Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Mengubur masalalu


__ADS_3

" Hay Yes, sini sebentar sini." Kata Diah sembari melambaikan tangannya meminta agar Yesi mendekat.


" Kenapa?" Tanya Yesi seraya mendekati Diah


" Coba lihat kesana ada cowok ganteng pakai bangettt." Jawab Diah antusias seraya menunjuk kearah Naka yang sedang menunggui sarapan buatan Tyas itu.


" Waowww bening bangettt Di, Apakah Dia oppa oppa Korea? ". Ujar Yesi dengan mata berbinar binar.


" Aku juga nggak tau Yes, Aku kesana dulu ya mau nawari Dia mau pesan menu apa sekalian tb tb hehehe." Balas Diah penuh semangat


Dan belum juga niatan dan keinginan tb tb nya Diah terkabul , Tyas terlihat keluar dari arah dapur dengan membawa nampan yang berisi dua piring menu sarapan dan dua gelas jus buah .


Diah sedikit kaget saat melihat Tyas tengah meletakkan sepiring menu sarapan dan segelas jus buah itu tepat di depan Naka dan meletakkan piring yang satu nya juga jus buah di meja yang sama dan betapa kaget nya Diah juga Yesi saat melihat Tyas duduk di kursi depannya Naka lalu sarapan bersama di meja yang sama dengan menu yang sama pula.


Diah segera berjalan mendekati Yesi kembali ada rasa kecewa niatnya untuk tb tb dengan cowok tampan itu gagal namun tak sebesar rasa senangnya saat melihat Tyas duduk bersama dengan pria tersebut , Diah juga berharap pria itu lah yang akan menjadi jodohnya Tyas.


" Kok nggak jadi tb tb Kamu Di?" Tanya Yesi pura pura tidak tau.


"Yesi coba Kamu lihat kok kayaknya Mereka akrab banget ya apakah Pria itu pacar nya Tyas dan kelihatan Pria itu bukan pria sembarangan." Jawab Diah seraya menunjuk kearah Tyasdan Naka yang sedang asik makan .


" Eh iya ya keliahatan Mereka akrab sekali kalaupun Mereka pacaran Mereka serasi kok Tyas cantik pintar mandiri dan cowok itu tampan dan kelihatan nya juga mapan bukan dari kalangan biasa tapi tunggu dulu kayaknya itu nggak mungkin deh secara Majikan Kita ini Si Tyas pasti akan cerita kalau Dia punya pacar lagian Dia juga nggak pernah tu keluar untuk kencang." Balas Yesi yang mulai ikut ikutan penasaran dan kepo.


" Coba nanti kalau Pria itu pulang, Kita interogasi saja Majikan Kita ." Ujar Yesi


" Ok Aku setuju dengan idemu itu."Sahut Diah

__ADS_1


Kemudian Mereka berdua pun melanjutkan pekerjaan nya masing masing.


Sementara itu Tyas dan Naka yang sedang sarapan bersama itupun terlihat akrab dengan diselingi obrolan obrolan ringan membahas banyak hal terutama tentang pekerjaan Tyas sebagai penjual menu sarapan pagi itu berikut dengan siapa yang memasak nya.


Dalam hati Naka memuji Tyas yang kepribadian nya baik tulus sopan dan sifatnya yang rajin juga penuh tanggung jawab ,Dia juga memuji kemandirian nya Tyas yang diusianya yang tergolong muda belia Dia memiliki semangat usaha yang sangat tinggi juga keberanian dan keahlian yang luar biasa mengingat usaha kuliner itu memiliki resiko yang sangat besar.


Sebaliknya Tyas yang memang Orangnya ramah dan mudah bergaul itu merasa tidak keberatan saat Naka meminta nomer teleponnya dan tanpa berpikir panjang Tyas memberikan nya juga menerima bantuan dari Naka untuk diantar pulang dan membawakan barang belanjaannya yang lumayan banyak hingga akhirnya Dia mengajak Naka untuk sarapan bersama di ruko miliknya.


" Oya Yas, Aku pamit dulu ya dan Terima kasih banyak atas jamuan sarapan pagi ini yang rasanya sangat enak dan bisa dipastikan Aku akan sering mampir kesini untuk sarapan." Kata Naka seraya bangkit dari duduk nya


"Sama sama Aku juga mengucapkan banyak Terima kasih ke Kamu atas bantuan Mu hari ini Tuan penabrak heheheh ." Balas Tyas seraya bangkit dari duduknya itu.


