Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Mengagumi wanita lain di hati


__ADS_3

Perhatian perhatian ini part yang menurut mamak menjengkelkan ya hingga sukses membuat mamak pengen ngebejek muka Ditya yang kini mulai terang terangan mengagumi Nila ya meski dalam hati itu.


Bagi teman teman pembaca harap siapkan stok level sabar ya saat membaca bab ini dan juga dua bab selanjutnya yang akan menguras sedikit emosi 😡😡😡


Lambat laun Tyas mulai terbiasa dengan rutinitas nya sebagai seorang pengusaha makanan sekaligus sebagai istri dari pengusaha muda nan sukses Janaka Bagaskara


Meski Dia mempunyai suami yang kaya raya bergelimang harta dan bisa saja hidup mewah gaya hedon layaknya kaum sosialita kelas atas namun nampaknya itu tidak terjadi di diri Tyas.


Dia masih saja tetap seperti sosok Tyas yang dulu, hidupnya sederhana menjalani rutinitas nya mengurus segala keperluan sekaligus pekerjaan rumah tangga di apartemen tempat dirinya dan Naka tinggal saat ini.


Contohnya setiap pagi sebelum berangkat ke ruko tempat usaha miliknya itu, Tyas terbiasa memasak sarapan pagi terlebih dahulu untuk dirinya dan Naka lalu menyiapkan baju kerja untuk suami tercintanya baru setelah itu Mereka mandi bersama dan segera bersiap ganti baju , sarapan dan segera berangkat.


Kini pernikahan Mereka telah berjalan selama hampir satu tahun lamanya, kemesraan demi kemesraan yang tercipta secara alami itu semakin indah saja, dimana Mereka berdua selalu menikmati waktu waktu luang di sela sela jadwal kerjaan yang padat dengan acara jalan jalan hunting makanan bahkan mandi pun selalu bersama.


Tyas selalu bersyukur mempunyai suami seperti Naka yang orang nya baik penuh perhatian sikap nya dewasa menjadi mentor bagi dirinya dalam hal bisnis dan menjadi partner hidup saling membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.


Sebenarnya Naka berniat untuk memperkerjakan seorang asisten rumah tangga di apartemen Mereka berdua itu untuk membantu bersih bersih sekaoigus mengurus pekerjaan rumah tangga lainnya, namun Tyas bersikukuh untuk mengerjakan nya sendiri Dia berujar bahwa dirinya masih sanggup mengerjakan pekerjaan rumah tangga itu dan mungkin nanti saat dirinya hamil atau kerepotan barulah mau memperkerjakan asisten rumah tangga di apartemen Mereka itu.


Naka pun menuruti kata kata Tyas tapi Dia dengan tegas nya memperingati Tyas jangan sampai istri nya itu kecapean dan jatuh sakit apalagi Tyas sekarang sudah kembali beraktifitas di ruko cake and pastry


Meninggalkan sebentar kesibukan sekaligus keindahan rumah tangga yang tengah di rasakan dan dinikmati oleh pasangan Naka dan Tyas, sekarang Kita fokus dulu ke rumah tangga nya Wati dan Ditya yang nampaknya adem ayem tanpa sedikit konflik yang terlihat bahkan terlihat semakin hangat nan mesra atau mungkin tersembunyi ya cari jawaban nya yuk lewat alur ceritanya nya.


Kedekatan Ditya dan Nila semakin lama semakin dekat dan akrab saja, kini Ditya lebih sering mengajak Wati dan Nila untuk jalan jalan bersama liburan ke pusat pusat keramaian dan melakukan segala aktifitas bersama lain nya.


Mereka bertiga sering sekali menghabiskan waktu di akhir pekan bersama, bahkan Wati selalu mengajak Nila untuk membeli baju baju kembar.


Sementara itu kedekatan Ditya dan Nila nampaknya menunjukkan sedikit keanehan dimana Ditya kini lebih ceria murah senyum dan jarang sekali keluar rumah kecuali jam kerja lebih sering mengajak ngobrol santai


Dan ini bertolak belakang dengan sikap Ditya dulu sebelum Nila tinggal dirumah Mereka dimana sikap Ditya dulu sedingin es dan sangat lah cuek juga lebih sering keluar rumah.


