Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Jalan jalan bersama


__ADS_3

Malam sepulang dari pasar malam itu , Tyas dan Ditya masuk kamar mereka masing masing untuk istirahat


Meski hubungan mereka sekaeang sudah menghangat tetapi mereka tetap tidur terpisah .


Tyas masuk kamar beranjak mandi dan menunaikan ibadah sholat isya .Selesai sholat Tyas beranjak berbaring diranjang empuknya .


" Ah Aku lupa belum sms Wati ," Kata Tyas lirih


Tyas membuka hp nya dan segera membuka aplikasi panggilan tlp dan sms gratis berlogo gagang telepon itu , Dia mendial kontak Wa sahabat karibnya itu


"Wati sedang dipanggilan lain "


Itulah yang tertulis di konta Wa Wati saat dirinya menelpon sahabat karibnya itu .


"Ah mungkin Wati sedang menelpon kekasihnya ," Guman Tyas lirih .


Tyas akhirnya menghubungi Diah teman kerjanya yang keetulan hari ini sedang berlibur mereka pun ngobrol banyak hal .


Sedangkan dikamar Ditya , Dia terlihat tengah berbaring dikasur sambil tersenyum manis menatap layar hp nya .


Ya benar Ditya tengah menerima panggilan telepon dari sang kekasih hati nya Wati.


" Sayang bagaimana kabarmu dan juga bapak dan ibu apakah semua baik baik saja? "Tanya Ditya.


"Alhamdhulillah semua baik baik saja mas , Kamu sendiri bagaimana kabar mu di jakarta semua baik baik saja kan masih setia kan ," Jawab Wati


" Inshaallah Aku masih setia sayang dan akan berusaha setia sampai kamu siap menerima lamaranku hehehehe ," Balas Ditya


Kemudian Mereka pun ngobrol santai dan Wati juga menceritakan perihal pertemuannya dengan sahabat karib nya dulu yang kini juga tinggal di Jakarta


Wati menceritakannya dengan serius juga nostalgia persahabatan mereka dulu , Wati menceritakan tentang pernikahan sahabatnya itu .


Ditya mendengarkan setiap cerita dari Wati dengan seksama sesekali Dia juga menggoda Wati


Hingga tak terasa sudah hampir dua jam mereka bertelpon ria saling melepas rindu meski hanya lewat video call.


Baik Ditya maupun Wati sama sama puas melepas rindu meski hanya mendengar suara dan melihat gambar saja , Mereka pun saling berjanji untuk tetap setia dan berusaha memperoleh restu dari orang tua mereka khusus nya Orang tua Ditya dan mereka pun sama sama berdoa memohon ke pada Tuhan yang Maha Kuasa supaya berkenan merestui hubungan mereka berdua juga berharap Takdir indah untuk hubungan mereka berdua.

__ADS_1


Ditya pun pamit untuk mengakhiri panggilan telepon mereka . Dia pun meletakkan hpnya di nakas samping kasur empuk nya kemudian Ditya pun melamun


"Astagfirullah apa yang tengah Aku lakukan kenapa Aku belum mampu jujur ke Wati tentang kenyataan bahwa kini Aku sudah menikah ," Guman Ditya lirih .


Ditya sangat mencintai Wati bahkan jika waktu itu Wati mau menerima ajakan nya untuk menikah tanpa restu orang tua nya pasti Ditya sudah menikahi nya .


Dia juga membayangkan betapa hidupnya akan bahagia bila Wati lah yang kini menjadi istrinya , mungkin Dirinya kini bisa merasakan peran sebagai suami seutuhnya .


Hayalan demi hayalan itu terus tumbuh semi di angan angan Ditya , Hingga Ia tersadarkan oleh cincing dijari manisnya bahwa Dia kini sudah menikah sudah tak sepantasnya berhayal cukup jauh tentang Wati . Dalam hati ingin rasanya Ia jujur ke Wati tentang pernikahan nya tetapi Ditya tidak mampu membayangkan wajah kecewa Wati padanya dan ingin rasanya ia mengakhiri pernikahan nya dengan Tyas lalu membawa Wati berlari sejauh mungkin dan memulai kehidupan baru mereka.


Tetapi satu sisi Ditya tidak mungkin berani melakukan itu semua , Ditya tau semua akan mengecewakan kedua orang tuanya juga kedua mertua nya


Ditya tidak ingin di cap sebagai anak durhaka karena telah berani mengecewakan orang tua nya .


Dia tidak mampu membayangkan wajah kecewa orang tuanya itu , Kemudian Ditya pun beejanji untuk berusaha sebaik mungkin untuk rumah tangga mereka berdua .


