
" Tyas pagi ini Kamu ikut Eyang ya." Kata Eyang Putri saat Mereka tengah sarapan bersama.
" Kemana Eyang? " Tanya Tyas sembari menghentikan sementara aktifitas sarapannya itu
" Kita ke butik langganan nya Eyang. " Jawab Eyang Putri singkat
" Iya sayang Kamu nanti temani Eyang Putri belanja baju ya buat acara nanti malam. " Sahut Naka menimpali ucapan Eyang Putri barusan.
Tyas pun tersenyum dan mengangguk meskipun sebenarnya hari ini Tyas ada janji dengan Diah untuk mengeksekusi menu varian baru untuk cake tapi nampaknya Dia lebih memilih untuk menemani sang Eyang Putri pergi ke butik.
" Maaf Eyang dan Mas Naka , Aku ijin mau menghubungi Diah dulu ya." Kata Tyas
Eyang Putri dan Naka pun terlihat kompak mengangguk mempersilahkan Tyas menghubungi Diah.
Tyas segera bergegas meraih HP miliknya yang di taruh dalam tas pribadinya itu dan langsung memberitahu Diah untuk menunda sebentar rencana percobaan membuat resep cake baru itu dengan alasan bahwa dirinya harus menemani Eyang Putri ke butik baju langganan nya itu.
" Bagaimana sayang nggak masalah kan kalau Kamu menemani Eyang? " Tanya Eyang Putri sesaat setelah melihat Tyas telah mengakhiri panggilan teleponnya itu
" Tidak ada masalah Eyang toh Kami hanya berencana untuk mencoba membuat resep cake baru saja." Jawab Tyas sembari meletakkan HP nya di meja
" Em bagus, kalau begitu Aku berangkat dulu ya soalnya ada jadwal meeting pagi ini." Sahut Naka dengan senyum manisnya
" Iya hati hati ya sayang dan jangan lupa pulang cepat ." Balas Eyang Putri
" Iya Mas nanti selesai meeting langsung pulang ya." Sahut Tyas menimpali ucapan Eyang Putri
Naka pun mengangguk kemudian beranjak mencium kedua pipi Eyang Putri juga kedua pipi milik sang istri tercinta nya itu lalu segera berangkat ke kantor karena sudah di tungguin oleh Seketaris Anton.
__ADS_1
Eyang Putri dan Tyas pun bangkit dari duduknya dan bersiap siap untuk berangkat ke butik baju langganan nya Eyang Putri dengan di antarkan oleh Pak Prapto sopir pribadinya Eyang Putri.
Sesampainya di butik yang menjadi tempat tujuan ,Mereka disambut dan di layani langsung oleh pemilik Butik mewah tersohor di pusat ibu kota tersebut
Terlihat Eyang Putri sibuk memilih gaun mewah dengan sentuhan modern nan anggun berwarna peach lalu meminta Tyas untuk mencoba nya dan Tyas pun menurut saja.
Ternyata gaun yang dipilih Eyang Putri ini pas dan cocok sekali dikenakan oleh Tyas semakin menambah pesona cantik pada diri Tyas yang memang sangat cantik meski tanpa polesan make up yang tebal dan postur tubuh tinggi langsing sungguh sesuai dengan gaun tersebut.
Selesai dengan urusan memilih gaun untuk Tyas kini giliran Eyang Putri memilih untuk Beliau sendiri dan pilihannya juga tak jauh mewah dengan gaun yang akan dipakai oleh Tyas nanti.
Urusan milih memilih telah usai kini giliran urusan membayar, Eyang Putri segera berjalan menuju meja kasir untuk membayar nota belanjaan gaun Mereka berdua yang ternyata totalnya hampir menyentuh angka dua puluhan juta tersebut.
