
"Tyas benar benar hebat wanita yang hebat ya Dit Dia mampu membangun usaha nya sendiri hingga bisa sesukses sekarang ini." Kata Bu Ratih sembari mengamati suasana ruko yang hilir mudik pembeli itu.
" Benar Ma, Tyas wanita yang hebat sungguh Ditya nggak menyangka Dia bisa sesukses sekarang ini." Balas Ditya
" Em coba saja dulu Kamu tidak tergoda dengan rayuannya Wati hingga nekat menikahinya secara diam diam pasti sekarang Kamu sudah bahagia bersama Tyas." Sahut Bu Ratih
Ditya diam saja mendengar ucapan Bu Ratih barusan tanpa menyangkal atau pun membela diri karena memang sejujurnya Dia pun juga menyesal dengan perceraian nya dengan Tyas dulu.
Dimata Ditya, Tyas ini adalah sosok istri yang sempurna baik budi pekerti nya rajin cekatan dan secara fisik Dia sangat lah cantik dan mandiri, namun sayangnya kesempurnaan pada diri Tyas tak mampu menumbuhkan rasa di cinta di hati Ditya secara sempurna dimana Wati lah yang memonopoli seluruh cinta di hati Ditya.
Hingga akhirnya Ditya merasakan benih cinta itu mulai tumbuh subur dihati nya namun sayang rasa itu tumbuh kejadian perselingkuhan nya dengan Wati telah diketahui Tyas dan nasip rumah tangga Mereka telah berakhir.
Meskipun kini Mereka telah resmi bercerai namun nampaknya Ditya masih sangat sangat kesulitan menghapus jejak juga kenangan dan rasa cinta di hatinya untuk Tyas.
Ya seperti yang sudah diketahui kalau kini Ditya sudah resmi menikah dengan wanita pujaan hatinya Wati sementara Tyas sudah menikah dengan Naka yang notabene adalah bos perusahaan tempatnya bekerja dan nampaknya Mereka berdua sudah sangat bahagia dengan kehidupan rumah tangganya
" Tyas itu sosok istri dengan paket komplit sudah cantik pinter masak dan sekarang pengusaha sukses pula huh sungguh beruntung pria yang mendapatkannya." Ujar Bu Ratih
Nampaknya ucapan Bu Ratih barusan sukses membuyarkan lamunan demi lamunan Ditya terhadap sosok Tyas yang tak lain adalah mantan istrinya dulu.
" Semua sudah takdir dari Allah Ma." Sahut Ditya
__ADS_1
" Ya Kamu benar tapi bukan itu saja, kecerobohan Mu juga ikut andil dalam masalah ini Dit." Balas Bu Ratih yang nampaknya masih belum bisa menerima perceraian Ditya dan Tyas itu
Hingga tak berselang lama terlihat sebuah mobil sport mewah berwarna merah datang dan terparkir rapi di depan ruko milik Tyas itu
Bu Ratih dan Ditya pun kompak menoleh kearah mobil itu sekalian ingin tau mobil milik siapa itu sebenarnya, dan alangkah kagetnya Mereka berdua saat melihat dua sosok yang keluar dari dalam mobil mewah itu yang tak lain adalah Tyas bersama Naka.
" Selamat pagi Yas, Mas Naka. " Sapa Yesi saat melihat kedatangan kedua majikannya itu
" Iya pagi juga, gimana Kamu sudah sarapan belum? " Tanya Tyas dan ini adalah pertanyaan wajib bagi Tyas saat sedang di ruko pagi pagi.
" Sudah Yas, oya ada dua tamu lagi nungguin Kamu tu." Jawab Yesi seraya menunjuk kearah Bu Ratih dan Ditya yang tengah duduk dipojokan ruangan itu
" Ok terima kasih ya." Balas Tyas
" Mas, Kamu mau langsung sarapan atau ikut Kau menemui Mereka? " Tanya Tyas sedikit was was takut kalau Naka marah
" Aku temani Kamu dulu deh nemui Mereka." Jawab Naka
" Tapi Mas, Kamu nggak papa kan ikut Aku nemui Mereka, itu mantan suami dan mantan mertua ku lo? " Tanya Tyas
" is't ok sayang Kamu nggak usah khawatir begitu Aku nggak papa kok justru kalau Kamu nemui Mereka sendirian Aku yang jadi kepikiran tau." Jawab Naka seraya membelai lembut rambut Tyas yang lagi ini dikucir kuda itu
__ADS_1
Kemudian Mereka pun berjalan beriringan menghampiri Bu Ratih dan Ditya yang tengah duduk santai di pojok ruko itu
" Ma." Panggil Tyas lembut
Bu Ratih dan Ditya yang semula asik mengobrol itu pun langsung diam dan kompak menoleh kearah sumber suara tersebut
" Tyas." Balas Bu Ratih
Bu Ratih segera bangkit dari duduk nya dan langsung memeluk erat Tyas seakan tengah meluapkan rasa rindunya terhadap mantan menantu kesayangannya itu
" Mama sudah lama di sini, maafkan Tyas ya Ma membuat Mama menunggu lama di sini." Ucap Tyas lembut
" Ah nggak Kami belum lama kok sampai di sini nya, gimana kabarmu sayang dan ini pria tampan ini pasti suamimu ya kan? " Tanya Bu Ratih sembari menoleh kearah Naka
" Alhamdulillah Kami baik baik saja Ma, dan kenalin ini Mas Naka suamiku dan Mas Naka kenalin ini Mama Ratih Mamanya Mas Ditya." Jawab Tyas seraya memperkenalkan Naka di depan Ditya dan Bu Ratih itu
" Wah ganteng sekali suamimu Nduk, pasti Dia bukan pria sembarangan ya." Sahut Bu Ratih seraya bersalaman dengan Naka
" Alhamdulillah saja Ma, oya ngomong ngomong Papa ngga ikut Ma? " Tanya Tyas seraya mempersilahkan Bu Ratih juga Ditya untuk duduk itu
" Syukur lah kalau begitu, dan hari ini Papa tidak bisa ikut karena kurang enak badan." Jawab Bu Ratih
__ADS_1
Kemudian Tyas pun menjamu tamu tamu nya itu dengan kualitas makanan yang baik juga minuman yang baik steril itu.
Wajah penuh kekaguman tergambar jelas di raut wajah Bu Ratih itu namun Bu Ratih sukses memendamnya berharap tidak ada siapa pun yang melihatnya.