Jika ditanya apakah Wati curiga dengan perubahan sikap Ditya akhir akhir ini dan jawabannya adalah sama sekali tidak curiga, Dia percaya sepenuhnya pada Ditya dan beranggapan perubahan sikap Ditya yang lebih manis itu semata karena Ditya mencintai dirinya juga Ditya sadar akan kesalahannya dulu terhadap dirinya.


Namun nampaknya anggapan Wati tentang sikap manis Ditya itu salah, dimana Ditya tengah merasakan gejolak yang luar biasa di dalam hatinya yang Dia sendiri pun tak paham.

__ADS_1


Dia saat ini merasa nyaman berada di rumah apalagi jika sudah mengobrol dengan Wati dan Nila terlebih saat dirinya memandangi wajah teduh Nila dengan senyum manisnya itu.


Nila di mata Ditya adalah sosok gadis yang nyaris sempurna dimana fisik nya cantik dengan rambut ikal nya hampir menyerupai mantan istrinya dulu Tyas meski masih kalah jauh dengan Tyas tapi masih sepadan dengan kecantikan Wati istrinya sekarang.


Secara sikap perilaku Ditya menilai Nila ini hampir sama dengan Tyas yakni sopan baik hati dan rajin cekatan mengerjakan pekerjaan rumah tangga bahkan lebih sering Nila lah yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga dirumah nya ketimbang Wati yang notabene adalah ibu rumah tangga di rumah ini.


Kedua hal ini nampaknya menimbulkan rasa mengagumi di hati Ditya terhadap sosok Nila apalagi hampir setiap hari Mereka bertemu bertatap muka bercengkrama.


Dan mustahil sekali rasa kagum di hati Ditya itu tidak berubah menjadi rasa suka, hal ini terbukti dimana Ditya mulai merasa cemburu manakala Wati menggoda Nila dengan menjodohkan Nila dengan staf manager restoran Jepang tempat nya bekerja itu.


Hatinya merasa tercubit mendengar tentang guyonan Wati terhadap Nila itu hingga Ditya pun terlihat mengalihkan topik pembicaraan dengan membahas tempat liburan yang asik untuk dikunjungi akhir pekan ini.


Sementara itu Nila sendiri sejujurnya juga mengagumi sosok Ditya, yang menurut nya baik bertanggung jawab itu namun Nila hanya bisa mengagumi Ditya dalam hati saja sebab Dia sadar Ditya adalah suami sahabatnya


Akan kah sosok Nila ini adalah bara api dalam sekam pada rumah tangga nya Ditya dan Wati , akan kah karma yang pernah diucapkan Tyas dulu sewaktu rumah tangganya hancur akibat perselingkuhan antara Wati dan Ditya terjadi


Entah lah yang jelas kini Ditya mulai mengagumi Nila sahabat istrinya itu, namun Ditya tidak ingin Wati tau sebab sejujurnya Ditya tidak mau kehilangan Wati .


Wati itu cinta pertamanya Ditya jauh sebelum dirinya dijodohkan dan menikah dengan Tyas , dan demi Wati lah Dia harus rela berpisah dengan Tyas yang bayangan sampai sekarang belum bisa Ditya hapus itu hingga menimbulkan rasa penyesalan memdalam di dalam hatinya.


Bayangan senyum manis nya Nila juga suara lembut nya itu selalu menghiasi benak Ditya hingga terbawa mimpi, Dia sungguhlah seorang aktor yang hebat dimana Dia bisa memainkan dua peran yakni peran sebagai seorang suami yang baik dan penuh cinta di depan Wati , juga bisa dengan terang terangan mengagumi dan memuja Nila meski hanya di dalam hati nya itu.


Seperti siang itu dimana waktu makan siang tiba, Ditya datang ke restoran tempat Nila bekerja dan seperti layaknya pelanggan yang datang Dia terlihat tengah menikmati makan siang nya itu seorang diri.


