
Tyas tetap berdiam diri menangis di kamar tidur nya sementara Ditya yang sedang gelap mata dikuasai emosi itu sudah berangkat ke Yogyakarta tanpa berpamitan sepatah kata pun kepada Tyas
Hingga waktu pun berlalu kini tiba saat nya Tyas harus berangkat kerja , Tyas adalah orang yang profesional meski hatinya kini tengah hancur karena ucapan Ditya tadi nyatanya kini Tyas sudah siap untuk berangkat kerja yang kebetulan hari ini Dia dapat jadwal masuk malam .
" Kamu habis nangis Yas kok mata kamu kelihatan sembab begitu ?" Tanya Diah saat mereka tengah ganti baju diruang loket penyimpanan barang khusus karyawan .
" Ah ngga tu seharian ini Aku tidur aja jadi mataku kelihatan sembab makasih ya atas perhatian mu ." Jawab Tyas
Setelah beres ganti baju kerja mereka pun segera masuk ke supermarket menggantikan karyawan yang masuk Shift pagi . Tyas bagian kasir satu dan Diah bagian kasir dua dan mulai melayani pembeli yang sedang ramai datang membeli sayur dan kebutuhan lainnya .
hingga tiba waktu istirahat sebentar untuk makan malam gantian dengan teman lain nya ,Tyas dan Ditya masuk ke ruang khusus karyawan untuk makan dan minum sebentar
" Nanti pulang kerja Aku nginap di tempat kos mu boleh ?" Tanya Tyas pada Diah
Diah merasa aneh karena nggak biasanya Tyas meminta ijin menginap di kos nya
" Boleh Tapi gimana dengan Pak Ditya apakah mengijinkan ?" Tanya balik Diah .
" Dia sedang keluar kota ." Jawab Tyas singkat
Kemudian mereka pun masuk ke supermarket dan mulai kerja lagi hingga waktu pulang pun tiba , Tyas mengajak Diah jalan kaki pulang ke tempat kos Diah sebenarnya Diah mengajak Tyas naik taxi tapi Tyas menolaknya dan seperti Tyas terlebih dahuli mengajak Diah untuk hunting makanan dan minuman juga aneka camilan untuk dibawa pulang ke kamar kost
Di sepanjang perjalanan Diah yang masih diliputi keanehan kenapa Tyas menginap di kos an nya itu pun berusaha mencari tahu nya dengan bertanya langsung pada Tyas
" Kamu sebenarnya ada masalah apasih ?" Tanya Diah sembari menoleh kearah Tyas .
" Tunggu kita sampai di kos an dulu ya baru Aku akan cerita pada Mu ." Jawab Tyas
Diah pun mengangguk dan melanjutkan jelan kaki mereka menuju kos an Diah dan dipertengahan jalan terlihat sebuah mobil sedan warna putih keluaran merek terkenal berhenti tepat di samping mereka yang ternyata milik Manager Wiland
" Hay Tyas , Diah kalian mau kemana kok jalan kaki ?" Tanya Manager Wiland sembari membuka kaca mobil .
" Hay juga Pak Wiland ini kami mau pulang ke kos an Saya ." Jawab Diah
" Lo Yas Kamu juga mau ke kos an Diah to ?" Tanya Manager Wiland
" Iya Pak kan besok libur jadi Kami mau girl time malam ini ." Jawab Tyas dengan senyum manis khas nya itu .
Astaga senyum nya kenapa manis dan menggeemaskan sekali Tyas ini guman Wiland dalam hati
" Ya sudah gimana kalau kalian Aku antar saja biar cepat sampai ." Kata Wiland mencoba menawari mereka
Diah dan Tyas saling melempar pandangan seakan sedang musyawarah dan akhirnya mereka pun setuju dengan tawaran Wiland .
