
Pagi ini kesibukan tidak lah terlalu menonjol di ruko tempat usahanya Tyas maklum saja hari ini hari sabtu karyawan perkantoran libur jadi wajar kalau toko sarapan itu terlihat sedikit sepi pagi ini
Tyas, Diah, Yesi dan karyawan yang lainnya tengah menikmati sarapan bersama seraya bercanda gurau sebelum memulai aktivitas membuat cake orderan pelanggan.
" Yas gimana sih rasanya punya pacar seganteng dan sekaya Mas Naka itu? " Tanya Yesi kepo
" Yang pasti Tyas sangat bahagia dong dapet paket komplit calon suami cakep tajir pula dan Tyas pantas mendapat kan itu sebagai buah dari kesabaran nya selama ini." Sahut Diah seraya menyeruput teh panas miliknya itu.
" Nggak seindah yang Kalian bayangkan bestie, Yang ada dihati dan pikiranKu saat ini rasa ragu juga rasa takut aja." Jawab Tyas seraya menyendokkan salad sayur ke mulutnya itu
Diah dan Yesi kaget mendengar ucapanbTyas barusan dan Mereka pun kompak menoleh kearah nya.
" Loh kok Kamu bilang gitu Yas, kenapa memangnya? " Tanya Diah sedikit khawatir
" Ya nggak ada apa apa hanya saja Aku ragu apakah Mas Naka sosok yang tepat untuk Ku mengingat masalalu kelam ku dulu yang pernah gagal itu membuat Aku susah sekali percaya dengan laki laki, dan Aku takut kalau Aku ini tidak pantas menjadi pendamping nya Mas Naka apalagi dengan Baground nya yang seorang pengusaha muda sukses lagi sedang Aku ya seperti yang Kalian tau Aku hanya seorang penjual sarapan." Jawab Tyas seraya menatap kearah luar ruko
" Kamu jangan bilang begitu Yas, Mas Naka bukan tipe laki laki seperti mantan Mu dulu Mereka itu dia orang yang berbeda fisik juga berbeda sikap pasti Mas Naka tidak akan mengecewakan Kamu dan mengenai ketakutanMu itu Kamu jangan berkecil hati Yas Kamu pantas kok bersanding dengan Mas Naka Kamu cantik mandiri punya usaha pula jadi Kamu jangan minder lagi ya buang jauh jauh pikiran buruk mu itu ganti dengan impian harapan masa depan indah Kalian berdua dan tentunya Kamu harus menjemput kebahagiaan Mu dengan Mas Naka itu." Ujar Yesi berusaha menasehati Tyas yang terlihat menunduk lesu itu
" Apa yang dikatakan Yesi barusan itu benar bestie Kamu jangan patah semangat begitu Kamu harus bangga karena Mas Naka memilih Mu menjadi calon istri nya , Mas Naka ini seorang pengusaha sukses Yas klien teman bisnis nya banyak pergaulan nya luas tentu Dia tidak akan sembarangan memilih calon istri jadi Kamu ini wanita spesial buktinya Mas Naka saja memilih Kamu dari pada Si Badut berjalan itu." Sahut Diah seraya beesungut sungut mengingat wajah Maritha si badut berjalan itu.
Tyas tersenyum mendengar nasehat kedua bestienya itu dan Dia pun segera beranjak memeluk kedua sahabat karibnya itu.
Hingga sesi sarapan itu usai dan Mereka bertiga pun memulai aktivitas nya membuat cake orderan pelanggan untuk diantar nanti sore
Sementara itu di kediaman keluarga Bagaskara terlihat Eyang Putri tengah berbincang bincang dengan pihak weeding organizer terkenal pusat kota untuk membahas konsep tema pernikahan nya Naka dan Tyas.
Pembicaraan itu terlihat sangat serius dan hangat penuh kekeluargaan mulai dari acara Ijab qhabul pernikahan Mereka lalu berlanjut ke acara resepsi keluarga dan pesta untuk para klien juga kolega.
" Pokoknya acara pernikahan Naka dan Tyas itu harus meriah dan mewah ya Nur." Kata Eyang Putri pada Bu Nurma pemilik WO terkenal itu
__ADS_1
" Baik Buk, Kami akan mewujudkan impian Bu Sekar untuk pernikahannya Mas Naka dan Mbak Tyas nanti." Jawab Bu Nurma sopan
" Bagus, dan sebagai tanda jadi ini Saya bayar dulu DP nya delapan puluh persen dan sisanya nanti setelah acara itu selesai." Balas Eyang Putri seraya memberikan selembar cek untuk membayar DP untuk membayar WO pernikahan itu.
