Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Pesta resepsi yang meriah


__ADS_3

Tyas dan Naka berada dalam satu mobil mewah yang disopiri langsung oleh Seketaris Anton menuju gedung mewah tempat diselenggarakan nya pesta resepsi pernikahan Mereka itu dengan diikuti rombongan mobil anggota keluarga yang lainnya.


Disepanjang perjalanan itu terlihat Naka memandangi wanita yang Dia cintai sepenuh hati itu kini telah resmi dinikahinya barusan tengah duduk di sampingnya, Naka menatap wajah Tyas dengan pandangan penuh kekaguman juga pandangan penuh cinta.


" Mas Naka kenapa menatap Ku seperti itu apakah ada yang salah dengan penampilan Ku? " Tanya Tyas yang sedikit risih juga salah tingkah dengan pandangan Naka terhadap dirinya itu.


" Nggak ada yang salah dengan penampilan Mu itu sayang yang salah itu Dia kenapa mengemudi kan mobilnya lambat sekali sampai hotel nya." Jawab Naka seraya menunjuk kearah Seketaris Anton yang tengah konsentrasi menyetir itu.


" Loh kok Saya yang salah Tuan? " Kata Seketaris Anton seraya menatap spion mobil yang langsung menghadap kearah penumpang dibelakangnya itu.


" Iya Mas ngapain Kamu nyalahin Seketaris Anton, wong sedari tadi Seketaris Anton konsen nyetir." Sahut Tyas membela Seketaris Anton.


Mendengar ucapan Tyas dan juga Seketaris Anton itu Naka hanya tersenyum menyengir tanpa membantah sedikitpun kemudian Dia pun beringsut mendekat kearah Tyas seraya membisikan kata ke telinga Tyas.


" Kamu cantik banget sayang, jadi nggak sabar Aku. " Bisik Naka di telinga nya Tyas itu


Sobtak saja bisikan Naka itu membuat Tyas menjadi salah tingkah dan pipinya pun memerah menahan malu, sementara Seketaris Anton yang tengah menyetir mobil itu pun sempat menyaksikan sikap kesalah tingkahnya Tyas itu pun tersenyum .


Hingga tak berselang lama mobil yang ditumpangi pasangan pengantin juga anggota keluarga itu pun telah sampai di depan lobi hotel mewah dan langsung disambut oleh Eyang Putri dengan ditemani oleh saudara saudara lainnya.


Tyas dan Naka menyalami Eyang Putri juga saudara lainnya itu dengan penuh hormat lalu Mereka berdua diajak masuk kedalam ruangan untuk persiapan resepsi yang rencananya akan diselenggarakan nanti sore.


Tyas dan Naka memasuki ruangan yang berbeda, Tyas masuk kedalam ruangan yang khusus untuk merias sekaligus tempat ganti baju kaum wanita sementara Naka masuk kedalam ruangan khusus untuk kau pria di make up juga ganti baju untuk persiapan resepsi itu


" Cucu menantunya Eyang." Panggil Eyang Putri seraya berjalan menghampiri Tyas yang tengah di rias itu.


"Dalem Eyang. " Jawab Tyas seraya meraih tangan Eyang Putri lalu menciumnya dengan penuh rasa hormat itu


"Hari ini Eyang Putri sangat bahagia akhirnya cita cita Eyang untuk punya mantu sebaik Kamu terwujud." Ujar Eyang Putri seraya mengelus pundaknya Tyas.

__ADS_1


"Ah Eyang terlalu berlebihan memuji Tyas ." Sahut Tyas dengan senyum manisnya.


Tak berselang lama perwakilan pihak WO itu pun datang memberi tahu Mereka semua kalau acara resepsi pernikahan itu akan segera di selenggarakan.


Eyang Putri pun mengangguk dan berpamitan pada Tyas untuk keluar menyambut tamu tamu klien penting , para pejabat tinggi juga sanak saudara yang datang dari jauh tak terkecuali kerabat Tyas dari kampung tempat kelahiran nya Tyas yang dijemput bus yang khusus disewa oleh Eyang Putri itu.


Sementara Tyas yang sudah rapi dengan make up cantiknya juga gaun pesta nan mewahnya itu terlihat tengah berjalan pelan dengan dibantu pihak MUA keluar ruangan make up menyusul Naka yang sudah menungguinya itu.


Pihak WO pun menata barisan pengawal pengantin yang bahasa gaulnya Bresmaid juga menempatkan Naka yang tangannya diapit oleh Tyas itu dibagian tengah barisan dan Mereka pun berjalan pelan menuju ballroom hotel tempat pesta.


Rombongan pengawal pengantin itu telah memasuki ruangan tempat pesta dan terus berjalan pelan menuju pelaminan, hingga akhirnya tiba giliran pasangan pengantin yang tengah berbahagia itu berjalan melewati barisan para tamu undangan nan spesial itu lewat.


Semua tamu undangan yang hadir itu terpana menatap wajah cantik nan anggunya pengantin wanita itu juga wajah tampannya pengantin laki laki tak terkecuali oleh Ditya dan juga Wati yang hadir.


Banyak diantara para tamu undangan itu yang bersiul jug berteriak memuji kecantikan Istrinya Naka itu dan hal itu pula yang membuat Tyas semakin salah tingkah.


Dan diantara deretan para tamu yang hadir itu nampak Ditya dan Wati juga hadir dalam pesta itu, dan tentu saja Ditya juga Wati sangat kaget manakala Mereka tau bahwa Tyas lah yang menjadi mempelai wanita nya Presdir Janaka Bagaskara itu


" Mas itukan Tyas mantan istri Mu, Kok mau ya Presdir menikahi mantan istri orang secara Dia kan janda sementara Presdir Mu itu konglomerat sukses harusnya cari dari kalangan artis yang masih gadis ? " Kata Wati pada Ditya


" Jaga ucapanMu jangan sampai ucapan Mu itu jadi bumerang untuk ku. " Balas Ditya yang meminta agar Wati diam saja.


