
"Sini Yas biar Aku yang bayar." Ujar Naka saat melihat Tyas sudah selesai v memilih gaun yang akan dipakai untuk reuni nanti malam
"Ah nggak usah Mas Naka biar Aku bayar sendiri." Balas Tyas
"Nggak Yas sini Aku bayarin kan Aku yang minta tolong ke Kamu untuk menemaniku menghadiri acara itu masak Aku suruh Kamu bayar bajuMu sendiri." Sahut Naka seraya merebut baju yang barusan dipilih oleh Tyas
Nampak nya Tyas tidak mau memberi kan bajunya itu kepada Naka, Dia bersikeras untuk membayar sendiri baju itu
" Nggak Mas kalau Kamu nekat bayar baju ini maka Aku juga nekad nggak mau menemanimu menghadiri acara nanti malam gimana?" Tanya Tyas dengan wajah serius
Sementara pelayan toko yang menyaksikan adegan itu pun hanya bisa tersenyum , dan akhirnya Naka pun mengalah dengan membiarkan Tyas membayar sendiri baju tersebut.
Selesai membeli baju dan juga sepatu untuk dipakai Tyas nanti malam juga sudah membeli gelang jam mewah untuk Naka, Mereka berdua pun berjalan jalan sebentar di mall tersebut.
Mereka berjalan santai sembari bercanda layaknya sepasang kekasih hingga mengundang pandangan dari orang sekeliling nya.
Terlebih banyak diantara Mereka yang sadar dan tau siapa itu Naka sang pemilik perusahaan besar Bagaskara grub juga pemilik separo saham mall terbesar di kota itu.
Menyadari hal itu, Naka pun segera memakai kaca mata hitamnya dan segera mengajak Tyas untuk berjalan pindah ke tempat lainnya.
" Ada apa Mas kok kelihatannya Kamu gelisah kurang nyaman gitu?" Tanya Tyas heran dengan perubahan sikat Naka yang semula santai namun tiba tiba berubah.
" Nggak ada apa apa Yas, Aku hanya ingin ngajak Kamu beli es cream aja Aku haus Yas hehehe ." Jawab Naka seraya nyengir kuda.
" Oh kirain Kamu takut ketauan pacarMu Mas hahahaha." Balas Tyas seraya tersenyum lebar
" Kan pacarKu itu Kamu eh calon istri deng." Sahut Naka seraya tersenyum
" Dih mulai ni." Balas Tyas merengut
" Sudah ah Kamu mau es cream rasa biar Aku yang antri beli? " Tanya Naka menawari Tyas
" Em Aku mau rasa vanila aja deh Mas, Terima kasih." Jawab Tyas
" Ya sudah Kamu tunggu disini dan ingat jangan kemana mana biar Aku antri beli dulu." Balas Naka seraya mengusap kepala Tyas.
Tyas tersenyum manis seraya mengangguk mengiyakan perkataan Naka barusan, Sementara Naka terlihat berjalan menuju stand penjual es cream yang tengah rame pembeli itu.
Saat Naka tengah mengantri untuk membeli es cream itu, nampak Tyas sedang memperhatikan nya dari belakang dengan seksama.
" Mas Naka ini orang nya tampan,baik seru enak diajak ngobrol perhatian pengalaman bisnis nya banyak dan beruntung nya wanita yang bisa menjadi pendamping nya kelak." Guman Tyas lirih.
Tak berselang lama Naka kembali dengan membawa dua cup es cream satu untuk dirinya dan satu untuk Tyas, Dia segera memberi kan satu cup es cream untuk Tyas sesuai dengan request nya tadi.
" Terima kasih Mas." Ucap Tyas seraya meraih cup es cream itu
"Sama sama." Balas Naka dengan senyuman manisnya
Naka mengajak Tyas untuk duduk sebentar di kursi yang disiapkan oleh penjual es cream itu, dan Mereka menikmati es cream nya masing masing disana.