Bagi Tyas itu jumlah yang sangat fantastic untuk harga dua potong gaun pesta ya bisa dibilang Dia terperangah hampir tidak mempercayai nya meskipun kini dirinya telah bergelar sebagai istri dari seorang pewaris sekaligus penerus kerajaan bisnis Bagaskara grub namun nampaknya jiwa hemat tidak luntur pada diri Tyas.
Ingin rasanya Tyas membatalkan saja gaun yang tadi dicoba nya itu namun Dia tak berani sebab Eyang Putri lah yang memintanya untuk mencoba gaun tersebut sungguh sayang sekali uang sebegitu banyaknya hanya untuk membeli baju guman Tyas dalam hati
" Monggo Eyang." Sahut Tyas sopan
Eyang Putri pun mengajak Tyas untuk mampir di salon kecantikan yang menjadi langganan nya itu yang kebetulan juga masih satu wilayah dengan butik baju tadi .
Di dalam salon tersebut Eyang Putri meminta dilayani untuk cuci rambut sekalian creambath rambut Beliau juga rambut Tyas, lalu dilanjut dengan meni pedi dan cat kuku sekalian facial hingga tak terasa waktu oun sudah siang jam pun sudah menunjukan pukul satu siang dan acara nyalon pun telah usai dengan membawa hasil yang cantik dan mood hati yang membaik untuk Eyang Putri dan Tyas tentunya .
" Sayang kalau Kamu lagi suntuk atau bosan, Kamu bisa ke sini untuk pijat SPA atau perawatan kecantikan lainnya biar mood mu membaik lagi." Kata Eyang Putri sembari berjalan masuk ke dalam mobil itu
" Iya Eyang." Balas Tyas sopan sambil mengikuti Eyang Putri masuk kedalam mobil tersebut
" Jangan punya pikiran macam macam apalagi mengenai uang, ingat Kamu ini istri dari pemilik perusahaan Bagaskara grub jadi Kamu harus merawat diri merawat kecantikan mu agar semakin cantik nantinya Kamu akan sering diajak Naka pergi menghadiri acara temu klien atau pesta lainnya jadi kecantikan mu harus selalu Kamu rawat ya." Nasehat Eyang Putri
__ADS_1
" Nggeh Eyang, nasehat Eyang Putri akan selalu Tyas ingat ." Sahut Tyas
Kemudian Eyang Putri pun meminta Pak Prapto untuk melajukan mobilnya menuju sebuah restoran untuk makan siang yang jam nya pun sudah sedikit telat itu.
Saat Mereka bertiga tengah makan siang itu tiba tiba HP milik Tyas pun berbunyi tanda ada panggilan masuk yang ternyata dari Naka, Dia menanyakan keberadaan istri dan Eyang Putri nya itu dimana dan Tyas pun memberitahu kalau dirinya dan Eyang Putri tengah makan siang di sebuah restoran dan sebentar lagi akan pulang.
Semula Naka berencana untuk menyusul namun Tyas melarangnya sebab dirinya dan Eyang Putri juga Pak Prapto sudah selesai makan dan akan segera pulang, akhirnya Naka pun menurut dan memilih untuk pulang saja.
Begitupun juga dengan rombongan Eyang Putri Tyas dan Pak Prapto pun segera pulang menuju rumah.
Hay
hayhay
hay
para pembaca tercinta nya mamak
Pertama mamak mau mengucapkan
Minnalaidhin WALLFAIDHIN mohon maaf lahir kepada para seluruh pembaca beserta keluarga semoga berkah Fitri selalu melimpahi Kita semua
Yang kedua Mamak mau mengucapkan permohonan maaf kalau update an hari ini sangat sangat kurang dari biasanya sebab jujur saja hari ini mamak sedang berduka adik keponakan mamak dari pihak ibuk meninggal dunia jadi mamak kurang bisa konsen menulisnya
jadi mamak benar benar memohon maaf kepada para pembaca yang budiman dan semoga para pembaca bisa memaklumi nya.
🥰😘😘😘😘
__ADS_1