
Tyas Sampai di depan pintu kamar Ditya dan ketika hendak mengetuk pintu tersebut Tyas mendengar Ditya tengah mengobrol dengan seorang wanita di dalam kamarnya pelan pelan Tyas mendengarkan apa yang mereka obrolkan
" Mas bagaimana ini ?" Tanya wanita itu pada Ditya
" Sayang Kamu yenang saja Aku akan bertanggung jawab penuh dengan bayi yang ada di kandungan Mu ini Dia anakku ." Jawab Ditya
Tyas yang sedari tadi menguoing pembicaraan mereka dari luar pintu kamarpun tak kuasa menahan tangisnya air matanya jatuh membasahi pipinya tetapi Dia masih berusaha mendengarkan obrolan mereka selanjutnya .
" Lalu bagaimana dengan Tyas Mas apakah Dia bisa menerima kehadiranKu juga Anak Kita ?" Tanya Wati sedikit takut
" Sayang Kamu jangan berpikir macam macam selama Kita tetap merahasiakan semua ini Aku jamin pasti akan aman dan Aku janji akan mencari waktu yang tepat untuk membwritahu Dia tentang semua ini dan Aku rasa Dia akan bisa menerima semua ini ."Jawwb Ditya yang masih tidak menyadari jika Tyas sedang menguping di belajang pintu
Seketika hati Tyas hancur remuk seperti gelas kaca yang dilemparkan ke lantai sakit jangan lagi bertanya tentang rasa sakit karena sudah pasti sangat jelas sakit kakinya lemas diluruh duduk bersimpun di lantai dengan air mata yang sudah tidak mampu di bendung tangannya membungkam mulutnya sendiri agar tidak sampai mengeluarkan suara apapun hingga Ditya melanjutkan obrolannya
Dan tunggu dulu Tyas berpikir seperti nya Dia mengenal suara Wanita itu tapi siapa Dia hingga akhirnya Tyas tidak lagi bisa membendung emosinya dia berdiri lalu mengusap air matanya sendiri kemudian beranjak membuka paksa pintu kamar tidur Ditya tanpa mengetuknya terlebih dahulu dan sukses membuat Ditya dan Wati yang tengah berpelukan di kasur itu pun kaget setengah mati
" Ti Ti Ti Tyas ." Kata Wati kaget
" Sa Sayang kok Kamu sudah pulang ?" Giliran Ditya yang bertanya .
Tyas pun kaget setengah mati mendapati Wati berbaring sambil berpelukan dengan Ditya Suaminya itu sungguh Dia yak menduga bahwa Wati lah yang selama ini menjadi selingkuhan Ditya
" Mas Ditya tolong jelaskan tentang semua ini apa maksudnya ?" Tanya Tyas dengan sikap tenang nya tanpa menunjukan sedikit pun emosi nya .
" Sayang dengarkan penjelasan Ku ini tidak seperti yang Kamu pikirkan Aku dan Dia tidak terjadi apa apa ." Bujuk Ditya sembari berjalan mendekat ke arah Tyas dan mencoba hendak memeluknya
" Stop Kamu cukup sampai di situ Mas Aku sangat jijik sekali dengan Kalian berdua ." Hardik Tyas
" Sayang tolong dengarkan oenjelasan Ku dulu ." Balas Ditya
" Penjelasan apa yang Kamu maksud penjelasan tentang perselingkuhan Kalian taua penjelasan tentang kehamilan wanita selingkuhan Mu itu ?" Tanya Tyas tetap dengan ekspresi tenang tapi bernada ketus itu
" Tyas tolong maaf kan Aku dan Mas Ditya Kami khilaf Yas Aku bisa menjelaskannya kok Kamu boleh marah ke Aku memukul Aku tapi jangan marah ke Mas Ditya ya ." Kini giliran Wati mencoba merayu Tyas .
__ADS_1
" Apa yang akan Kamu jelaskan ke Aku semua sudah jelas bagiku Kamu adalah sahabat karib Ku sejak kecil bahkan Kamu sudah Ku anggap saudara Ku sendiri tapi kenapa Kamu tega jadi selingkuhan Suami Ku kenapa Kamu tega jadi orang ketiga diantara Kami kenapa Kamu tega merebut kebahagiaan Ku kenapa apa salah Ku ke Kamu tolong beritahu Aku ?" Tanya Tyas dengan tatapan sinis kearah Wati
pertanyaan Tyas barusan seakan menapar wajah Wati dan Ditya sekaligus membungkam mulut mereka berdua selama menikah hamoir settahun ini Ditya belum pernah sekalipun melihat Tyas demarah ini Dia dan Wati pun tak berani menatap Tyas
" Kenapa Kalian diam atau kapian tengah menyusun alasan untuk Ku ?" Tanya Tyas
" Dek ini semua salah Ku tolong maaf kan Aku ." Jawab Ditya bersujud dihadapan Tyas
Wati yang menyaksikan Ditya berlutut dihadapan Tyas itupun merasa haru dan menyesali semua keadaan ini Dia pun langdung beranjak memeluk Sahabatnya itu sambil menangis serisak isak sementara Tyas masih diposisi yang sama berdiri tegak bersedekap tangan seakan Tyas terlihat tegar dan acuh dengan kedua orang yang sedang memohon maaf dari nya itu Tyas terlihat tegar meski sebenarnya hati nya rapuh hancur berkeping keping tetapi Dia tidak ingin menunjukan kehancuran perasaan nya dihadapan Wati dan Ditya karena itu akan menjatuhkan harga dirinya saja
" Kalian sungguh sepasang artis yang sukses memainkan peran Kalian tipu Aku sedemikian rupa hingga Aku tidak menyadarinya tapi ALLAH Maha baik hari ini ditunjukkanlah permainan hina Kalian di depanKu." Kata Tyas dengan wajah serius .
