Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
menghubungi Tyas


__ADS_3

Setelah masuk kamar .Wati segera mengambil hp nya yang dia taruh diatas meja rias .


Dia ingin segera menghubungi Tyas . Rasa rindu karena hampir setahun berpisah tanpa kabar sama sekali membumbung tinggi dihatinya dan juga rasa penasaran kenapa sahabatnya itu menikah diam diam dan seperti apa sosok suami sahabat karibnya itu.


Rasa rindu dan Rasa penasaran bercampur aduk dihati Wati ber gejolak di dalam perasaan nya .


setelah meraih hp nya kemudian Wati pun membuka limpatan kertas berisi tulisan nomer telepon sahabatnya yang Ia dapat dari bu rukmi tadi .


Segera dia menulis nomer tlp sahabat nya itu di hp nya setelah itu dia mencoba menghubungi nya.


Satu panggilan belum diangkat oleh Tyas .


Dua panggilan pun Sama.


Dan panggilan e tiga pun juga sama tidak mendapat respon .


Dalam hati Wati berguman kemana sih si Tyas ini apakah kliru nomer atau kah suami Tyas galak tidak mengijinkan Tyas megang hp .Pertanyaan demi pertanyaan berkecambuk dalam hati Wati .Tapi dia tidak ingin berburuk sangka .


" Ah aku coba sms dulu kali ya .Siapa tau Tyas mengira nomer ku ini nomer penipu secara dia kan belum tau nomer ku tlp ." Kata Wati lirih


Wati sedikit melamun kemana sebenarnya sahabat nya itu hingga tidak mengakat telepon dari nya.


Tanpa Wati sadari ibuknya Wati pun masuk kamar dan menanyai Wati.

__ADS_1


" Kamu sedang menghubungi siapa nduk ." tanya ibu.


Wati yang sedang bengong pun terjengkit kaget .


" Aduh ibuk ngagetin saja untuk jantungku nggak copot ." Jawab Wati.


" Lagian kamu ini ibu sudah ngetuk pintu berulang ulang juga memanggilmu tapi kamu nya tida dengar ." Kata Ibu.


"Maaf buk .Wati tidak dengar ini lo buk Wati mencoba menghubungi nomer telepon Tyas. tetapi tidak direspon." Balas Tyas cemberut.


" O mungkin Tyas nya sedang sibuk nduk atau bisa jadi dia tidak mau mengangkat telepon dari mu itu karena takut nomer penipu kan sekarang lagi musim tu penipuan lewat telepon . Coba kamu sms saja dulu nduk ." Kata ibu memberi saran pada Wati.


Wati yang sedari tadi bengong pun akhirnya mengijuti saran ibuk untuk mencoba mengirim sms terlebih dahulu ke Tyas .


Wati memilih mengirim i pesan sahabatnya itu lewat aplikasi hijau berlogo gambar telepon atau nama gaulnya WA.


Pesan pun terkirim ke nomer WA Tyas dan sudah masuk sengan ditandai centang dua tapi masih berwarna hitam centang nya dan lagi lagi Tyas pun belum merespon peaan dari nya itu .


Wati tidak kurang akal kemudian dia mengirim i peaan ke aahabatnya itu .Kali ini dia mengirimi nya foto wajah dirinya juga bunda nya ke kontak wa Tyas .Dan lagi lagi belum mendapat respon dari Tyas .


Wati sedikit putus asa mungkin kah Tyas sudah tidur guman Wati dalam hati.


Ibu yang melihat Wati gusar putus asa pun berusaha menghibur Wati dan memberi naswhat pada nya .

__ADS_1


"sudah lah nduk mungkin Tyas sedang sibuk mengurus suami nya atau nggak dia sudah tidur kan nggak enak kalau Kita mengganggu mereka ." Nasehat ibuk .


Wati pun membenarkan kata kata ibuk .Dia menaruh hp nya dinakas sebelah ranjang dan beranjak berbaring hingga tak butuh waktu lama Wati pun tidur pulas.


Sementara itu di Jakarta.


" Siapa dek malam malam begini telepon kamu ?" tanya Ditya .


Waktu itu mereka baru saja pulang dari olah raga di taman bawah dan sedang dududk disofa depan tv .


"Ngga tau mas .Aku nggak kenal nomer nya kok mungkin salah sambung ." balas Tyas sambil menaruh hpnya di meja .


" Coba angkat dulu siapa tau penting ?" kata Ditya.


"Halah nggak usah Mas .Aku takut penipuan kan sekarang lagi marak tu penipuan lewat hp lagian nomer ku nggak ada yang tau kok selain teman kerja dan keluarga ." balas Tyas .


Ditya pun menggangguk .Kemudian mereka pun beranjak kemar masing masing untuk mandi dan tidur karena besok harus kerja .


(bersambung )


hay


hay

__ADS_1


hay


pembaca tersayang nya mamak suport mamak dunk supaya novel ini bisa lebih baik lewat kritik pembaca yang budiman 😘😘😘😘


__ADS_2