Wiland terlihat mengkode Diah agar Dia duduk di belakang dan meminta Tyas duduk di depan dan Diah pun paham dengan kode dari Sang Atasan itu
Sebenar nya Diah tau kalau Manager Wiland menyukai Tyas hal itu terlihat bagaimana lesunya Manager Wiland saat Tyas mengambil cuti lama kemarin juga cara Manager Wiland memandang Tyas tapi Diah lebih memilih untuk diam
" Yas Kamu duduk di depan ya temani Pak Wiland dan Aku duduk di belakang ." Kata Diah sembari membuka pintu mobil bagian belakang dan masuk lalu duduk di kursi penumpang bagian belakang juga langsung menutup pintunya
" Ya baik lah Yang Mulia Tuan Putri ." Balas Tyas sewot lalu masuk mobil dan duduk dikursi samping tempat kemudi
__ADS_1
Sementara Wiland terlihat tersenyum kemudian menyusul Tyas dan Diah yang telah terlebih dahulu masuk mobil .
" O ya Yas kok Kamu malam ini bisa nginap di kamar kost milik Diah apakah Ditya mengijinkan nya ?" Tanya Manager Wiland di sela sela perjalan mereka
" Malam ini Mas Ditya nggak di rumah Pak Wiland jadi dari pada kesepian di rumah sendirian Aku memutuskan menginap di Kost an Diah
"Keluar kota ,Emang Dia kemana Yas dan ada urusan apa malam malam gini ?" Tanya Manager Wiland .
" Ke Yogyakarta Pak Wiland katanya ada urusan kantor ." Jawab Tyas dengan senyum manis nya
Lagi lagi dada Wiland bergetar tak karuan saat menatap Tyas tersenyum manis Dia sangat mengagumi Tyas yang sangat canti elegant sopan dan berkelas itu juga Wiland berhayal andai Dia bisa berjodoh dengan Tyas pasti Mamanya akan sangat senang
Sementara itu Diah tengah asik berbalas pesan dengan pacarnya .
" O ya gimana kalau kita mampir ke taman dulu ya untuk sekedar ngobrol gitu ." Tawar Wiland
Terlihat Diah dan Tyas sedikit beemusyawarah dan akhirnya memutuskan untuk mengajak Manager Wiland untuk ngobrol di teras depan kost kost an Diah saja karena hari sudah malam dan di taman pasti banyak nyamuk .
Kurang dari setengah jam akhirnya mereka pun sampai di tempat kost an milik Diah yang sederhana dan terlihat bersih dan nyaman itu
Diah terlebih dahulu melapor ke ibu kost kalau malam ini Dia mengajak temannya Tyas untuk menginap dan meminta ijin untuk mengobrol dulu di teras dengan Manager Wiland sebagai tanda terima kasih akrena sudah diantar pulang , Bu Kost pun mengijinkan dengan syarat kalau Manager Wiland harus pulang ssbelum jam dua belas nanti Diah pun menyanggupinya
Kemudian Diah mempersilahkan Tyas dan Manager Wiland duduk dulu di teras depan kamar kost nya sementara dirinya ijin masuk untuk membuat kan kopi susu untuk Manager Wiland dan segera kembali ke depan bergabung dengan Manager Wiland dan Tyas
" Silahkan diminum Pak Wiland kopinya ." Kata Diah sembari menyerahkan secangkir kopi panas untuk Wiland
" O terima kasih banyak Di , karena kita sedang di luar jam kerja gimana kalau kalian panggil Aku nama aja jangan di kasih Pak gitu kok kesannya Aku Tua an hehehe." Balas Wiland sembari meraih cangkir berisi kopi itu .