Naka memandangi wajah Tyas dengan seksama sungguh wajah yang cantik senyumnya manis dan sifatnya yang lembut sungguh mustahil bila hatinya tidak merasakan getaran hebat dengan rasa yang sulit dijabarkan.


" Lain kali giliran Aku ya yang traktir ajak Kamu makan diluar, Nona Galak." Sahut Naka seraya berjalan cepat keluar ruko untuk menghindari kemarahan Tyas


Yesi dan Diah yang berjiwa kepo tahap akut pun segera berjalan beriringan menyusul Tyas yang sedang mencuci piring di dapur dan tentunya sudah pasti bisa ditebak Mereka berdua hendak mengiterogasi Tyas siapa Pria itu.


" Wah kayaknya Bu Bos Kita curang Yes ." Ujar Diah dengan pura pura cemberut.


Tyas yang sedang mencuci piring itu pun kaget dengan kata kata Diah barusan, Kemudian Dia pun menghentikan kegiatannya mencuci peralatan makan nya sebentar lalu menoleh kearah dua Sahabat nya itu.


" Curang, apa maksud Kamu dengan kata curang Di?" Tanya Tyas bingung


" Ya Kamu curang Yas, tuh buktinya Kamu punya pacar tapi Kamu tidak bercerita pada Kami apakah itu bukan curang namanya." Jawab Diah berakting seakan akan tengah serius.

__ADS_1


Tyas semakin bingung dengan ucapan sahabatnya itu apa maksudnya dengan kata pacar dan siapa yang Mereka maksud.


" Pacar apa maksud Kalian dengan kata pacar dan siapa yang pacaran coba ?" Tanya Tyas dengan wajah penasaran.


"Ya Kamulah yang pacaran masih pakek nanya lagi dan Pria tampan barusan itu pacarMu kan." Jawab Yesi seraya tersenyum kecil


" Iya Yas Kamu hebat bisa dapat pacar secakep oppa Korea dan dimana Kamu nemu nya kasih tau dongg." Sahut Diah


Tyas menjadi paham dengan kata pacar yang barusan Mereka ucapkan dan Tyas pun menyadari kalau kedua Sahabatnya itu tengah salah paham.


Kemudian Tyas segera menyelesaikan acara mencuci piringnya itu lalu mengajak kedua sahabat nya yang nanti kepo itu untuk duduk bersama.


" Jadi Kalian pikir pria barusan itu pacarKu, Hah Bestie Kalian itu salah paham Dia itu namanya Janaka atau biasa dipanggil Naka Dia yang tadi ngebantu Aku membawa barang belanja yang banyak itu Dia pula yang mengantarkan Aku pulang." Jawab Tyas


" Kamu jangan bohong Yas kalau memang Kalian baru kenal hari ini kok bisa seakrab itu coba dan Aku berharap Kamu mengakuinya bahwa Dia adalah pacarMu." Balas Diah


" Benar kok Kami baru kenalan hari ini yang meskipun dulu Kami pernah ketemu yang secara tidak sengaja." Ucap Tyas


" Yas Aku dan Diah berharap Kamu berjodoh dengan Naka keliatannya Dia orang baik sopan penuh tanggung jawab dan terpenting Dia tampan dan mapan hihihihi." Kata Yesi dan dia amini oleh Diah.


" Aku belum punya pikiran kearah situ, sakit dan hancurnya hatiku akibat perceraian kemarin sungguh meremukkan hati ku dan rasanya masih sampai sekarang masih sangat sakit Bestie. " Ujar Tyas dengan mata berkaca kaca.


Diah paham kalau hati Tyas tidak sedang baik baik Maka Dia pun beralih pindah duduk di samping Tyas dan langsung memeluk sahabatnya itu.


" Aku tau hatimu sangat remuk akibat kebrengsekan nya Wati dan Ditya itu, Namun Kamu jangan berlatut larut dalam belenggu masalalu Mu itu hal buruk yang menimpaMu kemarin kubur lah dalam dalam dan jadikan kegagalan Mu kemarin adalah sebuah pembelajaran tentang arti kehidupan dan sekarang Kamu harus bangkit tata masa depanMu kubur masa lalu yang pahit itu." Nasehat Diah pada Tyas

__ADS_1


"Kuburlah masalalu Mu itu agar tak menimbulkan luka di hatimu kembali karena Kamu berhak bahagia." Sahut Yesi menimpali ucapan Diah barusan.


"Makasih bestie atas nasehat kalian Aku sayang sama Kalian." Balas Tyas seraya memeluk kedua sahabatnya itu.


__ADS_2