
Sesampainya di rumah Wati menciba menghubungi hp Ditya berkali kali tetap tidak ada jawaban mengiriminya pesan pun sama saja tidak ada pesan balasan dari nya
Hati Wati kacau Dia pun berlari menuju kamar lalu membanting tubuhnya di kasur menangis meratapi semua ini dan juga bingung harus bagaimana menghadapi semua ini semua serba membingungkan bagi Wati mau maju sungguh Dia ragu apakah sekuat dan sesanggup itu membagi Ditya dengan Tyas sahabat karib nya mau mundur pun juga sulit bagi Wati karena sudah terlanjur cinta mati dengan Ditya maka Wati pun hanya bisa pasrah saja
Malam pun semakin larut pesta telah usai kini Ditya dan Tyas pun pulang kembali ke apartement tempat tinggal mereka
Saat hendak membuka pintu dan hendak masuk Ditya dan Tyas dikejutkan oleh deringan hp milik Ditya tanda ada panggilan masuk dan secara tidak sengaja Tyas melihat kontak yang menghubungi suaminya itu bertuliskan " Second wife " siapa Dia guman Tyas dalam hati
Ditya mengangkat panggilan dari Wati itu dan belum sempat dirinya menyapa Wati sudah marah marah duluan tanpa memberi waktu Ditya untuk menjawab atau pun membalas pwrkataan Wati tersebut sedangkan Tyas yang berdiri di samping Ditya pun terlihat bengong bingung kenapa orang itu kedengarannya marah marah ke Ditya
Ditya segera mengakhiri panggilan telepon tersebut lalu berpamitan ke Tyas
" Dek maaf ya Aku harus pergi dulu ada sesuatu yang harus Ku urus dan malam ini Aku nggak pulang ya ." Pamit Ditya pada Tyas
" Sebentar Mas Kamu mau kemana dan siapa yang barusan menghubungi mu itu kok Sia marah marah kedengarannya ." Balas Tyas
" Oh itu tadi anu em anu itu istri temanku marah marah karena suaminya mabuk terus jatuh sekarang ada di rumah sakit jadi Aku harud ke sana sekarang ya ." Jawab Ditya
" Ya sudah Mas Kamu hati hati ya see u ." Sahut Tyas
Ditya pun mencium kening Sang Istri lalu berangkat menuju rumah Wati
Sesampainya di rumah Wati ,Ditya segera masuk ke dalam rumah dan segera menyusul Wati di dalam kamarnya
__ADS_1
" Ngapain Kamu kesini Mas ,Bukannya Kamu harus menemani Istri pertama Mu itu ?" Tanya Wati ketus
" Sayang Kamu kenapa kok tiba tiba marah ada apa Kamu pengen barang atau uang Kamu habis ?" Tanya balik Ditya
Ditya berjalan mendekat kearah Wati dan memeluk mesra tubuh Sang Istri tersebut dan Wati pun berusaha melepaskan pelukan Ditya itu
" Sayang Aku kangen banget sama Kamu , Tolong dong Kamu beritahu Aku kenapa Kamu kok semarah ini sama Aku ." Kata Ditya merayu Sang Istri yang tengah merajuk itu
Wati pun mulai naik emosinya segera Dia melepaskan diri dari pelukan Ditya dan berbalik arah menghadap Ditya
" Kamu pengen tau kenapa Aku marah sama Kamu Mas ?" tanya Wati dengan nada mulai meninggi
" Iya sayang kenapa apakah ada yang salah dengan Ku ." Jawab Ditya lembut
" Ya istri dong sayang juga belahan jiwa Ku Kamu kok tanya nya gitu sih ." Jawab Ditya mulai bingung dengan kemarahan Wati tersebut
" Kalau Kamu menganggap Aku ini Istri Mu Kenapa Kamu tidak prrnah sekalipun mengajak Aku keluar meski hanya jalan jalan atau makan kenapa Kamu membedakan Aku dengan Tyas istri pertama mu itu Kamu sering mengajaknya keluar jalan jalan menghadiahinya dengan hadiah mewah bahkan Kamu mengajaknya ke pesta kantor seperti malam ini kenapa Mas kenapa ?" Tanya Tyas penuh emosi dengan mata berkaca kaca menahan tangisnnya .
