Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Dia lebih memilih Aku


__ADS_3

Maritha and genk itu pun berjalan menghampiri Tyas and the genk yang sedang duduk santai sembari menikmati makanan nya sembari bercanda bersama hingga Mereka bertiga tidak menyadari kalau rombongannya Maritha sudah berdiri dibelakang nya.


" Oh ini bestie gadis yang berani merebut Naka dari Mu itu, ups sorry bukan gadis lagi tapi janda." Ucap Fris


Dan sontak saja ucapan Fris barusan sukses mengagetkan Tyas dan kawan kawannya itu hingga Mereka kompak menoleh kebelakang lebih tepatnya kearah Maritha dan kawan kawannya itu.


" Iya wanita ini lah yang tidak punya malu ini berani merebut Naka dari ku." Jawab Maritha seraya menunjuk kearah Tyas


" Ups apakah Dia selevel dengan Mu Sist, dan kira kira Naka beneran cinta sama Dia atau hanya untuk kesenangan sesaat saja secara Naka itu pengusaha sukses banyak uang dan menurut Aku bebas? " tanya Yohan pada Maritha


Maritha pun tersenyum angkuh mendengar pertanyaan dari Yohan barusan, sementara Tyas yang menjadi bahan gunjingan rombongan Maritha itu pun masih terlihat diam santai tanpa menanggapi sepatah katamu


Dan sikap lain juga terlihat emosi nampak sangat jelas di wajah Yesi juga Diah, dimana Mereka berdua sangat tidak Terima mendengar sahabatnya dihina sedemikian rupa.


" Ya tentu saja Dia tidak selevel dengan Ku sist, dan nampaknya apa yang Kamu ucapkan itu ada benar nya jadi Kamu wanita kampungan sok kecantikan jangan bahagia dulu kalau Naka memilih Mu saat ini bisa saja Kamu itu hanya mainan Dia sesaat saja." Ucap Maritha seraya menatap tajam Tyas


" Hay badut berjalan apa maksud ucapan Mu juga para dayang dayang Mu itu, Mas Naka tidak seperti yang Kalian ucapkan Dia sepenuh hati mencintai Tyas ? " Ucap Yesi dengan nada mulai emosi


Maritha dan kawan kawannya itu pun tertawa lepas mendengar pertanyaan dari Yesi barusan, dan dengan gayanya yang angkuh Maritha pun menjawab.


" Hahahaha, ups Aku tidak punya maksud apa apa tu hanya saja Aku sedang berbaik hati denganengingatkan sahabat karibMu ini jangan senang dulu karena Naka sekarang Naka memilih Dia ya sadar diri juga posisi lah mana mungkin pengusaha konglomerat sekelas Naka mau mempunyai seorang istri yang hanya seorang penjual sarapan Kalian itu nggak selevel dan yang selevel dengan Naka itu Aku Maritha Pranoto." Jawab Maritha menyombongkan dirinya di hadapan Tyas juga yang lainnya itu.


" Iya sist ucapan Mu itu benar kan kasian juga kalau nantinya tidak seperti yang Dia impikan bisa menikah dengan pengusaha kaya dan hidup bak puteri cinderela hahahah." Sahut Yohan menimpali ucapan Maritha barusan.


" Kalian ini semakin lama semakin kurang ajar saja terlebih Kamu badut berjalan, jaga ucapan Kalian takutnya apa yang barusan Kalian ucapkan itu berbalik ke diri Kalian sendiri." Ujar Diah yang mulai terlihat emosi

__ADS_1


Mendengar kemarahan Diah barusan Maritha pun tertawa dan semakin menunjukan sikap angkuh nya dengan menyedekapkan tangannya .


Diah yang yang tidak terima teman nay dipermalukan sedemikian rupa itu pun tersulut emosi dan Dia pun bangkit hendak berjalan menghampiri Maritha untuk menjambak rambutnya, namun Tyas berhasil menghentikan nya.


" Bestie please jangan mengotori tangan Mu dengan menyentuh nenek sihir ini itu tidak ada gunanya jadi biarkan saja Dia bicara dengan sombongnya toh juga tidak akan merubah kenyataan juga kalau Mas Naka lebih memilih Aku ketimbang Dia." Ucap Tyas seraya menunjuk Maritha dengan dagunya


Mendengar ucapan Tyas barusan Maritha pun terlihat tidak senang dan langsung menatap tajam kearah Tyas


" Kamu jangan senang dulu wanita lancang." Kata Maritha seraya menunjuk kearah Tyas


" Iya Kamu jangan terlalu percaya diri dulu siapa tau Kamu hanya singgahan nya Dia sebentar." Sahut Fris menimpali ucapan Maritha barusan.


