Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
gaun cantik


__ADS_3

Hari berganti hari ,Minggu berganti minggu dan waktu pun berjalan dengan cepat .


Hubungan Ditya dan Tyas pun semakin hangat dan dekat selayaknya Suami istri pada umum nya


Seperti biasa rutinitas mereka pun hampir sama


Pagi sebelum berangkat kerja Tyas bangun lebih awal untuk memasak sarapan untuk mereka berdua sedang Dityw membantu pekerjaan lainnya lalu sarapan bersama dan berangkat kerja bersama .


Ya Mereka sekarang lebih dekat saling membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan Lebih sering ngobrol juga lebih sering menghabiskan waktu bersama seperti jalan jalan ke taman bunga , wahana permainan dan juga belanja .


Ini semua adalah inisiatif Ditya , Dia selalu teringat dengan janjinya kepada kedua orang tua nya untuk berusaha menerima perjodohan ini membuka hati untuk Tyas belajar mencintai nya dan juga selalu menjaga juga melindungi Tyas .


Meski berlawanan dengan hati kecilnya yang tetap bersikukuh mencintai Wati , Tetapi Ditya berusaha untuk menerima keadaan ini .


Baik Ditya maupun Tyas tengah sama sama berjuang menerima keadaan dan menjalani pernikahan yang terasa hampa karena perjodohan ini meskipun hati kecil menolak tetapi Mereka tidak mampu melawan kehendak kedua orang tua mereka


Pelan pelan Ditya mulai membuka hati untuk Tyas terbukti kini dirinya lebih sering mengajak Tyas keluar jalan jalan ke tempat wisata atau duduk dibangku taman untuk mengobrol santai


Ditya tidak bisa memungkiri kenyataan bahwa dirinya kini mulai jatuh cinta dengan Tyas yang secara fisik wajah cantik meski tanpa make up kulit nya putih bersih dengan rambut ikal ,rajin juga pintar memasak


Dan secara kelakuan Tyas sopan ramah dengan semua Orang dan juga rajin beribadah .


Ditya kini lebih sering melamunkan Tyas dari pada Wati , Bahkan Dirinya kini jarang menghubungi Wati


Ditya berencana untuk jujur ke pada Wati dengan status nya kini yang sudah menikah tapi Dia masih menunggu waktu yang tepat .


Lain Ditya lain pula dengan Tyas .


Tyas mulai terbiasa dengan sikap manis dan juga perhatian Ditya kepada dirinya tetapi tak ada yang lebih Dirinya menganggap kasih sayang perhatian yang Ditya berikan hanyalah sebatas rasa sayang kakak ke adik saja


Tyas tidak berani berharap lebih mengingat Ditya dulu pernah berkata "Jangan gunakan hati dan perasaan mu dalam menjalani hubungan pernikahan ini karena Kita sama sam korban perjodohan Kita tidak saling kenal Aku sudah punya pacar dan bila waktunya sudah tepat kita akan berpisah menjalani kehidupan kita masing masing ." Kata kata Ditya waktu itu selalu terpatri di benak Tyas dan membuat Tyas menutup hatinya rapat rapat.


" Dek besok Aku boleh minta tolong nggak ?" Tanya Ditya di sela sela waktu makan malam mereka saat itu .

__ADS_1


Tyas menghentikan aktifitas makan nya lalu menoleh kearah Ditya .


" Iya Mas apa yang bisa Aku bantu ." Jawab Tyas .


" besok teman di kantor ku menikah dan mengadakan resepsi di gedung ." Jawab Ditya


" Lalu apa yang bisa Ku bantu Mas ?" Sahut Tyas .


"Aku mau minta tolong ke Kamu untuk menemaniku ke acara resepsi itu karena undangan nya tertulis harus membawa pasangan ." Balas Ditya sambil memandang ke arah Tyas .


"Iya Mas lalu acaranya jam berapa ?" Tanya Tyas .


"Malam dek setelah Maghrib ." Jawab Ditya .


" Iya mas Aku akan menemani Kamu ke acara resepsi itu tapi maaf mas Aku tidak punya baju untuk dipakai keacara pesta jadi bagaimana dong ?" Kini giliran Tyas dengan muka cemberut bertanya.


Ditya terlihat tertawa kecil melihat Tyas cemberut lalu mencubit pipi Tyas karena gemas melihat Tyas .


Tyas pun mengangguk paham lalu mereka pun melanjutkan makan malam itu hingga selesai lalu mencuci perabotan makan dan bersiap untuk pergi ke butik untuk membeli gaun pesta yang akan dipakai besok .


