Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
berjanji pada diri sendiri


__ADS_3

Pagi pun tiba Tyas terlihat sudah bangun dan sedang merapikan kamar tidurnya , Sementara itu Mbak Rina dan Mas Gunawan pun juga sudah bangun dan terlihat keluar kamar dan hendak menyusul Tyas yang masih di dalam kamarnya .


" Selamat pagi Yas ." Sapa Mbak Rina ketika membuka pintu kamar Tyas.


"Hay pagi juga Mbak Mas ." Balas Tyas .


" Oya Yas hari ini rencananya Kita akan ngajak Kamu belanja keperluan alat alat juga bahan yang akan Kamu gunakan untuk jualan nanti tapi sebelum berangkat belanja Mas Gun akan membeli sarapan dulu dan Kita tunggu dulu di sini ." Kata Mbak Rina.


" Iya MbakMas terima kasih banyak ." Sahut Tyas


" Ya udah Aku berangkat dulu oya kalian mau sarapan apa pagi ini ?" Tanya Mas Gunawan sebelum beranjak keluar kamar.


" Aku mau mie spageti Mas dan secangkir kopi panas tentunya dan Kamu mau apa Yas ." Jawab Mbak Rina sembari menawari Tyas mau sarapan apa .


" Aku samaan dengan Mbak Rina saja Mas tapi minumnya air putih saja ." Balas Tyas


Setelah mencatat pesanan kedua Kakak beradik itu Mas Gunawan pun terlihat keluar kamar dan berangkat membeli sarapan untuk Mereka bertiga .


Sementara Mas Gunawan keluar ruko untuk membeli sarapan , Mbak Rina dan Tyas terlihat sedang menyapu dan mengepel ruangan ruko tersebut mulai dari lantai atas lalu turun kelantai bawah juga mulai mengelap kaca kaca pada dinding ruko bagian lantai bawah .


Mereka bekerja cukup cekatan membersihkan tiap sudut ruko tersebut hingga terlihat ruko yang semula kotor berdebu kini nampak bersih kaca kaca pun terlihat bening bersih hingga tak terasa pekerjaan Mereka pun selesai namun aneh nya Mas Gunawan belum juga menunjukan tanda tanda kedatangannya aneh guman Mbak Rina .


" Kenapa Mbak kok kelihatan gelisah gitu ?" Tanya Tyas ketika melihat Mbak Rina nampak gelisah .


" Itu loh Yas MasMu ari tadi keluar beli sarapan kok sampai sekarang belum juga kembali Mbak jadi kawatir ." Jawab Mbak Rina sembari menatap kearah luar .

__ADS_1


"Coba Kita telepon saja Mbak ." Balas Tyas


Kemudian Mbak Rina pun mencoba menghubungi Suaminya itu namun tidak diangkat oleh Mas Gunawan hal itu membuat Mbak Rina dan Tyas semakin kawatir campur panik .


"Coba Kita tunggu sebentar Mbak kalau sampai siang nati Mas Gun belum kembali Kita cari sama sama ya ." Ucap Tyas mencoba menenangkan hati Mbak Rina .


Mbak Rina pun mengangguk kemudian Mereka pun memilih duduk dikursi yang menghadap kejalanan ramai dilantai bawah itu , Hingga tak berselang lama mobil milik Mas Gun pun datang dan Mas Gun terlihat keluar dari mobil dengan menenteng bungkusan sarapan untuk mereka bertiga itu .


Tyas memberitahu Mbak Rina kalau Mas Gunawan datang dan Mereka berdua pun menyambut kedatangan Mas Gun yang membawa sarapan untuk Mereka itu .


"Kamu dari mana aja sih Mas kok lama amat ?" Kata Mbak Rina mengintrogasi.Suaminya itu .


" Hufffff daerah sini tu susah banget cari tempat penjual sarapan ya maklum lah area gesung perkantoran elit ini aja tadi ada nya diujung sana mana ngantri lagi . " Jawab Mas Gunawan dengan wajah terlihat kesal .


Kemudian Mereka bertiga pun duduk dan sarapan bersama Mbak Rina dan Mas Gunawan terlihat sedang asik mengobrol membahas suasana sekitar ruko yang lebih di dominasi oleh gedung gedung megah perkantoran itu juga dikelilingi apartement mewah dan barisan ruko , Sedangkan Tyas hanya menyimak obrolan kedua Kakak nya itu sembari menikmati menu sarapannya dan tiba tiba muncul sebuah ide di benaknya .