" Iya jadi berhenti lah bermimpi Kamu itu tidak cocok dengan Mas Naka." Kata Yohan membela Maritha


" Kalian keterlaluan, meskipun Kalian kaya tapi Kalian miskin tata krama attitude Kalian nol." Ucap Diah dengan nada penuh emosi


" Stop Di biarkan saja para bangsawan kaya ini terus terusan menghina Aku sepuas hatinya biarkan Dia menyenangkan dirinya dan menipu hatinya dengan pura pura tertawa lepas sekarang." Sahut Tyas berusaha meredam emosi nya Diah


" Apa maksud ucapan Mu itu? " Tanya Maritha dengan nada kurang bersahabat


" Ya Aku tidak punya maksud apa apa, Aku hanya bilang kalau Kamu sedang berusaha menipu hatimu sendiri dengan pura pura tertawa senang sudah bisa menghina Aku sepuas hatimu sekarang ini tapi ingat Kamu besok besok tidak akan bisa menghinaku lagi sebab Aku akan secara resmi menjadi Nyonya Janaka Bagaskara yang mana Kamu tidak akan berani menghina istri dari kolega bisnis keluarga besar mu itu." Jawab Tyas dengan nada mantap


" Kamu." Sahut Maritha dengan nada emosi


" Kenapa ada yang salahkah dengan ucapan Ku barusan jadi saranku lebih baik mulai sekarang Kamu jangan berani ganggu Aku lagi atau Aku beritahu Mas Naka tentang semua ini dan juga Kamu harus menyiapkan hatimu untuk menerima kenyataan kalau Mas Naka sebentar lagi akan menikah dengan Ku yang itu artinya Mas Naka lebih memilih Aku ketimbang Kamu ya meskipun secara harta dan kedudukan Kamu selevel dengan Mas Naka ketimbang Aku tapi nyatanya Mas Naka lebih memilih Aku ketimbang Kamu jadi sudah jelaskan Kamu sekarang ." Sahut Tyas seraya menatap tajam kearah Maritha dan kawan kawannya

__ADS_1


Maritha menjadi semakin emosi mendengar kata kata Tyas barusan, dan Dia pun mengangkat tangannya hendak menampar Tyas untung saja Fris sigap menghentikan aksi nekadnya Maritha itu.


" Kenapa Kamu mau menampar Aku ya silahkan Nona Maritha yang terhormat silahkan tampar Aku dan akan Aku rekam aksi gila mu ini lalu Ku sebar luaskan agar semua netizen Indonesia tau kelakuan noraknya seorang konglomerat pebisnis handal yang bernama Maritha Pranoto." Kata Tyas yang melihat Maritha hendak menampar dirinya itu.


" Kamu jangan kurang ajar ya jangan memancing emosi Ku lebih dalam lagi atau Aku akan nekad berbuat jahat ke Kamu." Hardik Maritha dengan suara lantang nya itu


" Sudah sist sudah Kamu jangan ladenin wanita macam ini lagi, nggak ada gunanya lebih baik Kita pergi saja dari sini." Ucap Yohan mencoba membujuk Maritha untuk pergi dari situ.


Maritha pun mendengus kesal dan langsung beranjak pergi meninggalkan Tyas dan kedua sahabatnya itu, Sementara Tyas dan kedua sahabatnya yang melihat kepergian Maritha dan kawan kawan nya itu pun tersenyum manis seraya saling melemparkan pandangan satu sama lainnya.


" Eh bestie Kita pulang aja yuk Aku jadi nggak mood ni." Kata Tyas mengajak Diah dan Yesi untuk pulang.


" Sama Kita juga hilang ni selera makannya, Kita pulang aja yuk." Balas Yesi seraya memandang kearah Tyas dan Diah bergantian


Kemudian ketiga gadis itu pun kompak beranjak dari duduknya lalu pulang kembali ke ruko.


Hay hay readyers tercinta dan tersayang juga tersukses nya mamak,


Mamak mau mengucapkan beribu ribu maaf untuk para readyers atas kesalahan update tadi malam yang mana aplikasi nya mamak sedang error jadi mengupdate dobel bab yang sama dan mamak tidak mengetahui terjadi nya ke erroran


Dan saat ada komenan masuk dari readyers tercinta nya maaf soal update doble bab yang sama itu mamak langsung memeriksa nya dan segera meng Takedown satu bab


sekali lagi mamak mohon maaf atas ketidak nyamanan yang dirasakan readyers soal eror tadi malam itu ya


Terima kasih and happy Reading untuk readyers tercinta nya mamak yang InshaAllah bulan depan akan sukses semua aamiin

__ADS_1


__ADS_2