Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Sambutan hangat keluarga


__ADS_3

Mereka terlihat sedang sibuk memilih milih baju untuk Tyas pakai malam ini pilihan satu belum cocok pilihan dia juga sama belum cocok juga untuk dikenakan Tyas hingga akhirnya pilihan ketiga lah yang cocok dengan selera Tyas dan Naka yakni sebuah baju long dress warna kopi susu.


Selesai memilih dan membayar baju itu, Naka mengajak Tyas untuk jalan jalan di sekitaran mall pertama Dia mengajak Tyas untuk membeli es cream ditempat tersebut adalah tempat pertama kali Mereka bertemu dulu.


Puas jajan es cream Naka lalu mengajak atas ke gerai penjual aneka barang mewah produk luar negeri, Dia menawari Tyas untuk membeli tas mewah atau jam tangan maupun perhiasan mewah lainnya namun nampak nya Tyas menolak dengan alasan tidak terlalu membutuhkan dan juga menyukai barang barang mewah tersebut.


Sebenarnya Naka kecewa kenapa atas menolak tawaran nya untuk membeli tas maupun barang mewah lainnya itu, namun nyatanya Tyas berhasil meyakinkannya hingga akhirnya Naka pun luluh kembali


" Mas Kita pulang yuk sudah sore ni, Aku harus siap siap untuk acara makan malam nanti." Kata Tyas yang mengajak Naka untuk pulang


Naka pun tersenyum dan langsung menggandeng tangan Tyas lalu mengajaknya berjalan keluar mall tersebut dan langsung menuju ke tempat parkir khusus pemilik saham Mall tersebut.


Sesampainya di tempat parkir mobil tersebut Naka segera membukakan pintu mobil untuk Tyas dan langsung memintanya untuk masuk kedalam mobil kemudian barulah dirinya menyusul masuk kemudian segera menghidupkan mesin mobil lalu mengendarai nya meninggalkan Mall tersebut


Disepanjang perjalan menuju ruko tempat Tyas, Naka terlihat asik mencuri curi pandangan kearah Tyas dengan diaelingi senyum manis mengagumi sosok wanita cantik yang tengah duduk di samping nya itu


" Ada apa Mas? " Tanya Tyas yang mulai salah tingkah dengan tatapan mata Naka itu


" Nggak Aku hanya mengagumi Mu saja, sudah cantik baik pula duh nggak sabar pengen cepet hallalin Kamu ni. " Jawab Naka dengan cengengesan


Perkataan Naka barusan sukses membuat Tyas semakin salah tingkah pipinya langsung memerah menahan malu


Hingga tak berselang lama perjalanan Mereka pun telah sampai di tempat tujuan yakni ruko tempat tinggal sekaligus tempat usahanya Tyas,


" Kamu mau mampir dulu nggak Mas ? " Tanya Tyas sesaat setelah Mereka sampai di depan ruko itu


" Ah nggak udah sayang, Aku mau langsung pulang aja siap siap." Jawab Naka dengan nada lembut


" Ya sudah Aku masuk dulu dan Kamu jangan lupa nanti jemput Aku ya Mas." Sahut Tyas seraya berjalan keluar mobil


" Baik Nyonya, dan apakah Anda tidak mau mencium pipi calon suami Anda ini Nyonya? " Sahut Naka seraya menyodorkan kedua pipinya itu


" Dih sana sana sana nanti saja jika Kita sudah Nikah, ya udah Aku masuk dulu ya Mas bye bye." kata Tyas seraya menutup kembali pintu mobil itu


Tyas pun segera berjalan masuk kedalam ruko, sementara Naka memilih untuk menghidupkan mesin mobilnya dan langsung pergi meninggalkan ruko itu.


Dan Tyas pun langsung menuju kamar tidur pribadi nya lalu segera masuk kedalam kamar mandi untuk mandi dan ganti baju itu dan syukurnya kedua sahabatnya yang super duper kepo Diah dan Yesi itu sedang pergi mengantarkan orderan cake ke acara pengajian di pusat kota.