Sementara Ditya dan Wati hanya diam mendengarkan perkataan demi perkataan Tyas itu
" Aku kecewa sama Kamu Wat Kamu tega membohongi Aku Kamu tega menghancurkan rumah tangga Sahabat Mu sendiri Kamu tak ubahnya seperti pelakor ." Kata Tyas mengungkapkan kekecewaannya pada Wati
Ditya tidak terima dengan hinaan yang barusan diucapkan Tyas dan mulai terbakar emosi nya
Tyas kaget dengan perkataan Ditya barusan Dia tidak percaya Ditya tega mengatakan itu padanya
" Apa maksud Kamu Mas ?" Tanya Tyas
" Ya seperti yang barusan Aku katakan Kamu merebut Aku dari Wati dan perlu Kamu tau Wati itu cinta pertama ku Kami pacaran sudah lama jauh sebelum Aku menikahi Kamu ." Jawab Ditya tegas
Air mata yang semula kering kini tiba tiba mengembun kembali dan mulai menetes membasahi pipi Tyas antara percaya dan tidak Tyas benar benar shock dengan semua ini ternyata Ditya lah yang selama ini Wati ceritakan padanya lengkap dengan restu yang tidak pernah merek dapatkan dari Mama Ratih dan Papa Sugeng dan yang lebih menyakitkan hati Tyas adalah ucapan Ditya barusan yang menyebutnya pelakor .
" Tidak mungkin semua ini tidak benar ." Ujar Tyas sembari menutupi kedua telinganya dengan telapak tangan .
Sementara Wati yang melihat Tyas tengah shock dengan kejadian ini Dia merasakan hatinya sangat sakit antara menyesal dan merasa bersalah kemudian Dia beranjak mencoba mendekati Tyas namun Tyas segera berlari menjauh dari mereka berdua
Tyas berlari keluar apartement dengan hanya membawa tas yang berisi dompet dan hp saja suasane sore yang tadinya cerah tiba tiba berubah mendung gelap disertai gelatan petir langit pun seakan ikut merasakan kesedihan dan kehancuran hati yang tengah dirasakan oleh Tyas .
Dia terlihat berlari tanpa arah membawa lari luka dihatinya dan berharap guyuran air hujan mampu mengguyur luka kesedihannya namun nyata nya sama hatinya malah semakin sakit saja .
__ADS_1
Sementara itu di apartement Ditya terlihat Wati menangis sesenggukan menyesali semua yang terjadi juga menyesali kenapa dirinya begitu ceroboh hingga hamil dan Dia pun terlihat tengah memohon ke Ditya agar segera menyusul Tyas dan mengajaknya pulang kasian di luar hujan dan Ditya pun dengan sikap angkuh sombongnya pun menolak dan beranggapan Tyas pasti akan pulang Dia tidak mungkin bisa hidup diluar sana mengingat ini Jakarta meskipun Ditya juga tau ada Mbak Rina yang siap membantu Tyas namun Ditya yakin Tyas tidak mungkin berani kesana
Malam pun tiba hujan pun mulai mereda sementara Tyas pun masih duduk berteduh di sebuah gazebo taman Dia terlihat merenungi semua kejadian hari ini hatinya sudah pasti remuk bagaimana tidak selama ini Dia berusaha keras menumbuhkan rasa cinta dihati untuk Ditya berusaha menjadi istri yang baik dan bermimpi untuk hidup bahagia selama nya bersama Ditya namun kenyataan hari ini mampu menampar dan menyadarkan Tyas dari hayalan nya itu
Malam pun semakin larut Ditya mulai panik karena Tyas tak kunjung pulang ke apartement mereka begitu pula dengan Wati Dia terlihat panik dan takut terjadi sesuatu hal buruk pada Tyas
" Mas coba Kamu tlp Mbak Rina siapa tau Tyas di sana ." Kata Wati meminta Ditya untuk menghubungi Mbak Rina
Tanpa berpikir panjang Ditya segera menghubungi Mbak Rina untuk menanyakan apakah Tyas ada di sana dan hasilnya pun nihil sementara itu Wati terpihat menghubungi Diah menanyakan apakah Tyas di sana dan lagi lagi hasilnya sama Tyas tidak ada di sana
Ditya segera menghubungi Wiland untuk menanyakan apakah Tyas sedang bersamanya namun lagi lagi hasilnya nihil Tyas tidak ada di sana lalu Ditya meminta Wiland untuk membantunya mencari keberadaan Tyas tersebut .
Mereka semua mencari keberadaan Tyas mulai dari rumah kost Diah hingga taman taman yang biasa Tyas kunjungi namun hasilnya pun nihil mereka tidak menemukan Tyasdi sana
Dimana Kamu sebenarnya Yas tolong pulang ." Guman Ditya dalam hatinya .
Smentara itu Wiland mulai menyusuri sebuah taman kecil pavorite Tyas juga mencari nya di pusat pasar malam terbesar dikota itu namun hasilnya pun sama nihil .
Mbak Rina sangat marah waktu mendengar Tyas kabur dari rumah Dia menduga pasti terjadi sesuatu hal buruk pada rumah tangganya hingga Tyas pun nekat kabur .
Dimana Kamu Yas
hay
Hay
Hay
Pembaca setia nya Mamak tolong maaf kan Mamak ya karena hari ini cuma aploud sedikit soalnya Mamak nggak kuasa menahan tangis emosi pas Mamak menulis bagian bab ini terus terang Mamak baper ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Kasih bunga dung buat Mamak
Terima kasih
__ADS_1