Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Manis meski sesaat


__ADS_3

" Buk , besok mamanya Mas Ditya akan kesini jemput Tyas ." Kata Tyas pada Bundanya saat mereka sedang bercengkeramah di depan tv .


" Kapan Nduk Mertua Mu kesini ?" Tanya Bapak .


" Inshaallah sore Pak sekitar jam dua Mereka akan kesini menjemput Tyas untuk menginap di sana huuh padahal Tyas masih kangen sama Ibuk ."


" Hust nggak boleh begitu Nduk ,Kamu ini sekarang sudah menjadi seorang Istri dari Suami mu Ditya Orang Tua Mu juga Orang Tua nya Ditya begitu pula sebaliknya hormati Mereka turuti kemauan Mereka selagi itu baik berbakti lah Kamu kepada Mereka seperti Kamu berbakti pada Kami ." Balas Ibuk sambil membelai rambut milik Tyas.


" Iya Nduk meskipun Bapak tau ini berat bagimu tapi bapak percaya Kamu bisa Bapak juga juga yakin kalau Ditya adalah seorang suami yang baik yang mampu menjaga membimbing dan melindungi mu ." Sahut Bapak .


" Iya Ditya itu Mbak lihat fisik nya ganteng dan kelihatannya juga baik." Kata Mbak Rina menimpali .


Tyas menyandarkan kepalanya di pangkuan Sang Ibu dalam hati Dia mengamini ucapan Kedua Orang Tua juga Kakak nya itu juga ingin rasanya Dia bercerita keadaan Rumah tanga Mereka tetapi Tyas kembali mengurungkan niatnya untuk bercerita Dia takut membuat Orang Tuanya kecewa.


" Lah kok Kamu malah melamun Yas ." Kata Mbak Rina .


" Ah Nggak Mbak, Tyas hanya sedikit mengantuk saja hehehehe." Balas Tyas


" Ya sudah Kamu tidur sana kan besok Kamu mau mengantar Wati ke stasiun kereta ." Sahut Ibuk .


" Buk malam ini Tyas tidur sama Ibuk ya ,Tyas kangen ." Kata Tyas .


" Dih mau ***** kah Kamu Yas sudah menikah masih mau tidur sama Ibuk ." Seloroh Mbak Rina .


" La terus Bapak nanti tidur sama siapa coba kalau Kamu tidur dengan Ibu mu Yas ." Celoteh Bapak bercanda .


" Dih kan Bapak setiap hari sudah tidur dengan Ibuk ." Balas Tyas .


" Sudah sudah supaya lebih adil bagaimana kalau kita malam ini tidur bareng bareng di depan tv dengan menggelar tikar saja ?" usul Mbak Rina .


Akhirnya anggota keluarga itu pun setuju bahwa malam ini mereka akan tidur di depan tv .


Malam semakin larut Tyas dan anggota keluarga lainnya pun tidur dengan damai dan tenang tanpa terdengar kebisingan kendaraan berlalu lalang seperti di Jakarta .


Pagi pun tiba setelah membantu Ibuk memasak juga membersihkan rumah Tyas dan Rina juga kedua Orang Tua nya pun sarapan bersama


Pagi ini rencananya Tyas akan mengantar kan Wati ke stasiun , Dia akan kembali ke Yogyakarta sedang kan Ibuk dan Mbak Rina akan ke pasar belanja bahan makanan untuk menyambut mertuanya Tyas dan Bapak menguras kolam ikan dibelakang rumah .


" Kamu hati hati dijalan ya Wat semoga perjalan mu lancar selamat sampai tujuan dan kabari Aku ya bila sudah sampai ." Pesan Tyas pada Wati saat sampai di stasiun kereta .


" Iya Aku akan kabari Kamu begitu sudah sampai Kamu juga hati hati nanti kalau Aku ke Jakarta akan Ku kabari Kamu ." Balas Wati .


Setelah berpelukan saling meninggal kan pesan juga berpamita Wati pun berjalan masuk kearah kereta dan masuk gerbong karena kereta sebentar lagi akan berangkat .


Tyas pun berjalan kearah parkiran sepeda motor dan melajukannya pulang kerumah .


" Pak nanti kita berangkat jam berapa Mama sudah kangen sama mantu kita ?" Tanya Bu Ratih .


" Nanti Ma sekitar jam dua bagaimana kan besok Ditya akan datang jadi kalian ada waktu untuk ngobrol ngobrol ." Jawab Pak Sugeng

__ADS_1


"Baiklah Aku akan menyiapkan oleh oleh dulu untuk Besan ." Kata Bu Ratih yang kemudian beranjak menata oleh oleh yang kemarin dibelinya.


Sementara itu di Jakarta Ditya tengah menyelesaikan pekerjaan nya yang sedikit lagi selesai , Dia hari ini mengajukan cuti pulang lebih awal untuk mempersiapkan keperluan yang akan dibawa besok pulang menjemput Tyas .


" Huff selesai juga ." Guman Ditya lirih


Setelah merapian meja tempatnya bekerja juga barang barang lainnya Ditya segera berlalu menuju parkiran mobil dan melajukan nya pulang ke apartemen .