Ditya terus bermonolog dalam hati tentang apa yang harus dia lakukan tentang hubungan mereka selanjutnya , Dia hanya mampu berdoa memohon ke pada Tuhan semoga hal baik menantinya sekarang .


Hingga tak terasa malam pun semakin larut dan Ditya pun tertidur pulas


sementara itu di kota lain


sama hal nya dengan Ditya , Wati hanya mampu berdoa semoga Tuhan menunjukkan kebesaran Nya dengan atas hubungan mereka yang sampai sekarang masih terganjal restu kedua orang tua Ditya .


Lalu Wati melihat hp nya Ia melihat pada waktu dirinya sedang asik telepon dengan Ditya tadi ternyata Tyas juga menghubungi dirinya


Wati menyesal kenapa dirinya tidak tau kalau Tyas juga menghubungi dirinya tadi , Meski dirinya tengah menelpon Ditya tetapi juga Dia tau Tyas juga menelpon dirinya pasti akan Dia angkat terlebih dahulu karena bagi Wati persahabatan lebih penting dari pada percintaan .


Malam pun semakin larut para penduduk dibumi pun mengistirahatkan diri guna merecharge tubuh untuk menghadapi hari esok .


Pagi pun tiba setelah menunaikan ibadah Sholat shubuh seperti biasa Tyas keluar kamar menuju dapur


Ia berniat untuk menyiapkan menu sarapan untuk mereka berdua pagi ini.


Tyas sedang sibuk memasak hingga tanpa di sadari Ditya sudah disamping nya sedang mengamati Tyas yang sedang mengaduk nasi goreng untuk sarapan mereka .


" Selamat pagi dek ," Sapa Ditya .

__ADS_1


" Selamat pagi juga mas ," Jawab Tyas sambil menuang nasi goreng kepiring mereka masing masing


Ditya pun berjalan menuju kulkas dan menuang kan jus mangga di gelas mereka masing masing .


Tyas kemudian menata menu sarapan mereka pagi ini yang terdiri dari nasi goreng , Acar timun campur daging ayam panggang juga tak lupa telur ceplok dan kerupuk udang . Ditya berjalan menuju meja makan dengan membawa dua gelas jus mangga lalu meletakkan nya di meja makan .


" Ayo sarapan dulu mas keburu dingin nanti ," Kata Tyas .


"iya terima kasih ," Jawab Ditya.


Kemudian mereka pun sarapan bersama sambil diselingi obrolan santai .


Disela sela waktu sarapan mereka , Ditya mengutarakan niatnya untuk mengajak Tyas pergi jalan jalan


" Dek kita jalan jalan yuk Refreshing biar nggak jenuh kan selama kamu di jakarta Aku belum pernah ajak kamu jalan jalan ," Ajak Ditya .


"Kemana mas ?" Tanya Tyas .


" kamu pengen nya kemana , Mumpung hari ini cerah juga kita pas libur ," Kata Ditya menawari Tyas .


" Ya sudah selesai makan Aku ijin siap siap dulu ya mas ,"Jawab Tyas


Ditya pun mengangguk dan melanjutkan makan pagi nya itu.


Setelah selesai sarapan dan juga mencuci piring juga peralatan makan tadi , Tyas pun masuk kamar untuk ganti baju santai juga memoles tipis wajahnya dengan make up natural juga mencepol rambutnya keatas semakin menambah fresh penampilan Tyas


Kurang dari setengah jam Tyas pun keluar kamar sudah siap untuk berangkat


Ditya yang juga sudah siap berangkat , Dia duduk di sofa depan tv menunggui Tyas .


Saat Tyas keluar kamar , Ditya terpana memandang penampilan Tyas yang terlihat kasual dan energik ya hari ini Tyas memakai kaos oblong putih digulung bagian lengan dan dipadu kan dengan celana jens model pensil warna biru laut semakin terlihat langsing tubuhnya juga sepatu sport menambah kesan sporty pada penampilan Tyas hari itu .


Ditya juga tak kalah menawan penampilannya , Dia hari ini memakai celana bahan panjang selutut warna biru dan atasan nya di memakai kaos warna putih hampir senada dengan warna baju Tyas . Dia juga mengoleskan Gel rambut pada rambutnya juga menyemprotkan parfum aroma fresh pada tubuhnya .


"Ayo kita berangkat mas ," Ajak Tyas


Ditya pun mengangguk dan mereka pun berangkat

__ADS_1


ini adalah jalan jalan berdua perdana mereka selama menikah karena selama ini mereka sibuk dengan kerjaan mereka masing masing .


__ADS_2