Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Pulang kampung 1


__ADS_3

Setelah acara makan bersama dengan keluarga Mbak Rina dan Mas Gunawan usai kaum lelaki melanjutkan obrolan santai mereka di ruang tamu sedang kau wanita tengah sibuk di dapur mencuci peralatan makan juga membereskan dapur yang sedikit berantakan sehabis memasak bersama tadi sambil mengobrol santai


Mbak Rina mengutarakan niatnya untuk mengajak Tyas pulang kampung menjenguk kedua orang tua nya mengingat diriny Sudah lama tidak pulang kampung dan Tyas pun setuju lalu janji akan meminta ijin ke Ditya untuk ikut pulang bareng Mbak Rina


setelah semua sudah beres dan waktu sudah mulai malam Kini tiba saatnya Tyas dan Ditya untuk pamit pulang


"Kami pulang dulu ya Mbak , Mas terima kasih banyak atas kebahagiaan hari ini juga undangan makan malam bersama dan jangan lupa lain waktu gantian makan ditempat kami ya ." Kata Tyas saat tengah pamitan


"Sama sama Nduk Mbak dan Mas mu juga bahagia bisa makan bersama kalian iya kan Mas ? Kata Mbak Rina sembari menepuk lembut pundak aang Suami .


" Ya sudah Kami pamit dulu Mas Mbak ." Kini giliran Ditya yang berpamitan .


Setelah bersalaman dan berpelukan mereka berdua pun masuk mobil lalu pulang ke apartemen .


Sesampainya di apartemen tempat tinggal mereka segera Tyas masuk kamar untuk mandi membersihkan diri ganti baju lalu keluar kearah dapur hendak mengambil minum


Terlihat Ditya tengah duduk santai di sofa depan tv sambil mengerjakan beberapa file yang akan di gunakan sebagai presentasi besok


" Ini Mas teh jahe panas nya di minum dulu biar segar ." Kata Tyas sambil menyodorkan secangkir teh jahe panas .


" Terima kasih banyak Dek ." Jawab Ditya sambil meraih cangkir berisi minuman itu lalu menghirupnya sedikit .


" Sama sama mas , Kelihatannya Mas Ditya lelah begitu kenapa mas kurang enak badan kah ?" Tanya Tyas.


" Ah nggak dek lagi kurang mood dan sedikit pusing aja malah ditambah ini ngerjain file buat besok ." Jawab Ditya.


" Oh begitu mas , Sini tak pijitin pundak mu ya ." Kata Tyas mencoba menawari bantuan kepada Ditya.


Ditya mengangguk tanda mengiyakan kata Tyas dan Tyas pun mulai memijat leher tengkuk dan kepala Ditya.


" O iya Mas terima kasih banyak ya hari ijin sudah memberikakan Aku kebahagiaan dengan mengijinkan Aku dan Mbak Rina jalan jalan ." Kata Tyas .


"Iya memang nya tadi jalan jalan kemana sih kok kelihatan nya kamu senang banget ?" Tanya Ditya.


" Ke Mall saja mas , O iya Mas Ditya Aku boleh minta tolong nggak ." Sahut Tyas.


" Minta tolong apa Dek ngomong aja kalau Aku bisa bantu pasti tak bantu ?" Tanya Dityasambil mengernyitkan dahi kearah Tyas.


" Jadi gini mas waktu kami sedang memasak di dapur , Mbak Rina ngomong ngajak Aku untuk pulang kampung sebentar jenguk bapak dan ibuk kan Dia sudah lama nggak pulang dan Aku juga rindu rumah mas ."Balas Tyas.


Ditya menatap Tyas dengan seksama dan berfikir mungkin Dia sudah rindu dengan ayah bunda nya secara Tyas dan Dirinya belum pernah pukang sejak menikah .


" Lalu kapan rencana nya kalian mau pulang kampung nya ?" Tanya Ditya .

__ADS_1


" Rencana nya sih lusa mas Mbak Rina ngajak Aku berangkat sore naik kereta kan Mas Gunawan kerja ." Jawab Tyas .


"Lusa ? Tanya Ditya dengan sedkit keheranan .


Tyas mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan Ditya


" Terus apa yang bisa Aku bantu Dek dan maaf ya kayaknya Aku tidak bisa menemani kalian pulang kampung karena akhir akhir ini sedikit sibuk kantor banyak kerjaan ." Sahut Ditya .