Dia makan sembari menoleh kearah Nila yang tengah mengantarkan pesanan minuman untuk dirinya, dan dengan sengaja Ditya memegang tangan Nila yang tengah meletakan gelas yang berisi jus jeruk di meja .


" Nil, nanti sore Aku jemput ya Kita keluar sebentar." Kata Ditya


Nila yang yang tangannya di pegang oleh Ditya itu pun kaget dan secara spontan menariknya, ya Dia kaget dengan perilaku Ditya yang secara tiba-tiba tiba memegang tangannya itu


" Kemana Mas, dengan Wati juga kan Mas perginya? " Tanya Nila


" Enggak, Kita perginya berdua saja Aku ingin mengajak Kamu untuk membelikan hadiah untuk Wati ya semacam surprise ." Jawab Ditya seraya menatap wajah Nila

__ADS_1


Nila yang memang tak menaruh curiga itupun mengiyakan ajakan Ditya itu, hingga Ditya pun pamit kembali ke kantor sementara Nila kembali kerja.


Hingga sore pun tiba dan seperti yang tadi Ditya ucapkan, Dia datang menjemput Nila dan mengajaknya untuk pergi membeli hadiah untuk Wati .


Apakah benar pergi sebentar untuk membelikan Wati hadiah, ternyata itu bukan satu satu nya alasan Ditya menjemput Nila


Ya ternyata Dia mengajak Nila jalan jalan dengan naik mobil melewati jalan ramai pusat ibu kota itu sembari mengobrol santai, semula Nila merasa tidak nyaman dan Dia pun bertanya hendak kemana Mereka sebenarnya kok sedari tadi hanya memutar mutar jalanan saja.


Dan Ditya pun menjawab tempat yang menjadi tujuan Mereka itu sedikit jauh di pusat ibu kota juga memberitahu Nila agar dirinya tidak usah berpikir macam macam tentang dirinya itu hingga Nila pun terlihat mengangguk patuh.


" Nil, kalau Aku ngajak Kamu jalan jalan begini nggak ada yang marah kan? " Tanya Ditya di sela sela obrolan santai Mereka itu


" MaksudMu ? " Tanya balik Nila yang heran dengan pertanyaan Ditya barusan


" Ya kali aja pacar Kamu marah kalau tau Aku ngajak Kamu jalan begini heheheh." Jawab Ditya cengengesan.


" Dih sudah dikasih tau kalau Aku nggak punya pacar Mas, kali aja Kamu nanti yang akan kena marahnya Wati karena cemburu hehehehe." Sahut Nila


" Dia nggak akan marah wong Kamu Sahabat baiknya kok, lagi pula Kita kan mau membelikan hadiah untuknya." Balas Ditya


" Iya juga sih Mas, lagi pula kelihatan nya Kamu sangat mencintai Wati Mas dan nggak mungkin kan Kamu selingkuh di belakangnya." Ujar Nila dengan senyum manisnya


Ditya hanya tersenyum saat mendengar kata kata Nila barusan meski dalam hati Dia ingin sekali berkata jujur kalau dirinya juga mulai menyukai Nila.


Dan tak terasa Mereka telah sampai di tempat tujuan yang ternyata Ditya mengajak Nila masuk ke sebuah toko perhiasan mewah dan terkenal di ibu kota itu


Ditya meminta Nial untuk memilihkan perhiasan cantik yang akan diberikan untuk Wati nanti, sementara dirinya terlihat tengah memilih sebuah cincin polos mewah.


Nila membantu Ditya untuk memilih sebuah perhiasan untuk Wati dan pilihannya jatuh pada sebuah kalung mewah lengkap dengan liontin nya


Dia menunjukan hasil pilihannya itu kepada Ditya dan Ditya segera membayar kalung yang barusan dipilih oleh Nila juga sebuah cincin yang barusan dipilihnya itu dan juga meminta ke pada pegawai toko perhiasan itu untuk membungkus masing masing perhiasan itu dengan bungkus yang secantik mungkin


Jika kalung itu untuk Wati lalu untuk siapa cincin itu akan Ditya berikan, mungkin kah para pembaca tau jawabnya

__ADS_1


silahkan ditulis di komen ya Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕😘💕😘💕


__ADS_2