Sesampainya di apartemen Ditya segera ganti baju dan mencuci baju kotornya dan mandi sekalian selesai itu Ditya berbaring istirahat sejenak dikasurnya tiba tiba hpnya berdering tanda ada panggilan masukyang ternyata panggilan dari Wati Sang kekasih .


Ada rasa kecewa di hati Ditya karena mulanya Dia mengira Tyas lah yang menelponnya ternyata bukan tapi ada rasa bahagia juga bercampur senang saat mengetahui bahwa Wati yang menelponnya .


Wati mengabarkan bahwa dirinya kini sudah kembali ke Yogyakarta dan hampir sampai di stasiun Dia juga meminta Ditya untuk menemui Nya di rumah Budhe dengan dalih kangen awalnya Ditya keberatan dengan permintaan Wati itu tapi dengan jurus rayuan maut plus senyuman manis nya akhirnya Ditya pun luluh dan mau mengabulkan permintaan Wati itu dan alhasil Dia menunda keberangkatannya untuk pulang menjenguk Orang Tua juga menjemput Tyas dirumah .


Segera Ditya menghubungi Tyas untuk mengatakan bahwa Dirinya menunda kepulangan nya dengan alasan ada pekerjaan mendadak dari kantor .


" Hati hati ya Mbakyu ,Mas dan Kami nitip Tyas nggih ." Kata Pak Samsul saat kedua Besan dan juga Tyas berpamitan .


" Iya Mas dan Mbak Rukmi juga Rina ndak usah kawatir Tyas aman kok bersama Kami ." Balas Pak Sugeng .


Kemudian mereka pun masuk ke mobil yang sore itu di kemudikan sendiri oleh Pak Sugeng mobil pun melaju berjalan pulang menuju rumah Orang Tua Ditya .


Sementara itu kini Wati sudah hampir sampai di stasiun terdekat dengan rumah Budhe , Segera Dia menelpon Budhe untuk memberitahukan bahwa Dirinya sudah hampir sampai stasiun


Budhe senang karena Wati sudah kembali segera beliau memesankan mobil travel untuk menjemput Wati di stasiun .


Sedang kan di Jakarta Ditya terlihat menata koper nya dan hendak berangkat ke yogyakarta menemui Wati terlebih dahulu barulah pulang ke kampung halaman .


" Dalem Nduk ,Kamu sudah sampai bagai lancar to perjalanan mu lalu bagaimana kabar Orang Tua mu di sana ?" Tanya Budhe dengan berurutan .


" Alhamdhulillah Budhe semua nya baik baik saja dan ya seperti yang Budhe lihat perjalanan ku lancar hingga selamat sampai sini lalu Budhe sendiri bagaimana kabarnya ?" Tanya Wati balik


"Ya Alhamdhulillah baik tapi ya kerepotan juga makanya Kamu tak suruh cepat kembali ." Balas Budhe .


Kemudian Budhe mengajak Wati untuk masuk rumah , Wati pun mengikuti Budhe nya masuk ke dalam rumah lalu ijin masuk ke kamar pribadi Wati untuk menaruh barang bawaan nya juga tak lupa menyerahkan beberapa bungkus oleh oleh untuk Budhe dari Orang Tua nya baru setelah itu Wati keluar kamar sedang kan Budhe terlihat di dapur sedang mengambilkan minum untuk Wati dan menyuruhnya minum lalu melanjutkan obrolan mereka di ruang tv


" Budhe nanti selepas Mahgrib , Mas Adit mau kesini lo boleh ya ?" Tanya Wati meminta ijin disela sela obrolannya dengan Budhe


" O ya jadi cah bagus mau kesini to , Boleh dong ." Jawab Budhe .


" Terima kasih Budhe , Rencana nya Mas Adit mau pulang kampung ada urusan keluarga terus tak suruh mampir sini dulu Wati kangen Budhe sama Mas Adit kan lama Nggak ketemu ." Balas Wati panjang lebar .


" Nak Adit itu kelihatannya Orang baik baik lo Wat pekerjaan juga sudah mapan kalian pacaran juga sudah hampir dua tahun lalu kapan Kalian mau menikah ?" Tanya Budhe sambil menatap serius wajah Wati .


Wati terlihat menundukkan wajahnya sedikit melamun memikirkan hubungan mereka mau dibawa kemana keinginan untuk menikah itu ada tapi semua terganjal restu Orang Tua Ditya ,Wati juga berhayal menerima ajakan Ditya dulu untuk menikah siri terlebih dahulu tanpa diketahui orang tua masing masing lalu setelah punya anak barulah mereka memberitahu para Orang Tua masing masing tapi apa Wati senekad itu .


" Wati kok malah bengong jawab pertanyaan Budhe tadi ." Kata Budhe membuyarkan lamunan Wati .


" Eh iya Budhe maaf sebenarnya keinginan menikah itu ada Budhe bahkan Kami sudah merencanakan kehidupan kami nanti tapi seperti yang Budhe ketahui hubungan kami terganjal restu kedua Orang Tua nya Mas Adit dan Wati nggak tau sampai kapan restu itu diberikan ." jawab Wati dengan mata berkaca kaca .