" Mas Aku minta tolong mintakan ijin ke Pak Wiland ya untuk pulang kampung secara kan Pak Wiland teman Mas Ditya dan untuk masalah Mas Ditya yang nggak bisa ikut nggak papa mas Aku paham kok ." Balas Tyas.


" O itu sih gampang ." Kata Ditya


Ditya mengambil hp nya yang Dia taruh diatas meja dekat laptop lalu segera membuka kontak telepon Wiland dan menghubunginya .


" Hay bro apakabar nih tumben malam malam nelpon ?" Tanya Wiland .


" Hay juga bro alhamdhulillah kami semua baik baik saja dan kami harap kamu disitu sama adanya , Bro Aku mau minta tolong boleh lebih tepatnya ijin sih ." Jawab Ditya yang tengah serius bicara swngan Wiland sedang Tyas yang sedang memijat pundak Ditya pun menghentikan kegiatan pijat memijatnya .


" Mau minta tolong apasih kok Aku bingung ?" Tanya Wiland dengan aesikit nada tinggi campur penasaran


"Gini bro ni si Tyas minta tolong ke Aku untuk nelponin kamu guna minta ijin cuti barang empat hari Dia mau pulang kampung bro ." Jawab Ditya panjang lebar .


" O kirain ada apa bro , Jadi sTyas mau cuti to boleh sih tapi gimana ya hilang dong penyemangatku ." Balas Wiland setengah bercanda .


" Halah bercanda bro gitu aja sewot lagian salah Lo juga sih punya adik cantik sopan pula." Balas Wiland setengah mengejek Ditya.


Mereka ngobrol cukup singkat padat dan jelas meski hati Ditya sedikit dongkol karena bisa bisa nya Wiland memuji Tyas didepannya hingga tak lama setelah itu Ditya mengahiri panggilan telepon tersebut .


" Sudah Aku ijinkan ke bos mu yang playboy itu Dek ,Jangan lupa besok sekalian kamu lapor bagian absensi ya ." Kata Ditya sambil menatap wajah Tyas.


" Iya mas terima kasih banyak ya atas bantuannya ." Balas Tyas dengan senyum sumringah nan manis nya .


Kemudian mereka pun mengahiri obrolan malam itu dan masuk kekamar masing masing untuk istirahat karena besok harus dengan rutinitas normal.


Pagi pun datang dan rutinitas sudah bisa di tebak tidak ada yang berubah dimulai dari urusan dapur dan lain lain nya hingga waktu berangkat kerja pun tiba dan seperti biasa pula Ditya terlebih dahulu mengantar Tyas kerja barulah dirinya pun nerangkat ke kantor layaknya aktifitas pasangan muda yang produktif pada umumnya mereka pun juga sangat menikmati waktu kerja terlebih Tyas Dia harus membagi waktunya antara kerja dan juga mengurus urusan rumah tangga lainnya tidak ada yang berubah pada diri dan juga tanggung jawab pada Tyas meski dirinya juga merasa lelah bekerja tetapi masih harus mengurus rumah dan juga masak tetapi Tyas merasa semua yang Dia kerjakan adalah cara belajar menjadi ibu rumah tangga yang baik .


Waktu berjalan dengan cepat kini tiba saatnya untuk pulang kerja kebetulan hari ini Ditya tidak bisa menjemput nya karena harus lembur .


Tyas menghubungi Mbak Rina untuk sama sama pergi belanja oleh oleh untuk keluarga di kampung .


Mbak Rina menjemput Tyas terlebih dahulu lalu mereka pun berangkat bersama belanja oleh oleh


Setelah semua barang yang diinginkan sudah di dapat Mbak Rina mengajak Tyas ke stasiun kereta api terlebih dahulu untuk booking tiket perjalan mereka besok dan lagi lagi Mbak Rina lah yang membayar semua oleh oleh juga tiket kereta mereka besok bisa dibilang Mbak Rina ini kehidupannya sudah lebih dari cukup suaminya sudah punya kerjaan mapan di sebuah kantor perbank kan internasioanl dan seluruh gaji nya Mbak Rina lah yang mengaturnya .

__ADS_1


" Simpan uang mu Nduk biar Mbak yang bayar dan ingat jangan campur uang mu dengan jatah uang belanja dari Ditya kamu harus punya uang pribadi bukankah kemarin sudah tak bantu ngurus tabungan beserta Atmnya ?" Kata Mbak Rina setengah bertanya ke Tyas.