Wati pun langsung terdiam mendengar ucapan Ditya barusan itu, dan dalam hatinya timbullah rasa iri kenapa nasipnya Tyas selalu lebih beruntung ketimbang dirinya, Tuas bisa menikah dengan seorang pengusaha muda nan sukses, tampan berwibawa kaya raya pula hingga pesta pernikahan Mereka pun bisa diselenggarakan secara mewah dan meriah


Sementara nasip pernikahan nya dengan Ditya masih saja jalan ditempat saja tanpa ada perubahan sama sekali, Dia menikah dengan Ditya dua kali yang pertama menikah secara siri dan yang kedua menikah secara sah agama dan negara namun tanpa ada pesta resepsi.


Semua mata tamu yang hadir itu menatap langkah pengantin pria dan wanita yang berjalan pelan pelan menuju pelaminan dengan seksama.


Rata rata Mereka memuji kecantikan dan ketampanan kedua pengantin itu seraya memberikan tepuk tangan yang meriah juga siraman helaian bunga mawar merah.

__ADS_1


Kedua pengantin kini telah sampai di pelaminan yang yang berhiaskan bunga mawar putih segar , dan langsung melakukan prosesi sungkeman kepada kedua Orang tuanya Tyas lalu bergantian sungkem kepada Eyang Putri baru setelah itu Mereka semua secara bergantian berfoto ria dengan pasangan pengantin yang tengah berbahagia


Tyas dan Naka menerima banyak sekali ucapan selamat atas pernikahan Mereka berdua juga dibanjiri dengan banyak nya doa doa semoga rumah tangga Mereka langgeng dan cepat diberi momongan , meskipun begitu tak sedikit yang memuji Naka yang pandai mencari istri cantik jelita dan kelihatan masih sangat muda.


Pesta diselenggarakan dengan sangat meriah tamu yang hadir di suguhi aneka hidangan khas manca negara juga aneka masakan Nusantara yang tentunya dimasak langsung oleh koki handal ibu kota, Tamu yang hadir juga dihibur oleh alunan musik juga suara merdu penyanyi terkenal negeri ini yang secara khusus datang untuk menghadiri pernikahan Naka dan Tyas seraya menyumbang lagu untuk pengantin yang tengah berbahagia itu.


Naka ini seorang pengusaha besar yang sukses melebarkan sayap nya dengan membuka kantor cabang diluar kota diluar pulau bahkan sampai luar negeri jadi sangat wajar kalau tamu yang hadir sangat membeludak


Dan meskipun di kartu undangan tertulis dengan jelas bahwa Mereka tidak menerima kado dalam bentuk apapun, namun nyatanya para tamu undangan itu masih tetap ngeyel membawa kado dan uniknya kado yang Mereka berikan rata rata adalah perhiasan Mewah meliputi arloji mewah juga tas mewah juga barang branded lainnya.


" Maaf Tuan ada klien dari Jepang dan Jerman yang ingin bertemu dengan Anda dan Nona." Ujar Seketaris Anton setengah berbisik kepada Naka


Naka pun mengangguk lalu mengajak Tyas untuk menemui kedua klien penting dari luar negeri itu sebentar.


" Hello Mr Kyoto and Mr Hudson how are You." Sapa Naka pada kedua kliennya dari luar negeri itu.


" Oh i'm very fine, congrats for your and wife and this gift for you Mrs Naka ." Balas Mr Kyoto dari Jepang seraya menyerahkan sekotak hadiah kepada Tyas.


Tyas pun menerima hadiah pemberian MR Kyoto itu dengan senang dan tak lupa Dia pun juga mengucapkan banyak Terima kasih.


Kemudian giliran Mr Hudson yang menyalami Naka dan Tyas juga mengucapkan selamat sekaligus menyerahkan kotak hadiah yang kali ini diberikan pada Naka.


Naka terlihat mengobrol singkat dengan kedua klien nya itu hingga akhirnya Dia dan Tyas pun harus pamit kembali ke pelaminan untuk melanjutkan acara selanjutnya yakni pesta dansa.


Naka mengajak Tyas berdansa, awalnya Tyas menolaknya dengan alasan malu tidak bisa dansa namun Naka meyakinkan dirinya tidak perlu malu dan bersikap tetap tenang santai menikmati alunan musik romantis.


Hingga akhirnya Tyas pun mau berdansa dengan nya, mulanya Tyas sangat malu juga kiku mana kala Naka untuk pertama kalinya memegang lembut pinggan rampingnya itu dan juga Naka meminta dirinya untuk memegang tengkuk milik Naka dan tangan Mereka harus bergandengan lalu memulai untuk berdansa mengikuti alunan musik.


" Sayang malam ini Kamu cantik sekali." Bisik Naka pada telinganya Tyas

__ADS_1


Tyas pun tersipu malu mendengar pujian yang barusan dilontarkan Naka itu, hingga tamu yang hadir pun ikutan dansa bersama menikmati alunan musik romantis.


Dan malam pun datang satu persatu tamu undangan pun berpamitan pulang, pesta pun telah usai Naka mengajak Tyas masuk kedalam kamar khusus pengantin yang telah Dia pesan sebelumnya, sementara anggota keluarga yang lainnya masuk kedalam kamar yang dipesan khusus untuk para tamu yang menginap termasuk kerabat sanak famili Tyas dari kampung halamannya.


__ADS_2