
" Capek dek ?" Tanya Ditya pada Tyas saat mereka sudah sampai di apertemen tempat tinggal .
" Lumayan sih Mas tapi seru bisa kenalan dengan teman teman baru juga saling tukar resep masakan ." Jawab Tyas penuh semangat .
Tak berapa lama hp Tyas berbunyi tanda ada panggilan masuk yang ternyata panggilan dari mbak Rina .
Tyas pun meminta ijin sebentar ke Ditya untuk mengangkat telepon itu .
" Assallamuallaiku Mbak bagaimana kabarnya ?" Tanya Tyas saat menerima panggilan dari Mbak Rina
"Waallaikumsallam Yas alhamdhulillah semua baik baik saja dan semoga Kamu dan Ditya juga baik baik saja o iya Kamu dari mana sih di telepon berkali kali kok nggak diangkat ?" Tanya Mbak Rina.
"Maaf Mbak Aku nggak tau kalau Mbak Rina telepon Kami baru saja pulang dari kondangan o iya ada apa Mbak kok malam malam telepon ." Jawab Tyas.
" Oh gitu , Kamu besok libur kan ada acara nggak kalau nggak ikut Aku jalan jalan biar nggak suntuk ?" Tanya Mbak Rina .
" Iya sih libur coba tak bilang ke Mas Ditya dulu ya mba , O iya mau kemana sih sebenarnya ? Tanya balik Tyas .
"Ada deh tapi ini khusus kita kaum wanita ya jangan ajak Ditya ." Jawab Mbak Rina .
Mereka pun melanjutkan obrolan singkat itu hingga Tyas dan Mbak Rina mengakhiri perbincangan lewat telepon tersebut .
" Ada apa Dek kok kayaknya seru sekali ?" Tanya Ditya yang sedari tadi memperhatikan Tyas yang tengah asik mengobrol .
" Maaf mas Aku mau minta ijin besok Mbak Rina ngajak jalan jalan boleh ya ." Jawab Tyas antusias .
" MAU jalan kemana sih lalu besok jam berapa berangkat biar Aku temani ?" Tanya Aditya memandang kearah Tyas dengan wajah serius.
" Hemmm kami akan berangkat pagi dan nggak tau mas Mbak Rina bilang rahasia mau kemana
dan nggak usah di temani mas terima kasih Kami mau Girls time hehehe boleh ya sekalian belanja bumbu bumbu dapur ." Kata Tyas sambil melempar senyum manis kearah Ditya.
" Ya sudah kalau begitu tapi hati hati ya di jalan oiya uang bulanan nya sudah Aku Transfer kemarin ." Sahut Ditya .
Dalam Hati Ditya membatin duh Tyas ini kok semakin lama semakin cantik imut lugu gegemesin jadi nggak bisa jauh jauh darinya saja .
Sedang Tyas mengangguk mengiyakan kata kata Ditya barusan dia senang dan penuh semangat hingga tanpa sadar meraih tangan Ditya sambil berucap .
" Terima kasih banyak ya Mas ."
Ditya terkejut secara refleks membalas genggaman tangan Tyas tersebut
__ADS_1
" Iya sama sama dek sudah sana tidur ." Perintah Ditya
Tyas tersadar lalu menarik tangannya Dia tersipu malu karena baru pertama kali ini dia secara refleks meraih tangan Ditya mungkin sangking senangnya segera Tyas meminta maaf pada Ditya meski mereka suami istri Sah secara agama dan negara tapi mereka belum pernah sekalipun emlakukan hal hal yang seharusnya suami istri lakukan misalnya berpelukan berciuman atau pun aktivitas intim lainnya .
Karena dilanda capek akhirnya mereka pun masuk kamar masing masing untuk membersihkan diri lalu istirahat karena hari juga sudah larut malam .
Malam berlalu dengan cepat hingga pagi pun datang rutinitas seperti biasa setelah semua pekerjaan rumah selesai Tyas segera masuk kamar untuk ganti baju dan dandan dan juga siap siap berangkat .
Sedangkan Ditya masih dikamar sedang menyisir rambutnya di depan cermin sambil memandangi bayangan dirinya di cermin Ditya melamun Dia mulai ragu dengan kesetiaannya pada Wati sang kekasih .
Hati Ditya kini mulai terisi dengan senyuman manis juga wajah ayu nan imut milik Tyas hingga dirinya mulai bingung dengan perasaan yang sesungguhnya siapa wanita yang kini paling berkuasa dihati Ditya.
Semua pertanyaan itu bermunculan menghiasi lamunan Ditya pagi itu hingga suara ketokan pintu oleh Tyas lah yang membuyarkan semuanya .
" Mas Ditya sarapan sudah siap lo Aku berangkat dulu ya ."Kata Tyas sambil mengetuk pintu kamar Ditya.
"Dek tunggu sebentar ." Balas Ditya .
Kurang dari lima menit Ditya keluar kamar Dia terperanggang campur kagum dengan penampilan Tyas pagi ini yang menurutnya sangat cantik dengan balutan kaos oblong warna hitam untuk atasan dan celana jens model pensil untuk bawahannya menonjolkan kaki ramping nan jenjang itu tak lupa sepatu Kets sungguh cantik dan untuk rambut pagi ini dia mengucir kuda semakin menambah fresh penampilan nya pagi ini , Tyas ini fisiknya cantik tinggi kulitnya putih persih dengan rambut sedikit bergelombang .
Ditya tak henti hentinya memandang penampilan Tyas pagi itu .
" Nggak ada apa apa Dek oiya Kamu berangkat ya nggak menemani Aku sarapan dulu ?" Tanya Ditya sedikit serius .