Tyas mengenakan baju yang tadi dibelikan oleh Naka untuknya, Baju itu terlihat sangat anggun membalut tubuh rampingnya Tyas Dia juga memoles make up natural diwajahnya dan penampilannya semakin paripurna dengan tambahan ulasan lipstik warna nude di bibir nya.

__ADS_1


Sekitar satu jam setengah berlalu Tyas sudah rapi dengan penampilan nya yang terlihat cantik elegant, Dia pun bersiap siap turun ke lantai bawah menunggu jemputan dari Naka pergi makan malam bersama Eyang Putri.


" Hay Nyonya Anda mau kemana kok tumben dandan secantik ini? " Tanya Diah yang baru saja kembali dari mengantarkan orderan cake itu.


" Iya kok tumben sekali Nyonya Kita ini dandan secantik dan juga pakai baju semewah ini pasti mau ke acara penting tu? " Sahut Yesi menimpali pertanyaan Diah barusan


" Ah nggak juga ini Aku mau makan malam bersama Eyang Putri dan Mas Naka, oya Aku minta tolong ke Kalian tolong bagiin uang bonus bulan ini ke teman teman ya dan untuk Kalian berdua Bestie " Jawab Tyas seraya meminta tolong ke Diah dan Yesi untuk membagikan bonus bulan ini kepada seluruh karyawan ruko itu


" Ah Terima kasih banyak bestie Kamu memang majikan yang baik Kami semua doakan semoga usaha mu ini tambah sukses dan berkah juga semoga Kamu dan Mas Naka cepat menikah dan langgeng selamanya." Balas Diah


" Aamiin." Sahut Tyas dan Yesi kompak


Hingga tak berselang lama Naka datang mengendarai mobilnya untuk menjemput Tyas.


" Oya bestie Aku berangkat dulu bye." Pamit Tyas seraya mencium pipi kedua sahabatnya itu berganti an


" Iya Kamu hati hati ya bye." Balas Diah


Tyas pun tersenyum mengangguk lalu berjalan keluar menghampiri Naka yang sudah menunggunya di mobil.


" Hay Mas." Kata Tyas menyapa Naka


Tyas pun segera masuk ke dalam mobil dan Mereka pun berangkat bersama menuju ke sebuah restoran untuk makan malam bersama Eyang Putri


Disepanjang perjalanan Naka terlihat menatap wajah Tyas dengan seksama Dia tersenyum dan meraih tangan Tyas lalu menciumnya dan meletakkan nya diatas pangkuan nya itu


" Sayang Kamu cantik sekali malam ini." Puji Naka pada Tyas


Tyas malu dan menjadi salah tingkah dengan pujian dari Naka barusan Dia pun menatap wajah Naka dengan seksama seraya berkata


" Ah biasa saja dan Kamu yang terlalu lebay Mas." Ucap Tyas seraya mencubit lengan Naka


" Nggak kok Kamu memang cantik baik hati pula, oya sayang Kamu mau konsep pernikahan Kita nanti gimana? " Tanya Naka dengan nada serius


Tyas menoleh kearah Naka dan menatap nya dengan seksama, Dia pun kaget dengan pertanyaan Naka barusan.


" Sayang." Panggil Naka pada Tyas yang terlihat melamun itu


" Eh iya Mas maaf." Jawab Tyas gugup

__ADS_1


" Kamu mau gimana konsep pernikahan Kita nanti apakah outdoor atau indoor? " Tanya Naka mengulangi pertanyaan nya tadi


" " Terserah Mas, nggak usah mewah mewah yang penting dah secara agama dan negara juga tidak membebani Kita dan untuk akad nikahnya Aku pengen sederhana saja hanya dihadiri keluarga inti Kita saja." Jawab Tyas panjang lebar menjelaskan keinginan nya itu


