Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Mencobalah untuk berfikir positif


__ADS_3

Pemeriksaan kandungan nya Tyas telah selesai begitu pula dengan cek kesehatan lainnya dan tak lupa Dokter Rida menuliskan resep beberapa jenis suplemen vitamin untuk Tyas juga calon bayi dalam kandungannya itu .


Naka berjalan kearah apotik rumah sakit tersebut untuk menebus resep vitamin yang telah di resep kan tadi ,sementara Eyang Putri ,Tyas dan juga Ibuk serta Mbak Rina tengah duduk di dalam mobil yang terparkir di tempat khusus tamu vvip rumah sakit tersebut untuk menunggui Naka .


" Selamat ya Nduk calon bayi Kalian nanti perempuan ,semoga calon bayinya tumbuh sehat sempurna cantik sholehah dan di beri kelancaran sampai nanti waktu lahiran tiba ." Kata Ibuk sembari mengusap usap perut Tyas yang kini mulai nampak sedikit menonjol itu .


" Selamat ya Sayang ,Eyang sangat bahagia mendengar penjelasan Dokter yang memeriksa kandungan Mu tadi ,semoga Kamu dan calon bayi dalam kandunganMu ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT diberi kelancaran sampai lahiran nanti dan Eyang juga berpesan tolong jaga baik baik calon cicit nya Eyang ini ingat Yas bayi yang Kamu kandung ini calon pewaris tahta perusahaan Bagaskara Grub lo." Ujar Eyang seraya membelai lembut pundak Tyas


" Enggeh Eyang dan juga Ibuk , Tyas sangat berterima kasih atas doa doanya untuk Tyas dan juga calon buah hati ini dan Tyas janji akan menjaga kandungan ini dengan penuh jawab " Ucap Tyas dengan nada sungguh sungguh bercampur haru


Tanpa semua sadari tiba tiba Mbak Rina yang sedang duduk di bangku sebelah nya Ibuk itupun terlihat menunduk dan meneteskan air mata nampaknya Mbak Rina sedang bersedih namun tak ada yang menyadarinya hingga tanpa sengaja Tyas menatap spion yang mengarah pada penumpang belakang itu dan Dia melihat Mbak Rina yang sedang menunduk .


" Mbak Rina kok diam saja , ada apa Mbak ?" Tanya Tyas yang keheranan bercampur curiga itu .


Sontak saja Eyang Putri pun ikut menoleh kearah belakang dimana Mbak Rina tengah duduk di samping Ibuk begitupun juga dengan Ibuk yang sedari tadi asik mengobrol dengan Tyas juga Eyang Putri itu pun menoleh kearah Mbak Rina yang masih saja menunduk .


" Kamu kenapa Nduk kok menunduk begitu ?"Tanya Ibuk yang juga terlihat bingung


" Maaf Bu Rukmi , Rina kenapa kok sedari tadi diam saja apakah Dia tengah kurang enak badan atau ada masalah lainnya ?" Tanya Eyang Putri


" Rin ,Kamu kenapa Nduk kok ditanya diam saja jangan bikin Kita semua khawatir Nduk tolong jawab Kamu kenapa ?" Tanya Ibuk


Mbak Rina terlihat masih menunduk ,Dia berusaha bangkit menata hatinya yang sedikit porak poranda melihat kebahagiaan yang tengah dirasakan Tyas juga Naka juga keluarga besar nya saat ini .


Apa kebahagiaan yang tengah di iri kan oleh Mbak Rina pada diri Tyas saat ini ,dan jawaban atas pertanyaan besar itu adalah kehamilan Tyas .


Kenapa Mbak Rina atas kehamilan Tyas , dan jawabannya adalah Tyas menikah dengan Naka baru satu tahun lamanya masih sangat awal dibanding dengan pernikahannya dengan Mas Gunawan .


Tapi nyatanya Allah menitipkan kebahagiaan besar pada rumah tangga nya Tyas dengan menganugerahi kehamilan pada diri Tyas , sementara pernikahan nya Mbak Rina dan Mas Gunawan sudah menginjak usia pernikahan hampir lima tahun dan nampaknya belum ada tanda tanda Allah menganugerahkan kehamilan pada dirinya .

__ADS_1


" Mbak Kamu kenapa kok diam saja , Kamu nggak senang ya dengan kehamilan ku ini ?" Tanya Tyas seraya menoleh kearah Mbak Rina


Nampaknya kata kata Tyas barusan sukses membuyarkan lamunan demi lamunan juga adu argumen pada diri Mbak Rina saat Ini ,hingga akhirnya Beliau pun mengangkat kepalanya dan menatap lurus kearah Tyas juga yang lainnya .