Ketiga orang itu pun mengobrol santai membahas hal hal receh saling bercerita tentang masa kecil dulu hingga masa sekolah dan dewasa kini , Wiland juga bercerita awal persahabatnnya dengan Ditya sejak SMA hingga sekarang dan bagaimana eratnya hubungan persahabatan nya Wiland menceritakan sosok Ditya yang terkenal sopan dan bijaksana tidak neko neko sementara Diah menceritakan masa masa indahnya dulu waktu sekolah dan tentu saja Tyas menceritakan persahabatan nya dengan Wati pengalaman mereka ngebolang juga menceritakan bagaimana keindahan kamoung tempat tinggalnya
Dan yang menarik bagi Wiland adalah kok Tyas tidak menceritakan masa kecil Ditya apakah mereka beneran adik kakak seperti yang Ditya ceritakan padanya atau malah sepasang suami istri seperti kecurigaan nya selama ini tetapi itu mustahil bukankah Ditya masih berhubungan dengan Wati bahkan tempo hari Dia mebahas tentang nikah siri dengan Wati ,
Wiland berpikir positif mungkin Tyas ini adik sepupu Ditya yang tinggal terpisah sejak kecil , Semakin lama obrolan mereka semakin seru bercanda dan tertawa mereka juga sepakat akan sering ngobrol bertiga juga hunting makanan bersama hingga malam pun tiba dan Wiland pun berpamitan pulang .
Diah mengajak Tyas masuk ke dalam kamar kost menyuruhnya mandi duluan dan barulah dirinya mandi .
Selesai mandi dan ganti baju milik Diah , Tyas duduk di kasur tidur milik Diah itu sementara Diah terlihat juga sudah mandi dan ganti baju lalu menyusul Tyas yang sedang melamun itu .
" Kamu sebenarnya kenapa sih Yas kok tumben tumbenan nginep di sini ?" Tanya Diah keheranan
" Ya engen aja Di ." Jawab Tyas mencoba berbohong .
" Kamu jangan bohongi Aku Yas , Pasti ada sesuatu yang terjadi padamu ." Balas Diah penuh selidik
" Di , Kamu tau hatiku sangat sakit sekali rasanya ." Kata Tyas yang akhirnya tidak bisa lagi berbohong dan jatuh berlinang lah air matanya
Diah segera memeluk Sahabatnya itu Dia curiga pasti sudah terjadi sesuatu yang menyakitkan hatinya Tyas hingga Dia menangis begitu hebatnya Diah kenal Tyas sudah lama jadi Dia tau bagaimana sifat Tyas .
" Ada apa sebenarnya apa yang terjadi padamu coba cerita siapa tau Aku bisa bantu ?" Kata Diah mencoba meminta Tyas bercerita padanya
Setelah agak tenang hatinya Tyas pun menyeka air matanya dan menatap intens wajah Sang Sahabat itu
__ADS_1
" Aku akan bercerita padamu ,tapi Aku minta Kamu berjanji dulu pada Ku agar merahasiakan apa yang kamu dengar dan Kamu tau tentang ku pada siapa pun apakah Kamu sanggup Di ?" Tanya Tyas pada Diah dengan wajah serius
Diah pun berjanji sungguh sungguh akan merahasiakan apa yang dia dengar dan menutup rapat mulut nya tidak akan menceritakan pada siapa pun tentang Tyas .
" Diah sebenar nya Aku ini istri dari Mas Ditya ."Kata Tyas mengawali sesi curhatnya
Diah kaget dan melongo mendengar pengakuan langsunh dari mulut Sang Sahabat itu meski tidak terlalu kaget juga karena Dia juga sudah lama curiga .
" Whattts jadi kecurigaan ku selama ini benar ada nya Yas ?" Tanya Diah
" Maksud Mu ?" Tanya balik Tyas
" Sebenarnya Aku sudah lama curiga kalau kalian itu pasangan Suami Istri ." Jawab Diah
" Dari mana Kamu bisa berpikir kalau Kami suami istri Diah ?" Tanya Tyas kembali .
"Dari cincin yang kalian pakai sama , Lalu Kamu ingat nggak waktu kita hunting makanan waktu itu Aku lihat tatapan Mas Ditya padamu itu tatapan enuh cinta tapi aneh nya bukan cinta selayaknya kakak ke adiknya tapi seperti tatapan Suami pada istri nya ." Jawab Diah menjelaskan mula mula kecurigaan nya itu .
Tyas terlihat mengangguk paham dan ya masuk akal juga sih .
" Lalu kalian ada masalah apa hingga membawamu menginap disini ?" Kini giliran Diah yang menanyai Tyas dengan wajah serius .