" Mas Naka mau es cream ini?" Tanya Tyas menawari Naka
" Boleh tapi Kamu yang suapin ya." Jawab Naka seraya menoleh kearah Tyas
__ADS_1
Tyas merengut sebal dengan permintaan Naka barusan dan dengan bercampur malu Dia pun menyuapi Naka es cream itu
" Makasih ya jangan jutek gitu deh mukanya sini gantian Aku yang nyuapin Kamu biar adil." Kata Naka seraya menyendokan es cream miliknya dan menyuapi Tyas
Awal nya Tyas tidak mau namun terus dibujuk oleh Naka akhirnya Tyas pun mau membuka mulutnya dan menerima suapan es cream dari Naka tersebut.
Setelah puas menikmati es cream tersebut berikut adegan saling siap saling bercanda itu, Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang untuk mandi dan siap siap
Naka dan Tyas berjalan beriringan menuju tempat parkir mobil itu , Dan seperti biasa Naka membukakan pintu untuk Tyas lalu mempersilahkan Tyas masuk ke mobil terlebih dahulu dan barulah dirinya masuk ke mobil.
saat sudah masuk kedalam mobil dan hendak menutup pintu mobil itu, Tanpa sengaja sopir pribadi Eyang Putri melihat Sang majikan mudanya itu tengah mengendarai mobil dengan seorang gadis cantik duduk di samping nya itu.
" Lo itu kan Tuan Naka ,to Nyonya ? " Tanya Pak Tarno sopir pribadinya Eyang Putri
" Mana?" Tanya balik Eyang Putri
Pak Tarno pun menunjuk ke mobil yang berjalan di samping mobil Mereka itu.
" Eh iya benar itu Naka, lalu siapa yang di samping nya itu Pak Tarno? " Tanya Eyang Putri seraya membuka kaca mobil tersebut
" Nggak tau Nyonya , kelihatan nya seorang gadis yang cantik mungkin pacarnya Tuan Naka." Jawab Pak Tarno
" Ya mungkin saja padahal Aku sudah punya calon untuk Dia eh Dia nya sudah punya pacar gatot deh." Balas Eyang Putri
" Apa kah Nona Tyas pemilik kedai sarapan itu calon yang Nyonya siap kan untuk Tuan Naka? " Tanya Pak Tarno.
" Hem Dia gadis yang baik sopan lembut sederhana tidak neko neko dan juga Dia gadis yang cantik sesuai untuk Naka cucuKu yang tampan itu." Jawab Eyang Putri dengan senyum sumringah itu.
" Iya Nyonya Saya rasa juga begitu, tetapi apakah Nyonya tidak memandang bibit bebet bobot juga latar belakangnya Nona Tyas terlebih dahulu ?" Tanya Pak Tarno
Dan nampaknya Eyang Putri menganang masa suram saat perusahaan Bagaskara mengalami kemerosotan tajam dan diambang kebangkrutan akibat dari penghianatan yang dilakukan oleh rekan bisnis nya almarhum Kakek Bagaskara sangat pendiri Bagaskara grub
Tahun itu benar benar tahun penuh kepahitan bagi Eyang Putri dan terlebih bagi Naka disaat perusahaan yang dipimpinnya diambang kehancuran dan kebangkrutan, masih ditambah lagi dengan penghianat yang dilakukan oleh Maritha yang tak lain adalah kekasih nya Naka yang memilih pergi dan menikah dengan pria lain.
" Nyonya." Panggil Pak Tarno membuyarkan lamunan Eyang Putri tentang masa lalu yang kelam itu.
" Iya Pak Tarno Kita pulang saja Aku nggak mood belanja nya." Ujar Eyang Putri
Pak Tarno pun mengangguk dan menurut perintah Majikannya itu untuk kembali pulang.
Sementara itu Tyas yang diantarkan Naka telah sampai di depan ruko tempat tinggal sekaligus tempat usaha nya itu.
" Aku nggak mampir ya Yas Aku mau langsung pulang aja untuk siap siap dan Aku akan kesini jemput Kamu ." Ucap Naka seraya membukakan pintu mobil untuk Tyas.
" Iya iya, Aku keluar dulu ya." Jawab Tyas seraya keluar dari mobil.