Dan alangkah terkejutnya semua yang ada di dalam mobil itu terlebih Ibuk ,bagaimana tidak tadi sewaktu berangkat raut wajah Mbak Rina sangatlah ceria antusias ingin tau bagaimana perkembangan calon keponakannya itu .


Lalu kini wajahnya berubah drastis menjadi lesu juga terlihat jelas air mata yang terus mengalir membasahi pipinya dan dengan sigap tangan Mbak Rina mengusap air mata itu .


" Lo kok malah menangis Kamu kenapa Rin jangan bikin Ibuk khawatir Nduk ?" Tanya Ibuk yang nampak khawatir


" Iya lo Rin Kamu kenapa kok tiba tiba menangis ada apa atau Kamu sedang ada masalah apa tolong bilang ke Kami nanti biar Eyang suruh Seketaris Anton bantu ngurus ?" Sahut Eyang Putri menimpali pertanyaan Ibuk


" Tidak Rina tidak punya masalah apa apa kok Eyang Putri ,Ibuk jangan khawatir ya Rina baik baik saja dan Kamu Yas Mbak sangat bahagia kok dengan kehamilan Mu ini karena sebentar lagi Aku juga Mas Gunawan akan dapat keponakan lagi heheheh " Jawab Mbak Rina dengan senyum palsu yang dibuatnya untuk menutupi perasaan hatinya yang sebenarnya itu .


" Kamu jangan bohong Nduk ,Ibuk tau Kamu sedang berbohong ayo jujur sama Ibuk Kamu sedang ada masalah apa ?" Tanya Ibuk yang terlihat tidak percaya dengan ucapan Mbak Rina barusan itu .


Mbak Rina tidak langsung menjawab pertanyaan Ibuk barusan itu ,namun Dia langsung beranjak memeluk erat Sang Ibunda tercinta dengan uraian air mata yang jatuh membasahi pundak Bu Rukmi


Ada ungkapan kata kata yang berbunyi Ibu adalah malaikat tak bersayap yang di kirim Tuhan untuk menjaga anak anak nya ,dan nampaknya kata kata itu terbukti saat ini dimana Bu Rukmi yang tengah duduk di samping Mbak Rina itu terlihat tengah membelai lembut rambut Sang Anak bermaksud untuk menenangkan suasana hati Mbak Rina yang tengah bersedih .


Beliau paham kenapa tiba tiba Mbak Rina menangis ini pasti erat kaitannya dengan kebahagiaan Tyas atas kehamilannya itu


" Nduk jawab pertanyaan Ibuk dengan sejujur jujurnya apakah tangisan Mu ini ada hubungannya dengan kehamilan Adikmu ini juga penantian Kalian yang tak kunjung tiba ?" Tanya Ibuk yang langsung pada intinya itu .


Mendengar pertanyaan dari barusan itu Mbak Rina kaget dan dalam hati berkata dari mana Ibuk bisa tau tentang apa yang tengah Aku rasakan ini ." Guman Mbak Rina dalam hati


" Buk kenapa Allah tidak adil pada Rina dan Mas Gun ?" Kata Rina dengan suara lirih


Eyang Putri, Tyas juga Ibuk terkejut mendengar pertanyaan Mbak Rina barusan ,dan Mereka semua pun saling melempar pandangan seakan tengah bermusyawarah untuk mengenai pertanyaan Mbak Rina barusan .

__ADS_1


" Astaghfirullah pertanyaan macam apa yang tengah Kamu ucapkan barusan itu Rin ?" Tanya Ibuk yang terlihat kaget


" Iya Mbak Rina ,kenapa kok tiba tiba bilang seperti itu Mbak Rina ada masalah apa ?" Sahut Tyas menimpali pertanyaan Ibuk barusan .