" Kamu tau tadi sore sebelum berangkat kerja , Kami bertengkar dan Dia mengucapkan kata kata yang mampu menghujam hatiku dengan sangat kerasnya ." Jawab Tyas dan mulai menitik kembali air matanya mengingat betapa bentakan Ditya itu melukai hatinya .
" Kata kata apa Yas yang Dia ucapkan dan apa masalah nya yang membuat kalian bertengkar ?" Tanya Diah
Tyas mulai menceritakan kronologi penyebab pertengkaran mereka mulai dari temuan temuan benda aneh di mobil hingga sampai temuan plastik pembungkus alat kontrasepsi di saku celana milik Ditya , Tyas juga menceritakan bagaimana keras nya Ditya membentak dirinya tadi dengan kata kata yang menyakitkan tak lupa Dia juga bercerita kalau Ditya akhir akhir ini sering meninggalkan dirinya seorang diri di rumah dengan alasan ada kerjaan di luar kota dan anehnya Ditya selalu menuju Yogyakarta .
Diah mendengarkan curhatan demi curhatan Tyas itu dengan seksama dan mulai menyimpulkan sesuatu hal tengah terjadi pada rumah tangga mereka Diah juga bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka selama ini Tyas menjawab jika rumah tangga mereka selama ini berjalan selayaknya rumah tangga lainnya Dia juga memuji Ditya adalah sosok Suami yang baik dan bertanggung jawab penuh menyangkut nafkah lahir pada dirinya dan Tyas pun berkata jujur pada Diah kalau selama ini Ditya belumpernah sekalipun meminta hak nya sebagai suami sepenuhnya pada dirinya dengan kata lain selama ini Ditya belum memberi nafkah batin kepada Tyas .
" Whatttttts Ditya itu normal atau gimana sih Yas masa Kalian menikah selama itu tetapi belum pernah sekali pun Kalian berhubungan badan selayaknya suami istri pada umum nya ?" Tanya Diah mulai curiga .
" Dia berujar akan menunggu sampai usia dua puluh tahun barulah Dia akan meminta haknya pada ku Diah ." Jawab Tyas polos tanpa curiga pada Sang Suami .
" Aku jadi curiga Yas pada Suami mu itu meski pernikahan kalian adalah perjodohan tetapi kalian bisa menjalani nya sampai sekarang Kalian bertemu hampir setiap waktu karena kalian tinggal bersama tapi kalian tidak pernah tidur bersama jangan jangan Suamimu itu selingkuh di Yogyakarta sana mengingat akhir akhir ini Dia sering sekali ke sana juga ditambah dengan temuan mu hari ini juga temuan lainnya coba deh kamu pikir Yas ." Balas Diah mendetil
"Sebenarnya Aku juga curiga tapi Aku mencoba berpikir positif karena Aku bukan tipe yang grasa grusu lagi pula Aku belum mengantongi banyak bukti ." Sahut Tyas memelas
"Aku boleh kasih saran nggak Yas ?" Tanya Diah serius .
" Tentu saja boleh selama itu baik silahkan saja ." Jawab Tyas mempersilahkan Diah memberinya saran.
" sebelum Aku saran Aku ingin tanya ke kamu apakah Kamu mencintai Ditya ?" Tanya Diah
" Iya Aku mulai mencintai Dia dan berharap bisa memertahankan rumah tangga rahasia ini ." Jawab Tyas
" Tunggu apa maksudMu dengan rumah tangga rahasia Yas dan siapa yang meminta merahasiakan pernikahan kalian apakah Ditya ?" Tanya Diah keheranan .
" Ya jawaban Mu benar Dia yang meminta Aku untuk menutup rapat status pernikahan Kami pada semua orang ." Jawab Tyas
" Aneh punya istri secantik sebaik dan setanggung jaaab kamu tapi malah meminta merahasiakan oernikahan kalian apa maksudnya coba pasti ada hati yang Dia jaga Yas ." Ungkap Diah
__ADS_1