" Iya Aku paham keinginan Mu tapi untuk acara resepsi tolong Kamu ngikut konsep Ku ya? " Sahut Naka seraya menoleh kearah Tyas


" Memangnya konsep seperti apa yang Mas Naka inginkan itu? " Tanya Tyas


" Sayang Kamu tau kan kalau klien bisnis Bagaskara grub itu banyak juga kolega kolega , sahabat saudara juga banyak Mereka semua sering mengundang Aku ke pesta pernikahan Mereka dan pasti Mereka juga menginginkan Aku mengundang Mereka di pesta pernikahan Kita nati." Jawab Naka dengan nada serius


" Iya Aku paham Mas dan Aku ngikut Kamu saja toh masih lama juga." Balas Tyas seraya menghela nafasnya panjang


" Lama apanya sayang, kan kurang dua bulan lagi ." Sahut Naka


" Whatttt apa maksudmu kurang dua bulan lagi Mas? " Tanya Tyas yang tersentak kaget


" Kan sesuai dengan apa yang Bapak ucapkan waktu Aku melamarMu kemarin. " Jawab Naka dengan senyum manisnya


Tyas pun kaget dan Dia juga ingat dengan ucapan Bapak kemarin sewaktu Naka melamar nya kemarin tentang waktu pernikahan yang kurang tiga bulan lagi itu


Hingga tak berselang lama Mereka telah sampai di tempat tujuan yakni di gedung restoran mewah, Mereka pun turun dari mobil dan langsung berjalan masuk kedalam sebab Eyang Putri sudah menunggu lama di dalam.


Dan lagi lagi Tyas seperti mendapat shock terapi yang kali ini dari Eyang Putri,


Ya malam itu ternyata bukan hanya makan malam biasa antara dirinya, Naka dan Eyang Putri namun nyatanya Eyang Putri mengundang ketiga saudara nya untuk makan malam bersama sekalian memperkenalkan diri Tyas pada keluarga besarnya itu.


" Hay calon mantu tercantik nya Eyang Putri sudah dateng sini sayang duduk samping nya Eyang ." Kata Eyang Putri seraya menepuk kursi di samping nya dan mempersilahkan Tyas duduk di sampingnya.


Tyas segera berjalan menghampiri Eyang juga saudara yang lainnya itu untuk secara berganti salaman dengan takdhim .


" Wah ini calon mantu Mu Jeng? " Tanya Bu Sandra kakak sepupunya Eyang Putri


" Iya gimana cantik kan calon menantuKu, Dia ini pemilik cake and pastri langganan Kita itu lo Jeng." Jawab Eyang Putri yang terlihat begitu membanggakan Tyas dihadapan keluarga besarnya itu.


Kemudian Tyas pun memperkenalkan dirinya dihadapan keluarga besarnya Naka itu, Dia sangat deh deg an dan sangat malu bagaimana tidak keluarga besarnya Naka itu mayoritas kaum sosialita pengusaha besar dan juga pebisnis handal.


Namun Tyas merasa sedikit lega meskipun Mereka semua dari kalangan pengusaha kaya raya namun nyatanya Mereka semua sangat baik ramah tidak membeda bedakan status sosial diantara Mereka bahkan Mereka sangat sederhana sangat menghormati orang lain sangat jauh dari kesan orang kaya arogan.


Hingga Mereka pun memulai acara makan malam itu dengan suasana hangat diselingi canda tawa juga sesekali menyinggung soal persiapan pernikahan Naka dan Tyas sudah sejauh mana

__ADS_1


Hingga tak terasa waktu berlalu dengan cepat Mereka semua pun membuyarkan diri pulang kerumah masing masing Eyang Putri diantarkan oleh Seketaris Anton untuk kembali ke rumah pribadinya dan Naka mengantarkan Tyas pulang terlebih dahulu barulah Dirinya pulang.


__ADS_2