Naka segera mengendarai mobilnya pulang kerumah nya, Sementara Tyas terlihat masuk kedalam ruko dan sudah pasti bisa di tebak dua sahabat karibnya yang super kepo itu sudah menunggui nya di meja depan kasir
" Hay Yas sudah pulang? " Sapa Diah seraya senyum senyum
" Iya , maaf ya Aku mau keatas dulu untuk mandi dan siap siap soalnya sebentar lagi Mas Naka mau jemput Aku." Jawab Tyas seraya berjalan menuju tangga naik ke lantai atas
Dan sudah bisa ditebak pula Kedua sahabat nya itu membuntuti nya ikut masuk kedalam kamar milik Tyas seraya memberondongi dirinya pertanyaan yang menyangkut Naka tentu nya.
__ADS_1
Tanpa menjawab banyak atas pertanyaan sahabatnya itu, Tyas lebih memilih untuk segera masuk kedalam kamar mandi untuk mandi dan ganti baju.
Selesai mandi dan ganti baju Tyas keluar dari kamar mandi itu untuk memoles wajah ayunya dengan sedikit sapuan make up natural
Jika tadi waktu mandi Tyas berharap kedua Sahabat keponya itu sudah keluar dari kamar nya namun kenyataan nya berbeda Mereka masih tetap stay di dalam kamar seakan tengah menunggui Dirinya yang sedang mandi itu
" Dih Kalian masih disitu bestie?" Tanya Tyas kaget
" Iya dong kan nungguin Kamu." Jawab Diah cengengesan
" Iya ni, Sebenarnya Kamu mau kemana Yas kok kelihatan mau menghadiri acara penting? " Tanya Yesi penasaran
" Nggak ini Aku tadi dimintai tolong oleh Mas Naka untuk menemani Dia menghadiri acara reuni teman kuliahnya dulu aja." Jawab Tyas Seraya memulai kegiatan nya memoles make up diwajahnya.
" Oh pantesan Kamu dandan begitu cantiknya." Balas Yesi
" Ah biasa aja , Oya Kalian nanti tolong urus antar pesanan cake itu ya Aku tak keluar dulu." Sahut Tyas seraya bangkit dari duduknya
" Siap Bos hehehehe." Balas Diah
" Ya udah Aku mau turun dulu ya soalnya sebentar lagi Mas Naka datang jemput Aku." Kata Tyas seraya mengambil tas nya di dalam lemari
" Kita antar sampai bawah ya." Balas Diah
Kemudian Mereka bertiga pun terlihat berjalan beriringan menuruni tangga ke lantai bawah itu, Dan berapa kagetnya Tyas saat sudah sampai dilantai bawah Dia melihat Wiland sudah duduk di kursi lantai bawah tersebut.
" Hay Yas wah cantik sekali Kamu, mau kemana memangnya?" Tanya Wiland yang tengah takjub saat melihat kecantikan Tyas itu
" Hay Mas, ah biasa saja kok nih Aku dimintai tolong oleh Mas Naka untuk menemaninya menghadiri acara reuni mau nolak nggak enak Mas soalnya Dia sudah bantuin Aku banyak." Jawab Tyas seraya duduk di kursi sebrang nya Wiland
Wiland terlihat cemburu manakala mendengar jawaban Tyas barusan.
" Oya Mas Wiland kok tumben kesini ada apa nih? " Tanya Tyas yang heran saat melihat kedatangan Wiland itu
"Ah nggak Aku tadi baru saja ada acara di kota sebelah dan sekalian aja mampir kesini kan searah juga." Jawab Wiland
"Oh kirain, Ya udah mau minum apa Mas biar Aku ambilin? " Kata Tyas menawari minum Wiland .
Dan belum sempat Wiland menjawab Naka sudah datang dan langsung masuk kedalam ruko.
"Hay semua. " Sapa Naka
" Hay Mas Naka." Balas Diah , Yesi dan Tyas kompak
" Hay Bro sudah lama Kamu disini?" Tanya Naka pada Wiland
" Ya lumayan." Jawab Wiland singkat dan tersengar sumbang
" Yas Kita berangkat sekarang ya takut macet ni soalnya barengan jam pulang kerja." Kata Naka
" Ok, Di tolong buat kan minuman untuk Mas Wiland ya Kami mau berangkat dulu." Kata Tyas yang meminta Diah membuatkan minuman untuk Wiland
" Siap ya sudah sana Kalian berangkat gih takut macet." Jawab Diah
__ADS_1
Tyas dan Naka pun mengangguk dan segera pamitan lalu berangkat ke tempat acara dengan mengendarai mobil sport mewah milik Naka.