
" Gimana Yas lancar kan acara makan malam Mu bersama Eyang Putri dan Mas Naka? " Tanya Diah seraya menghampiri sahabatnya yang sedang mengeringkan rambut sehabis mandi itu
" Ya alhamdulillah lancar tapi Kalian tau nggak tadi itu bukan cuma bersama Eyang Putri saja ternyata keluarga besarnya Eyang Putri juga ada di sana untuk makan malam bersama." Jawab Tyas seraya menyisir rambutnya itu
" Haaaaa, jadi maksud nya Kamu dikenalin ke keluarga besarnya Naka gitu? " Tanya Yesi yang mulai kepo
" Benar Aku dikenalin ke Mereka semua dan Mereka itu dari kalangan pebisnis semua ya bisa dibilang kaum sosialita begitu." Jawab Tyas jujur
Diah dan Yesi yang mendengarkan jawaban dari Tyas barusan itu pun kaget sampai melongo dan Mereka kompak menatap Tyas dengan seksama seakan tengah menghawatirkan Tyas.
" Tapi Kalian nggak usah khawatir Mereka semua baik baik ramah dan semoga saja Mereka semua jauh dari kata sombong dan angkuh dan satu lagi Mereka juga mau mendaftar jadi langganan baru cake and pastri Kita. " Jawab Tyas dengan penuh semangat
" Wah kabar baik itu Tyas semoga saja usaha milik Mu ini bisa berkembang semakin pesat aamiin." Balas Diah sumringah.
" Kamu beruntung ya Yas bisa mengenal Mas Naka dengan Baground nya yang seorang pebisnis juga keluarga besarnya itu Mas Naka juga sosok yang baik sabar dan mencintaimu sepenuh hati." Sahut Yesi seraya menggenggam kedua tangannya sendiri
Tyas yang mendengar ucapan kedua sahabatnya itu pun hanya tersenyum dan menatap wajah kedua sahabatnya itu secara berganti an.
" Ya karena Tyas pantas mendapatkan semua ini Bestie, sebagai ganti dari penderitaan nya dulu yang ditipu dan diselingkuhin oleh Mantan nya yang kurang ajar itu." Kata Diah dengan nada emosi.
" Iya karma tidak akan salah alamat." Sahut Yesi
__ADS_1
"Ah thankyou suport ya Bestie, Kalian memang sahabat terbaikku ." Ucap Tyas seraya memeluk kedua sahabatnya itu
" Tapi Yas nanti setelah Kamu menikah dengan Mas Naka dan bergelar Nyonya Bagaskara pemilik bisnis terbesar di kota ini pasti Kamu akan ngelupain Kami dan akan menjalin persahabatan baru dengan kaum sosialita lainnya." Ucap Diah dengan wajah yang tertunduk sedih
" Iya Yas pasti Kamu akan berubah banyak." Sahut Diah dengan nada lirih
" Shutttt Kalian jangan bicara seperti itu, Aku tidak akan pernah berubah juga tidak akan meninggalkan Kalian dan menjalin persahabatan baru dengan kaum sosialita baru, Aku tetaplah Aku Ning Tyas seorang gadis dari desa yang mencoba merubah masa lalu kelam dengan masa depan cerah dan Kalian adalah sahabatku dan selama nya adalah sahabat terbaikku Kalian bisa pegang janjiku ini bestie." Jawab Tyas dengan mata berkaca kaca
" Maafkan Kami Yas, Kami hanya khawatir saja kalau Kamu akan melupakan Kami." Kata Yesi dengan air mata yang mulai menetesi pipinya itu.
" Nggak akan Bestie." Balas Tyas seraya mengusap air mata di pipinya itu.
Kemudian Mereka pun melanjutkan obrolan lainnya sampai malam hingga akhirnya Mereka pun membuyarkan diri masuk kedalam kamar untuk istirahat mere charge tenaga untuk esok.
Dan tak berselang lama Naka pun terlihat berjalan menuruni tangga lalu menghampiri Eyang dan Mbok Rah yang tengah sarapan itu.
" Pagi Eyang, Mbok." Sapa Naka seraya menciun pipi Eyang Putri dan Mbok Rah secara bergantian.
" Pagi Sayang." Balas Eyang Putri
" Pagi juga Mas Naka, wah kalau Mbok perhatiin Den Naka ini semakin lama semakin tambah cakep saja." Sahut Mbok Rah menimpali ucapan Eyang Putri
__ADS_1
" Ah Mbok ini berlebihan ." Balas Naka seraya tersenyum menatap Sang pengasuh nya itu
" Apa yang diucapkan Mbok Rah ini benar Naka, memang aura calon pengantin itu beda jadi sumringah dan tambah ganteng saja." Ucap Eyang Putri seraya menyeruput kopi panas nya itu
" Lo Den Naka benaran mau nikah to pasti sama Neng Tyas benarkan dan Mbok ucapkan alhamdulillah akhirnya nikah juga." Kata Mbok Rah dengan wajah sumringah
Eyang Putri dan Naka pun tersenyum mendengar kata Mbok Rah barusan,
" Iya Mbok , Naka akan menikah dengan Tyas dan Naka mohon Doa restu nya ya." Ucap Naka seraya menatap wajah Mbok Rah dengan seksama
" Pasti Den tanpa Den Naka minta Simbok selalu mendoakan Den Naka dan Mbok berharap Non Tyas adalah jodoh terbaik nya Den Naka karena Mbok lihat Non Tyas itu wanita yang baik sopan penuh perhatian dan juga sangat cantik mandiri pula." Balas Mbo Rah.
" Aamiin , oya Naka Kamu sudah musyawarah dengan Tyas tentang konsep pernikahan impian Kalian nanti? " Tanya Eyang Putri
" Sudah Eyang, Tyas pengennya untuk akad Sederhana saja dengan dihadiri keluarga ini saja yang penting khidmat sah menurut agama juga sah menurut negara dan mengenai konsep resepsi nya Dia ngikut saja Karena tadi Naka sudah ngejelasin semua ke Dia termasuk rencana pesta itu Eyang." Jawab Naka panjang lebar menjelaskan pada Sang Eyang itu.
" Oh baguslah kalau begitu, dan untuk persiapan pernikahan Kalian ini biar Aku dan Mbok Rah yang ngurus, Kalian cukup fokus untuk persiapan mental untuk nikah nanti saja gimana Kamu setuju kan? " Tanya Eyang seraya meletakkan sendok nya diatas piring itu
" Iya Den serahkan saja pada Eyang Putri dan juga Mbok Rah pasti semua akan berjalan baik." Sahut Mbok Rah
" Baiklah Aku ngikut Kalian saja gimana baiknya." Jawab Naka
__ADS_1
Naka segera bangkit dari duduknya dan langsung berpamitan kepada Eyang Putri dan Mbok Rah lalu langsung berangkat kerja.