" La bukannya Kamu mau jualan cake Yas ? Tanya Mbak Rina menatap Tyas bingung kok tiba tiba punya ide lain .


" A ide bagus itu Yas Aku setuju soalnya kan disini area perkantoran dan tempat yang jualan sarapan juga jarang ada jadi cocok lah dan mengenai tempat ngopi itu juga masuk akal sih soalnya Kami karyawan kantoran itu terkadang juga jenuh apalagi diwaktu waktu istirahat pasti pengen ngopi juga ." Sahut Mas Gunawan yang mendukung penuh ide yang barusan dikemukakan itu .


" Maaf Mbak Aku melihat pengalaman Mas Gunawan yang kesulitan mencari toko penjual sarapan barusan, membuatKu berubah pikiran untuk jualan menu sarapan dan juga tempat ngopi dan semoga saja peluangnya bagus ." Kata Tyas menjawab pertanyaan Mbak Rina tadi .


Mbak Rina dan Mas Gunawan manggut manggut mendengarkan penjelasan Tyas barusan dan mendukung penuh tentang niatan Tyas yang ingin jualan menu sarapan itu .


Selesai sarapan Mereka bertiga pun berangkat kepusat penjualan perabotan rumah tangga juga tempat usaha itu .

__ADS_1


Mbak Rina dan Tyas sedang asik memilih aneka perabotan untuk makan ,minum juga perabotan di dapur sedangkan Mas Gunawan terlihat tengah menghubungi sahabatnyayang tak lain adalah Sang Pemilik ruko untuk menanyakan dimana penjual etalase untuk jualan menu sarapan dan juga meja kursi untuk pembeli yang datang .


Nampaknya nasip baik tengah meliputi Tyas , Sang pemilik ruko itu memberitahu Mas Gunawan untuk tidak usah membeli etalase juga meja kursi untuk pembeli yang datang nanti karena Dia punya di gudang rumahnya dan tidak terpakai dan nanti sore akan di antar ke ruko yang di sewa oleh Mas Gunawan .


Ketika semua perabotan yang dibutuhkan sudah di dapatkan , Kini ggiliran Mereka untuk membayarnya


"Maaf Mbak Mas untuk kali ini biar Aku yang membayarnya Aku tidak ingin terus terusan merepotkan Mbak dan Mas lagian ini kan Aku yang mau usaha masa harus meminta pada Mbak dan Mas yang harus menyediakannya semua ." Kata Tyas ketika Dia melihat Mas Gunawan tengah mengeluarkan dompetnya dari dalam saku celana .


Mbak Rina dan Mas Gunawan pun saling melemparkan pandamgan satu sama lain semabri tersenyum mengangguk .


Selesai membayar barang belanjaan tadi Mereka bertiga pun memasukan barang barang tersebut kedalam mobil lalu pergi menuju sebuah pusat penjualan bahan baku pembuatan kue kue dan aneka minuman dipusat kota itu .


Karena aneka perabotan yang barusan Mereka beli tadi cukup banyak dan nggak muat kalau masih ditambah aneka bahan baku kue untuk jualan akhirnya Mereka pun memutuskan kalau Mbak Rina dan Tyas masuk dulu ke dalam toko untuk membeli bahan baku kue juga minuman sedangkan Mas Gunawan membawa barang belanjaan kembali ke ruko dan Mereka pun sepakat untuk ketemuan di depan toko penjualan bahan bahan kue .


Tyas terlihat sangat antusias memilih aneka jenis tepung dan mentega yang kiranya cocok untuk jenis kue ayang akan Dia buat lusa


Sementara itu Mbak Rina juga nampak memilih milih aneka bahan minuman mulai dari aneka cokelat , teh ,dan kopi tentunya .


Setelah dirasa cukup Tyas mengajak Mbak Rina berjalan kearah kasir untuk membayar barang belanjaan Mereka itu


Namun sedikit berbeda dari waktu belanja perabotan tadi yakni Mbak Rina bersikukuh untuk membayar barang belanjaan itu dengan dalih sedang berinventaris dan Tyas pun harus menurut .


Hari ini mood Tyas sungguh baik Dia sangat berantusias mempersiapkan segala keperluan akan Dia butuhkan saat jualan nanti


Juga Dia sendiri yang memilih milih bahan bakuuntuk menu sarapan yang akan Dia jual besol

__ADS_1


Tyas berjanji Dia harus segerang bangkit dari keterpurukan nya akibat perceraiannnya dengan Ditya Dia juga berjanji pada dirinya sendiri bangkit dan berjuang demi masa depannya esok


__ADS_2