__ADS_1


" Berdoa Nduk ,Memohon kepada Yang Maha Kuasa semoga diketuk hati calon mertua mu itu agar ridha memberikan restu ." Balas Budhe sembari memeluk keponakan kesayangan nya itu mencoba menenangkan hati Wati .


Budhe pun menyuruh Wati segera mandi lalu makan sedang kan Budhe sibuk di warung melayani pembeli yang datang


Waktu terus berjalan hingga Magrib pun datang dan seperti yang Wati katakan pada Budhe sore tadi Adit datang ke warung makan milik Budhe nya Wati terlihat Dia turun dari mobil yang Dia kemudikan sendiri ,Wajah Wati terlihat sumringah melihat Sang kekasih datang sesuai janjinya tadi, Dia pun berlari kearah depan warung menjemput Adit sedang kan Budhe dan Lek Jumi yang sedang membereskan peralatan makan di warung pun hanya memperhatikan dari jauh saja sambil senyum senyum .


" Masssssss Aditttt ." Teriak Wati sambil memeluk Sag kekasih yang telah lama di rindukan nya itu .


" Iya sayang jangan teriak teriak malu di lihat Budhe ." Balas Adit sambil membalas pelukan Wati .


Dan mereka pun masuk ke dalam warung yang kebetulan akan tutup itu .


" Budhe Mas Adit datang ." Kata Wati memanggil Budhe nya .


" Eh Nak Adit datang to , Cepat ambilkan minum Nduk ." Jawab Budhe sembari nerima salam dari Adit


Kemudian mereka mengobrol singkat saling menanyai kabar masing masing sementara Wati beranjak ke dapur mengambilkan minum untuk Ditya


Budhe yang paham kalau Wati dan Ditya ingin mengobrol berdua pun pamit ke belakang untuk menemani Lek Jumi di dapur menyiapkan bumbu bumbu untuk memasak menu besok .


" Mas Adit sudah makan ?" Tanya Wati di sela sela obrolan mereka


Ditya yang sedari tadi memandang wajah Wati sambil senyum pun nampak tidak menjawab pertanyaan dari Wati hingga Wati mencubit lengan Ditya barulah Ditya menjawab pertanyaan dari nya .


Ditya mengajak Wati untuk jalan jalan ke alun alun kota yang kebetulan sedang ramai karena ada konser musik .


Setelah meminta ijin pada Budhe , Kedua sejoli itu pun berangkat ke alun alun dengan menaiki mobil milik Ditya .


Sesampainya di alun alun kota Ditya dan Wati berjalan gandengan tangan layaknya pasangan pemuda yang tengah kasmaran , Mereka nerjalan kearah penjual aneka jajanan juga minuman yang berbaris rapi di sisi jalan setelah puas barulah mereka melihat konser musik yang sangat ramai penonton itu hingga malam pun semakin larut Ditya mengajak Wati pulang ke rumah Budhe .


Wati dan Tyas adalah dua sosok gadis yang bertolak belakang sifat nya jika Wati sifat nya lebih manja ceria dan manis juga cekatan sedangkan untuk Tyas sifat nya lebih ke mandiri kalem dan Elegant juga sangat disiplin


Ditya sendiri bingung dengan perasaan yang ada di hatinya , satu sisi Wati adalah cinta pertamanya dan satu sisi Tyas adalah istri sah nya .


Ditya mencoba berdamai dengan kenyataan dan memasrahkan semua nya pada Yang Maha Kuasa .


Sementara Wati dan Ditya menikmati waktu waktu bersama mulai dari jalan jalan nonton konser juga berburu kuliner dengan suasana romantis hal itu berbeda dengan yang dialami Tyas , Tyas menikmati waktu bersama kedua Mertua juga Mbah Kakung mulai dari masak lalu makan bersama bercerita banyak hal terutama cerita masa kecil Ditya dulu hingga tentang persahabatan antara keluarganya dan keluarga Ditya .


Sungguh sangat manis meski sesaat itulah yang sama sama di rasaakan oleh Tyas maupun Wati


Tyas bahagia bisa berkumpul dengan keluarga besar Mertuanya yang sangat hangat dan ramah


Sementara Wati bahagia bisa melewati malam panjang bersama Ditya saling melepas rindu setelah sekian lama tak berjumpa .


Hingga pagi pun tiba setelah sarapan dan merapikan peralatan makan bersama keluarga pihak Ditya , Tyas diajak sang mertua jalan jalan ke pasar juga wahana tempat rekreasi keluarga .


Sementara Ditya selesai bangun tidur lanjut membantu Wati dan Budhe menyiapkan keperluan untuk membuka warung makan dan dirinya berniat untuk pamitan pulang .


Wati sedikit mencuri curi pandang saat Ditya tanpa malu malu membantu mengangkat aneka menu makanan yang akan di jual hari ini .

__ADS_1


Budhe juga memuji sikap Ditya yang sopan juga rajin itu ,Beliau berharap Wati dan Ditya segera menikah agar dirinya tenang karena Wati ada yang menjaga


__ADS_2