" Eyang." Sapa Naka yang baru saja bangun dari tidur itu
" Hay Sayang, Oya Naka ini Eyang Putri sudah mengurus urusan WO untuk nikahan Kalian jadi Kamu jangan mikirin hal ini lagi ya juga kasih tau Tyas tidak usah ngurus tempat nikahan dan lainnya semua sudah Eyang pasrah kan pada Bu Nurma dan Kalian berdua cukup nyiapin mental untuk nanti juga nyiapin diri ya." Ucap Eyang Putri seraya menepuk pundak cucu kesayangan nya itu.
"Terima kasih banyak ya Eyang." Sahut Naka seraya memeluk Sang Eyang itu
" Sama sama sayang." Balas Eyang Putri
Kemudian Eyang Putri pun melanjutkan obrolan nya dengan Bu Nurma sementara Naka meminta ijin keluar untuk olah raga kesukaan nya yaitu golf.
" Sayang Kamu sibuk nggak hari ini? " Tanya Naka kepada Tyas via telepon itu
" Nggak ada acara Mas, ada apa? " Tanya balik Tyas
" Tapi Mas, Aku nggak bisa main golf." Sahut Tyas
" Ya nggak papa Kamu temani Aku aja ya." Balas Naka semangat
" Ya baiklah Aku tunggu." Sahut Tyas seraya mengakhiri panggilan telepon dari Naka itu.
Tyas segera memberi tahu Diah dan Yesi kalau dirinya hari ini akan menemani Naka main golf, Kemudian Dia pun beranjak menuju kamarnya untuk mandi ganti baju dan memoles tipis Sunblock di wajahnya lalu berjalan menuruni tangga ke lantai satu.
Tak berselang lama Naka terlihat datang dengan mengendarai mobil mewahnya dan langsung memarkirkan nya di depan ruko lalu berjalan masuk kedalam ruko untuk menjemput Tyas diajak main golf.
"Mas." Sapa Tyas
__ADS_1
"Hay sayang, Kamu udah siap." Kata Naka membalas sapaan Tyas barusan
"Sudah." Balas Tyas dengan senyum manisnya
"Kalau gitu ayo Kita berangkat." Sahut Naka
Kemudian Mereka berdua pun segera berjalan keluar ruko lalu menuju mobil milik Naka dan seperti biasa Naka membukakan pintu mobil untuk Tyas masuk terlebih dahulu barulah dirinya masuk.
Kemudian Mereka pun berangkat menuju tempat biasanya Naka main golf bersama teman teman mya itu dan disepanjang perjalanan Mereka pun mengobrol santai membahas hal hal receh dengan diselingi canda tawa dan Naka pun ingat pesan nya Eyang Putri barusan
" Sayang tadi Eyang mesen ke Aku untuk di sampaikan ke Kamu kalau hari ini Beliau sudah menyewa pihak WO untuk mengurus pernikahan Kita Beliau juga meminta agar Kamu tidak memikirkan tentang konsep pernikahan Kita Kamu hanya perlu menyiapkan mentak juga fisik saja untuk melakukan rangkaian pernihakan Kita mulai dari ijab qhabul sampai resepsi nanti dan yang terpenting menyiapkan diri untuk honeymoon tentunya." Kata Naka panjang lebar menjelaskan pesan Eyang Putri tadi ya meskipun menambah kata honeymoon diantara penjelasan nya barusan
" Oh iya Mas Aku paham, dan tolong sampaikan ke Eyang Putri ya Terima kasih banyak sudah mengurusi rencana pernikahan Kita nanti ." Ucap Tyas seraya menatap wajah Naka dengan seksama
" Iya sayang nanti Aku sampaikan, oya untuk honeymoon Kamu pengen Kita kemana biar Seketaris Anton mengurus keperluan tiket dan lain sebagainya ?" Tanya Naka dengan nada serius
Tyas kaget dan sedikit bingung dengan perkataan Naka barusan yang membahas tentang rencana honeymoon yang mana itu adalah hal tabu baginya mengingat hal itu tidak pernah ada di pernikahan pertama nya dulu bersama Ditya.
" Sayang kok malah melamun sih." Kata Naka membuyarkan lamunana Tyas
* Eh nggak Mas, maaf tadi Kamu nanya apa tolong ulangi ya." Ujar Tyas
" Kamu mau Kita honeymoon kemana sayang biar Seketaris Anton menyiapkan segala keperluan nya untuk Kita? " Kata Naka mengulangi pertanyaan nya barusan.
" Em Aku nggak tau Mas, Aku ngikut Kamu aja yang penting nggak memberat kan Kamu." Jawab Tyas dengan tersenyum manis
" Ah tentu saja tidak sayang ya meskipun berat tapi Aku suka heheheheh." Sahut Naka cengengesan
" Sih Kamu Mas." Balas Tyas dengan tersipu malu membayangkan bagaimana dirinya nanti bersama Naka sedang bulan madu
__ADS_1
Hingga akhirnya perjalanan Mereka pun telah sampai ditempat tujuan yakni padang golf tempat biasa Naka bermain golf bersama teman temannya sesama pengusaha itu