jujur
Mendengar ucapan tulus Tyas barusan ituembuat Naka terharu dan meneteskan air matanya sungguh Dia bersyukur memiliki istri sebaik dan se sopan Tyas yang selalu mengkhawatirkan dirinya itu.
Tyas pun membalas pelukan Naka itu dengan pelukan erat Mereka saling mengungkapkan cinta satu sama lain nya juga mengungkapkan rasa syukur atas pertolongan pertolongan Allah terhadap masalah demi masalah yang datang menguji kekuatan cinta rumah tangga Mereka itu.
Hingga akhirnya Mereka berdua pun memutuskan masuk kedalam kamar untuk istirahat karena hari sudah lah larut malam mengingat besok Mereka harus melakoni segudabg aktifitas pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga terlebih bagi Naka yang besok ada agenda kunjungan kerja itu.
Sementara itu di dalam kamar mewah kawasan Bar itu terlihat Maritha dan Tomy terlihat terkulai lemas diatas kasur dengan kondisi tanpa busana sehelai pun di tubuh Mereka masing masing, ya sudah tak terhitung berapa kali Mereka melakoni pergulatan panas diatas ranjang itu hingga membuat Mereka kelelahan.
Sedangkan di lain tempat Seketaris Anton beserta para anak buah nya terlihat mendatangi kediaman pengacara tersohor pusat ibu kota yang selama ini menjadi penasehat hukum sekaligus pengacara di perusahan Bagaskara Grub.
__ADS_1
Seketaris Anton terlibat pembicaraan yang cukup serius dengan pengacara itu yang intinya Mereka membahas langkah apa yang akan di ambil mengenai perbuatan kejahatan yang dilakukan oleh Maritha juga Tomy terhadap diri Tyas juga Naka tentunya.
Dan tak lupa Seketaris Anton juga melaporkan mengenai kejahatan Maritha terhadap Naka yang ter gagalkan oleh pihak anak buah nya itu lengkap dengan saksi juga bukti bukti kuat yang diberikan oleh Seketaris Anton kepada pengacara tersebut
" Saya rasa semua bukti bukti ini sudah sangat kuat untuk menyeret Nona Maritha juga Tuan Tomy masuk ke penjara, Seketaris Anton." Kata pengacara tersebut sembari meneliti bukti bukti akurat yang di berikan oleh Seketaris Anton barusan
" Anda harus mengurus masalah ini dengan baik Tuan,mengingat ini sudah menyangkut langsung pada Tuan Naka dan Nyonya juga ini sudah termasuk tindak kriminal berat." Balas Seketaris Anton dengan nada tegas nya.
" Baik Seketaris Anton, akan Saya kerjakan semaksimal mungkin dan kemungkinan lusa kasus ini akan Saya bawa ke kantor polisi untuk dilaporkan agar di tangani pihak yang berwajib." Kata Pengacara tersebut sopan
Setelah semua sudah jelas dan tidak ada yang dibicarakan lagi, Seketaris Anton beserta anak buah nya itupun pamit pulang karena malam sudah larut sudah waktunya istirahat.
Lalu bagaimana dengan keadaan rumah tangganya Ditya bersama Wati yang notabene adalah mantan suami nya Tyas itu.
Dan jawaban nya adalah rumah tangga itu berjalan biasa biasa saja bahkan boleh dibilang sangat datar tidak semanis dulu dan mungkin benar lepatah lama yang berbunyi " Habis manis sepah di buang, saat masih baru di sayang sayang begitu sudah lama sudah mulai timbul timbul gejala bosan melanda terlebih bagi Ditya.
Kini karier Ditya semakin cemerlang saja bahkan dirinya akhir minggu ini akan di lantik menjadi manager pengawas data di kantor tempat nya bekerja yang ternyata masih termasuk anak cabang dari Bagaskara Grub itu
Apakah sikapnya berubah semenjak karier nya cemerlang dan akan dipromosikan naik jabatan itu, jawabannya adalah tidak Dia tetap lah seorang Ditya dulu masih saja mandiri sopan dan pendiam.
Namun meskipun begitu, sikap nya kepada Wati istrinya itu malah terkesan cuek tak semanis dulu.
__ADS_1
dan Kira kira ada apa pada diri Ditya, apakah teman teman ada yang tau
kalau tau segera tulis dalam komentar ya see U