Sebenarnya pertanyaan itu mengandung sedikit pengharapan agar Tyas mau menemaninya sarapan dulu agar dirinya bisa memandang wajah Tyas agak lama .
" Emm gimana ya mas ya sudah Aku temani saja ya soalnya Aku lagi males makan ." Balas Tyas sopan
Kemudian mereka beesua pun berjalan bersama menuju ruang makan untuk sarapan bersama .
Disela sela sarapan mereka Ditya bertanya
" Benar ni ngga mau di temani ?" Tanya Ditya
" Benar mas terima kasih kamu istirahat saja di rumah ." Balas Tyas .
" Ya sudah nanti kalau sudah mau pulang telepon Aku ya biar tak jemput dan ini nggak boleh nolak ok ." Sahut Ditya .
"Siyap mas sekali lagi terima kasih banyak ." Balas Tyas sambil mengangkat tangan tanda hormat sambil senyum .
Setelah Ditya saraan barulan Tyas berangkat kebetulan Mbak susah menelpon berkali kali memberitahu bahwa dirinya sudah menunggu Tyas di depan pintu utama apartement
__ADS_1
Tyas pun turun dan benar saja ketika dirinya keluar dari lift nampak Mbak Rina sudah didepan pintu utama Apartement tempat tinggal dirinya dan Ditya .
"Maaf Mba sudah lama nunggu ya ?" Tanya Tyas sesaat sebelum menyalami tangan Mbak Rina .
"Lumayan Nduk sekitar sepuluh menitan ." Jawab Mbak Rina ." Jawab Mbak Rina
Kemudian Mbak membukakan pintu mobil untuk Tyas dan menyuruhnya masuk lalu mereka pun berngkat jalan jalan bersama sama menuju sebuah gedung mall terkenal di ibu kota
Tempat pertama yang mereka tuju adalah stand penjual baju
Mbak Rina sangat menyayangi Tyas hal itu lumbrah adanya mengingat Tyas adalah anak bungsu di keluarga mereka .
" Yas kamu pengen baju yang mana ambil saja biar Aku yang bayar ." Kata Mbak Rina menepuk lembut pundak Tyas.
"Iya Mbak terima kasih banyak ini Aku juga bawa uang kok ." Balas Tyas sopan .
" Sudah nggak papa Kamu pilih saja mana yang Kamu suka jangan melawan ini perintah Mbak lagi ok ." Sahut Mbak Rina.
Tyas mengangguk patuh kemudian mereka berdua memilih milih baju yang mereka sukai dan mencobanya diruang ganti terlebih dahulu sebelum dibayar dan tanpa sepengetahuan Tyas ternyata membelikan dua stel baju dinas malam istri warna merah dan hitam untuk Tyas Dia meminta pelayan toko untuk membungkus cantik pakaian seksi itu supaya tidak terlihat oleh Tyas.
Setelah puas belanja baju juga sendal dan alat alat make up tentunya mereka melanjutkan perjalan mereka menuju deretan restorant penjual aneka makanan dari berbagai negara mulai dari Western ,Oriental ,masakan khas Timur tengah , masakan khas Indonesia dan masih banyak lainnya .
" Kamu pengen makan apa Yas ?" Tanya Mbak Rina .
" Ngikut Mbak Rina saja deh yang penting jangan yang terlalu berminyak hehehe ." Jawab Tyas manja .
Setelah berdiskusi ringan akhirnya mereka memutuskan untuk masuk ke restorant makanan korea mereka duduk dipojok restorant yang tengah ramai pengunjung itu yang mayoritas anak anak muda penggemar masakan korea .
Tidak selang lama seorang pelayan restorant datang menyapa mereka dan memberikan sebuah buku daftar menu kepada Tyas dan Mbak Rina untuk memilih menu makanan dan minuman apa yang hendak mereka pesan siang itu .
Setelah memilih daftar makanan dan minuman itu sambil menunggu pesanan datang Mbak Rina dan Tyas pun mengobrol santai tentang banyak hal mulai dari kabar keluarga di Desa ,Mas Abi Mba Yuni juga keluarga Mbak Yani berlanjut hingga membahas masalah kerjaan hingga masalah pribadi lainnya obrolan mereka tidak terlalu vulgar bahkan lebih banyak bercanda nya mereka berdua sangat akrab sangat menikmati waktu bersama itu tak berselang lama pesanan makanan mereka berdua datang dan mereka pun mulai menikmatinya .
Sementara itu di sebrang pojok restorant itu seorang Pria muda dengan perawakan tegap berotot postur tubuh tinggi bertampang tampan dengan kulit kuning sawo matang mata sayup hidung mancung rambut hitam legam memakai stelan jas lengkap sedang makan dengan ditemani oleh seorang asistennya .
Pria tampan itu dari kejauhan tengah memperhatikan tingkah laku Tyas dan Mbak Rina yang sedang makan di pojok sebrang mereka makan .
Setelah selesai menghabiskan makanan dan minuman mereka pun melanjytkan perjalanan tersebut kearah supermarket penjual sayur buah segar yang terletak lantai bawah Mall itu .
Kemudian mereka berdua pun belanja aneka kebutuhan yang mereka perlukan dirumah , Mbak Rina malam ini berencana mengajak Tyas untuk memasak bersama dirumahnya dan sekalian mengundang Ditya untuk makan malam bersama
Puas belanja aneka sayuran buah buahan ,kebutuhan rumah tangga lainnya juga sudah membeli baju peralatan make up dan tidak lupa mereka juga sudah oerawatan di salon kecantikan dan hari pun sudah sore kini tiba saat nya untuk pulang .
__ADS_1