" Sayang dengar kan Aku sayang Kamu jangan emosi dong bukankah Aku juga memberi mu hadiah sama mewahnya dengan Tyas bahkan Aku meberikan seluruh cintaku untuk Mu dan tidak membaginya dengan Tyas mengenai pertanyaan Mu barusan kenapa Aku hanya membawa Tyas menghadiri pesta kantor itu sudah peraturan kantor sayang ." Ujar Ditya menjelaskan pada Wati
Nampaknya Wati masih marah dan enggan mendengarkan penjelasan Ditya itu
" Sayang besok lusa Wati akan pulang kerumah Mama Papa Ku gimana kalau Kamu Aku ajak jalan jalan kepuncak ?" Tawar Ditya mencoba merayu Wati
__ADS_1
" Mas Ditya Aku tidak butuh tawaran jalan jalan Mu itu tapi Aku hanya mau Kamu menyamakan hak Ku dan Hak nya Dia itu saja ." Jawab Wati dengan nada sedikit menurun emosinya .
" Hak yang mana lagi bukankah Aku sudah menyamakan Hak Mu dengan Dia bahkan Aku melebihkan untuk Kamu ." Balas Ditya yang mulai terpancing emosinya itu
" Kamu menempatkannya di apartement Mu itu Mas dan Kalian tinggal bersama dengan artian Kalian bisa ketemu setiap hari setiap waktu sementara Aku apa Mas Aku Kamu biar kan tinggal di sini seorang diri Kamu hanya mendatangi Ku saat malam saja atau terkadang Kamu mencuri waktu dijam jam istirahat siang untuk menemui ku ." Jawab Wati yang mulai emosi kembali
Ditya semakin tersulut emosi nya mendengar perkataan Wati barusan
" Wati Kamu ini kenapa kok bicaramu seperti itu kenapa Kamu terus memojokan Dia bukankah ini sudah sesuai kesepakatan Kita ."Balas Ditya dengan nada emosi
"Aku tidak memojokkan Dia Mas Aku hanya menuntut hak Ku agar sama dengan Dia karena Aku juga istrimu jangan Me Ratukan Dia dengan segala perhatian Mu dan mengabaikan Aku bagai sampah Mas ." ujar Wati tak kalah emosinya .
"Sudah Aku tidak ingin berdebat lagi denganMu sekarang Aq tanya sama Kamu mau apa kalau Kamu merasa keberatan dengan semua ini Kita bisa mengakhiri semua ini sekarang ." Tegas Ditya
Seketika Wati terkejut setengah mati mendengar kata kata Ditya barusan Dia merasa takut jika harus berpisah dengan Ditya ,Wati sadar kalau kini Ditya tengah emosi dengan nya maka Dia pun memilih diam hingga Ditya mengulangi pertanyaan nya barusan
" Tidak Mas Aku tidak mau kita berpisah Aku minta maaf Mas Aku janji tidak akan menuntut Mu lagi maaf kan Aku tadi emosi bercampur cemburu Mas Aku juga takut kalau Kamu melupakan Aku ." Jawab Wati dengan nada memelas
Ditya sudah menduga pasti Wati marah padanya gara gara cemburu dengan Tyas
" Iya Aku juga minta maaf sama Kamu ya kalau sikap Ku selama ini menyakiti hatimu dan perlu Kamu ketahui apa yang Aku lakukan ke Tyas itu semata mata hanya untuk menyenangkan hatinya agar Dia tidak merasa curiga lagi ke Aku dan itu akan menyulitkan hubungan Kita ."Balas Ditya
Sementara itu di apartement terlihat Tyas barusaja selesai mandi dan sudah ganti baju tidur pula Dia berbaring dikasurnya dan berniat tidur lebih awal tetapi Tyas masih saja belum bisa memejamkan mata Dia bolak balik seperti ikan dikasur nya
__ADS_1
Pikirannya melayang siapa yang menelpon Ditya tadi lalu kenapa kontak nya bertuliskan second wife apa maksudnya apakah Ditya punya istri lagi selain dirinya