Sesampainya di butik Tyas segera memilih baju untuk dipakai besok terlihat Dia tengah kebingungan memilih baju bukan bingung lebih tepat nya takut dengan label harga gaun gaun pesta di toko tersebut .


Tyas berdiri di depan gaun pesta nan cantik berwarna lilac , Meski rancangan nya sederhana tapi gaun itu terlihat tetap mewah dengan aksen bunga bunga dibagian dada dan kerah baju model baju tradisional khas china serta lengan baju yang tidak terlalu panjang menambah kesan elegan pada baju itu .


Namun Tyas terkejut saat mengamati label harga gaun itu , Terlihat Tyas melamun cukup lama memikirkan harga gaun itu dan bermonnolog dalam hati masa harga gaun satu helai saja setara dengan harga aatu ekor sapi penjantan besar dan kenapa baju di sini mahal sekali harganya berbeda dengan dipasar lalu apakah uang Ku ini cukup untuk membayar gaun ini dan juga kenapa Mas Ditya mengajak ku kesini , Semua pertanyaan ini bermunjulan dalam benak Tyas hingga Ditya pun menyenggol lengan Tyas sontak membuyarkan lamunan dan semua argumen dalam benak Tyas.


" Dek kamu kok kamu malah melamun disitu sudah dapat bajunya ?" Tanya Ditya.


Tyas yang kaget pun sontak menoleh kearah Ditya lalu menjawab pertanyaan nya .


"Eh maaf Mas Ditya belum kayaknya ngga usah beli disini deh mas dilain tempat saja ."Jawab Tyas sedikit gugup .


" Lo kenapa Dek kan disini butik terkenal penjual gaun gaun pesta dan Aku lihat di i sini bajunya juga bagus bagus kok ?" Tanya Ditya keheranan .

__ADS_1


" Em itu mas Aku belum nemu yang cocok saja ." Balas Tyas .


Ditya paham kenapa Tyas ngomong begitu tetapi Ditya juga mengerti bahwa itu bukan lah alasan utama nya dan label harga lah yang sesungguhnya jadi masalah bagi Tyas.


Ditya segera berjalan ke depan arah Tyas menuju sebuah gaun cantik yang dipajang di lemari kaca yang tadi sempat dilihat oleh Tyas.


"Kamu suka kan dengan baju ini dek ?" Tanya Ditya.


" Ah nggak kok Mas Aku hanya melihat saja , kita beli di tempat lain saja yuk ." Jawab Tyas .


"Kamu jangan bohong dek , Tadi Aku perhatikan dari sana kamu kelihatan menyukai gaun ini kok kenapa kamu takut dsngan harganya ya tenang Aku yang akan bayar ." Kata Ditya senyum senyum meledek Tyas.


sontak wajah Tyas memerah karena malu dan Dia pun mengangguk.


Ditya pun segera memanggil pelayan butik itu untuk membantu mengambilkan gaun pesta tersebut dan memintaTyas untuk mencoba nya .


Tyas masuk keruang ganti baju dan mencoba gaun lilac si pencuri hati Tyas tadi .


Sementara itu Ditya dengan sabar menunggui Tyas di depan ruang ganti baju sembari menenteng sepatu hak tinggi atau bahasa keren nya High Heel untuk melengkapi penampilan Tyas kepesta besok.


Kyrang dari lima belas menit Tyas pun keluar dan memperlihatkan gaun yang dia coba ke Ditya .


Ditya terperangah melihat penampilan Tyas yang terlihat sangat cantik elegant memakai gaun itu sangat pas dan cocok dengan postur tubuhTyas juga warna nya pun sesuai dengan warna kulit Tyas dan tak dipungkiri jantung Ditya pun berdetak tak karuan antara rasa kagum juga suka padaTyas hingga menciptakan perasaan yang sulit diartikan dihati Ditya.


"Kamu cantik sekali dek ." Kata Ditya memuji Tyas seraya menyerahkan sepasang High Hells dan memintanya mencoba dan lagi lagi Tyas pun pas dengan ukuran yang Ditya pilihkan .


" Wah beruntung sekali nona ini punya suami yang selera Fashion nya tinggi dan bagus selamat ya nona ." Kata pelayan butik itu memuji .


Tyas tersenyum dan mengangguk dalam hati dia sangat bersyukur atas semua ini dan berharap semoga semua ini bukan mimpi yang akan brtakhir saat nanti dia bangun .


Selesai dengan urusan bayar membayar barang belanjaan tadi . Mereka pun beranjak keluar butik dan pulang kembali ke apartemen tempat tinggal mereka untuk mandi dan istirahat karena besok harus menjalani semua aktifitas harian mereka seperti biasa .


😘

__ADS_1


__ADS_2