" Aku tidak punya masalah apa apa ,hanya saja Aku merasa Allah tidak adil untukKu dan Mas Gun kenapa saat ini Kami masih belum diberi momongan sementara Kalian yang baru beberapa bulan menikah sudah dikasih titipan calon anak dalam kandungan Mu itu bukankah tidak adil itu namanya ." Jawab Mbak Rina dengan nada pilu


" Hust Kamu harus istighfar Nduk ,mungkin saat ini Allah belum mengaruniai anak dalam rumah tangga Kalian agar Kalian mempersiapkan diri juga mental dan iman yang baik untuk menjadi orang tua kelak dan juga Allah ingin agar Kalian lebih dekat satu sama lain nya dulu juga agar Kalian lebih giat berikhtiar dengan baik lewat doa dan usaha tentunya ." Sahut Ibuk sembari membelai lembut rambut Mbak Rina


" Iya Mbak ,jangan punya pikiran buruk seperti itu Mbak Rina harus selalu berpikir positif pasti ada kebahagiaan yang telah Allah persiapkan untuk Mbak Rina dan Mas Gunawan di depan sana juga siapa tau sebentar lagi Mbak Rina juga ikutan hamil kaya Aku ." Kata Tyas yang berusaha menghibur Mbak Rina .


" Iya Rin apa yang di ucapkan Tyas juga IbukMu itu benar Kamu harus sabar dan juga berikhtiar ,Oya Kalian sudah pernah cek kesuburan pasangan di rumah sakit belum ?" Tanya Eyang Putri yang juga terlihat iba dengan tangisannya Mbak Rina itu


" Belum Eyang ,Kamu belum pernah cek kesuburan " Jawab Mbak Rina seraya menyeka air matanya itu lalu berusaha duduk tegak kembali


" Cek kesuburan itu penting untuk mengetahui ada tidak nya masalah kesuburan pada pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak seperti Kalian ini ,ya sudah nanti Eyang Putri rekomendasi kan Dokter kandungan terbaik untuk membantu mu juga suamimu memeriksa kesuburan Kalian ya ." Sahut Eyang Putri dengan senyum anggun nya itu .


Mendengar ucapan Eyang Putri barusan itu sukses membuat Mbak Rina sedikit terhibur hatinya ,dan Diapun langsung mengangguk tanda setuju dengan ide Eyang Putri barusan dan tak lupa Mbak Rina pun mengucapkan banyak banyak terima kasih pada semuanya yang ada di mobil itu terutama untuk Eyang Putri dan Juga Sang Bunda yang selalu mendukungnya itu.


Tak berselang lama dari kejauhan nampak Naka tengah berjalan menuju kearah mobil yang mereka tumpangi itu dengan membawa kantong plastik yang berisi beberapa bungkus vitamin juga suplemen untuk Tyas .


Naka segera masuk kedalam mobil dan langsung duduk di bangku depan sampingnya Pak Prapto dan langsung saja Pak Prapto menghidupkan mesin mobil lalu berjalan mengendarai mobil menuju jalanan Jakarta nan ramai siang itu .


Siang ini Eyang Putri mengajak Mereka semua untuk makan siang di restoran masakan Padang langganan keluarga Bagaskara dan semuanya menyetujui ajakan Eyang Putri itu terlebih Tyas yang tiba tiba saja ingin sekali makan sambal hijau juga ayam pop nya itu .


apak Prapto segera memarkirkan mobil di tempat parkir khusus pelanggan tersebut lalu segera beranjak membukakan pintu untuk para majikannya keluar .


Naka keluar terlebih dahulu lalu segera beranjak menyusul atas yang tadi duduk di bangku belakang bermaksud untuk membantunya turun mobil dan nampak nya Tyas menolak bantuan Naka yang mau membopong nya itu dengan alasan Dia masih kuat jalan .


Sesampainya di restoran mereka semua langsung di sambut oleh pemilik restoran masakan Padang yang sangat ramai tersebut dan langsung dipersilahkan masuk kedalam sebuah ruangan khusus pelanggan kelas atas namun nampaknya Eyang Putri menolak masuk keruangan itu dengan alasan Beliau ingin makan di tempat yang sama dengan pengunjung lainnya yakni lesehan saja .

__ADS_1


Awalnya pemilik restoran tersebut sedikit kaget dengan permintaan Eyang Putri itu namun akhirnya Beliau pemilik restoran itupun menyetujui nya dengan mempersilakan Eyang Putri beserta rombongan nya itu untuk duduk di lesehan dekat kolam ikan pojok restoran tersebut sembari m nunggu pesanan makanan Mereka semua datang .


Mereka berenam duduk berdampingan menunggu pesanan makanan tersebut dengan sambil mengobrol santai membahas banyak hal ,dan siang ini mood Tyas Si Bumil sedang baik terlihat Dia sangat ceria raut wajahnya nampak sangat segar cantik dengan senyumannya yang manis semakin menambah aura cantik pada diri Bumil nya Mas Janaka .


__ADS_2