"Iya Mbak , Tyas akan selalu ingat nasehat Mbak Rina dan Terimakadih banyak ."Balas Tyas .


Waktu berjalan cepat setelah semua urusan selesai Mbak Rina mengajak Tyas pulang dengan mengantar Tyas pulang terlebih dahulu barulah dirinya pulang.


" Dari mana kamu Dek ?" Tanya Ditya ketika melihat Tyas membuka pintu apartemen.


"Ini Mas barusan Aku sama Mbak Rina pergi beli oleh oleh buat keluarga besok ,O iya Mas Ditya sudah pulang dari tadi sudah makan belum mas ? Tanya Tyas balik .


"O kurain kemana kok tak cari nggak ada hp juga nggak dibawa Aku sudah makan dikantor tadi dan ini sekalian tadi Aku mampir sebentar ke toko buat beli oleh oleh untuk para orang tua kita di sana ." Jawab Ditya sambil menyerahkan dua paper bag besar merisi oleh oleh tersebut .


" Terima kadih banyak Mas dan maaf tadi kelupaan bawa hp Aku hehehehe ." Balas Tyas .


" Oiya besok Kamu jam berapa berangkat biar tak antar sampai stasiun ?" Tanya Ditya


" Kata Mbak Rina sih sore Mas tadi kami juga sudah pesan tiket kereta kok dan kayaknya ngga usah diantar deh mas takut ngrepotin kamu kan sibuk ." Balas Tyas dengan wajah ceria nya .


Mereka pun melanjutkan obrolan santai itu hingga malam semakin larut dan mereka pun masuk ke kamar masing masing untuk istirahat .


Pagi pun tiba dan seperti biasa Tyas memasak menu sarapan untuk mereka berdua setelah semua sudah beres mereka pun sarapan bersama karena hari ini Tyas tidak kerja makanya Dia tidak terburu buru dan rencananya Dia akan memasak stok makanan selama empat hari untuk Ditya.


Selesai sarapan Ditya pamit hendak berangkat kerja dan sebelum keluar Dia berpesan ke pada Tyas


" Maaf ya Dek nanti Aku nggak bisa antar Kamu hati hati di jalan kalau sudah sampai cepat kabari Aku dan ingat sampaikan salam ku ke bapak ibuk juga ke papa mamaku juga Kamu jangan aneh aneh ya di sana Weekendtak jemput ." Kata Ditya .


" Iya Mas terima kasih o iya nanti tak masakin lauk Kamu tinggal ngangetin saja ya ." Balas Tyas dengan diiringi senyum manis .


Ditya pun membuka pintu dan hendak keluar untuk berangkat kerja tetapi dia berbalik arah dan mendekat ke arah Tyas dan Tyas sedikit bingung lalu bertanya .


" Ada apa Mas ?" Tanya nya .


Ditya tidak menjawab lalu meraih kepala Tyas dan mencium keningnya dan langsung berangkat kerja .


Tyas bengong kebingungan melihat Ditya mencium keningnya itu meski tidak dipungkiri hatinya tengah berbunga bunga kesenangan .


Segera Dia membereskan piring peralatan makan yang kotor mencuci dan menyimpannya di rak lalu dilanjut dengan mulai memasak stok lauk untuk Ditya , lalu menyimpannya di tupperwer dan dimasukkan ke dalam kulkas .


Waktu berlalu dengan cepat setelah membereskan rumah dengan segala pernak perniknya juga lengkap dengan urusan perbajuan Tyas segera masuk ke kamar pribadinya untuk mandi dan ganti baju karena semua peralatan dan kebutuhan yang dibutuhkan di kampung nanti kini dirinya tinggal ganti baju juga memoles make up tipis tipis dan dilanjut dengan siap siap berangkat mengingat sedari tadi Mbak Rina sudah menelpon terus sudah menunggu di bawah.


" Kamu itu lama sekali sih gadis kecil ku ." Kata Mbak Rina saat melihat Tyas tengah menyeret koper berisi oleh oleh untuk keluarga di rumah .


" Maaf Mbak tadi Aku masak dulu buat stok lauk Mas Ditya kan kasian kalau pulang kerja harus masak ." Balas Tyas.

__ADS_1


"Ya sudah ayok berangkat dulu keburu ketinggalan kereta nanti ." Sahut Mbak Rina .


__ADS_2